cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto
ISSN : 14111063     EISSN : 25805002     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
AGRITECH merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah bidang pertanian dalam arti luas. Berisi hasil-hasil penelitian, ulasan (feature) ataupun informasi lain yang bersifat inovatif-produktif. Jurnal Agritech diterbitkan setahun dua kali : Juni dan Desember. Redaksi menerima tulisan dari para ahli, peneliti, praktisi ataupun semua pihak yang berkompeten di bidang pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
GULA KELAPA KRISTAL DAN POTENSI PEMANFAATANNYA PADA PRODUK MINUMAN Ervina Mela; Nurul Fadhillah; Mustaufik Mustaufik
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 1 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.681 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v22i1.7059

Abstract

Crystal coconut sugar is sugar that made from coconut sap which is processed to  powder or crystal. This sugar has lower Glycemic Index and higher levels of fiber and vitamin B12 than cane sugar. Other advantages are that it is more soluble, has longer shelf life, more attractive in shape, easier to package and transport, has a unique taste and aroma, and can be fortified with other ingredients. Crystal coconut sugar can be used as a substitute for sugar cane in various beverage products. This paper aims to provide an overview of the process, excellence, and potential use of crystal coconut sugar in beverage products sourced from research journals and scientific books. Crystal coconut sugar has the potential to substitute cane sugar in tamarind syrup products, traditional drinks, instant powder drinks, instant chocolate drinks, coffee mixes, and ice cream.
ANALISIS PENYIMPANAN BERAS MELALUI PERUM BULOG SUB DIVRE PEKALONGAN TERHADAP KESTABILAN HARGA Yusuf Enril Fathurrohman; Restu Pambudi
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 1 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.499 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v22i1.7540

Abstract

Perum BULOG Pekalongan Sub-Divre is responsible not only for storing rice but also having responsibility for price stability. This study aims to determine the flow distribution of Bulog rice, rice criteria and the role of Perum BULOG Pekalongan Sub-Divre on price stability. The analytical method used is descriptive analysis and using primary and secondary data.The results showed that the Plot of Perum BULOG Pekalongan Sub-Divre did not differ from the central regulation, which used 3 channels (SATGAS AD DN, UPGB and Partners). The types of rice managed by Bulog are Raskin (medium) and commercial (premium) rice with applicable criteria. Meanwhile, to maintain the stability of rice prices, the Pekalongan Public Logistics Agency (Perum Bulog) conducts market operations at 10 distribution points and provides Raskin to Poor Households (RTM).
PENGARUH BERBAGAI JENIS STERILAN DAN WAKTU PERENDAMAN TERHADAP KEBERHASILAN STERILISASI EKSPLAN DAUN KENCUR (Kaempferia galanga L) PADA TEKNIK KULTUR IN VITRO Anis Shofiyani; Agus Mulyadi Purnawanto; Reza Zahara Abdul Aziz
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 1 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.068 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v22i1.7523

Abstract

This study aims to determine the effect of sterile and immersion duration on the success of sterilization of kencur (Kaempferia galanga L) leaf explants using in vitro culture techniques and to find out the types of contaminants that emerge. The study was conducted from October 2018 to February 2019, located at the Basic Agrotechnology Laboratory and Plant Engineering Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. The design used was a randomized block design (RBD) with 15 treatments. Each treatment was repeated 3 times. The treatments were the immersed in 6% chlorine for 10 minutes (S1), for 15 minutes (S2), for 20 minutes (S3), the immersed in 0,1 g/ml HgCl2 for 1 minute (S4), for 3 minutes (S5), for 5 minutes (S6), the immersed in HgCl2 0,2 g/ml for 1 minute (S7), for 3 minutes (S8), for 5 minutes (S9), the immersed in HgCl2 0,3 g/ml for 1 minute (S10), for 3 minutes (S11), 5 minutes (S12), immersed in dithane 2 g/l for 1 hour (S13), for 12 hours (S14), for 24 hours (S15). The results showed that the treatment of Dithane sterile 2 g/l water with an immersion duration of 1 hour (S13) significantly affected the percentage of contamination and succeeded in reducing contamination by 44.44%, while the use of chlorine sterile and HgCl2 had no significant effect. The types of contaminants that appear are Macrophomoina sp., Aspergillus sp., Cladosporium sp., And Pseudomonas sp.
PRIORITAS DAN STRATEGI PENANGANAN RISIKO PRODUKSI PADA INDUSTRI TAHU DI KABUPATEN GROBOGAN Suryani Nurfadillah; Kustopo Budiraharjo; Wiludjeng Roessali
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 1 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.955 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v22i1.7504

