Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan [e-ISSN 2580-5614 ] p-ISSN 0216-9843 | DOI 10.31940/jbk] issued by Politeknik Negeri Bali, published three times a year in March, July and November.
Articles
147 Documents
PERAN BELANJA MODAL DALAM PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS DI KABUPATEN BULELENG)
Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.505 KB)
|
DOI: 10.31940/jbk.v13i1.695
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ekspenditure modal dan kinerja keuangan di Buleleng. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis dalam pengelolaan keuangan sektor publik yang transparan dan akuntabel di Buleleng. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Buleleng dengan objek yang diteliti adalah belanja modal dan kinerja di bidang keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi dengan menggunakan kombinasi time series yaitu melalui observasi, studi literatur, serta wawancara mendalam dengan pemerintah daerah. Hasilnya menunjukkan Buleleng telah mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kabupaten Buleleng dengan penyerapan kenaikan dari tahun 2010 sampai 2015. Dalam hal rasio kemandirian Kabupaten Buleleng pada tahun 2013 sangat bergantung pada dana dari pusat, sehingga memberikan rasio terkecil tahun ini. Dalam hal efektivitas rasio, Buleleng pada tahun 2015 memiliki kemampuan untuk mewujudkan daerah yang direncanakan berdasarkan target yang ditetapkan oleh potensi nyata daerah. Dalam hal rasio efisiensi, pengeluaran Kabupaten Buleleng pada tahun 2015 tidak sesuai dengan keinginan dan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Dalam hal rasio aktivitas Kabupaten Buleleng memiliki aktivitas paling banyak yang dicapai pada tahun 2015. Dalam hal tingkat pertumbuhan, kemampuan daerah kecamatan Buleleng menjaga dan meningkatkan sumber pendapatan (rasio pertumbuhan pendapatan dan rasio pertumbuhan total pendapatan) terbaik dicapai pada tahun 2012.
PENERAPAN SISTEM GSA DAN KONVENSIONAL KANTOR DEPAN DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS PADA HOTEL BERBINTANG
Made Ruki;
Cokorde Istri Sri Widhari
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 12 No 2 Juli (2016): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (55.373 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan system GSA dan Konvensional Kantor Depan dalam memberikan layanan berkualitas. Penelitian ini dilakukan pada Hotel berbintang lima di kabupaten Badung. Penentuan pemilihan hotel berdasarkan atas pertimbangan bahwa sebagian hotel dalam operationalnya menerapkan sitem GSA (guest Service Agent) dan sebagian lagi menerapkan sistem konvensional. Hasil penelitian ini dapat dinyatakan bahwa hotel dengan system GSA dimana system tata kelola yang terkait dengan efesiensi kerja, yang mana satu posisi atau jabatan mengerjakan berbagai macam pekerjaan, sedangkan pada hotel yang meerapkan system konvensional dimana system kerja yang dilakukan oleh reception yang kecenderungannya melayani atau menangani pekerjaan yang lebih spesifik. Pada dasarnya ke dua sistem ini tidak menunjukkan perbedaan dalam memberikan layanan berkualitas kepada tamu hanya saja pada proses penanganan tamu berbeda dimana system GSA tersentral dalam satu posisi atau jabatan sedangkan system konvensional tetap terpisah dan dikerjakan oleh beberapa bagian.
Analisis Manajemen Talenta Pada PT. PLN (Persero)
Arianis Chan;
Agina Claudia
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 14 No 3 (2018): JBK - Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.194 KB)
|
DOI: 10.31940/jbk.v14i3.1045
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen talenta yang diterapkan oleh PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan program manajementalenta yang tepat bagi PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif untuk menggambarkan sebuah keadaan manajemen talenta. Jenis penelitian ini adalah non kausalitas komparatif dimana penelitian ini tidak menjelaskan hubungan sebab akibat atau besarnya pengaruh. Data yang didapatkan pada penelitian ini menggunakan instrumen observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat sudah memiliki penetapan kriteria talenta yang diatur berdasarkan surat keputusan direksi. Penetapan kriteria ini merupakan penggabungan dari hasil pengukuran pencapaian Kontrak Sasaran Kinerja Pegawai dan Pengukuran Kompetensi Individu yang ditentukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat sudah menerapkan Manajemen Talenta yang diatur dalam Sistem Manajemen Kinerja Pegawai guna membina budaya pembelajar dan berprestasi serta memotivasi pegawai untuk meningkatkan kompetensi dan kontribusi pegawai bagi perseroan. Namun dalam melakukan evaluasi keberhasilan program bukan hanya dari capaian kinerja talent, tetapi juga peningkatan kompetensi talent setelah mengikuti program pengembangan sehingga penyelenggara tahu apakah program pengembangan yang diberikan untuk talent dapat mengisi gap kompetensi yang dimiliki.
