cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775932     EISSN : 2477846X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JP-BSI), publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in March and September. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Nilai Moral dalam Dwilogi Novel Saman dan Larung Karya Ayu Utami Endra Muplihun
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.15 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i2.91

Abstract

Novel Saman dan Larung merupakan sebuah novel yang berisikan potret peristiwa sejarah dan politik. Tentu saja di dalamnya terdapat nilai-nilai moral yang dapat diambil hikmahnya. Oleh karena itu, peneliti ingn mengetahui bagaimana nilai moral dalam dwilogi novel Saman dan  Larung karya Ayu Utami? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif, dan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah dwilogi novel Saman dan Larung karya Ayu Utami yang di dalamnya terdapat nilai-nilai moral sebagai objek penelitian hal ini dilakukan agar peneliti mampu memperoleh data sesuai masalah yang diteliti. Data yang diambil berupa kata-kata, kalimat, maupun wacana yang secara tersirat menandung nilai-nilai moral. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga nilai moral dalam  Dwilogi Novel Saman dan Larung karya Ayu Utami. (1) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai tersebut digolongkan menjadi: rasa takut akan Tuhan dan tidak percaya atau ragu akan Tuhan.  (2) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Masyarakat. Nilai moral kaitannya dalam hubungan manusia dalam masyarakat dibedakan mejadi: jujur terhadap orang lain, pertalian persahabatan, tolong-menolong, kewajiban mengabdi kepada orang lain atau melaksanakan kewajiban dan perintah, saling mengenal, dan penyimpangan seksual. (3) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Individu (diri sendiri). Nilai tersebut dapat dibedakan menjadi: pengendalian diri, takut berdosa atau bersalah, senang hidup sederhana, berani mengakui dosa, percaya diri, berlaku adil, dan bertindak hati-hati.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Pidato dengan Model Pembelajaran Cooperative Group Investigation Pada Siswa Kelas XA SMA Negeri 1 Samalantan Ertin Dwi Septaviani; Zulfahita Zulfahita
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.665 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i1.68

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran menulis. Hal tersebut disebabkan kurangnya minat siswa dalam menulis. Penelitian ini difokuskan pada materi menulis teks pidato dengan model cooperative group investigation. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, bagaimanakah pelaksanaan, dan bagaimanakah hasil dari kegiatan pembelajaran menulis teks pidato dengan model cooperative group investigation. Metode yang digunakan dalam rencana penelitian ini adalah metode deskriptif. Deskriptif artinya data terurai dalam bentuk kata-kata atau gambar-gambar bukan dalam bentuk angka-angka [8]. Metode ini digunakan untuk mengetahui tentang peningkatan keterampilan menulis teks pidato dengan model pembelajaran Cooperative Group Investigation pada siswa kelas X A SMA Negeri 1 Samalantan. Bentuk penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Menurut McMilan Schumacher dalam [4] “Kualitatif adalah suatu pendekatan yang juga disebut pendekatan investigasi, karena biasanya peneliti mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung dan berinteraksi dengan orang-orang di tempat penelitian”. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, setiap siklus 2 kali pertemuan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi hasil kegiatan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran siklus 1 terdiri atas merumuskan tujuan pembelajaran,  menentukan model pembelajaran, memilih materi, menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, serta pedoman penilaian. Perencanaan pada siklus 2 sama dengan siklus 1, tetapi lebih ditekankan pada pemahaman terhadap materi dan penerapan model pembelajaran cooperative group investigation. Pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan perencanaan yang telah disusun. Pelaksanaan siklus 1 memiliki kendala pada kesiapan siswa, kesiapan kelas, pemilihan tema, serta pemberian motvasi. Pelaksanaan siklus 2 berjalan dengan baik, semua aspek dalam perencanaan sudah silaksanakan oleh guru. Berdasarkan analisis data pada Penelitian Tindakan Kelas ini, sebelum adanya tindakan nilai rata-rata siswa 68,2%. Setelah tindakan siklus 1 adanya peningkatan menjadi 70,25%, dan meningkat lagi pada siklus 2 menjadi 79,48%. Berdasarkan penelitian ini, disarankan agar guru dapat menerapkan model pembelajaran cooperative group investigation untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa.
Nilai Keberanian dalam Novel Negeri di Ujung Tanduk Karya Tere Liye A A Alimin; Saptiana Sulastri
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.069 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai keberanian dalam novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan bentuk kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter, dengan menelaah karya sastra. Penelaahan dilakukan dengan cara mengklasifikasikan bagian-bagian yang menjadi objek penelitian, khususnya nilai keberanian. Alat pengumpul data yang digunakan adalah manusia, peneliti sendiri sebagai instrumen utama. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan nilai keberanian meliputi: (1) nilai keberanian dalam bertarung, (2) nilai keberanian dalam menghadapi tantangan, (3) nilai keberanian dalam memperjuangkan kebenaran, (4) nilai keberanian melawan musuh, (5) nilai keberanian menyelamatkan diri dari musuh, (6) nilai keberanian menyelamatkan orang lain, (7) nilai keberanian mencari bukti kebenaran.
Menyibak Relevansi Permasalahan Sosial dalam Kumpulan Cerita Pendek Karya Agus Noor dengan Kenyataan Sosial Muhamad Yahya Mauliddin; Agus Nuryatin; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.598 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i2.243

