cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Faktor Produksi Usaha Ternak Itik Petelur Semi Intensif Di Kabupaten Jember Hariadi Subagja; Budi Prasetyo; Heny Nurjanah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i2.545

Abstract

The Research Was Aimed To Know Factors That Influence And Dominant To Egg Layer Duck Bussiness Of Semi-Intensive Poultry Farm In Jember. The Method Used Is Survey Method With 30 Respondents Semi-Intensive Duck Breeders. The Result Of Data Processing Using Multiple Linier Regression Can Be Acquired Aquation: From The Equation Means That For Every Unit Of Egg Production Will Be Affected By X1 (Age Of Ducks) Of -15,376, X2 (Feed) Of 0,001, X3 (Medication) Of 0,061, X4 (Employee) Of -0,013, X5 (Fuel) Of -0,022, X6 (Density Of Cage) Of -192,147, And X7 (Long Of Free-Range) Of -410,626. Can Be Concluded Employee Factor Have A Major Influence On The Production Of Duck Eggs. Result Of Calculation Of The Coefficient Of Determination Is 76,5% And The Remaining 23,5% Is Explained By Other Variables Not Included In This Research. Keywords : Ducks, Semi-Intensive, Production Factors, Multiple Linier Regression Analysis
REJUVINASI AKAR PADA TANAMAN JERUK TUA Daman Huri
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 2 (2013): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i2.104

Abstract

Tanaman jeruk dapat mencapai umur produktif lebih dari 10 tahun, tetapi pada kenyataannya umur produktif tanaman kurang dari 10 tahun, bahkan sebagian besar tanaman jeruj di Jember hanya mencapai umur 6 sampai 7 tahun. Penyebab utama singkatnya umur produktif tanaman karena rapatnya populasi tanaman, sehingga terjadinya overlapping akar tanaman dalam waktu singkat. Dengan demikian akan terjadi kompetisi nutrisi antar tanaman. Untuk itu, perlu diupayakan pertumbuhanakarbaru(akarrejuvinasi) yang dapat menunjang pertumbuhan dan produksi tanaman sehingga umur produktif tanaman dapat diperpanjang. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan akar baru pada tanaman jeruk tua. Dan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor, yaitu perlakuan keratin leher akar dan aplikasi zat perangsang tumbuh akar yang terdiri dari ZPT Rootone-F dan ZPT-Biorin. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa keratin leher akar dapat merangsang pembentukan akar baru,sedangkan perlakuan zat pengatur tumbuh secara tunggal tidak dapat merangsang pembentukan akar. Disamping itu hasil penelitian memperlihatkan bahwa jumlah akar terbanyak karena pengaruh keratin leher akar sebanyak 56,45/buah. Adapun akar terpanjang diperoleh pada perlakuan keratin akar dan Biorin dengan rata-rata panjangakar 7,65 cm. Keratan leher akar yang dikombinasi dengan aplikasi zat pengatur tumbuh biorin dapat dipergunakan untuk merangsang pembentukan akar baru pada kebun jeruk yang telah melewati umur produksi (kebun tua)
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA SUPPLY CHAIN BUAH NAGA DI KECAMATAN BANGOREJO KABUPATEN BANYUWANGI BERDASARKAN PROSES INTI SCOR Kanthi Pangestuning Prapti; Ridwan Iskandar; - Kasutjianingati
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.19

