cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN-PEMULIHAN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIS (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JELBUK KABUPATEN JEMBER) Dahlia Indah Amareta
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 2 (2015): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i2.25

Abstract

Gizi ibu yang buruk sebelum maupun saat kehamilan akan berisiko melahirkan bayi dengan BBLR, gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak bayi, serta risiko kesakitan dan kematian. Salah satu upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka BBLR adalah dengan PMT-Pemulihan pada ibu hamil KEK. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antara PMT-Pemulihan dengan kenaikan berat badan dan kadar Hb pada ibu hamil KEK.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional, melibatkan subjek penelitian sejumlah 38 orang ibu hamil KEK. Variabel bebas adalah PMT-Pemulihan pada ibu hamil KEK, variabel terikat meliputi kenaikan berat badan dan kadar Hb. Uji hubungan dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal wallis pada taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan responden berada pada rentang umur 14-37 tahun dengan rerata 20,45 tahun, LILA berada pada rentang 20-23 cm dengan nilai rerata 21,87±1,0 cm. Paritas bervariasi mulai 1 hingga 4. Rerata kenaikan berat badan trimester 3 yaitu 4,48±3,2 kg dengan kenaikan tertinggi sebesar 12 kg dan nilai terrendah yaitu -0,5 kg artinya terdapat penurunan berat badan sebesar 0,5 kg. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara PMT-Pemulihan dengan kenaikan berat badan ibu hamil KEK (p=0,007), tidak terdapat hubungan antara PMT-Pemulihan dengan kadar Hb (p=0,097). 
DESKRIPSI STRUKTUR LAHAN REHABILITASI MANGROVE DI KABUPATEN PROBOLINGGO PROPINSI JAWA TIMUR Ariesia Ayuning Gemaputri
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 12 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 12 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v12i2.333

Abstract

Kawasan hutan mangrove di Jawa Timur terdapat di sepanjang pantai utara mulai Kabupaten Tuban sampai dengan Kabupaten Situbondo seluas sekitar 19.916 hektar (Perum Perhutani, 1994). Keberadaan hutan mangrove tersebut kini semakin memprihatinkan, dimana penyusutan hutan mangrove di Kabupaten Probolinggo mencapai 580 hektar pada tahun 2001 (Kompas, 2001), dan 229,5 hektar di Kabupaten Situbondo (Pemerintah Kabupaten Situbondo, 2005). Dengan laju penurunan hutan mangrove yang demikian cepat, maka diperkirakan hutan mangrove akan lenyap pada tahun 2010 (Ramono, 2003). Kegiatan rehabilitasi hutan mangrove yang dilaksanakan sampai saat ini hanya terbatas pada penanaman pohon-pohon mangrove yang rusak karena penebangan, padahal keberhasilan upaya rehabilitasi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lahan, jenis mangrove, dan tata cara penanaman. Hasil penelitian yang dilakukan pada 3 (tiga) lokasi di pantai utara Jawa Timur bagian timur menunjukkan bahwa, tanah-tanah didominasi oleh fraksi pasir (13,80-94,92 %), pH asam (8,06-8,94), tingkat salinitas tinggi (0,2302-2,4843 %), kapasitas tukar kation rendah (7,8837-27,2901 me/100g), dan kandungan bahan organik rendah (0,1851-2,4675 %). Sehingga jenis mangrove yang dapat direkomendasikan untuk ditanam di Kabupaten Probolinggo pada zona paling dekat dengan darat (belakang) adalah Ceriops decandra, dan Ceriops tagal, pada zona tengah antara lain Bruguiera gymnorrhiza, dan Xylocarpus mollucensis, pada zona paling dekat dengan laut (depan) adalah Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, dan Rhizophora stylosa.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KONSUMSI EDAMAME DI KABUPATEN JEMBER Bambang Poerwanto
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 1 (2014): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i1.87

