cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 22526722     EISSN : 25033476     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (P-ISSN 2252-6722, E-ISSN 2503-3476) is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Semarang. It publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in May and November. The scopes of the topics include: 1) Indonesian language for foreigners, Indonesian language, Indonesian language teaching; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature Teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA DENGAN METODE PICTURE AND PICTURE Syukron, Ahmad; Subyantoro, Subyantoro; Yuniawan, Tommi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2: November 2016
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.992 KB)

Abstract

SARI   Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Siklus I merupakan tindakan awal dalam penelitian keterampilan menulis naskah dramadengan metode picture and picture, sedangkan siklus II bertujuan untuk memperbaiki hasil dari siklus I. Proses pembelajaran keterampilan menulis naskah drama dengan metode picture and picture yaitu antara lain: intensifnya proses internalisasi penumbuhan minat-minat peserta didik untuk menulis naskah drama, proses diskusi peserta didik dalam mengidentifikasi unsur-unsur naskah drama terlaksana secara kondusif, intensifnya peserta didik dalam proses menulis naskah drama dengan memperhatikan kaidah penulisan naskah drama, kondusifnya kondisi peserta didik saat proses meny unting naskah drama dengan memperhatikan kaidah penulisan naskah drama, dan terbangunnya suasana reflektif saat kegiatan refleksi pada akhir pembelajaran sehingga peserta didik bisa menyadari kekurangan saat proses pembelajaran dan mengetahui apa yang akan dilakukan setelah proses pembelajaran.   Kata Kunci: menulis drama, pictue and picture.   ABSTRAC This research was conducted in two cycles. Fisrts Cycle is an early action in a script writing skills dramatic with research methods and picturet picture, while the second cycle aims to improve the results of the first cycle. The process of learning the skills to write a script with picture and picture method among other things: the intensification of the process of internalization of growing interests of learners to write a play, the discussion process learners in identifying the elements of the play done in a conducive, the intensification of learners in the process of writing the script with paying more attention on writing plays, the conducive condition participants student when process of editing the manuscript with paying more attention on writing plays, and awakening atmosphere reflective moment of reflection at the end of the learning activities so that students can realize the shortcomings during the learning process and know what to do after the learning process.   Keywords: dramatic writing, pictue and picture.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS EKSPLANASI DENGAN METODE PETA KONSEP BERBANTUAN MEDIA VIDEO PERISTIWA ALAM BAGI PESERTA DIDIK KELAS VII C SMP NEGERI 1 TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Utami, Santi Pratiwiw Tri; Murniasih, Murniasih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2: November 2016
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.514 KB)

Abstract

Abstrak Pengetahuan dan keterampilan peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Tawangharjo, Kabupaten Grobogan dalam memahami dan menyusun teks eksplanasi belum mencapai target ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyusun teks eksplanasi secara tertulis dan mengubah perilaku peserta didik menjadi lebih baik dengan metode peta konsep berbantuan media video peristiwa alam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode peta konsep berbantuan media video peristiwa alam, dapat digunakan untuk meningkatan aspek pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam menyusun teks eksplanasi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian aspek pengetahuan menunjukan adanya peningkatan 100% dari prasiklus sebesar 0,99 (20,58%) ke siklus I sebesar 2,97 (58,82%) menjadi 3,9 (100%) pada siklus II. Selain itu, aspek keterampilan juga mengalami peningkatan sebesar 41,2% dari prasiklus sebesar 2,06 (26,47%) ke siklus I 2,9 (64,7%) dan siklus II sebesar 3,2 (91,2%). Penelitian menggunakan metode peta konsep berbantuan media video peristiwa alam mampu mengoptimalkan proses pembelajaran, mengubah sikap spiritual maupun sikap sosial peserta didik menjadi lebih baik, dan meningkatkan hasil belajar aspek pengetahuan dan keterampilan menyusun teks eksplanasi. Kata Kunci: Media Video Peristiwa Alam, Metode Peta Konsep, Teks Eksplanasi.   Abstract                The knowledge and skills of students of class VII C SMP Negeri 1 Tawangharjo, Grobogan in understanding and preparing explanatory text has not reached the target minimum completeness. This study aims to improve the skills of preparing a written explanation text and change the behavior of students to be better. Improved skills preparing explanatory text with concept mapping method aided video media natural events. The results showed that the method of concept maps video media-assisted natural events, can be used to improve aspects of the understanding and skills of learners in preparing the explanatory text. Collecting data using test techniques and nontes. The results of the research aspects of knowledge shows the increase of 100% from 0,99 prasiklus to the first cycle of 2.97 to 3.9 in the second cycle. In addition, aspects of skills also increased by 41.2% from prasiklus of 2.06 to 2.9 the first cycle and the second cycle of 3.2. Research using concept maps video media-assisted natural events are able to optimize the learning process, to change the attitude of spiritual and social attitudes become better learners, and improve learning outcomes aspects of knowledge and skills preparing explanatory text.   Keywords: Video Media-Assisted Natural Events, Concepts Maps, Explanatory Text.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENYUSUN TEKS EKSPOSISI BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Pertiwi, Deby Oktaviani; Hartono, Bambang; Syaifudin, Ahmad
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2: November 2016
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.523 KB)