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah di Propinsi Jawa Timur yang menjadi sentra produksi buah naga dan Kecamatan Bangorejo menyumbang 39% dari total produksi buah naga di Banyuwangi atau setara 11.000 ton per ha dengan luas lahan mencapai 449 ha. Jumlah produksi buah naga di Kabupaten Banyuwangi pada setiap musim menunjukkan nilai yang tidak sama. Kontinuitas komoditi buah naga dapat menghambat supply chain di dalam agribisnis buah naga baik di dalam negeri dan maupun tujuan ekspor.Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan strategi peningkatan kinerja supply chain buah naga berdasarkan proses inti Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan pengolahan data menggunakan Objective Matrix (OMAX). Hasil penelitian diperoleh nilai indeks performansi supply chain sebesar 5,987. Berdasarkan Traffic Light System nilai tersebut termasuk dalam kategori kuning yang menunjukkan bahwa masih perlu adanya perbaikan terhadap kinerja supply chain buah naga yang ada di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi.
Penerapan Inovasi Teknologi Mesin Penggorengan Vakum dan Pelatihan Olahan Kripik Buah di Kelompok Usaha Bersama(Kub) Ayu di Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Hesti Herminingsih
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i2.550

Abstract

The objective of Community Service Scheme Program for Community in KUB Ayu Kelurahan Kranjingan is to assist partner business groups in their efforts to improve partner productivity through the application of appropriate technology and business management training. Problems related to the production process faced by partners are 1) food frying is still done by traditional way, and 2) Partners difficulty in managing financial administration, management of raw material stock control, management of stock control of finished material. Motode in the manufacture of vacuum frying machine (Vacuum Frying Machine) begins with the process of planning, manufacturing, testing, and training the use of machinery for members of partners. The implementation method consists of 4 stages, the first coordination and socialization of the activity plan, the two identification and validation of partnerproblems, the three design, assembly, and field test of equipment and machinery according to the needs of partner technology, the four counseling and mentoring. The result of Community Science and Community Service program can realize the implementation of vacuum fryer machine with specification of raw material capacity 3 kg / process, LPG fuel with automatic temperature control, water circulation coolant, cooking oil volume: 35 liters, power requirement 900 watt, 180 dimension X 120 x 120 cm, with an oil heating temperature range of 80 0C to 87 0C. The frying time ranges from 90-120 minutes. Variations of chips raw materials include; Jackfruit, pineapple, with depreciation rates of 70%, 60% and 80%, respectively. Training of financial administration management skills, management of raw material stocks, management of finished material stock control has brought social and economic impact to KUB Ayu's partners. Keyword : Training of fruit chips, Vacuum Frying Machine, KUB Ayu.
STUDI KELAYAKAN USAHA WARALABA WARUNG “PANGESTU” DI KABUPATEN JEMBER Dessy Putri Andini
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 2 (2013): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i2.110

Abstract

Kondisi perekonomian yang sangat sulit saat ini menuntut sebuah unit bisnis untuk bisa menciptakan sebuah unit bisnis yang prospektif dan menguntungkan dalam jangka pendek dan jangka panjang sebagai tempat untuk melakukan investasi. Pemikiran yang kedua adalah dengan modal yang pas – pasan, produk yang diproduksi harus dapat diterima oleh pasar sehingga memunculkan permintaan pasar dan dapat memberikan keuntungan bagi bisnis kita. Oleh karena itu, kita perlu untuk melakukan studi kelayakan sebuah unit bisnis agar mampu bersaing di dunia bisnis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha waralaba “PANGESTU” dengan menggunakan metode Payback Period, metode Benefit Cost Ratio (BCR), metode Net Present Value (NPV) yaitu metode yang menghitung selisih nilai dengan penerimaan kas bersih dimasa yang akan datang dan metode Internal Rate of Return (IRR) yaitu untuk mencari tingkat bunga. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode PP diperoleh hasil, yaitu 2 tahun 2 bulan, lebih cepat dari umur ekonomis usaha selama 5 tahun. BCR memiliki nilai lebih dari 1 yang menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk diusahakan. NPV bernilai positif, yaitu Rp. 1.099.768.059. IRR bernilai 85,95% lebih besar dari tingkat bunga yang telah ditetapkan yaitu 15%. Sehingga jika usaha ini diwaralabakan pasti banyak yang akan membeli usaha ini.
PENGARUH PERSONAL SELLING, KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI KEPUASAN KONSUMEN DI TOKO BAGIAK PELANGI SARI BANYUWANGI Driyanto Wahyu Wicaksono; Bagus Putu Yudhia Kurniawan; Hariadi Subagja
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.22