Abstract

Penelitian bertujuan : (a) Untuk mengetahui faktor yang membentuk preferensi konsumen  terhadap edamame curah (segar) dan kemasan (beku). (b) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi edamame curah (segar) dan kemasan (beku); (c) Untuk mengetahui strategi pengembangan pasar lokal produk edamame. Teknis Analisis data meliputi (a) Untuk mengetahui faktor – faktor yang membentuk preferensi konsumen terhadap edamame edamame curah (segar) dan kemasan (beku) digunakan analisis faktor ; (b) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi edamame edamame curah (segar) dan kemasan (beku) digunakan uji regresi linier berganda; (c) Untuk mengetahui strategi pengembangan pasar lokal produk edamame dipergunakan analisis medan kekuatan atau Force Field Analysis. Hasil penelitian menunjukkan edamame dalam kemasan (beku) preferensi konsumen dalam pembelian di pengaruhi variable produk dan promosi, sedangkan harga edamame dan distribusi tidak memiliki pengaruh nyata. Edamame curah (segar)  dalam pembelian di pengaruhi oleh promosi sedangkan harga edamame, produk dan distribusi tidak memiliki pengaruh secara nyata. Faktor-faktor yang membentuk preferensi konsumen edamame dalam kemasan (beku) yaitu kualitas edamame meliputi variabel rasa, aroma, warna. Faktor bauran pemasaran meliputi harga, distribusi/pengecer. Faktor kehandalan meliputi kebersihan, daya tahan produk, cepat saji. Faktor desain kemasan meliputi kapasitas isi dan merek. Faktor yang membentuk preferensi konsumen edamame curah segar yaitu  faktor eksternal meliputi variabel pengecer, ukuran, jumlah polong, kecacatan dapat di beri identitas yang mewakili seluruh variabel dengan nama faktor eksternal. Faktor internal meliputi variabel : daya tahan produk, rasa, warna dan aroma.  Hasil analisis force field analysis menyatakan factor pendorong utama dalam pengembangan edamame di Kabupaten Jember adalah kualitas ekspor edamame dan kedua adalah produk edamame yang tergolong baru dan belum banyak diketahui masyarakat. Sedangkan factor penghambat utama adalah promosi edamame  yang memang belum dilaksanakan secara optimal dan kedua ketersediaan outlet produk edamame yang hanya terkonsentrasi di Jember. 
PENGARUH DISIPLIN KERJA MOTIVASI KERJA, UPAH KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI UNIT USAHA JASA INDUSTRI DAN ANEKA PANGAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER Endang Widyawatiningrum; Wenny Dhamayanthi; Ratih Puspitorini Y. A.
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.31

Abstract

Suatu organisasi yang kompetitif memerlukan adanya dukungan dari seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan kinerja dengan baik. Kajian empiris menyatakan bahwa faktor – faktor yang dapat mempengaruhi terhadap produktivitas kerja adalah disiplin kerja, motivasi kerja, upah kerja dan lingkungan kerja.                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : (1) pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja, (2)pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas kerja, (3), pengaruh upah kerja terhadap produktivitas kerja, (4) pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja. Sampel penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja di Unit Usaha Jasa Industri Dan Aneka Pangan Politeknik Negeri Jember yang berjumlah 19 orang. Data yang diperoleh dengan menggunakan kuisioner dengan metode sensus. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinan, uji F dan uji t.                Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (1) ditolak dengan probabilitas nilai t = -0,150 < 0,05, hal ini berarti disiplin kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja. Hipotesis (2) ditolak dengan probabilitas nilai t = 0,116 < 0,05, hal ini berarti motivasi kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja.Hipotesis (3) ditolak dengan probabilitas nilai t = 1,863 < 0,05, hal ini berarti upah kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja. Hipotesis (4) diterima dengan probabilitas nilai t = 2,121 > 0,05 hal ini berarti lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap produktivitas kerja. Disiplin kerja, motivasi kerja, upah kerja dan lingkungan kerja berkorelasi signifikan dan positif terhadap produktivitas kerja.
Analisis Perwilayahan Komoditas Kedelai di kabupaten Jember Linda Eka Dewi; Ardhitya Alam Wiguna
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 1 (2017): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i1.458

Abstract

In the province of East Java, Jember Regency is sixth largest soybean producer with total production are 25.178 tons in the 2015. Soybean Commodities in Jember Regency was an area harvested in 2015 covered an area of 12.238 Ha spread over several districts in Jember Regency. This research was intended to determine the soybean centers on Jember Regency, distribution characteristics of soybean comodities in the bases sector regional of Jember Regency, and the role of soybean comodities in supporting of agricultural sector in Jember Regency. The analysis methods used in this research were Location Quotient (LQ) analysis, lokalita analysis and specialization analysis of soybean commodities, as well as Analysis of  Basic Service Ratio (BSR), Regional Multiplier (RM), and Short Multiplier. Results Location Quotient (LQ) Analysis showed that the base area of soybean comodities based on indicators of harvested area consists of 10 subdistricts they were: Bangsalsari Sub District, Umbulsari, Jombang, Balung, Rambipuji, Ajung, Kaliwates, Kencong, Jenggawah, and Ambulu Sub District. Soybean commodities base area based on indicators of production consists of 9 subdistricts they were: Bangsalsari Sub District, Umbulsari, Balung, Rambipuji, Jombang, Ajung, Kaliwates, Kencong, and Jenggawah Sub District. Commodities soybean farming in Jember Regency were not concentrated in one area, but spread across several districts in Jember Regency, and were not specialized in soybeans commodity farm. Commodities soybean farming in Jember Regency also could participate in support the agricultural sectors of food crops in Jember Regency.
FORMULASI TEPUNG KECAMBAH KEDELAI DAN TEPUNG IKAN TUNA SEBAGAI BAHAN MP-ASI BUBUK INSTAN UNTUK BAYI USIA 6 - 8 BULAN Maharany Triastuti J; Rin Diani; Agustina EW
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.94