Abstract

Kumpulan cerpen karya Agus Noor memiliki kaitan yang erat dengan kehidupan sosial. Keterkaitan ini dapat dilihat dari adanya berbagai permasalahan sosial di dalamnya serta relevansi permasalahan tersebut dengan kenyataan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan sosial dalam kumpulan cerita pendek karya Agus Noor serta relevansi permasalahan tersebut dengan kenyataan sosial. Pendekatan strukturalisme dan sosiologi sastra digunakan untuk menganalisis kumpulan cerita pendek ini. Analisis data menggunakan metode dialektik. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 10 permasalahan sosial dalam kumpulan cerita pendek karya Agus Noor, meliputi:(1) kejahatan; (2) kemiskinan; (3) disorganisasi keluarga; (4) pelanggaran terhadap norma masyarakat; (5) masalah lingkungan hidup; (6) masalah generasi muda; (7) korupsi; (8) masalah kependudukan; (9) terorisme;(10) permasalahan sosial yang lain, seperti rasa gengsi, politik, ketidakadilan, dan kepercayaan pada takhayul. Kesepuluh permasalahan tersebut memiliki relevansi dengan kenyataan sosial baik saat karya itu ditulis maupun saat ini. Hasil penelitian ini diharapkan
Positioning the Chinese Princess of Peace in World Literature Novita Dewi
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): VOLUME 4 NUMBER 1 MARCH 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.43 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v4i1.905

Abstract

The novel Putri Cina or The Chinese Princess by Sindhunata builds on the intertextuality of various texts such as myths, chronicles, history, and pop culture. In the light of René Girard’s theory of desire, revenge, and scapegoating, this study aims (1) to show the inter-relationship among the texts in question; and (2) placing this novel in the work of World Literature. Through qualitative research methods and close reading techniques, this study finds out that Putri Cina recounts the history of conflicts to promote peace rather than revenge. The novel narrates such conflicts as the war between the descendants of the Javanese kings; the feud between the Chinese and Javanese people in colonial time; and the May 1998 ethnic riots in Indonesia. It concludes that it is necessary to circulate the narrative of the Chinese Princess as a peace ambassador in World Literature through the process of adaptation and translation. In a world prone to conflict, literary works can be effective agents of transformation.
Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Pendek dengan Model Cooperativesomatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) pada Siswa Kelas VII F SMP Negeri 3 Singkawang Tahun Pelajaran 2015/2016 Shella Monica; Haries Pribady; Eti Sunarsih
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.065 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.229

