cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
KUALITAS INFORMASI TERKAIT PENERAPAN HASIL DESAIN REKAM MEDIS GIGI DI KLINIK SAKINAH KABUPATEN JEMBER Rinda Nurul Karimah; Ida Nurmawati
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 2 (2016): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i2.294

Abstract

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh manusia selain sidik jari dan golongan darah yang dapat digunakan sebagai sarana identifikasi sebuah kasus kematian, khususnya bila rekaman data gigi semasa hidup seseorang disimpan secara baik. Klinik Sakinah merupakan salah satu klinik FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) BPJS Kesehatan di Kabupaten Jember yang memberikan pelayanan kesehatan gigi, namun belum terdapat berkas rekam medis khusus untuk pelayanan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang berkas rekam medis gigi sesuai kebutuhan Klinik Sakinah sebagai FKTP dan mengetahui kualitas informasi yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan diskusi, sedangkan metode analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui kualitas informasi yang dihasilkan dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada pengguna hasil desain.Subjek penelitian berjumlah empat orang yang terkait dengan pengguna (user) rekam medis gigi yaitu pimpinan klinik Sakinah, dokter gigi, dan tenaga administrasi klinik Sakinah yang dipilih dengan teknik purposive sampling.Hasil desain rekam medis gigi klinik Sakinah berisi data pasien, kondisi umum pasien, odontogram, prosedur anestesi dan hasil pemeriksaan, serta pembiayaan.Setelah penggunaan desain formulir rekam medis gigi, kualitas informasi meningkat dalam aspek keakuratan dari 50% menjadi 80%, kelengkapan dari 60% menjadi 75%, dan kejelasan dari 66% menjadi 85%.Disarankan melengkapi formulir rekam medis khusus gigi pada seluruh berkas dokumen rekam medis pasien yang penataannya secara family folderagar capaian FKTP lebih maksimal.
MINIMALISASI KERUSAKAN SPERMATOZOA KAMBING PERANAKAN ETAWAH AKIBAT RADIKAL BEBAS SELAMA PERIODE Cryopreservation DENGAN PENAMBAHAN A TOKOFEROL DARI EKSTRAK LIMBAH EDAMAME DALAM SKIM MILK DILUTION Nur Kholis
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 2 (2013): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i2.50

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan tokoferol hasil ekstrak limbah edamame dalam melindungi membran sperma dari radikal bebas, menghasilkan metoda baru dalam penyimpanan semen kambing PE, dan mampu mempertahankan kualitas sperma selama penyimpanan. Materi penelitian ini adalah pemanfaatan limbah edamame yaitu biji sortir (muki) dan kambing jantan Peranakan Etawah yang berumur ± 12 bulan untuk ditampung semennya dengan menggunakan vagina buatan.Hasil penelitian menunjukkan, penambahan ekstrak edamame kedalam pengencer semen tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) dalam mempertahankan kualitas semen (motilitas, abnormalitas, dan viabilitas) selama penyimpanan baik pada suhu kamar maupun di suhu dingin, kecuali untuk persentase abnormalitas spermatozoa pada penyimpanan suhu dingin penambahan ekstrak edamame berpengaruh nyata (P < 0,05).Kesimpulan dari penelitian ini adalah  penambahan ekstrak edamame tidak memberikan pengaruh nyata (P > 0,05) dalam mempertahankan kualitas (motilitas, abnormalitas, dan viabilitas) semen kambing Peranakan Etawah selama penyimpanan pada suhu kamar dan suhu dingin (3 - 5°C), penambahan ekstrak edamame memberikan pengaruh nyata (P < 0,05) terhadap persentase abnormalitas spermatozoa pada penyimpanan suhu dingin, penambahan ekstrak edamame dengan dosis 0,4 g/100 ml memberikan hasil rerata yang lebih tinggi dibandingkan dengan dosis yang lebih rendah.
Perbaikan Kualitas dan Dekontaminasi Mikroba Kedelai Edamame Dengan Teknik Ozonated Water Abi Bakri; Wahyu Suryaningsih; Budi Hariono; Sri Hartatik
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 1 (2018): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i1.919

