cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2025)" : 11 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya Kurniawan, Andree Tiono; Milatina, Nala
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).37-45

Abstract

Berdasarkan pra survey yang telah dilakukan di MI Miftahul Huda Subang Jaya, hasil belajar peserta didik masih rendah, Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Dalam proses pembelajaran peserta didik sering kali mendengarkan dan mencatat materi yang di sampaikan guru dan metode yang digunakan guru kurang bervariatif, Sehingga mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Mind Mapping di dalam proses pembelajaran IPA. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah One Grup Preetest – Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di MI Miftahul Huda Subang Jaya yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang menggunakan uji normalitas dengan uji liliefors, uji homogenitas dengan uji fisher, uji N-Gain, dan uji hipotesis dengan uji t. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan data hasil pretest menunjukan bahwa 7 siswa tuntas sementara 13 siswa belum tuntas, kemudian setelah penggunaan model pembelajaran Mind Mapping terhadap pembelajaran IPA hasil posttes ketuntasan siswa naik menjadi 20 siswa dan berdasarkan hasil data penelitian menunjukan hasil uji hipotesis menunjukan thitung = 7,2684 > ttabel = 2,0243, sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya.
Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA) di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung Khotimah, Mia Nurul; Maulia, Ulfia Nanda; Suryadi, Suryadi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).46-55

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan SIMPATIKA dengan model Nielsen di tingkat MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Dalam evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai sejauh mana SIMPATIKA mendukung pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi atau mengukur persepsi guru terhadap SIMPATIKA berdasarkan lima indikator utama dengan model Nielsen: Kemampuan Belajar (Learnability), Efisiensi (Efficiency), Kepuasan (Satisfaction), Kesalahan (Errors), Daya Ingat (Memorability) serta didukung dengan hasil wawancara untuk melengkapi data terkait kendala penerapan aplikasi simpatika yang diterapkan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah dan operator sekolah sedangkan penyebaran angket diberikan kepada sejumlah guru yang relevan. Hasil temuan yang didapatkan adalah Kemampuan Belajar memiliki skor tertinggi (3,23), diikuti oleh Daya Ingat (3,13), Efisiensi (2,93), Kepuasan (2,90), dan Kesalahan (2,70), yang semuanya berada pada kategori Baik. SIMPATIKA dinilai efektif memfasilitasi pengguna, meski terdapat kendala pada fitur lanjutan dan deteksi kesalahan input data.Kendala utama terkait kurangnya pemahaman operator, meskipun infrastruktur memadai. Sekolah mengatasi hal ini melalui sosialisasi, pelatihan berkala, dan kolaborasi antaroperator, yang terbukti mendukung implementasi sistem. Penelitian menyimpulkan bahwa SIMPATIKA mendukung efisiensi operasional dan pengelolaan tenaga kependidikan, sekaligus menjadi dasar inovasi digital di masa depan.
Studi Rasionalisasi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Jember terhadap Pilihan Karir di Luar Dunia Pendidikan Apriyanto, Bejo; Lutfiah, Nur Lailatul; Uliz Zahro’, Hilma Nabila Nabila; Miliandari, Radissa Eka Pratiwi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).56-65

Abstract

Pendidikan memiliki peran krusial dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan menjadi fondasi utama kemajuan suatu bangsa. Guru sebagai salah satu pilar utama sistem pendidikan memegang tanggung jawab besar dalam membimbing dan membentuk kepribadian siswa. Namun, minat mahasiswa program studi kependidikan, khususnya Pendidikan Geografi, untuk berkarir sebagai tenaga pendidik semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa lebih memilih berkarir di luar dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif program studi Pendidikan Geografi Universitas Jember angkatan 2021-2024. Data penelitian dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada responden sesuai dengan kriteria serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi rendahnya minat mahasiswa terhadap profesi guru meliputi persepsi negatif tentang profesi guru, tingginya beban kerja, serta rendahnya kesejahteraan finansial. Selain itu, faktor lingkungan keluarga dan daya tarik prospek kerja di luar bidang pendidikan turut berkontribusi terhadap kecenderungan mahasiswa untuk memilih jalur karir lain, seperti usaha mandiri atau bekerja di sektor non-pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bidang pendidikan memiliki prospek kerja yang cukup baik, sebagian besar mahasiswa lebih mempertimbangkan karir di luar profesi guru. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan apresiasi terhadap profesi guru, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperkuat dukungan sosial guna menarik minat generasi muda untuk berkarir di bidang pendidikan.
Pengintegrasian Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital (Sebuah Kajian Pustaka) Nasir, Muhammad; Sutiah, Sutiah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).66-77

