cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
ASUPAN LEMAK DAN KADAR NITRIC OXIDE PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DAN NORMOTENSI Arinda Lironika Suryana
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 3 (2014): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i3.30

Abstract

Pola konsumsi tinggi lemak dapat berisiko tinggi terhadap kejadian hipertensi. Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat menimbulkan gangguan fungsi sel endotel pembuluh darah. Adanya kerusakan sel endotel ini kemudian menyebabkan penurunan kemampuan vasodilatasi dinding pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan tekanan darah. Hal ini ditandai dengan penurunan kadar nitric oxide pada hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan asupan lemak dan kadar serum nitric oxide pada penderita hipertensi primer dan normotensi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 15 orang kelompok hipertensi primer dan 15 orang kelompok normal sebagai kelompok pembanding, berusia antara 40-70 tahun, dan yang mengunjungi Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Sampel dibagi secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, food recall 2x24 jam dan pemeriksaan sampel darah. Kadar serum Nitric Oxide diukur dengan menggunakan metode ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay). Data dianalisis dengan uji t-test independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat konsumsi lemak lebih tinggi pada penderita hipertensi sedangkan kadar nitric oxide lebih rendah pada penderita hipertensi dibandingkan dengan subyek normal. Secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok mengenai kadar serum nitric oxide (p = 0,023) dan tingkat konsumsi lemak (p = 0,004). Kesimpulannya adalah ada perbedaan tingkat konsumsi lemak dan kadar serum nitric oxide antara penderita hipertensi primer dengan normotensi.
PENGARUH LATIHAN JASMANI SECARA TERATUR TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH KELOMPOK RISIKO TINGGI DIABETES MELLITUS TIPE II Rinda Nurul Karimah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 12 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 12 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v12i2.334

Abstract

Latihan jasmani merupakan salah satu prinsip penting dalam pengobatan diabetes mellitus. Efek latihan jasmani yang utama dalam pengendalian kadar glukosa darah pada DM tipe II adalah efeknya pada transport glukosa di jaringan ekstra hepar seperti efek insulin. Penelitian ini membandingkan kadar glukosa darah antara kelompok risiko tinggi yang melakukan latihan jasmani teratur dan yang tidak melakukan latihan jasmani teratur dengan tujuan pembuktian adanya hubungan antara latihan jasmani teratur dengan kadar glukosa darah. Sampel yang digunakan adalah 21 orang kelompok risiko tinggi DM tipe II di PN Negeri Jember. Semua sampel sebelumnya di washout dari olahraga selam dua minggu, kemudian diukur kadar glukosa darahnya sebelum dan sesuadah diberi latihan jasmani teratur minimal tiga kali dalam seminggu selama empat minggu. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kadar glukosa darah yang bermakna antara sampel yang melakukan latihan jasmani teratur dan yang tidak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan jasmani teratur memiliki peran dalam penurunan kadar glukosa darah, sehingga penting bagi kelompok risiko tinggi DM tipe II untuk melakukan latihan jasmani teratur minimal tiga kali dalam seminggu dalam upaya mengontrol kadar glukosa darahnya.
PEMANFAATAN BENALU KAPAS SEBAGAI SALAH SATU SUMBER BAHAN ANTIMIKROBA ALAMI : KAJIAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA Niken Widya Palupi; Ari Satria Nugraha
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 1 (2014): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i1.88

Abstract

Benalu kapas telah lama dikenal sebagi anti radang dan anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penghambatan terhadap pertumbuhan mikroba Bacillus subtilis, Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Salmonella typhymurium. Ekstrak benalu dilarutkan dalam pelarut heksana, etanol, metanol, dan akuades, yang ditambahkan ke dalam media pertumbuhan mikroba sebanyak 100uL dan 200uL. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak benalu mempunya kemampuan penghambatan yang kuat terhadap pertumbuhan keempat mikroba yang dimaksud. Hal ini terutama ditunjukkan oleh ekstrak benalu yang dilarutkan dalam etanol dan metanol. Konsentrasi ekstrak benalu sebanyak 200uL memberikan diameter penghambatan yang lebih luas. Namun pada B.subtilis konsentrasi ekstrak benalu sebanyak 200uL malah mendukung pertumbuhannya. Hal ini diduga pada konsentrasi tinggi B.subtilis menjadi resisten terhadap ekstrak benalu.
PENGARUH PEMBERIAN SUHU 8 OC TERHADAP LAMA WAKTU PINGSAN IKAN MAS (Cyprinus carpio), IKAN PATIN (Pangasius sp.), IKAN LELE (Clarias sp.), DAN IKAN GURAME (Osphronemus gourame) Muhammad Arsyad; Wenny Dhamayanthi; Ariesia Ayuning Gemaputri
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 2 (2014): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i2.36