Abstract

Quality, contamination of microorganisms and pesticide residues is a major requirement in edamame export trade. Ozonated water technique is expected to replace the use of chlorine in suppressing microorganism contamination and maintaining quality. Research objectives: a) To determine the effect of various conditions of ozone concentration on quality and contamination of microorganisms on edamame soybeans, b) Comparing the effectiveness of Ozonated Water technique with chlorination, and c) Obtain optimal Ozonated Water method in maintaining quality and eliminating contaminants of microorganisms. The research method used CFRD with 2 Factors ie Factor A of ozone concentration (0, 3, 6 and 9 ppm) and Factor B is Chlorine concentration (0, 100 and 175 ppm) repeated 3 times. The statistical analysis used the Analysis of Variance with the F test and the further difference statistical test of a) the organoleptic quality with Hedonic test includes color, aroma, sweet taste and Hedonic Quality Test for Foreign Odor b) microbiological examination (Total Plate Count). The results are: a) Ozone and chlorine treatment can reduce the total content of edamame microorganisms compared to control, and ozone treatment is more effective in reducing total microbial than chlorine; b) Ozone or Chlorine treatment has no effect on hedonic color and sweetness value in edamame; and c) Ozone treatment may decrease the value of edamame aroma compared with chlorine control and treatment, although in fact Ozone treatment does not contribute to foreign odors or chemical odors to edamame. The conclusion of Ozonated water technique can significantly decrease microorganisms  contamination and maintain the color quality, sweet taste and donate foreign odors in edamame. Keywords— Ozonated Water, Chlorine , Edamame, Microorganisme
FAKTOR RISIKO KEJADIAN SCABIES DI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM JEMBER (SCABIES RISK FACTORS IN PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM JEMBER) Novita Nuraini; Rossalina Adi Wijayanti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 2 (2016): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i2.299

Abstract

Scabies masih menjadi masalah kesehatan terutama di lingkungan padat penghuni seperti pondok pesantren. Karakteristik santri merupakan salah satu penyebab kejadian Scabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kejadian Skabies di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan metode proportional sampling berjumlah 56 santri dan pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juli 2017. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari jenis kelamin, tingkat pengetahuan dan kejadian Skabies. Diagnosis Skabies berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan dermatologi untuk menegakkan diagnosis skabies oleh dokter peneliti. Data yang diperoleh diolah dengan software pengolahan data dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan santri pondok pesantren nurul islam sebagian besar berjenis kelamin perempuan (56,3%). Tingkat pengetahuan santri terkait PHBS mayoritas tergolong dalam pengetahuan kurang yaitu 73,2%. Status kesehatan para santri mayoritas menderita penyakit scabies yaitu 60,3%. Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin terhadap angka kejadian skabies dengan Nilai P value= 0,021. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap angka kejadian skabies dengan Nilai P value= 0. Pencegahan Scabies lebih penting dari pengobatan salah satunya dengan penyuluhan. Agar penyuluhan kesehatan memberikan hasil yang baik, penyuluhan harus disesuaikan dengan karakteristik demografi santri antara lain jenis kelamin dan tingkat pengetahuan.
PATOGENISITAS BAKTERI, JAMUR DAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN TERHADAP HAMA PENGGEREK BUAH KAPAS (Gossypium hirsutum L.) Irma Wardati; Dyah Nuning Erawati; Cherry Triwidiarto; Usken Fesdiana
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.57