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak siswa karena minat belajar siswa masih rendah.Hasil belajar siswa kelas VII f pada aspek menyimak masih rendah dengan persentase ketuntasan 50% dari 32 siswa. Peneliti mencoba melakukan suatu pembaharuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita pendek dengan model cooperative somatic auditory visualization intellectualy. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, pelaksanaan, dan hasil materi menyimak cerita pendek dengan model Cooperative Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI). Tujuan penelitian ini adalah pendeskripsian perencanaan, pelaksanaan, dan hasil materi menyimak cerita pendek dengan model Cooperative Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI). Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan bentuk kualitatif.Prosedur pelaksanaan penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Perencanaan pembelajaran siklus I dan II terdiri atas merumuskan bahan pembelajaran dan tujuan, merencanakan langkah-langkah pembelajaran, pemilihan sumber dan penggunaan media pembelajaran serta merencanakan evaluasi pembelajaran.Pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan perencanaan yang telah disusun.Perencanaan siklus I memiliki kendala pada guru masih kurang mengembangkan materi pembelajaran, masih kurang dalam menentukan alokasi waktu, dan guru masih kurang dalam menentukan sumber belajar.Perencanaan siklus II berjalan dengan baik semua aspek dalam perencanaan sudah dilaksanakan oleh guru.Hasil penelitian tindakan kelas ini sebelum adanya tindakan, persentase ketuntasan belajar siswa yaitu siswa 50%. Setelah tindakan siklus I dengan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 50% dan meningkat lagi pada siklus ke II menjadi 93,75%. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar guru dapat menerapkan model Cooperative Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa. 
Peningkatkan Keterampilan Membaca Intensif Dengan Model Cooperative Think Pair Sahre Pada Siswa Kelas XI Ipa 3 MAN Model Singkawang Safitri Safitri
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.678 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i1.73

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai membaca siswa. Hal ini dikarenakan minat membaca siswa yang masih rendah, dan siswa kurang memahami bahan bacaan yang mereka baca dengan baik. Penelitian ini difokuskan pada materi membaca intensif dengan model cooperative think pair share. Berdasarkan penjelasan tersebut , rumusan masalah yang terdapat pada penelitian adalah bagaimanakah perencanaan, bagaimanakah pelaksanaan,  dan bagaimanakah hasil dari kegiatan pembelajaran membaca intensif dengan model cooperative think pair share. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk  kualitatif. penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, setiap siklus 1 kali pertemuan. prosedur penelitian dalam penelitian ini terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, refleksi hasil kegiatan pembelajaran. penerapan model pembelajaran cooperative think pair share dalam penelitian tindakan kelas dapat meningkatan proses pembelajaran membaca intensif. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kegiatan dalam partisipasi siswa mengikuti proses pembelajaran. Perencanaan pembelajaran meningkat dari 74,74% pada siklus I menjadi 83,16% pada siklus II. Pelaksanaan pembelajaran meningkat dari 73,80% pada siklus I menjadi 82,1% pada siklus II. Hasil pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran cooperative think pair share. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui setelah membandingkan hasil pra tindakan, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum adanya tindakan adalah 55,90%. Pada siklus I rata-rata nilai siswa adalah 75,3 dengan persentase ketuntasan sebesar 70,60%, dan pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 85,3 dengan persentase ketuntasan 88,23 mencapai pada peningkatan yang diharapkan. Berdasarkan penelitian ini, disarankan guru dapat menerapkan model cooperative think pair share untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Guru juga harus memperhatikan model yang sesuai dengan karakteristik siswa.
Struktur dan Ideologi Teenlit Karya Dyan Nuranindya Titi Wuryani; Agus Nuryatin; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.59 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.724