Abstract

Kompetisi menjadi keniscayaan dalam setiap persoalan bisnis. Hal ini dapat dilihat dengan munculnya pelaku bisnis baru. Begitupun juga yang dihadapi oleh pengusaha bagiak yang ada di Banyuwangi, tidak luput juga Toko Kue Bagiak Pelangi Sari Banyuwangi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung personal selling, kualitas produk terhadap keputusan pembelian melalui kepuasan konsumen. Populasi penelitian adalah konsumen yang membeli kue bagiak pelangi sari Banyuwangi. Jumlah sampel 85 responden dengan accidental sampling. Data diperoleh dengan kuesioner. Analisis data dengan deskriptif persentatif yaitu persentasi dan path analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel personal selling (X1), kualitas produk (X2) berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian. Variabel personal selling (X1), kualitas produk (X2) tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian. Hasil dari uji path analysis menunjukkan bahwa personal selling (X1) berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) melalui kepuasan konsumen (Z) dan kualitas produk (X2) berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian (Y) melalui kepuasan konsumen (Z), sehingga dapat dikatakan bahwa kepuasan konsumen (Z) memediasi pengaruh personal selling (X1) dan kualitas produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y). 
Pengaruh Level Penggunaan Jamur Mikoriza Terhadap Komposisi Nutrisi Hijauan Sorgum Sebagai Pakan Alfonsius Minu Mali
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 3 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i3.558

Abstract

The study aimed to evaluate the nutrient composition of sorghum forage with the addition of vesicular-arbuscular mycorrhizal fungi (VAM) was conducted for 5 months  from June to November 2016. Sorghum is grown in polybags and placed on the forage land of the State Agricultural Polytechnic of Kupang. This study was conducted using a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications, The treatment were: without mycorrhizal fungi (S0), mycorrhizal fungi 5 gram/polybag (S5), mycorrhizal fungus 10 gram/polybag (S10) and mycorrhizal fungus 15 gram/polybag. The measured variables were dry matter (DM) content, ash content, crude protein (CP) content, ether extract (EE) content, crude fiber (CF) content  and nitrogen free ekstract (NFE) content. The data were analyzed by analysis of variance and followed by Duncan's multiple-range test. The results showed that the level of mycorrhizal fungi use only significant (P<0.05) to the ether extract (EE) content, crude fiber (CF) content  and nitrogen free ekstract (NFE) content, while the content of dry matter (DM), ash content and crude protein (CP) content No significant effect (P> 0.05). The Average dry matter content 16,27%; ash content of 11.03%; crude protein content of 10.12%; ether extract content 2.94%; crude fiber content 22.61% and NFE content 53.30%. Keywords : sorghum forage, vesicular-arbuscular mycorrhizal (VAM) level, nutrient composition.
KARAKTERISTIK KIMIA TEH KULIT MELINJO - Ardiyansyah; Mulia Apriliyanti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 2 (2016): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i2.289