Abstract

Proses pembuatan tahu yang lebih rumit dan memiliki tingkat kegagalan yang lebih tinggi dibanding tempe. Namun laba kotor usaha pembuatan tahu yang lebih rendah daripada tempe membuat industri tahu menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko dan prioritas penanganan risiko produksi pada industri tahu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Penelitian sensus ini dilakukan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Desember 2019 - Januari 2020. Data primer diperoleh dengan wawancara terstruktur dan pengamatan langsung kepada 57 pengrajin tahu di Kabupaten Grobogan. Metode analisis yang digunakan adalah koefisien varians (KV) untuk mengetahui tingkat risiko dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengetahui potensi kegagalan dalam proses produksi dan menentukan prioritas penanganannya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa industri tahu di Kabupaten Grobogan menghadapi risiko produksi yang cukup tinggi dengan nilai KV sebesar 36% yang disebabkan oleh 12 jenis sumber risiko. Kurangnya ketersediaan air bersih, kualitas bahan baku yang rendah, dan proses penggumpalan yang tidak sempurna menjadi sumber risiko yang perlu mendapat prioritas dalam penanganan risiko. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko pada produksi tahu antara lain mengadakan tandon air dan penjernih air, menjalin kerjasama dengan kelompok tani kedelai atau KOPTI, meningkatkan kebersihan, menerapkan SOP, meningkatkan pengawasan terhadap pekerja, pemeriksaan dan perawatan mesin secara berkala, serta mendekatkan tempat perebusan santan tahu dengan cetakannya.
PASTEURIZATION OF COCONUT WATER AND RICE WASHING WATER AS A SUPPLEMENT FOR EXTENDING THE LIFE OF OYSTER MUSHROOM CULTIVATION MEDIA Febriana Alfianti; Sutarman Sutarman; Afifati Cahya Murti; Muhammad Burhanuddin Adenan
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 23, No 1 (2021): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v23i1.10194

Abstract

This study aims to determine the potential effect of pasteurization on the resistance of coconut water and cherry water as a nutritional supplement in the cultivation of oyster mushrooms (Pluerotus ostreatus) and to obtain information on the temperature range and duration of the pasteurization process which can increase nutrient resistance in rice washing water and coconut water so that it can be obtained. the potential use of it is known to extend the life of baglog in oyster mushroom cultivation. This research was conducted from May to October 2020 using the method of review and in-depth literature review. The results showed that the addition of nutrient water and coconut water to the baglog medium had no effect on the number of fruit bodies per clump, the diameter of the fruit caps, the length of the fruit hood stalks, the fruit body weight, and the fruit body weight/baglog of white oyster mushroom (P. ostreatus). Heating 80oC for 20 minutes against rice washingwater and heating 80oC for 20 minutes for coconut water has the potential to increase the life of the baglog because it can extend the resistance of the supplement material from premature destruction of indigenous contaminant microbes and environmental physical factors.
IDENTIFIKASI POTENSI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DI DESA TONGKONAN KABUPATEN ENREKANG husnah latifah; Sultan sultan; Hastuti hastuti
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 2 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v22i2.8887

Abstract

Masyarakat di Kabupaten Enrekang, khususnya di Desa Tongkonan Basse, sejak dulu telah memanfaatkan tanaman yang berkhasiat obat untuk penyembuhan berbagai macam penyakit. Pengambilan sebagian bahan alami obat umumnya masih dilakukan dengan cara pemungutan di hutan-hutan sekitar desa. Oleh karena itu dibutuhkan identifikasi untuk mendapatkan informasi baru mengenai potensi tumbuhan obat yang ada di Desa Tongkonan Basse.Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan pada bulan November sampai bulan Desember 2019. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Tongkonan Basse Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman obat, manfaatnya dan cara pemanfaatannya sebagai obat tradisional. Metode pengambilan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran referensi. Teknik wawancara menggunakan 10 Informan Kunci. Data dari hasil penelitian selanjutnya dianalisis secara deskriptif sesuai dengan tujuan penelitian yang nantinya akan disajikan dalam betuk tabel dan gambar.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jenis tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Desa Tongkonan Basse Kabupaten Enrekang yaitu berjumlah 25 spesies diantaranya pohon 12% (3 jenis tanaman), perdu 68% (17 jenis tanaman)  dan herba 20% (5 jenis tanaman). Bagian tananam yang digunakan sebagai obat ada buah, daun, getah, batang, kulit, dan ubi. Bagian yang paling banyak digunakan adalah daun. Kata Kunci : Informan Kunci , Obat Tradisional, Tanaman obat
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI MUDA DI KABUPATEN TEMANGGUNG Danik Nurjanah
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 23, No 1 (2021): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v23i1.6779