Abstract

Abstrak               Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan prototipe buku pengayaan menyusun teks eksposisi berbasis kearifan lokal bagi peserta didik yang dapat digunakan untuk pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dilakukan dalam lima tahap. Hasil penelitian ini adalah berupa buku pengayaan menyusun eksposisi berbasis kearifan lokal. Produk yang dikembangkan dapat digunakan sebagai bahan pengayaan atau penambah wawasan sebagai pendamping pembelajaran dalam pembelajaran menyusun teks eksposisi. Kata kunci: buku pengayaan, teks eksposisi, dan kearifan lokal   Abstract             The aim of the research to create the local wisdom based complement book prototype for student to compose exposition text and useful for learning. The research uses Research and Development (R&D) methodology that is divided into 5 (five) phases. The result of the research is an complement book for composing exposition text based on local wisdom for Junior High School students. A developed product should be used as an complement material or as adding the conception in creating an exposition text. Keywords     : complement book, exposition text, and local wisdom
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN TEKS FABEL BERMUATAN NILAI BUDAYA DENGAN METODE GOALL, PLANS, IMPLEMENTATION, AND DEVELOPMENT BAGI SISWA SMP Haryati, Nas; Resta, Citra Bulan Vasda
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1: Mei 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.171 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ketersediaan dan kondisi buku pendamping pembelajaran teks fabel, mendeskripsikan kebutuhan buku pengayaan teks fabel, merumuskan prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan teks fabel, mengetahui prototipe buku pengayaan teks fabel, mengetahui hasil uji validasi dan perbaikan prototipe buku pengayaan teks fabel bermuatan nilai budaya dengan metode membaca goall, plans, implementation, and development (GPID) bagi siswa SMP. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D). Penelitian ini dilakukan dalam lima tahap. Prototipe dari buku pengayaan teks fabel adalah sampul buku, bagian awal buku (halaman judul, halaman hak cipta, prakata, daftar isi, petunjuk penggunaan buku), bagian isi buku (teori dan praktik, contoh teks fabel, info budaya, rangkuman), dan bagian akhir buku (glosarium, daftar pustaka, tentang penulis). Hasil dari produk yang dikembangkan dapat digunakan sebagai buku pendamping dan bahan referensi dalam pembelajaran memahami dan meringkas teks fabel. Kata Kunci: buku pengayaan, keterampilan memahami, keterampilan meringkas, teks fabel, nilai budaya, metode membaca GPID   ABSTRACT The aim of this research are to describe the availability and condition of fables text learning companion book, to describe the needs of fable text enrichment book, to formulate the principles of enrichment book development, to know the prototype of fable text enrichment book, to know the results of the validation test and the prototype improvement that containing value of culture with goall, plans, implementation, and development (GPID) reading method for junior high school students. This research used Research and Development (R&D) design. It was done for five stages. Prototype of the fable text enrichment book are: cover book, the beginning part of book (title page, copyright page, foreword, table of contents, instructions using book), content section of book (theory and practice, sample of fable text, culture info, summary), and end section of book (glossary, bibliography, about the author). The result of developing product can be used as companion books and references in learning to comprehend and summarize fable text. Keywords: enrichment book, comprehend and summarize skill, fable text, culture value, GPID reading method
PENGEMBANGAN KAMUS EKOLEKSIKON TEMATIK BERWAWASAN EKOLINGUISTIK SEBAGAI PENGAYAAN MATERI AJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN KONSERVASI Yuniawan, Tommi; Retnoningsih, Amin; Siroj, Muhammad Badrus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2: November 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.671 KB)