Abstract

Perkembangan pesat teknologi telah memberikan pengaruh yang sangat besar dibidang pendidikan. Seorang pendidik harus mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada untuk menunjang proses pembelajaran. Salah satu tantangan terbesar seorang guru dalam menggunakan pembelajaran berbasis teknologi adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang efektif dan efisien. Fokus penelitian ini adalah menganalisis urgensi dan model pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran mulai dari teori hingga prakteknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi Pustaka, yaitu pengumpulan berbagai macam literatur kemudian memahami dan mempelajari berbagai teori dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pada hakekatnya, Pembelajaran berbasis teknologi yaitu pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital secara kreatif selama proses belajar dan mengajar. pembelajaran berbasis teknologi juga menjadi salah satu pilar utama di era modern saat ini. Dalam ranah pendidikan mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi digital membawa peluang bagi pendidik untuk menciptakan kesan belajar yang lebih menarik pada pelajaran yang disampaikan. Pembelajaran menggunakan teknologi juga dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pengalaman belajar peserta didik. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi pendidikan di era digital. Pengintegrasian teknologi bukan sekadar penggunaan alat bantu, melainkan melibatkan perubahan mendalam dalam metode pengajaran, interaksi siswa-guru, dan pengalaman belajar secara keseluruhan. Dengan mengadopsi teknologi yang terus berkembang, metode pembelajaran konvensional semakin diperkaya dengan inovasi yang memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, personal, dan efisien. Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran memiliki banyak manfaat diantaranya adalah akses terhadap materi pembelajaran yang lebih luas Adapun model-model pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran antara lain model SAMR, model LoTI, Model Dwyer, Model Raby, Model TIM. dan Model TIP.
Strategi Guru PPKn dalam Mengantisipasi Lunturnya Nilai Nasionalisme di SMP Katolik Frateran Celaket 21 Nangus, Yasinta Minoya Sari; Romadhon, Romadhon; Iswahyudi, Didik
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).1-36

Abstract

Lunturnya nilai nasionalisme di kalangan generasi muda menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, terutama di era globalisasi yang semakin pesat. Menurunnya cinta terhadap tanah air, kurangnya kesadaran akan keberagaman, serta meningkatnya individualisme menjadi permasalahan yang perlu ditangani. Dalam hal ini, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memegang peran krusial dalam menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan oleh guru PPKn dalam mengahadapi tantangan tersebut di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekaan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru PPKn, observasi  proses pembelajaran, serta studi dokumentasi.  Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru PPKn menggunakan berbagai strategi, seperti pendekatan pemanfaatan teknologi digital, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan nilai kebangsaan. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah juga berperan penting dalam memperkuat rasa nasionalisme peserta didik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi yang inovatif dan interakrif dalam pembelajaran PPKn dapat menjadi solusi efektif dalam mengantisipasi lunturnya nilai nasionalisme. Dengan pendekatan yang tepat, guru PPK dapat menjadi agen perubahan dalam membentuk karakter kebangsaan peserta didik.
Enhancing Digital Literacy in the Elderly through Media and Technology to Prevent Hoaxes in Indonesia: A Systematic Literature Review Yunita, Niken; Juhana, Agus; Sari, Intan Permata
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).87-101

Abstract

The spread of hoax news among the elderly in Indonesia has been increasing due to the ease of access to information on the internet, where many elderly individuals still lack the necessary skills to filter the information they receive. Digital literacy plays a crucial role in addressing this issue, as it helps the elderly develop critical thinking skills to assess the credibility of news before sharing it. This study aims to evaluate the role of digital literacy in assisting the elderly in identifying misinformation and exploring supporting technologies in the verification process, enabling them to be more independent in filtering circulating news. This research employs the Systematic Literature Review (SLR) method to analyze various academic literature relevant to the research topic from 2014 to 2024, focusing on strategies to enhance digital literacy and the effectiveness of technology in helping the elderly recognize hoax news. The findings indicate that elderly individuals with strong digital skills are more capable of distinguishing accurate information and tend to be more cautious before sharing news with others, while technologies such as chatbots on social media can serve as effective tools for quickly and easily verifying information. Therefore, improving digital literacy through educational approaches and utilizing artificial intelligence-based technology is a crucial step in combating hoaxes in the digital era while enhancing the quality of information consumption among the elderly.
Efektivitas Literacy Cloud dalam Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Membaca Siswa SD: Studi Kasus di SDN Percobaan 2 Malang Zulaichah, Lilik; Ekawati, Ratna; Kusumaningrum, Shirly Rizki
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).102-110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan Literacy Cloud dalam meningkatkan motivasi membaca dan pemahaman bacaan siswa kelas 3 SDN Percobaan 2 Malang. Masalah utama yang diteliti adalah rendahnya motivasi membaca siswa dan keterbatasan akses bacaan konvensional yang kurang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilaksanakan selama empat minggu pada bulan Oktober hingga November 2024. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas membaca siswa, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis hasil tulisan siswa mengenai unsur intrinsik cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Literacy Cloud berhasil meningkatkan motivasi membaca siswa, yang terlihat dari peningkatan partisipasi aktif mereka dalam membaca dan diskusi cerita. Pemahaman bacaan juga meningkat, yang dibuktikan dengan kemampuan siswa menuliskan unsur cerita secara tepat. Interaktivitas dan visualisasi dalam platform Literacy Cloud menjadi faktor utama yang menarik perhatian siswa dan memfasilitasi pemahaman mereka terhadap teks bacaan. Studi ini merekomendasikan penggunaan Literacy Cloud sebagai metode pembelajaran literasi yang efektif dan menarik untuk sekolah dasar.
Pemahaman Literasi Informasi Halal Siswa : Literasi Halal Berdasarkan Berdasarkan Model Literasi Informasi Big Six Hendriawan, Priyatna; Nuryantini, Ade Yeti; Cahyanto, Tri; Windayani, Neneng
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).111-123