Abstract

Dalam proses produksi industri emping melinjo, kulit melinjo sering dipisahkan dan dibuang sebagai limbah pertanian. Tujuan penelitian ini adalah mengolah dan mengetahui karakteristik kimia kulit melinjo menjadi teh. Proses pembuatan teh kulit melinjo dilakukan dengan oksidasi dan non oksidasi dengan waktu pelayuan 6, 8, dan 10 jam. Hasil karakteristik teh kulit melinjo yang diolah tanpa oksidasi enzimatis dengan waktu pelayuan 8 jam memiliki karateristik terbaik dengan kadar air 6,48%, kadar abu 3,5%, kadar fenol 34,8 %, dan rendemen 56,9%, dengan derajat kecerahan 37,93 %, nilai a 12,45 dan b 34,31.
ANALISA DESKRIPTIF IMPLEMENTASI KURIKULUM BAHASA ASING (BAHASA INGGRIS} TAMAN KANAK -KANAK DI KABUPATEN JEMBER Suyik Binarkaheni
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 2 (2015): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i2.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran umum implementasi kurikulum bahasa  Asing (Bahasa Inggris) di sekolah Taaman Kanak – kanak di kabupaten Jember. Khususnya tentang profil guru,proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran di sekolah Taman kanak –kanak di kabupaten Jember Kebutuhan masyarakat akan pentingnya penguasaan bahasa asing membuat berbagai lembaga pendidikan baik formal maupun non formal, khususnya pada pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadikan penguasaan bahasa asing menduduki posisi dan peranan yang penting dalam kurikulumnya. Hal ini disebabkan karena banyak orang percaya bahw a pembelajaran sebagai bahasa asing/kedua apabila dimulai pada usia dini akan memberikan hasil yang lebih baikDi Jember, telah memulai banyak menawarkan  pembelajaran bahasa asing terutama Inggris, Arab dan Mandarin . Bagi penyelengara hal ini memberikan informasi tentang tingkat kebutuhan isi dari kurikulum dan profil guru yang diharapkan masyarakat. Bagi Guru gambaran ini menginformasi tentang kebutuhan masyarakat akan  latar belakang tingkat pendidikan guru , teknik mengelola kelas dan performa mengajar .. Bagi orang tua hal ini akan menginformasi tentang isi dan implementasi dari kurikulum sekolah putra putri mereka.Populasi penelitian ini adalah sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) yang mengajarkan bahasa asing. Karena banyaknya sekolah yang sudah mengajarkan bahasa asing di TK, maka sample diambil secara cluster random sampling technique. Target popluasi adalah guru .Karena esensi metode penelitian evaluasi adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kinjera atau perfoma sebuah program yang telah dijalankan atau diimplementasikan. Metode  penelitian   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah   metode penelitian evaluasi karena hasil implentasi kurikulum sudah dicapai akan dibandingkan dengan seperangkat keberhasilan yang diharapkan yang termaktub dalam kurikulum. 
Pengaruh Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Berbahan Baku Keong Mas Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Hijauan Pennisetum purpureum cv. Mott Silvester Muga Sada; Bernadete Barek Koten; Bernadus Ndoen; Agustinus Paga; Paskalis Toe; Redempta Wea; Ariyanto Ariyanto
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 1 (2018): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i1.846

Abstract

The research with aim to assessing the effect of giving  time interval of organic liquid fertilizer made golden snail aplle on growth and forage production Pennisetum purpureum cv. Mott, has been held for 3 months at the Kupang State Agricultural Polytechnic gardens forage at Oesao. The study was designed by Randomized Block Design, with 5 treatments and 5 block, which consists of the P0: without organic liquid fertilizer, P5: every 5 days, P7: every 7 days, P9: every 9 days , P11: every 11 days. The variables are number of shoots (number/ week), high gain (cm/ week), production of fresh weight (tons/ ha), dry matter production of forage (tons/ ha). Analysis of variance showed that the interval timing of organic liquid fertilizer made of snails  no significant  effect (P>0.05) to number of shoots, high gain,   fresh weight production of forage, and  dry matter production of forage. The average of number of shoots are 10.11/ week (P0: 10.46; P5: 11.35; P7: 10.41; P9: 9.39; P11: 8.94), the increase plant height 20.90 cm/ week (P0: 21.06; P5: 22.01; P7: 21.20; P9: 20.61; P11: 19.60), 53.32 tonnes / ha the fresh production of forage (P0: 53.62; P5: 57.71; P7: 49.39; P9: 55.18; P11: 50.71), 7.73 tonnes/ ha of dry matter of forage (P0: 7.72; P5: 8.80; P7: 7.17; P9: 7.68; P11: 7.26).  It was concluded that the growth and forage production of Pennisetum purpureum cv. Mott is not be effected of  effect of time interval of liquid organic fertilizer made from raw of golden snail.