cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775932     EISSN : 2477846X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JP-BSI), publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in March and September. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Transitivitas Pidato Kampanye Ahok pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 Dhanu Priyo Widodo; Mimi Mulyani; B. Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.356 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.444

Abstract

Penelitian transitivitas ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tipe transitivitas (proses, partisipan, dan sirkumstan) serta makna logis yang terdapat di dalam pidato kampanye Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, (2) menganalisis tujuan yang ingin disampaikan oleh Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode2017-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana fungsional. Adapun dalam penelitian ini yang menjadi data adalah penggalan klausa yang teridentifikasi tipe transitivitas (proses, partisipan, dan sirkumstan), makna logis, dan konteks situasi. Metode analisis yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis model Miles dan Huberman, serta dibantu dengan teknik bagi unsur langsung. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan (1) tipe transitivitas, yakni proses yang ditemukan sebanyak 411 data dan proses material menjadi yang paling dominan digunakan, yakni sebanyak 210 atau 51%, partisipan yang ditemukan sebanyak 232 data dengan partisipan goal menjadi yang dominan digunakan, yaitu 81 data atau 34,9%, sirkumstan yang ditemukan sebanyak 163 data dengan sirkumstan lokasi dominan digunakan, yakni 63 atau 38,6%, makna logis yang ditemukan sebanyak 120 data dengan makna logis suprasegmental yang dominan digunakan, yaitu 61 data atau 50,8%., (2) konteks situasi yang ditemukan dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yakni medan wacana, pelibat wacana, dan sarana wacana. Medan wacana direalisasikan oleh ranah pengalaman yang diwujudkan oleh proses material, tujuan jangka panjang sebanyak 14 data atau 0%, tujuan jangka pendek sebanyak 21 data atau 60%. Pelibat wacana terbagi menjadi dua, yakni jarak sosial dan status sosial. Jarak sosial direalisasikan oleh penggunaan nomina “Bapak-Ibu” sebagai sapaan dan temuannya sebanyak 22 data sedangkan status social direalisasikan oleh penggunaan nomina saya sebanyak 66 data atau 44,2%, nomina kami sebanyak 40 data atau 26,8%, dan nomina kita sebanyak 43 data atau 28,8%. Terakhir sarana wacana yang dibagi menjadi dua, yakni saluran dan medium. Saluran dalam penelitian ini adalah pidato kampanye Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang utuh sedangkan medium direalisasikan oleh penggunaan persuasi. Dalam penelitian ini, ditemukan persuasi sebanyak 8 data.
Sikap Bahasa Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terhadap Bahasa Indonesia A A Alimin; Hariyadi Hariyadi; Safrihady Safrihady
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.78 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa terhadap bahasa Indonesia di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP-PGRI Pontianak. Sebuah penelitian survei dengan menggunakan bentuk penelitian deskritif  kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak dengan sampel berjumlah 40 mahasiswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung dan wawancara mendalam, selanjutnya data dianalisis menggunakan teknik survei dengan alat pengumpul data berupa angket semi tertutup. Interpretasi data disajikan dengan mengggunakan metode informal (a natural language). Hasil penelitian ini menunjukkan data skor kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 34.90 atau 77,56%. Hasil analisis data skor kesetiaan menggunakan bahasa Indonesia rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 25,88 atau 73,93%. Hasil analisis data skor kesadaran akan norma bahasa rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 26,90 atau 76,86%. Hasil analisis data skor sikap bahasa dilihat dari keseluruhan aspek rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 87,68 atau 76,24%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia.
Kebudayaan Lokal pada Cerita Pendek dan Cerita Rakyat Karya Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Fitri Wulansari; Mesterianti Hartati
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): VOLUME 4 NUMBER 1 MARCH 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.508 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v4i1.802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan kebudayaan lokal yang terkandung di dalam cerita pendek dan cerita rakyat karya mahasiswa IKIP PGRI Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Subjek penelitian yang digunakan adalah dokumen cerita pendek dan cerita rakyat karya mahasiwa IKIP PGRI Pontianak sebanyak lima cerita pendek dan lima cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis kebudayaan lokal di dalam cerita pendek dan cerita rakyat karya mahasiswa IKIP PGRI Pontianak. Ketiga jenis itu adalah kerajinan tangan, permainan rakyat, dan acara adat.
Pembelajaran Tutor Sebaya: Solusi Praktis Dalam Rangka Menyongsong Pembelajaran Sastra Yang Menyenangkan Bagi Siswa SMP Abdul Mukhlis
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.714 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i2.93