Abstract

Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain dari Air Susu Ibu. Pada umur 6-8 bulan asupan energi dari ASI yaitu 437 Kal/hari, sedangkan yang dianjurkan 783 Kal, jadi energi yang dibutuhkan dari MP-ASI yaitu 346 Kal/hari. Salah satu upaya yang diharapkan dapat membantu meningkatkan mutu gizi yang ada dalam MP-ASI adalah dengan menggunakan tepung kecambah kedelai dan tepung ikan tuna.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan faktor tunggal yaitu formulasi tepung kecambah kedelai dan tepung ikan tuna (F) yang terdiri dari delapan perlakuan yaitu F1 (15%:85%), F2 (25%:75%), F3 (35%:65%), F4 (45%:55%), F5 (55%:45%, F6 (65%:35%), F7 (75%:25%), dan F8 (85%:15%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar proporsi tepung kecambah kedelai maka kadar abu, lemak dan nilai energi semakin meningkat, sedangkan semakin tinggi proporsi tepung ikan tuna maka kadar protein dalam formula MP-ASI juga semakin meningkat secara signifikan. Berdasarkan hasil analisa kandungan gizi dan nilai energi dapat disimpulkan bahwa MP-ASI Bubuk Instan dengan proporsi F1 (15%:85%), F2 (25%:75%), F3 (35%:65%), F4 (45%:55%), F5 (55%:45%) dan F6 (65%:35%) merupakan MP-ASI Bubuk Instan yang memenuhi persyaratan MP-ASI diantara delapan formulasi yang ada.
ERROR ANALYSIS TERHADAP KARANGAN NARASI MAHASISWA SEMESTER 3 JURUSAN BAHASA,KOMUNIKASI DAN PARIWISATA POLITEKNIK NEGERI JEMBER Cholimatus Zuhro
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 3 (2014): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i3.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan- kesalahan umum pada karangan narasi yang dibuat  mahasiswa bahasa Inggris semester 3 pada Jurusan Bahasa, Komunikasi dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk kemudian diambil kesimpulannya. Penelitian ini penelitian populasi dikarenakan obyek penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Jurusan bahasa, Komunikasi dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember Angkatan Tahun 2011-2012 yang berjumlah 32 orang. Sedangkan instrumen untuk pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah take home assignment yang berupa karangan narasi mahasiswa dengan topic vocation yang terjadi di masa lalu sehingga menerpkan kaidah masa lampau (past tense). Prosedur aanalisis kesalahan dengan menggunakan tahapan-tahapan. 1. Collecting errors data, 2. Identifying error data, 3. Classifying errors data, dan 4, evaluating errors data atu analisis error data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quantitative statistical. Analisa ini menghitung prosentase kesalahan –kesalahan yang dibuat mahasiswa dalam karanagan narasinya.Dari hasil penelitian ditemukan kesalahan-kesalan yang dibuat mahasiswa dalam karangan narasinya sebanyak 137, yang meliputi ommision 23%, Double Marking 17%, regulation/overgeneralization 4%, misformation 27%, archiform 9%, misordering 6%, kategori penggunaan kata sandang 8% dan interlingual errors 6%. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesalahan-kesalahan yang paling banyak dibuat mahasiswa adalah kesalahan intralingual, yaitu kesalahan yang berkaitan dengan kompeten mahasiswa yang dikarenakan ketidakmampuannya dikarenakan oleh kerumitan bahasa target tersebut. Dari hasil dan pembahasan penelitian ini, peneliti dapat memberi saran pada pengajar bahasa Inggris untuk mengajarkan bahasa Inggris tidak hanya dengan penjelasan-penjelasan saja, tetapi harus digabungkan dengan metode comunicative and experiences pada siatuasi pembelajar bahasa target.
Sistem Keamanan Pintu Berbasis Pengenalan Wajah Menggunakan Metode Fisherface Bekti Maryuni Susanto; Fendik Eko Purnomo; M. Faiq Ilman Fahmi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 1 (2017): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i1.464