PENERAPAN PELAYANAN PRIMA UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN GOLF PADA NIRWANA BALI GOLF CLUB
I Made Sura Ambara Jaya;
Luh Mei Wahyuni;
Ari Rismayanti
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 12 No 3 November (2016): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.303 KB)
Saat ini golf semakin diminati oleh wisatawan asing maupun domestik, golf juga dijadikan salah satu program utama dari wisatawan yang melakukan acara konvensi dan dijadikan sebuah ajang perlombaan atau tournament. Persaingan yang terjadi sangat ketat antara lapangan golf yang satu dengan lapangan golf lainnya, maka penerapan pelayanan prima sangat penting dilakukan untuk memenangkan persaingan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan customer service di Nirwana Bali Golf Club, mengutamakan penampilan (grooming) yang sesuai dengan standar perusahaan dan pengetahuan tentang produk perusahaan dalam melakukan pelayanan terhadap konsumen. Dimensi pokok pelayanan prima yaitu: bukti langsung (tangibles), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (emphaty), sangatlah memegang peranan penting dalam memberikan pelayanan prima terhadap konsumen di Nirwana Bali Golf Club dan juga berpengaruh untuk menjaga citra perusahaan dan mempertahankan agar perusahaan tetap eksis dalam persaingan dengan para kompetitor lainnya. Pelayanan prima sudah diterapkan dengan baik oleh Nirwana Bali golf club, terbukti dengan adanya beberapa comment yang positif yang diberikan oleh konsumen, adanya beberapa penghargaan yang telah diraih, dan adanya repeater guest yang bermain di Nirwana Bali Golf Club. Meskipun harga bermain golf di Nirwana Bali Golf Club terbilang paling tinggi di antara lapangan golf lainnya di Bali, Nirwana Bali Golf Club tetap menjadi pilihan para golfer untuk bermain golf karena kualitas pelayanan yang baik dan fasilitas yang lengkap
MODEL PEMBERDAYAAN DESA ADAT PADA DUA DESA TUJUAN WISATA DI BALI
I Gusti Ketut Gede;
I Wayan Wirga;
I Gede Iwan Suryadi
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 12 No 1 Maret (2016): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (127.478 KB)
Penelitian ini direncanakan dilaksanakan secara multi years selama tiga tahun didahului dengan tujuan identifikasi dan analisa kebutuhan untuk mengembangkan dan menerapkan model pemberdayaan Desa Adat dengan menggunakan manajemen modern dengan sentuhan teknologi informasi dalam pengelolaan database yang terintegrasi untuk pembentukan Badan Usaha Desa (BUMdes) adat sehingga dapat mensejahterakan kramanya, . dilaksanakan di Desa Adat Intaran dan Kuta sebagai daerah tujuan wisata yang ada di Bali.Potensi belum dimanfaatkan secara optimal untuk dana penunjang kegiatan Tri Hita Karana yang ada di Desa Adat. Profesionalisme sumber daya manusia belum optimal untuk mengelola potensi.Teridentifikasi bahwa adanya kebutuhan dana desa adat serangkaian pelestarian adat dan budaya berdasarkan ajaran agama Hindu yang cendrung meningkat, belum optimalnya pengelolaan potensi palemahan secara profesional untuk kesejahteraan kramanya. Analisis kebutuhan bertujuan mengatasi masalah dalam pemberdayaan desa adat baik yang terjadi di Intaran maupun di Kuta untuk kesejahteraan krama dan mengatasi penganggurandengan penerapan manajemen modern dengan pembentukan unit-unit bisnis dan pemberdayaan pecalang serta aplikasi teknologi informasi dan komunikasi sebagai media komunikasi dengan stakeholder.Perbedaan pemberdayaan yang dilakukan oleh kedua desa adat ini yaitu mengenai potensi,,dan tipe kepemimpinan yang diterapkan.Perberdayaan desa adat akan dapat tercapai apabila partisipasi krama dan adanya komitmen bersama untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Potensi diberdayakan melalui pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia sebagai unsur penggerak perubahan tersebut. Tahapan kegiatan penelitian ke tahap tahun kedua maupun ketiga diharapkan akan dapat mengoptimalkan pemberdayaan tersebut.
Penganggaran dan Analisis Anggaran Penjualan
I Made Agus Putrayasa
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 14 No 1 (2018): JBK - Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.561 KB)
|
DOI: 10.31940/jbk.v14i1.736
Anggaran Penjualan juga disebut sebagai anggaran utama dalam proses penganggaran, karena anggaran penjualan merupakan dasar penyusunan jenis anggaran lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan penganggaran dan untuk menentukan penyebab dari varians antara anggaran penjualan dan penjualan aktual pada CV. Sumberjaya pada tahun 2016. Jenis penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Studi ini menyimpulkan bahwa perusahaan menggunakan pendekatan top-down dalam proses penyusunan anggaran. Kemudian analisis varians penjualan menunjukkan bahwa varians kuantitas penjualan yang tidak menguntungkan terjadi di semua lima area penjualan. Setelah itu, perhitungan varians harga jual menunjukkan hanya satu area (Ubud) yang memiliki varian yang tidak menguntungkan dan kedua daerah (Kuta dan Mengwi) mencapai varian yang menguntungkan.