Abstract

Permasalahan umum yang sering ditemukan dalam pembelajaran sastra adalah ketimpangan prosentase peserta didik yang menaruh minat terhadap sastra dengan yang tidak. Contoh kasus, di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) terdapat sebagian kecil peserta didik yang menyukai sastra, baik itu puisi, prosa, dan drama. Namun, sebagian besar peserta didik lain justru sama sekali tidak menyukai sastra. Berdasarkan kasus tersebut, makalah ini memiliki tujuan: 1) memaparkan hakikat cooperative learning, 2) memaparkan hakikat metode tutor sebaya, 3) memaparkan konsep metode pembelajaran tutor sebaya, dan 4) mendeskripsikan simulasi penerapan metode turor sebaya dalam pembelajaran sastra di SMP. Model pembelajaran cooperative merupakan model pembelajaran yang prinsip utamanya adalah bekerja sama dalam satu kelompok. Model ini cocok untuk pembelajaran sastra di sekolah, baik di kelas maupun di luar kelas. Model cooperative learning yang mendukung pembelajaran sastra yaitu metode tutor sebaya (peer tutoring). Metode tutor sebaya berfokus pada kegiatan peserta didik. Dalam hal ini, peserta didik yang memiliki kemampuan dan motivasi belajar sastra yang lebih tinggi dari teman satu kelasnya, dijadikan tutor untuk membimbing teman-temannya dalam proses belajar. Dengan metode tersebut, pembelajaran sastra yang biasanya terkesan membosankan dapat berubah suasana menjadi menyenangkan. Selain itu, metode ini dapat pula menumbuhkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya bidang sastra. 
Membangun Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Menghadapi Era MEA Heru Susanto
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.914 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i1.70

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi bangsa Indonesia. Saat ini keberadaan bahasa Indonesia mendapat tantangan yang serius baik itu tantangan internal maupun tantangan eksternal. Bahasa Indonesia yang seharusnya harus terus dilestarikan keberadaannya sekarang ini cenderung megalami pergeseran. Sikap kurang peduli dari seluruh pengguna bahasa menjadikan bahasa Indonesia tidak mendapat kedudukan yang pantas dikalangan penggunanya. Bahasa Indonesia justru hanya sebagai perlambang dalam kegiatan-kegiatan resmi saja. Bahasa Indonesia yang baik dan benar hanya sebagai slogan saja. Bahasa Indonesia yang diplintir dengan bahasa-bahasa lain menjadikan bahasa alay yang banyak digunakan kalangan muda untuk berkomunikasi, yang justru merekalah yang seharusnya melestarikan keberadaan bahasa Indonesia tersebut. Lebih parahnya lagi bahasa alay tersebut menjadikan sebuah keharusan untuk menunjukkan eksistensi mereka atau pengakuan diri mereka. Ditambah lagi ketika memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), keberadaan bahasa Indonesia akan mendapatkan tantangan kedua dengan banyaknya arus tenaga kerja asing yang akan berkerja di Indonesia. Hal ini jelas akan mengancam keberadaan bahasa Indonesia jika kita tidak mau berbenah mulai dari sekarang. Untuk bisa memperbaiki persoalan ini para akademisi, ahli bahasa, guru pendidikan bahasa Indonesia harus dapat memberikan contoh yang positif tentang penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah. Serta memberikan pengertian mengenai kedudukan bahasa Indonesia. Selain itu pemerintah pusat sebagai pembuat kebijakan juga harus merespon dengan cepat menanggapi persoalan ini. Bila perlu mengeluarkan kebijakan yang mengharuskan penggunaan bahasa dalam setiap komunikasi di lingkungan instansi pemerintah. Salah satu upaya dalam melestarikan bahasa Indonesia yaitu dengan budaya literasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, maka dengan budaya literasi masyarakat Indonesia akan mampu mempertahankan bahasa Indonesia ditengah-tengah tantangan baru pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Character Education in Mimpi Sejuta Dolar Novel by Alberthiene Endah Oktaviantoro Oktaviantoro; Mardian Mardian; Fitri Fitri; Eti Sunarsih
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3 NUMBER 1 MARCH 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.279 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i1.449

Abstract

This descriptive qualitative research focuses his study on the values of character education in Mimpi Sejuta Dolar Novel, and how to implement it in Indonesian language learning. The data of this research are (1) novel excerpts related to character education derived from liver, (2) novel quotations related to character education derived from thought, (3) novel excerpt related to character education derived from sports or kinesthetics, (4) novel excerpts related to character education derived from taste and initiative, and (5) implementation of character education in learning.
Kelayakan Kebahasaan dan Isi Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XII Semester 1 SMA Yusuf Hendrawanto; Mimi Mulyani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.605 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i2.246