Abstract

Penelitian ini berjudul factor-faktor yang mempengaruhi minat petani muda di Kabupaten Temanggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat pemuda tani terhadap transformasi pertanian. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode diskriptif, dengan cara survei atau wawancara pada responden atau sampel. Penelitian ini menggunakan data primer dari 30 responden petani muda yang berumur sampai dengan 35 tahun. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling. Penelitian dilakukan di Kabupaten Temanggung dengan sampel area kecamatan Bejen dan Pringsurat. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis linear berganda. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa factor-faktor yang mempengaruhi minat petani muda yaitu lingkungan ekonomi, lingkungan social dan teknologi yang mendukung dalam melakukan usaha tani kopi. Sedangkan kapasitas manajerial dan pemberdayaan tidak berpengaruh secara nyata terhadap minat petani muda.
RESPON PERTUMBUHAN EKSPLAN STEK MIKRO KENTANG PADA MEDIA MS DENGAN PENAMBAHAN NAA DAN BAP TITIN SETYORINI
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 23, No 1 (2021): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v23i1.8564

Abstract

Penambahan hormon pada media kultur jaringan sangat mempengaruhi respon pertumbuhan dan perkembangan eksplan yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan eksplan stek mikro kentang pada media MS dengan penambahan hormon NAA dan BAP. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan INSTIPER Yogyakarta. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap satu faktor yaitu media MS (Murashige dan Skoog) dengan penambahan hormon yang terdiri dari empat aras yaitu : MS, MS +  1 ppm NAA (Napthalene Acetic Acid), MS + 1 ppm BAP (Benzyl Amino Purine), MS + 1 ppm NAA + 1 ppm BAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan hormon NAA dan BAP pada media MS memberikan pengaruh yang berbeda pada beberapa parameter pertumbuhan eksplan tanaman kentang. Penambahan NAA dan BAP tidak mempengaruhi waktu muncul tunas dan akar, akan tetapi mempengaruhi waktu muncul kalus (media terbaik adalah MS+NAA), jumlah kalus (media terbaik adalah MS+BAP) dan tinggi tanaman/planlet (media MS+NAA+BAP menghambat pertumbuhan tinggi).
MODIFIKASI PATI BIJI NANGKA SECARA FISIK DAN KIMIA Nurul Azizah Choiriyah; Ashri Mukti Benita; Arya Putra Sundjaja
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 2 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v22i2.7914

Abstract

Modifikasi pati biji nangka dapat dilakukan dengan cara fisik (annealing, perlakuan panas lembab, pregelatiniasasi dan ekstrusi) dan cara kimia (eterifikasi, karboksimetilasi, esterifikasi, ikatan silang dan oksidasi). Modifikasi pati biji nangka tersebut dapat merubah sifat fisiko-kimia dari pati biji nangka alami. Perubahan sifat fisiko-kimia trersebut memungkinkan penggunaan pati biji nangka termodifikasi dalam bidang industri pangan. Review ini bertujuan untuk merangkum metode dan sifat fisiko-kimia pati biji nangka termodifikasi.
ANALISIS SWOT BISNIS MAKANAN JAJANAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI LINGKUNGAN KAMPUS UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Pujiharto Pujiharto; Ana Andriyani
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 23, No 1 (2021): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v23i1.10680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada bisnis makanan jajanan pada masa pandemi covid 19 di lingkungan kampus UMP. Metode penelitian dengan teknik survey pendekatan Praticipation Action Research. Lokasi penelitian di lingkungan kampus UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto). Jenis data adalah data primer dan data sekunder. Penentuan responden dilakukan dengan  cara sensus (sampling jenuh) dan diperole sebanyal 97 responden. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi terletak pada kuadarn II (Strength-Threat) yaitu perubahan dan pengembangan diversifikasi produk.