BIAYA OVERHEAD BERSAMA DALAM MEMPRODUKSI PRODUK COMMON GELAS DAN LEPEKAN HIJAU PADA UPT PSTKP BALI-BPPT
I Nyoman Normal
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (101.943 KB)
Tujuan penelitian yang berkaitan dengan perubahan upah minimum regional kota Denpasar dan massa bodi BPC-1 tahun 2013 s.d 2018 adalah : (1) untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional terhadap biaya konversi; (2) untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional terhadap harga pokok produksi; dan (3) untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional terhadap harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penambahan upah minimum regional kota Denpasar dapat meningkatkan biaya konversi massa bodi BPC-1, tetapi tidak secara proporsional. (2) penambahan upah minimum regional kota Denpasar dapat meningkatkan harga pokok produksi massa bodi BPC-1, tetapi tidak secara proporsional; dan (3) penambahan upah minimum regional kota Denpasar dapat meningkatkan harga jual massa bodi BPC-1, tetapi tidak secara proporsional. Penjumlahan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik dalam memproduksi massa bodi BPC-1 menghasilkan harga pokok produksi. Harga pokok produksi ditambah marjin laba yang diinginkan ditambah beban operasi (beban pemasaran dan beban administrasi & umum) menghasilkan harga jual.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK, PROFESIONAL, KEPRIBADIAN DAN SOSIAL YANG DIMILKI DOSEN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA
irianto Irianto
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 1 Maret (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (71.612 KB)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial yang dimiliki dosen terhadap hasil belajar mahasiswa pada STIE AMM Mataram. Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif, dengan populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa program sarjana (S1) Manajemen dan program sarjana (S1) Akuntansi yang telah menempuh perkuliahan selama enam semester atau mahasiswa yang masuk di STIE AMM Mataram tahun angkatan 2011/2012 yang terdaftar pada semester genap tahun akademik 2013/2014. Jumlah populasi sebesar 278 orang terdiri dari 123 orang S1 Akuntansi dan 155 S1 Manajemen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Nonprobability Sampling dengan tehnik sampling sistematis. Dari jumlah tersebut peneliti menentukan sampel sebanyak 50 orang dari akuntansi dan 50 orang dari Manajemen yang akan menilai kopetensi dosen berdasarkan persepsi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial berpengaruh terhadap hasil belajar. Secara parsial kompetensi pedagogik dan profesional berpengaruh terhadap Hasil Belajar sedangkan kompetensi kepribadian dan sosial tidak berpengaruh terhadap hasil belajar.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR DENGAN MEDIASI TRUST IN LEADERSHIP PADA KARYAWAN THE LODEK VILLAS
I Dewa Gede Dadhi Rakasiwi;
Agoes Ganesha Rahyuda
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 13 No 2 (2017): JBK- Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1116.101 KB)
|
DOI: 10.31940/jbk.v13i2.701
Perilaku karyawan yang melebihi peran yang diwajibkan dikategorikan dalam perilaku organizational citizenship behavior. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh servant leadership terhadap organizational citizenship behavior dengan mediasi trust in leadership pada karyawan The Lodek Villas Seminyak dengan menggunakan metode sensus (total sampling) dalam menentukan sampel sebanyak 65 responden, melalui teknik analisis jalur (Path analisis). Hasil analisis menunjukkan bahwa servant leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan The Lodek Villa. Servant leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap trust in leadership yang diterapkan pimpinan The Lodek Villa. Trust in leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan The Lodek Villa. Trust in leadership mampu memediasi hubungan positif servant leadership terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan The Lodek Villa. Pimpinan perusahaan disarankan mempertimbangkan kepentingan bersama dalam mengambil keputusan sehingga karyawan merasa dihargai. Sebagai seorang pemimpin harus menjaga kebersamaan dengan mengajak karyawan berdiskusi untuk memberikan masukan dan saran yang berguna untuk kepentingan perusahaan.
Measuring Student's Entrepreneurship Profile By Using PEC Instrument (A Case Study In Politeknik Manufaktur Bandung)
Dede Sujana;
Achmad Muhammad
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 14 No 3 (2018): JBK - Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (522.437 KB)
|
DOI: 10.31940/jbk.v14i3.1163
Entrepreneurship is a characteristic that can be observed in the actions of a person or institution. Entrepreneurship includes a range of behaviors, skills and traits that support the development of innovation and creativity. Someone who always works better and is different from others, so that person is an entrepreneur. This research is a preliminary research that aims to produce the profile of entrepreneurial competence of Polman students in Bandung. From the profile of entrepreneurial competence, students are expected to formulate patterns of entrepreneurship development in Polman Bandung. The research method used is descriptive method, with ex post facto research type and survey data collection method through questionnaire. The instrument used in this study was adapted from the Personal Entrepreneurial Competencies (PEC) developed by McClelland with McBer and Co. The results of the study were processed with descriptive analysis statistics. The conclusion of the study shows that the profile dimensions of entrepreneurial competence and the average total score of Personal Entrepreneurial Competencies (PEC) Polman Bandung students are categorized as medium criteria, which means that each individual has competence in entrepreneurship, although the level still needs to be improved.