Abstract

Buku teks Bahasa Indonesia kelas XII semester 1 masih dikeluhkan guru karena memiliki banyak kekurangan dari aspek kebahasaan dan isi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kelayakan buku teks Bahasa Indonesia kelas XII semester 1 yang digunakan di SMA Islam Sudirman. Aspek kelayakan yang dinilai adalah aspek kebahasaan dan isi. Data dalam penelitian kualitatif  ini dikumpulkan dengan metode simak dan cakap sedangkan untuk menganalisis data digunakan metode analisis isi. Penelitian ini menggunakan triangulasi pakar untuk menguji keabsahan data, yaitu data dihasilkan oleh peneliti, guru, dan siswa dengan mengisi kartu data berdasarkan aspek kelayakan buku teks. Hasil penelitian ini menunjukkan kelayakan aspek kebahasaan dan isi dalam buku teks tersebut. Aspek kebahasaan dan isi mendapatkan skor 50,97 dan 52,27 sehingga tergolong masih kurang layak. Kedua aspek tersebut perlu diperbaiki agar buku teks tersebut layak digunakan oleh guru dan siswa.
Campur Kode dan Alih Kode Tim Pewawancara dengan Peserta Wawancara Beasiswa “PIB Berbagi” Tahun Akademik 2018-2019 di Politeknik Internasional Bali Elsita Lisnawati Guntar
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): VOLUME 4 NUMBER 1 MARCH 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.904 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v4i1.926

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bentuk dan fungsi penggunaan campur kode dan alih kode antara pewawancara dan peserta wawancara beasiswa “PIB Berbagi” Tahun Akademik 2018-2019. Adapun manfaat yang didapatkan dalam penelitian ini ialah civitas academica PIB memahami tentang bentuk dan fungsi variasi bahasa sebagai sebuah sarana komunikasi yang positif. Selain itu, penelitian ini juga dapat memeperkaya pengetahuan berbahasa civitas akademica PIB. Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di kampus Politeknik internasional Bali yang berlokasi di Jalan Pantai Nyanyi, Banjar Nyanyi, Desa Braban, Tabanan. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode simak melalui teknik sadap dan teknik dokumentasi. Prosedur analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian yang ditemukan ialah campur kode dan alih kode yang digunakan oleh tim pewawancara dan peserta wawancara berwujud kata, frasa, klausa, dan kalimat. Wujud campur kode dan alih kode tersebut digolongkan ke dalam campur kode ekstern yaitu campur kode bahasa Indonesia dan bahasa asing (Inggris). Fungsi campur kode dan alih kode antara peserta wawancara dan pewawancara dalam kegiatan tes “PIB Berbagi” ialah 1) untuk menegaskan maksud, 2) untuk memberikan informasi, dan 3) untuk mengakrabkan diri. Kajian campur kode dan alih kode ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan civitas academika PIB dan menjadikannya sebagai sarana komunikasi yang positif dalam dunia pariwisata.
Peningkatan Keterampilan Membaca Ekstensif Menggunakan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching pada Siswa Kelas VIII D MTs Negeri Singkawang Tahun Ajaran 2016/2017 Yunita Yunita; Fitri Fitri; Zulfahita Zulfahita
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.463 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.231

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya nilai membaca siswa. Hal ini terjadi karena minat belajar siswa yang masih rendah dalam pembelajaran membaca dan siswa kesulitan dalam memahami materi dikarenakan guru masih kurang terampil dalam memilih model pembelajaran. Penelitian ini difokuskan pada materi membaca ekstensif menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, pelaksanaan, dan hasil membaca ekstensif menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil membaca ekstensif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Rancangan penelitian berupa penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri 4 tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Perencanaan pada setiap siklusnya mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu siklus I 60,93% dan siklus II 78,12%. Sama halnya pelaksanaan pembelajaran pada setiap siklusnya mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu siklus I 68,75% dan siklus II 85,71%. Berdasarkan analisis data pada tindakan kelas ini sebelum ada tindakan nilai rata-rata 46,42% setelah tindakan siklus I adanya peningkatan menjadi 57,14% dan pada siklus II menjadi 76,03%. Peningkatan yang terjadi antar kedua siklus tersebut sebanyak 9,5%. Berdasarkan penelitian ini guru diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran reciprocal teaching untuk meningkatkan keterampilan membaca ekstensif.
Analisis Struktural Antologi Puisi Hujan Lolos di Sela Jari Karya Yudhiswara Gunta Wirawan
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.089 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur fisik dan struktur batin puisi yang terdapat dalam kumpulan puisi Hujan Lolos di Sela Jari karya Yudhiswara. Metode yang digunakan adalah deskriptif berbentuk kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah analisis struktural. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa hal yang berkenaan dengan struktur fisik yakni, kumpulan puisi Hujan Lolos di Sela Jari karya Yudhiswara menggunakan struktur fisik kecuali metrum. Pada struktur batin sebagian besar bertema ketuhanan dan kemanusiaan. Perasaannya menunjukkan rasa religius. Nada atau sikap yang diperlihatkan melalui kata-kata yang lugas berupa kritik dan menasehati. Amanatnya adalah mengajak kepada kebaikan, mencegah kemunkaran sebagai cerminan beriman kepada Tuhan.

Page 5 of 18 | Total Record : 178