Abstract

Salah satu alternatif pemecahan pengendalian hama utama tanaman kapas adalah dengan teknik pengendalian hama yang aman bagi lingkungan dan dapat menekan residu kimia pada produk pertanian (pengendalian hayati). Pengendali hayati (agens hayati) yang mempunyai potensi besar sebagai pengendali alami hama tanaman kapas antara lain adalah dari golongan bakteri, jamur dan nematoda entomopatogen. Pengembangan agens hayati yang efektif dan efisien sebagai pengendali hama sangat penting untuk dapat meningkatkan produktivitas tanaman kapas dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan hidup yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji patogenisitas bakteri, jamur dan nematoda entomopatogen dalam mengendalikan hama penggerek buah kapas, serta untuk memperoleh isolat lokal bakteri, jamur dan nematoda entomopatogen yang paling efektif sebagai pengendali hama utama tanaman kapas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas lima faktor perlakuan dengan lima ulangan, yaitu isolat lokal bakteri Bacillus thuringiensis, jamur Beauveria bassiana 1, jamur Beauveria bassiana 2, nematoda Steinernema sp. dan kontrol. Analisis data menggunakan uji F dan selanjutnya menggunakan Uji Jarak Ganda Duncan (UJGD). Parameter yang diamati terdiri atas: (1) Gejala kematian serangga uji; (2) persentase mortalitas serangga uji; (3) perilaku serangga uji terinfeksi; (4) laju kematian serangga uji; dan (5) bedah serangga uji terinfeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agens hayati bakteri Bacillus thuringiensis (Bt), jamur Beauveria bassiana (Bv) dan nematoda entomopatogen Steinernema sp. (NEP) berpotensi dalam menekan  hama penggerek buah kapas Helicoverpa armigera, sedangkan agens hayati yang paling efektif dalam mengendalikan Helicoverpa armigera adalah isolat lokal jamur Beauveria bassiana 1, dengan waktu kematian tercepat yaitu 128 jam.
strategi pengembangan komoditas durian merah (Durio Graveolens) Driyanto Wahyu Wicaksono; Ardito Atmaka Aji; Elsa Nastya Bella Sundawa
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i2.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman untuk meningkatkan produksi durian merah. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi tindakan yang dapat dilakukan pemerintah. Analisa SWOT digunakan untuk menentukan alternatif strategi yang dapat dilakukan pemerintah. Analisa QSPM berfungsi menentukan pilihan strategi prioritas dalam mengembangkan agribisnis durian merah di Kabupaten Banyuwangi. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan studi kasus pada Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi dengan narasumber sebanyak 4 orang. Penjualan durian merah ditempat khusus merupakan kekuatan utama yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kelemahan utama yang harus diperbaiki adalah sarana dan prasarana yang kurang dari pemerintah dapat mempengaruhi pengembangan produksi durian merah. Peluang utama yang dimiliki adalah potensi pengembangan pasar guna menarik minat konsumen untuk membeli durian merah. Ancaman utama yang dimiliki adalah impor durian. Alternatif strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah diantaranya: 1) Perbaikan manajemen usahatani yang masih rendah, 2) Pembinaan petani melalui penyuluhan dalam usaha pengembangan durian merah. Strategi yang menjadi prioritas utama dalam penelitian ini adalah pembinaan petani melalui penyuluhan dalam usaha pengembangan durian merah.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Arisanty Nursetia Restuti; Yoswenita Susindra
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 3 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i3.305

Abstract

Kebutuhan zat besi pada remaja putri lebih tinggi dibandingkan remaja putra, disebabkan remaja putri rutin mengalami menstruasi, sehingga remaja putri lebih rentan menderita anemia. Kebiasaan makan yang salah pada remaja putri merupakan penyebab anemia. Anemia gizi pada remaja putri dapat berakibat menurunnya kesehatan reproduksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengetahui hubungan antara status gizi dan asupan zat gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri.Jenis penelitian ini cross sectional Penelitian dilakukan di SMK Mahfilud Duror II Jelbuk pada bulan September sampai November tahun 2016. Pengambilan sampel dengan mengunakan metode accidental sampling. Kriteria inklusi yaitu remaja putri usia 14 – 18 tahun, tidak sedang menstruasi, tidak mengkonsumsi tablet Fe. Data yang dipakai adalah data asupan yang diperoleh dari hasil perhitungan food recall 2 (1 x 24 jam), data status gizi diperoleh dari perhitungan tinggi badan dan berat badan kemudian diukur indeks massa tubuh (IMT) bedasarkan usia, serta data anemia didapatkan hasil pemeriksaan darah metode quick cek Hb. Data diuji menggunakan uji Gamma.Hasil penelitian didapatkan dari 109 siswi, 71 orang yang masuk kriteria inklusi, sedangkan 38 orang tereklusi karena sedang menstruasi. Uji hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia didapatkan p = 0,36 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan, sedangkan uji hubungan antara asupan energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin C didapatkan nilai p > 0,05 artinya tidak ada hubungan yang signifikan. Meningkatnya konsumsi makanan olahan yang nilai gizinya kurang, namun memiliki banyak kalori Konsumsijunk food merupakan penyebab para remaja rentan sekali kekurangan zat gizi tertentu meskipun status gizi normal.
ANALISIS SELF ESTEEM DAN PERSEPSI MAHASISWA PADA BAHASA INGGRIS TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS MAHASISWA PROGRAM UNGGULAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER Siti Aisyiyah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 1 (2015): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i1.62