Abstract

Abstrak Pengembangan kamus ekoleksikon tematik berwawasan ekolinguistik sebagai pengayaan materi ajar mata kuliah Pendidikan Konservasi diasumsikan dapat membantu dosen dan mahasiswa.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan yang merupakan metode untuk meneliti, mengembangkan, serta menguji suatu produk sesuai kebutuhan khusus dan memiliki spesifikasi tertentu.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: (1) kebutuhan kamus ekoleksikon tematik berwawasan ekolinguistik sebagai pengayaan materi ajar mata kuliah Pendidikan Konservasi diperoleh atas dasar masukan mahasiswa dan dosen mencakupi aspek: motivasi mahasiswa, materi atau isi kamus tematik, penyajian kamus tematik, bahan dan keterbacaan, serta grafika; (2) rancangan prototipe kamus ekoleksikon tematik berwawasan ekolinguistik sebagai pengayaan materi ajar mata kuliah Pendidikan Konservasi mengacu pada pilar konservasi, yaitu: nilai dan karakter, seni dan budaya, serta SDA dan lingkungan; serta (3) hasil uji ahli prototipe kamus ekoleksikon tematik berwawasan ekolinguistik sebagai pengayaan materi ajar mata kuliah Pendidikan Konservasi dengan responden dosen dan ahli berkategori baik. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi teoretis dan referensi praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah Pendidikan Konservasi.   Kata Kunci: ekoleksikon,ekolinguistik, pendidikan konservasi.     Abstract   The development of the ecolinguistic dictionary with ecolinguistic insight as the enrichment of the subject matter of Conservation Education is assumed to assist the lecturers and the students. The research method used in this research is research and development which is a method to research, develop, and test a product according to special needs and have specification Based on the result of the research, it is concluded that (1) the need of ecolinguistic ecolinguic dictionary with ecolinguistic perspective as enrichment of subject matter of Conservation Education is obtained on the basis of student input and lecturer covering aspects: student motivation, material or contents of thematic dictionary, presentation of thematic dictionary, material and readability , and graphics; (2) prototype design of ecolexicic thematic dictation ecolinguistic insight as enrichment of subject matter of Conservation Education refers to the pillars of conservation, namely: value and character, art and culture, and natural resources and environment; and (3) expert test result of prototype of thematic ecolexicic dictionary with ecolinguistic insight as enrichment of subject matter of Conservation Education subject with lecturer respondents and good categorical experts. The results of this study can be used as a theoretical reference and practical reference to improve the quality of Conservation Education course.   Keywords: ekoleksikon, ecolinguistic, education conservation.
THE DEVELOPMENT OF MEDIA SKILLS READING POETRY BASED ON ANDROID PARTICIPANTS WITH LEARNING STYLE AUDITORIS IN SENIOR HIGH SCHOOL Setyawan, Nugraha Ardi; -, Ahmad Syaifudin; -, Mulyono -
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1: Mei 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.481 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan karakteristik, prinsip-prinsip, dan prototipe media keterampilan membaca puisi berbasis android bagi peserta didik dengan gaya belajar auditoris pada jenjang pendidikan SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). Karakteristik media keterampilan membaca puisi berbasis android bagi peserta didik dengan gaya belajar auditoris meliputi (1) menggunakan perangkat mobile atau portible, (2) memanfaatkan perangkat dan teknologi komunikasi bergerak, (3) praktis dibawa ke mana pun, (4) sifatnya yang mobile dan terkoneksi internet, (5) peran pendidik sebagai jembatan penghubung untuk melakukan bimbingan belajar, (6) materi dapat diakses setiap saat dan visualisasi yang menarik, dan (7) tidak terbatas ruang dan waktu. Prinsip-prinsip media terampil membaca puisi meliputi (1) merumuskan tujuan instruksional dengan operasional dan khas, (2) merumuskan butir-butir materi secara terperinci (3) mengembangkan alat pengukur keberhasilan, (4) menulis naskah media audio, dan (5) Ppoduksi media audio. Keunggulan media ini dapat dioperasikan di mana saja dan kapan saja, pengoperasian yang mudah, dan peserta didik dapat berkomunikasi dengan pendidik Kata kunci : membaca puisi, media pembelajaran, media puisi, android, auditoris   This research aims to explain the characteristics, principles, and media prototype of android-based poem reading skill for senior high school students through auditory learning method. This study uses research and development (R&D) method. The characteristics of android-based poem reading skill for senior high school students through auditory learning method are (1) using mobile or portable devices, (2) utilizing portable devices and technology, (3) easy to carry everywhere, (4) mobile characteristic and connected to the Internet, (5) role of the educator as a connector in advising the students, (6) the materials can be accessed every time with interesting visualization, and (7) no spot and time limitation. Principles of poem-reading media are (1) formulating special instructional purposes operationally, (2) formulating material items specifically, (3) develop success parameter devices, (4) write the audio media script, (5) production of audio media. The benefits of this media are easy to operate, can be operated everywhere and anytime, and students are able to communicate with the teacher. Keywords: poem reading, learning media, poem media, android, auditory.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF MENYUNTING KARANGAN BERMUATAN NILAI-NILAI KARAKTER BERBASIS TIK PADA MATA KULIAH UMUM BAHASA INDONESIA Utomo, Asep Purwo Yudi; Yulianti, Uki Hares
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2: November 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.296 KB)