Abstract

In the digital era characterized by easy access to information, the ability to filter and understand valid information has become an essential skill in the 21st century. Information literacy, involving the ability to seek, evaluate, and effectively use information, also serves as a foundation in ensuring the halalness of products and services amidst the rapid flow of digital information. This study aims to analyze the level of halal information literacy among junior high school (SMP) students in West Bandung Regency based on the information literacy indicator model developed by the researcher. The research employs a mixed-method approach with a quantitative-qualitative design. Quantitative data were collected through closed-ended questionnaires and analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were gathered through open-ended questionnaires and processed by identifying response patterns. The sample comprised 30 junior high school students selected through purposive sampling. The findings indicate that students’ halal information literacy falls into the moderate category, with a relatively good understanding at the stage of recognizing halal information sources. However, weaknesses were found in their ability to evaluate and utilize halal information effectively. Qualitative data reveal that students demonstrate high interest in halal information literacy but face challenges in identifying the halalness of products due to limited access to information and insufficient in-depth knowledge. This study contributes by developing halal information literacy indicators that can serve as a reference for assessing and improving halal literacy among students. These findings also form the basis for designing more comprehensive halal literacy education strategies in schools.
Pengembangan Media Pembelajaran E-book untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MA Assalafiyyah Yogyakarta Islamiyah, Ulya; Hairiyah, Hairiyah; Susilowati, Ika Tri; Nawangsasi, Esthi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).124-134

Abstract

Student learning outcomes can be influenced by appropriate learning media, with this, researchers are developing e-book learning media which includes multimedia. The aim of this research is to find out how e-book products are developed, how appropriate the e-book products are developed and how the use of e-book products developed is influenced in improving student learning outcomes in the subject of moral beliefs.The method used is the Research and Development method with the ADDIE model. The research population was class XI students at MA Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta. The experimental group and control group consisted of 49 students who were determined using a purposive sampling technique. The experimental study used quasi experimental research with a nonequivalent control group design.The results of the development were carried out by analyzing students' needs regarding learning media, creating product designs, product development using the Canva application with the help of Heyzine to create multimedia effects, product implementation for students, and product evaluation.Product feasibility results are demonstrated through validation by experts and student response questionnaires.  Material validation shows a figure of 77.7% (very feasible), media validation shows a figure 83,75% (very feasible), validation of test instruments shows a figure of 75% (feasible), questionnaire validation shows a figure of 75% (feasible) and student response questionnaire data shows a figure of 88.85% (very feasible). So that the e-book development product is declared feasible.The results of the research using the t test obtained a significance value of 0.042. So 0.042 < 0.05, which means that in this study there is a significant difference between classes that use e-book media and classes that do not use e-book media in improving student learning outcomes in the subject of moral beliefs.Keywords: e-book media, RnD, ADDIE, Learning Outcomes
Strategi Projek P5 dalam Pendidikan Karakter Kurikulum Merdeka berdasarkan Perspektif Qur'an dan Hadist Provinsi NTB Ihsan, Lalu Kasiran; Maujud, Fathul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).78-86

Abstract

Meningkatnya tantangan dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga berakhlak mulia menuntut strategi pendidikan yang lebih holistik dan berkelanjutan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam menjadi semakin relevan untuk memastikan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan moral siswa. Pendidikan karakter yang kuat dapat membantu siswa menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai strategi pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka serta mengeksplorasi relevansinya dengan nilai-nilai Qur'an dan Hadist. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi literatur dan wawancara dengan pendidik yang menerapkan P5 di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan kolaboratif dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter berbasis nilai-nilai Islami. Implementasi P5 yang mengintegrasikan ajaran moral dari Qur'an dan Hadist terbukti membantu siswa dalam menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian sosial. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut melalui pelatihan guru, pengembangan modul pembelajaran berbasis Islam, serta evaluasi berkala guna meningkatkan efektivitas P5 dalam pendidikan karakter di era Kurikulum Merdeka. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat implementasi pendidikan karakter secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11