cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
ISSN : 18584837     EISSN : 2598019X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, diterbitkan oleh Pusat Informasi dan Pembangunan Wilayah (PIPW) yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta, berisi tulisan tentang hasil penelitian, gagasan konseptual dan resensi buku dalam lingkup perencanaan wilayah dan kota serta perencanaan partisipatif. Jurnal terbit dua kali setahun pada bukan Januari dan Juli. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif menerima tulisan ilmiah dalam bidang yang relevan dengan permasalahan tentang perencanaan wilayah dan kota serta pembangunan daerah.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Strategi inovasi smart city Ibu Kota Negara yang berkelanjutan (Studi kasus di lima kota dunia) Raden Roro Intan Dwi Nuraini
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i2.85258

Abstract

Kota dan teknologi tumbuh bersama seiring waktu. Seiring dengan pertumbuhan tersebut, kota menghadapi tantangan seperti penurunan kualitas lingkungan, dinamika sosial, serta ketimpangan ekonomi. Konsep inovasi smart city dinilai potensial untuk diterapkan sebagai wujud pemberdayaan Ibu Kota Negara (IKN) yang berkelanjutan. International Institute for Management Development tahun 2023 menyatakan bahwa Singapura, Canberra, Copenhagen, Helsinki, dan Oslo memiliki peringkat dan strategi inovasi smart city terbaik yang dapat dijadikan sebagai best practice untuk pembangunan IKN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis isi dengan metode eksploratif untuk memahami secara mendalam dan mendeskripsikan hubungan dan strategi inovasi smart city untuk IKN yang berkelanjutan dengan best practice dari lima kota dunia. Dalam hasil penelitian ini, strategi inovasi smart city dibagi menjadi tiga pilar, meliputi smart environment, smart community, serta smart economy. Pembagian pilar ini berlandaskan kepada kebutuhan dasar dalam pembangunan ibu kota yang holistik dan berkelanjutan serta Rencana Induk Ibu Kota Negara.
Analisis ketersediaan sarana dan prasarana perumahan MBR di Kota Palembang Endy Agustian; Hala Haidir; Alim Anugrah Al Kholiq
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.67135

Abstract

Maraknya pembangunan perumahan permukiman yang kurang selaras dengan penyediaan sarana dan prasarana bagi masyarakat khususnya untuk perumahan MBR yang menjadi salah satu isu di Kota Palembang yang dapat mempengaruhi wajah kota. Kota Palembang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Selatan yang di dalam dokumen RTRW Kota Palembang 2012-2023 menunjukkan bahwa daerah pinggiran Kota Palembang diarahkan untuk pembangunan perumahan, namun terdapat isu kurangnya penyediaan sarana dan prasarana dasar pada perumahan MBR tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesesuaian penyediaan prasarana dan sarana perumahan MBR di Kota Palembang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mix method perbandingan antara kondisi eksisting dengan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Dari analisis yang sudah dilakukan pada Perumahan Griya Asri, Perumahan Villa Bayani, Perumahan Griya Revari Indah, dan Perumahan Grand Wijaya Persada yang berlokasi di Kota Palembang tersebut, didapati bahwa tingkat kesesuaian sarana dan prasarana sudah sesuai dan terlayani, baik pada perumahan-perumahan dengan tahun pembangunan yang terbilang baru seperti perumahan Villa Bayani dan perumahan yang cukup lama seperti Perumahan Griya Asri.
Analisis tingkat partisipasi anak untuk pembangunan kota berkelanjutan di Kampung Pelangi Dhiyan Krishna Wardhani; Alfons Christian Hardjana; Augustina Sulastri; Sri Sumjati
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i2.81156

Abstract

Semarang sebagai kota dengan ritme pembangunan yang cepat dan masif dalam beberapa tahun terakhir berpotensi menjadi kota yang berkelanjutan dengan prioritas pembangunan infrastruktur publik dalam rangka meningkatkan kualitas kota. Tak terkecuali kawasan kampung Pelangi yang lebih dikenal sebagai kawasan Gunung Brintik pada komunitas lokal. Sebagai kawasan kumuh vertikal di tengah kota Semarang, Kampung Pelangi telah mengalami revitalisasi untuk peningkatan kualitas kawasan dengan partisipasi masyarakat menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Semarang. Anak-anak adalah bagian dari masyarakat kota sebagai agen perubahan dan generasi penerus. Mereka perlu terlibat dalam segala proses dan memiliki pengetahuan penuh mengenai tujuan dari pembangunan kota untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Riset ini bertujuan untuk mengukur tingkat partisipasi anak-anak di kawasan Kampung Pelangi dalam proses pembangunan dan perencanaan kota berbasis partisipasi masyarakat, dengan analisis didasarkan pada tangga partisipasi Roger Hart. Dari studi yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa Kampung Pelangi perlu menaikkan tingkat partisipasi anak dalam pembangunan kota dan pelestarian lingkungan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Thematic analysis bencana kebakaran di Sangatta Kalimantan Timur pada periode 2012-2022 Zuhri Ruslan
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.64679