Abstract

Abstract   The purpose of this study reveals the level of need for interactive media to text editting containing ICT-based character values in Indonesian general lecture; designing and determining the effectiveness of interactive media to edit text containing ICT-based character values in general Indonesian general lecture. The research approach used is research and development (R & D). The results of this study are as follows. Characteristics of interactive media text editing containing ICT-based character values in Indonesian general lecture which corresponds to the needs of lecturers and students include a reference used for the development of interactive media text editing. The average score of lecturer appraisal was 88.75% and the average score of the students' appraisal was 87.5%. Keyword: interactive media, text editing, character values, ICT, Indonesian.   Abstrak   Tujuan penelitian ini mengungkap tingkat kebutuhan mengenai media interaktif menyunting karangan bermuatan nilai-nilai karakter berbasis TIK pada mata kuliah umum bahasa Indonesia; merancang dan menentukan keefektifan media interaktif menyunting karangan bermuatan nilai-nilai karakter berbasis TIK pada mata kuliah umum bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R & D). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Karakteristik media interaktif menyunting karangan bermuatan nilai-nilai karakter berbasis TIK pada mata kuliah umum bahasa Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan dosen dan mahasiswa meliputi acuan yang digunakan untuk pengembangan media interaktif menyunting karangan. Skor rata-rata penilaian dosen sebesar 88,75% dan skor rata-rata penilaian mahasiswa sebesar 87,5%.   Kata kunci: media interaktif, menyunting karangan, nilai karakter, TIK, bahasa Indonesia
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA ASING DALAM PROGRAM BIPA IAIN SURAKARTA Inderasari, Elen; Agustina, Tiya
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2: November 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.089 KB)