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang terdapat dalam proses transportasi ikan yaitu kematian, yang dapat menurunkan mutu ikan itu sendiri. Salah satu faktor yang mengakibatkan kematian ikan saat transportasi adalah stres yang umumnya ditimbulkan oleh kepanikan ikan itu sendiri. Untuk mengurangi stres, selama dalam wadah pengangkutan sebaiknya ikan dibuat pasif. Oleh karena itu perlu dilakukan treatment khusus yaitu anestesi ikan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk anestesi ikan yaitu dengan penggunaan bahan kimia, kejut listrik, atau penggunaan suhu rendah. Namun cara yang paling mudah dan tidak menimbulkan residu berbahaya adalah anestesi menggunakan suhu rendah. Ikan memiliki lama waktu pingsan yang berbeda-beda terhadap pemberian suhu rendah, tergantung dari jenis, ukuran, dan umur ikan itu sendiri. Penelitian ini menggunakan 4 (empat) jenis ikan yang berbeda yakni ikan mas, ikan patin, ikan lele, dan ikan gurame. Suhu rendah yang diberikan 8 0C. Ikan yang sudah pingsan disadarkan dalam media bersuhu normal. Ikan dengan waktu pingsan paling lama termasuk perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang membutuhkan waktu pingsan paling lama adalah ikan mas yaitu selama 410 detik, sedangkan ikan yang memiliki waktu paling cepat untuk pingsan adalah ikan patin yaitu selama 95,5 detik.
Motivasi Dan Strategi Penguatan Petani Kopi Rakyat Dalam Pengolahan Produk Primer Dan Sekunder Di Wilayah Klaster Industri Hesti Herminingsih; - Sudarko
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 1 (2017): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i1.460

Abstract

AbstractIn Bondowoso Regency,coffee agribusiness development must be full supported with postharvest sectors for primer (green coffee) and second products (roasted bean coffee, ground coffee, instant coffee, etc.).  Aims of the research were 1) to analyze variations innovation and technology  of farmers postharvest sector for primer and second products, 2) to calculat level motivation  of smallholders coffee farmers farmers at postharvest sector for primer products, 3) to calculat level motivation  of smallholders coffee farmers at postharvest sector for second products 4) to formulate some strategy alternative to development groups of smallholders coffee farmers.The research has been conducted from  August to October 2013. It used descriptif quantitative methods. The research used was a survey using 30 respondents from and 10  informants from all of center smallholders coffee farmers and stakeholders  in Industry clusters Area  Bondowoso  Regency. Data analysis by descriptif, likert scale and Fields Factors analysis (FFA)The result showed that; 1) variations innovation and technology  of farmers postharvest sector for primer and second products is good category. 2) level motivation  of smallholders coffee farmers at postharvest sector for primer products were high level, 3) level motivation and ability of smallholders coffee farmers at postharvest sector for second  products were average level, 4) the strategy alternative to development smallholders coffee farmers with optimalisation and introduction coffee roaster and grider for group farmer scale in agribusiness development perspectives Keywords:  Coffee bean, motivation, Empowerment Strategyes, smallholders coffee farmers.
ANALISIS MOBILE LEARNING DENGAN LAYANAN VIDEO BERBASIS ANDROID Denny Wijanarko
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.95

Abstract

Dengan semakin berkembangnya Teknologi Informasi dan Komunikasi, perkembangan dunia pendidikan juga ikut berkembang. Dimana pembelajaran sekarang tidak harus langsung di kelas, tapi dapat dilakukan dimana saja dengan menggunakan perangkat berupa internet, wifi, mobile device ataupun video-conferencing. Karena metode pembelajarannya yang memanfaatkan elektronika maka biasa disebut dengan e-learning (electronic learning). Dalam perkembangannya e-learning akan berevolusi menjadi mobile learning. Dan perkembangan terbaru dalam teknologi mobile semakin memungkinkan untuk mendukung pembelajaran bergerak dan memanfaatkan situasi belajar yang spontan dan efisien serta dapat dilakukan pada anywhere dan anytimeDengan permasalahan tersebut dapat dilakukan pengembangan mobile learning yang berbasis android dengan memanfaatkan layanan video, karena sistem pembelajarannya lebih bervariatif dan efisien.Oleh karena itu perlu dilakukan analisa mengenai performansi dari jaringan mobile learning agar nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat suatu sistem mobile learning yang baik. Pengujian mobile learning ini akan dilakukan pada jaringan wireless dengan cara melakukan download atau akses pada mobile learning object. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan nilai bandwidth dan ukuran dari mobile learning object yang akan diukur dengan menggunakan Wireshark. 
ANALISIS STAKEHOLDER DALAM AGRIBISNIS BUAH NAGA DI KECAMATAN BANGOREJO KABUPATEN BANYUWANGI Annastia Loh Jayanti; - Muksin
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.12