Abstract

This study aims to describe the structure and ideology of Dyan Nuranindya's work. There are six teenlit works by Dyan Nuranindya, namely Dealova, Star Secret, Canting Cantiq, Cinderela Pink Hair, Rock N Roll Onthel, and Kotak Pelangi. The method used in this research is descriptive analysis and dialectic which is also part of the approach of theory of genetic structuralism. The data in the study of the parts of the text in the form of words, phrases or sentences related to the genetic structure, ideology in the work of Dyan Nuranindya's work. The results showed the structure of literary works by Dyan Nuranindya's literature includes hero store relationships with other figures, and oposional relations. Relation of hero characters with other characters include brother's sister relation, parent's relation with child, love relation, oposional relation. The ideology contained in the work of Dyan Nuranindya's work is to achieve the ideals, love the homeland, preserve nature.
Aspek Stilistika dalam Antologi Puisi Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono dan Pemanfaatannya sebagai Materi Pengayaan Sastra Abdul Muklis; Teguh Supriyanto; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.473 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.443

Abstract

Penelitian stilistika ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk bahasa figuratif yang dominan dalam antologi puisi Melipat Jarak karya Sapardi Djoko Damono, (2) mendeskripsikan bentuk citraan yang dominan yang digunakan dalam antologi puisi Melipat Jarak karya Sapardi Djoko Damono, (3) memaparkan pemanfataan aspek stilistika yang ada dalam antologi puisi Melipat Jarak karya Sapardi Djoko Damono sebagai materi pengayaan sastra di SMA kelas X. Penelitian ini menggunakan stilistika sebagai alat pendekatannya. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif analisis semiotik melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik untuk mengungkap aspek stilistika dan analisis komparatif untuk memaparkan pemanfaatan aspek stilistika dengan materi pengayaan sastra. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan (1) bahasa figuratif yang ditemukan antara lain majas 60 data dan idiom 1 data, majas yang dominan yakni personifikasi 18 data (30%), simile 11 data (18,5%), dan metafora 10 data (16,65%), (2) data citraan yang ditemukan sebanyak 99 data. Citraan yang dominan yaitu citraan gerak 33 data (33%), pendengaran 29 data (29%), dan penglihatan 22 data (22%), dan (3) pemanfaatan aspek bahasa figuratif dan citraan dalam antologi puisi Melipat Jarak sebagai materi pengayaan sastra di SMA kelas X terbagi dalam dua kegiatan, yakni eksploratori dan keterampilan proses.
Penerapan Model Berpikir, Berbicara, dan Menulis dengan Media Foto Jurnalistik dalam Pembelajaran Menulis Teks Berita Rofia Suciati; Dede Endang Mascita; Tri Pujiatna
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): VOLUME 4 NUMBER 1 MARCH 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.589 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v4i1.923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui aktivitas siswa saat pembelajaran menulis teks berita, (2) profil hasil siswa menulis teks berita, dan (3) efektivitas model pembelajaran Berpikir, Berbicara, dan Menulis dengan media foto jurnalistik yang diterapkan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jatiwangi dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2018. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII H sebagai kelas eksperimen dan VIII J sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 29 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan sebagai tes hasil pembelajaran menulis teks berita berbentuk 1 butir soal isian. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis. Penerapan model Berpikir, Berbicara, dan Menulis dengan media foto jurnalistik dalam pembelajaran menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jatiwangi efektif. Hal tersebut terbukti dari hasil uji t bahwa thitung = 4,817 dengan derajat keberhasilan (df)(n1=n2-2)=56, diperoleh ttabel = 2,00 dengan α = 0,05. Oleh karena itu thitung 4,817 > ttabel 2,00 dan diperoleh nilai Sig.2-tailed 0,000 < 0,05, sesuai dengan pengambilan keputusan dalam uji Independent Sample T-Tes dapat disimpulkan bahwa penerapan model Berpikir, Berbicara, dan Menulis dengan media foto jurnalistik dalam pembelajaran menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jatiwangi efektif.

Page 3 of 18 | Total Record : 178