Abstract

Bahasa Indonesia for Foreign Speakers (BIPA) is an Indonesian language teaching program aimed at foreign speakers. Errors are an inevitable part of learning that every language learner commonly encounters in language errors. The research purposes are to know the form of errors in the foreign students’ language in the various levels (spelling, phonology, morphology, syntax, and semantics), and to know the factors causing errors in the use of Indonesian language writing skills of foreign students in Indonesian language learning program BIPA IAIN Surakarta. The research subjects are students who came from Thailand. Data collection techniques used are observation, interview and documentation during the activities in the BIPA Program. Data validity technique is triangulation technique namely source, method, and technique triangulation. This research applies error analysis or correct analysis. The implementation steps are 1) data collection, 2) error identification 3) error description 4) error classification 5) error evaluation. Based on the classification of data in spelling, phonology, morphology, syntax, and semantics, it can be concluded that language errors in Thai students tends to be in many classifications. In the data of phonological level, there are several error pronunciations that cause phoneme changes, phonemic addition, and phoneme omission. In the morphological data classification, there are some errors from the findings data such as errors in affixes usage in which the most dominant error of affixes usage is the occurrence of prefix form followed by suffix and confix. In the syntactic data classification, there are some errors in the structure of sentences, the function of the word in many sentences are reversed structure. In the semantics data classification, there are many errors in the selection of words (diction) in a sentence. Factors influencing Thai students' language errors are internal factors and external factors.       Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan program pengajaran bahasa Indonesia yang ditujukan untuk penutur asing. Kesalahan merupakan suatu bagian belajar yang tidak terhindarkan setiap pembelajar bahasa umumnya mengalami kesalahan dalam berbahasa. Adapun tujuan penelitian dalam penulisan ini yaitu, mengetahui bentuk kesalahan berbahasa pada mahasiswa asing dalam tataran (ejaan, fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik), serta mengetahui faktor-faktor penyebab kesalahan pemakaian bahasa Indonesia dalam kemampuan menulis mahasiswa asing dalam pembelajaran bahasa Indonesia program BIPA IAIN Surakarta. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah mahasiswa baru BIPA yang berasal dari Thailand. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi selama kegiatan di dalam Program BIPA. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teknik. Analisis yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan analisis kesalahan (correc analysis). Langkah-langkah pelaksanaaan yang dimaksud 1) pengumpulan data, 2) pengidentifikasian kesalahan, 3) penjelasan kesalahan 4) peng-klasifikasian kesalahan 5) pengevaluasian kesalahan. Berdasarkan klasifikasi data baik dalam tataran ejaan, fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kesalahan berbahasa pada mahasiswa Thailand. Pada klasifikasi data tataran fonologi, terjadi beberapa kesalahan pelafalan yang menyebabkan perubahan fonem, penambahan fonem, dan penghilangan fonem suatu kata. Pada klasifikasi data tataran morfologi, terjadi beberapa kesalahan dari data temuan yaitu kesalahan penggunaan afiks paling dominan terjadi pada bentuk prefiks yang diikuti oleh sufiks dan konfiks. Pada klasifikasi data tataran sintaksis, terjadi beberapa kesalahan pada struktur kalimat, fungsi kata dalam kalimat banyak yang terbolak-balik strukturnya. Pada klasifikasi data tataran semantik telah ditemukan beberapa kesalahan dalam pemilihan kata (diksi) dalam suatu kalimat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan berbahasa mahasiswa Thailand yaitu faktor internal dan faktor ekternal. Kata Kunci: Kesalahan Berbahasa, Pengajaran Bahasa Indonesia, Program BIPA
PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN BIPA DI PERGURUAN TINGGI POLANDIA Hertiki, Hertiki
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2: November 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.657 KB)

Abstract

Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) saat ini sangat banyak sekali peminatnya terutama di kalangan mahasiswa asing. Beberapa negara baik di kawasan Asia, Australia, Eropa dan Amerika memiliki kelas BIPA yang dikhususkan bagi para mahasiswa asing yang ingin belajar bahasa Indonesia. BIPA telah menjadi bagian dari mata kuliah pilihan bahasa asing yang ditawarkan oleh Universitas di suatu negara, terutama untuk mahasiswa tingkat akhir. Di Eropa sendiri, pemelajar BIPA sangat banyak jumlahnya yang tersebar di beberapa negara seperti: Belanda, Jerman, Italia, Polandia, Perancis, Rusia, dan Spanyol. Sejak tahun 2011, bahasa Indonesia telah dijadikan sebagai mata kuliah bahasa asing untuk jenjang S-1 di Perguruan Tinggi di beberapa kota di Polandia, misalnya: Poznan, Torun, Krakow dan Warsaw. Setiap tahunnya, Kemenristekdikti lewat programnya yang bernama SAME BIPA mengirimkan dua orang tenaga pengajar untuk mengajar BIPA di Polandia. Untuk memberi gambaran umum tentang pengajaran dan pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat perguruan tinggi di Polandia, dalam makalah ini peneliti akan membahas beberapa hal seperti: (1) situasi dan kondisi pengajaran BIPA di Polandia dan (2) kendala yang dihadapi oleh pemelajar BIPA.   Kata Kunci: pengajaran, pembelajaran, bahasa Indonesia, Polandia     Nowadays, foreign students are very interested in learning the Indonesian Language. Some countries in Asia, Australia, Europe, and America have offered Indonesian classes as an optional course for students in the last semester of the university. In Europe itself, students of Indonesian classes are spread among the European countries such as: Netherlands, Germany, Italy, Poland, France, Russia, and Spain. Since 2011, the Indonesian language has become a course subject for Bachelor Degree in university level especially in Poland (Poznan, Torun, Krakow, and Warsaw). Every year, the Ministry of Research Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia (Kemenristekdikti) through its program called SAME BIPA has sent two lecturers to teach BIPA in Poland. To give a brief description of teaching and learning the Indonesian language in university level in Poland, this article discusses (1) the situation of teaching BIPA in Poland, and (2) obstacles from the students who learnt the Indonesian language.   Key words: teaching, learning, Indonesian language, Poland
PENGEMBANGAN LAMAN MEDIA AUDIOVISUAL BERMUATAN MATERI KEBUDAYAAN INDONESIA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIPA Zaenuri, Muhammad; Yuniawan, Tommi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.125 KB)