Abstract

Sektor pertanian masih menjadi salah satu unggulan sebagai penggerak sektor perekonomian di Indonesia, begitu juga di Kabupaten Banyuwangi yang memiliki potensi sumberdaya alam berlimpah. Salah satu komoditi hortikultura yang saat ini menjadi primadona di Kabupaten Banyuwangi adalah buah naga, dimana salah satu sentranya adalah Kecamatan Bangorejo. Permasalahan klasik yang terjadi dalam dunia agribisnis adalah rendahnya posisi tawar petani pada saat tiba musim panen yang saat ini sebagian besar produk buah naga langsung ditampung oleh pengepul beserta harga dan kualitas yang juga ditetapkan oleh pengepul. Kondisi ini dapat diperbaiki apabila ada kerjasama antara berbagai pihak yang memiliki kepentingan dan pengaruh di bidang agribisnis buah naga. Analisis stakeholder memetakan pihak yang terlibat beserta kebutuhan dan peran yang harus dijalankan masing-masing pihak tersebut dalam mendukung keberlanjutan agribisnis buah naga di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi.
Stasiun Cuaca Mini Portable Pengukur Komponen Cuaca untuk Menunjang Kegiatan Agribisnis Wendy Triadji Nugroho
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 1 (2017): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i1.465

Abstract

Wind speed, rainfall, solar radiation, temperature, relative humidity, and soil acidity are the components affecting climate, whereas climate has a major influence in agriculture. This study aims to develop measurement technology of several components which give influence to the climate, such as wind speed, rainfall, solar radiation, temperature, relative humidity, and soil acidity. Those sensors are integrated in a prototype called the Portable Mini Weather Station. This research is a Competitive Grant Program funded by Kemristekdikti for two years. The research method applied is the design and manufacture of prototype as well as its performance test in the first year. While in the second year is an improving this model by adding solar cells and dry battery, so that, this device can recharge or generate power independently to fulfill its operational needs. Besides, there is the addition of logger data along with module modification that translates inputs from several sensors to the LCD. Then, the weather information will be stored into the logger data.Keywords - Portable Mini Weather Station, components affecting climate, performance test, prototype, logger data
STRATEGI PENINGKATAN MUTU KECAP ASIN BERBASIS HARAPAN PELANGGAN (Studi Kasus Perusahaan Kecap Asin Cap Ikan Suramas, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember) M Fatoni Kurnianto; Soetri Ono; Bagus Putu Yudhia Kurniawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.100

Abstract

Kecap asin merupakan industri makanan yang mempunyai perkembangan yang cukup pesat. Meningkatnya jumlah penduduk dan tingkat konsumsi kecap menyebabkan pasar kecap asin   menjadi sangat prospektif .Hal ini menjadi daya tarik kuat bagi perusahaan besar untuk merambah kedalam bisnis pengolahan kecap asin.Persaingan usaha yang sangat ketat menyebabkan perusahaan kecap asin skala kecil kehilangan pasarnya karena mutu produk nya kalah bersaing dengan produk dari perusahaan besar. Jika dibiarkan, keadaan ini dapat berakibat pada hilangnya daya saing perusahaan kecap asin skala kecil.Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan mutuk ecap asin berbasis harapan pelanggan pada perusahaan skala kecil.Penelitian dilakukan secara studi kasus di perusahaan kecapasin cap IkanSuramas di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas persyaratan pelanggan dan persyaratan teknis, dan fuzzy Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk merumuskan strategi peningkatan mutu produk kecap asin.Hasil penelitian menunjukkan bahwapersyaratan teknis yang menjadi prioritas untuk diperbaiki dalam rangka meningkatkan kinerja prioritas atribut mutu yang mampu memuaskan harapan pelanggan adalah  1) proses pengemasan; 2) proses distribusi dan pemasaran produk; 3) proses fermentasi; 4) proses penambahan bahan pengawet; 5) proses pemasakan dengan penambahan gula dan bumbu; dan 6) proses pengendapan dan penyaringan. Alternatif strategi peningkatan mutu kecap asin yang efektif adalah strategi Gugus Kendal iMutu (GKM).
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPT. PENGUJIAN SERTIFIKASI MUTU BARANG – LEMBAGA TEMBAKAU JEMBER Devi Arieni; Tanti Kustiasari; - Suharjono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.16

Abstract

Pelaksanaan pemerintahan yang baik (good governance) memerlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki karakteristik individu yang baik. Karakteristik merupakan demografi pegawai yang melekat pada pribadi individual melalui ciri-ciri atau sifat-sifat yang dimiliki. Beberapa aspek karakteristik individu yang dinilai adalah  sikap, minat kerja, motivasi dan kepatuhan, yang mana dengan adanya karakteristik individu ang baik, maka kinerja pegawai dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh karakteristik individu pegawai yang meliputi sikap, minat, motivasi dan kepatuhannya terhadap kinerja pegawau di UPT. PSMB – Lembaga Tembakau Jember. Penelitian ini dilaksanakan di UPT PSMB – Lembaga Tembakau Jember pada bulan Juni hingga Agustus 2015. Jumlah responden adalah 31 orang pegawai UPT PSMB – LT Jember melalui metode sensus atau complete anumeration. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda melalui program IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu yang meliputi variabel sikap, minat, motivasi dan kepatuhannya memiliki pengaruh positif dan signifikan  terhadap kinerja pegawai di UPT. PSMB – Lembaga Tembakau Jember dengan variabel motivasi menjadi variabel dengan koefisien korelasi terbesar terhadap kinerja pegawai yakni 0,335 atau sebesar 11,2%.