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi pada era global, kebutuhan akan penguasaan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional semakin meningkat. Merespon kondisi tersebut, Politeknik Negeri Jember (POLIJE) membekali lulusannya dengan keterampilan yang tidak hanya berkaitan dengan disiplin ilmu, tetapi juga dengan keterampilan berbahasa Inggris. Namun, sejauh ini tingkat keterampilan berbahasa Inggris para lulusan POLIJE belum memuaskan. Dua faktor yang diduga memberikan kontribusi antara lain self esteem dan persepsi mahasiswa pada Bahasa Inggris. Berdasarkan kondisi tersebut, peneliti bermaksud menguji apakah terdapat pengaruh self esteem dan persepsi mahasiswa pada Bahasa Inggris baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa Politeknik Negeri Jember. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk variabel bebas, dan tes international TOEIC untik variabel terikat dari 50 sampel yang diambil secara acak. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Dari analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) tidak terdapat pengaruh dari self esteem terhadap kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, (2) terdapat pengaruh yang signifikan dari persepsi mahasiswa terhadap kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama dari self esteem dan persepsi mahasiswa terhadap kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi upaya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa POLIJE dalam rangka menuju world class university.
Pengendalian Semut Hitam (Dolichoderus Thoracicus) pada Kopi Robusta (Coffea Canephora L.) di Kebun Bangelan PTPN XII Malang Jawa Timur Ade Astri Muliasari; Mochamad Fuad Bawazir
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 3 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i3.1237

Abstract

Program pengendalian hama di perkebunan kopi merupakan salah satu kegiatan terpenting dalam menjaga nilai produksi, produktivitas dan budidaya kopi. Berdasarkan pengamatan di Kebun Bangelan, banyak ditemukan hama yang menyerang tanaman kopi seperti penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei), kutu putih (Pseudococcus citri), dan semut hitam (Dolichoderus thoracicus). Intensitas serangan hama penggerek buah kopi (PBKo) dan kutu putih rendah di bawah 5%. Areal Plant Produce (TM) yang diserang semut hitam tergolong tinggi sebesar 32,7%. Semut hitam sebagai predator dan pengurai bahan organik. Pada tahun 2018, semut hitam termasuk hama yang harus dikendalikan karena mempengaruhi kegiatan budidaya seperti pemeliharaan dan pemanenan kopi. Pengendalian semut hitam dilakukan secara terpadu dengan cara mekanis (penjebakan) dan kimiawi. Penjebakan dilakukan dengan menerapkan metode inovatif dari Bangelan Estate dengan memasang bambu yang telah diberi serasah daun kopi dan tetes tebu. Cara ini efektif untuk mengendalikan hama.
KONSUMSI SUSU KELUARGA PETERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KOPERASI PETERNAK SAPI PERAH SETIA KAWAN Anang Febri Prasetyo
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i1.3

Abstract

Susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting bagi tubuh manusia untuk mencukupi kebutuhan gizi. Meskipun sangat bermanfaat jumlah  konsumsi susu masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Peternak sapi perah merupakan masyarakat yang dalam kesehariannya bersentuhan langsung dengan susu. Dengan demikian mengetahui konsumsi susu peternak sapi perah sangat penting. Tujuan penelitian ini 1) Mengetahui karakteristik peternak sapi perah anggota KPSP Setia Kawan. 2) Mengatahui jumah konsumsi susu pada keluarga peternak sapi perah. 3) Mengetahui faktor-faktor yang  mempengaruhi konsumsi susu segar pada keluarga peternak sapi perah. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Juli 2015 pada peternak sapi perah anggota KPSP Setia Kawan, Pasuruan, Jawa Timur. Penentuan sampel penelitian ini ditentukan secara purposive, yaitu pada peternak yang memiliki sapi laktasi sebanyak 39 keluarga peternak.  Metode analisis yang digunakan dengan analisis deskriptif dan regresi. Hasil analisis regresi parsial menunjukkan bahwa (X1) nilai thitung sebesar 0,930 dengan signifikansi 0,359 > α=0,05; (X2) nilai thitung sebesar -0,616 dengan signifikansi 0,542 > α=0,05; (X3) nilai thitung sebesar -0,975 dengan signifikansi 0,336 > α=0,05; (X4) nilai thitung sebesar 2,473 dengan signifikansi 0,019 < α=0,05, Hal ini menunjukkan bahwa faktor jumlah kepemilikan indukan sapi perah mempengaruhi jumlah konsumsi susu keluarga peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 12,82% keluarga peternak menyisihkan 1 liter susu untuk di konsumsi.