Abstract

Abstrak Media pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang bersifat teoretis berbentuk teks-teks kurang efektif karena tidak menstimulus kemampuan pembelajar. Pembelajaran yang terpusat pada pengajar dan mengesampingkan pentingnya strategi pembelajaran multidimensi yang mengkombinasikan tatap muka dan pemanfaatan teknologi dalam jaringan juga membatasi kemampuan belajar praktis dan mandiri pembelajar BIPA. Untuk itu, upaya pengembangan media pembelajaran laman media audiovisual dirasa perlu untuk meningkatkan kompetensi dasar BIPA yang dibutuhkan. Laman media audiovisual juga mengakomodasi kebutuhan pembelajaran BIPA dalam jaringan. Penelitian ini dilakukan melalui lima tahap, yaitu survei permasalahan, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, serta revisi dan perbaikan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk laman (webiste) dan media audiovisual berupa video dialog dan video eksplanasi, serta media pendukung berupa materi pendukung dalam buku pegangan (handbook). Prototipe produk dikembangkan berdasarkan aspek materi, bahasa, penyajian, dan tampilan. Prototipe pengembangan media pembelajaran BIPA dinilai berdasarkan aspek materi dan media oleh dosen ahli materi dan media. Keseluruhan aspek materi mendapat nilai rerata skor 4,12 pada kategori ‘baik’ dan aspek media mendapat nilai rerata skor 4,01 pada kategori ‘baik’. Namun demikian, dosen ahli tetap memberikan masukan guna perbaikan produk. Berdasarkan perbaikan tersebut, dapat dikatakan bahwa pengembangan laman media audiovisual bermuatan materi kebudayaan Indonesia telah memenuhi kelayakan. Kata kunci:    laman media audiovisual; pembelajaran berbicara BIPA; pembelajaran BIPA dalam jaringan   Abstract Learning media of Bahasa Indonesia for Foreign Students (BIPA) which only emphasizes on theories and texts is not effective because it does not stimulate students’ brains to facilitate learning. Teacher-centered learning and the ignorance of the importance of the multiple strategies of combining face-to-face sections and the utilization of the online-based technology limit the students to actively participate in either teaching and learning process or a practical self-study. Therefore, some efforts in developing the audiovisual media website are necessary to do to develope the students’ basic competences on teaching and learning BIPA. Besides, the media website can fulfil the needs of online BIPA learning. This research was conducted through five stages, they were problems survey; data collections; product design; product validation; and product improvement. This research was aimed at making the media website and audiovisual media that consists of video dialog and video explanation, as well as the ancilarry material on the handbook. The products’ prototypes were developed through the aspects of material, languange, presentation, and design. These products’ prototypes were scored based on the aspect of materials and medias by the expert lecturers on either material or media. The expert lecturers stated that the products of this research were ‘good’ with the average score of 4,12 out of 5 from material side and the average score of 4,01 out of 5 from media side. However, the lecturers kept giving some recommendations for a better improvement of the products. Based on those points, it could be said that audiovisual media website development containing Indonesian culture material has fulfilled its requirements. Keywords: audiovisual media website; learning BIPA online; speaking learning of BIPA

Page 7 of 29 | Total Record : 282