Abstract

  Crime is one of the classic problems faced big city. One type of crime that is rampant today is theft. Many thieves go home using a duplicate key or use a special way to unlock the door. Therefore we need a tool that is able to anticipate the occurrence of theft, a system that uses a special key. Key that only identical by the owner of the house, one of which is the face. In this final project created a door security system using facial recognition as a key to opening the door. The method used in this tool is the method fisherface. The primary step in the introduction of this face, that face detection, PCA calculation, calculation of FLD. The security system consists of three main parts: a webcam, microcontroller arduino uno, and laptops as database storage. Image of the user's face will be taken by using a webcam. Captured images are stored in the laptop database and matched with the existing database. The results will feed into the microcontroller arduino whether the door is open or locked. Keywords: Door Security, Fisherface, Arduino
KARAKTERISASI SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN EDAMAME SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI Wahyu Suryaningsih
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh besarnya prosentase pencampuran edamame dengan  daging ayam terhadap sifat karakterisistik dan performence sosis ayam.  Metode penelitian menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 1 faktor terdiri dari bentuk Edamame (A) dengan taraf A1= Edamame Segar, A2= Pasta Edamame, A3=  Bubuk Edamame dengan formulasi sosis (B) dengan 3 taraf berdasarkan konsentrasi edamame dengan daging ayam dan jumlah air dilakukan 3 ulangan, dengan analisa lanjutan menggunakan Uji BNT (beda Nyata Terkecil).  Parameter yang ditetapkan adalah  kadar air (AOAC, 1990) , kadar protein (metode Kjedal),  kadar lemak (metode Sohklet),  WHC (metode Hamm, 1972 dalam Dutson dan Pearson, 1994), stabilitas emulsi, tekstur (kekerasan ) dengan penetrometer, susu masak, uji lipatan,  warna sosis dan  pengujian organoleptik meliputi warna,tekstur, rasa, aroma, dengan mutu hedonik  serta uji kesukaan (hedonik).  Hasil penelitian menunjukkan penggunaan jenis kedelai edamame dengan berbagai konsentrasi formulasi  sangat mempengaruhi  nilai WHC dan pembetukan tekstur (Gel Strength) sosis ayam. Jika dibandingkan edamame pasta dan bubuk  lebih mampu meningkatkan nilai WHC yaitu 161, 10 % dan  tekstur (Gel Strength)  yaitu 141, 31 Gr/mm2  . Penambahan konsentrasi edamame yang tinggi akan menurunkan kadar air sosis ayam, sebaliknya meningkatkan nilai WHC dan tektur (Gel Strength) sosis ayam. Konsentrasi sampai 400 gram  masih menunjukkan kenaikan yang linier dan mempunyai kadar air , WHC dan tektur (Gel Strength). Jenis edamame sangat mempengaruhi karakteristik sosis ayam yang dihasilkan.  Jenis edamame memberikan pengaruh sangat nyata pada semua parameter yang meliputi tekstur (Gel Strength), WHC, sifat kimiawi dan sifat organoleptik sosis ayam.  Edamame pasta menghasilkan karakteristik sosis lebih baik dibanding dengan edamame segar dan edamame bubuk. Sosis ayam pasta mempunyai nilai WHC 160,27% , tekstur 166,14 Gr/ mm2, kadar air 80, 57% BB, kadar lemak 4,58 % BK, kadar protein 89,16 % BK,  warna putih dan bau khas langu yang lemah.  Pengggunaan edamame sebagai substitusi sosis ayam sampai 400 gram masih memberikan hasil yang meningkat.  Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut peningkatan konsentrasi binder agar diketahui optimasinya.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TEMBAKAU DI KABUPATEN JEMBER Oryza Ardhiarisca; Merry Muspita; Tanti Kustiasari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.15

Abstract

Salah satu kabupaten di jawa timur yang berperan sebagai penghasil terbesar dalam bidang pertembakauan adalah kabupaten jember. Sebagai kabupaten yang menghasilkan tembakau terbesar, perlu dilakukan pengembangan terhadap industri tembakau. Dalam proses pengembangan tersebut perlu dilakukan identifikasi dan analisa terhadap faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi industri pertembakauan. Dalam mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor tersebut digunakan metode analisis deskriptif. Data dalam penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Kabupaten Jember untuk mengembangkan tembakau adalah sarana prasarana, peran APTI, peran kelompok tani, pemasaran, pembinaan, dan budaya tanam tembakau. Sedangkan yang menjadi kelemahan Kabupaten Jember adalah perubahan anomali iklim, pengetahuan teknis petani, hama penyakit, permodalan, dan penentuan harga oleh perusahaan. Peluang dari luar adalah permintaan pasar, DBH-CHT, dan perkembangan teknologi informasi sedangkan ancamannya adalah persaingan dengan daerah lain.