Abstract

Kebakaran adalah bencana sosial yang kerap terjadi di Sangatta dan menimbulkan korban jiwa, kehilangan harta benda, serta menyisakan trauma. Tujuan penelitian ini adalah menginvestigasi penyebab dan proses terjadinya peristiwa kebakaran di Sangatta. Penelitian ini menggunakan thematic analysis dengan mengumpulkan berita terkait kebakaran di Sangatta sepanjang periode 2012-2022, membuat kode, dan menarik tema dari data. Hasil penelitian dari 35 sampel peristiwa kebakaran menunjukkan kebakaran terjadi mayoritas disebabkan karena korsleting listrik dan kelalaian penggunaan kompor. Tipe rumah kayu dan semi permanen serta angin kencang mempermudah meluasnya peristiwa kebakaran. Saat terjadi kebakaran pemadam datang dalam waktu 30 menit dan kebakaran rata-rata dapat dipadamkan dalam waktu dua jam. Kesulitan proses memadamkan api adalah gapura masuk gang yang sempit, jalan gang yang kecil, kawasan padat penduduk, dan warga yang berkumpul mengakibatkan akses keluar masuk pemadam kebakaran menjadi sulit. Mobil pemadam perusahaan di sekitar Sangatta dalam beberapa peristiwa ikut membantu proses pemadaman api. Penelitian merekomendasikan beberapa solusi, diantaranya adalah penyediaan kendaraan roda tiga pemadam api untuk masuk ke dalam gang.
Front Matter Vol. 19 No.1 (2024) Jurnal Region
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.83854

Abstract

Kekhasan penerapan konsep smart city pada wilayah kabupaten Muhammad Akbar; Achmad Djunaedi
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.71313

Abstract

Smart city pada kabupaten merupakan hasil adaptasi dari konsep smart city yang dibangun untuk kawasan perkotaan dengan mempertimbangkan karakteristik, potensi, dan kearifan lokal. Wilayah kabupaten dapat memiliki perbedaan karakteristik satu sama lain. Perbedaan tersebut membutuhkan generalisasi dan pendetailan penerapan konsep smart city pada karakteristik setiap kabupaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan abduktif kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengidentifikasi kekhasan penerapan konsep tersebut. Data diolah menggunakan analisis triangulasi dan komparasi terhadap penerapan konsep smart city antara Kabupaten Bantul sebagai studi kasus dengan penelitian sebelumnya yakni Kabupaten Kulon Progo dan Sukoharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap penerapan konsep smart city pada wilayah kabupaten. Namun demikian, perbedaan terletak pada obyek yang didukung program inovasi smart city. Kabupaten pesisir memungkinkan pengembangan branding pariwisata pantai serta sistem peringatan dini dan mitigasi bencana tsunami, kabupaten fokus pertanian memungkinkan pengembangan pertanian dan ekonomi lokal berbasis pertanian, kabupaten penyangga kota memiliki infrastruktur TIK jaringan internet dan telekomunikasi lebih memadai pada area aglomerasi perkotaan dibandingkan di luar area aglomerasi perkotaan, dan kabupaten administrasi khusus memungkinkan pengembangan program inovasi smart city didukung dana khusus.
Kajian tingkat efektivitas pemanfaatan ruang terbuka publik di Kota Jambi Ahmad Dhoifullah; Tri Mulyani Sunarharum
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i2.78661

Abstract

Ruang publik menjadi salah satu kebutuhan masyarakat perkotaan yang menjadi sarana penunjang dalam melakukan kegiatan. Saat ini belum ada informasi terukur yang menilai keefektifan ruang publik di Kota Jambi dalam mewadahi terjadinya interaksi sosial bagi masyarakat. Dari fenomena tersebut, perlu kajian mengenai efektivitas pemanfaatan ruang publik oleh masyarakat Kota Jambi pada empat taman aktif yang ada di Kota Jambi. Untuk mengkaji tingkat efektivitas ruang publik, penelitian ini menggunakan metode Good Public Space Index menggunakan nilai indeks dari 0 hingga 1. Ruang publik dengan tingkat efektivitas tertinggi yaitu Taman Jomblo yang memiliki indeks sebesar 0,67, sedangkan efektivitas terendah dimiliki oleh Taman Arena Remaja dan Taman PKK The Hok dengan indeks 0,61. Walaupun demikian, keseluruhan taman pada penelitian ini memiliki interpretasi indeks berupa tingkat efektivitas yang tinggi.
Studi kelayakan pengembangan bumi perkemahan sebagai alternatif wisata di Kawasan Wisata Kalisuci, Kabupaten Gunungkidul Bayu Argadyanto Prabawa; Akbar Preambudi; Firda Annisak; Ngizudin Alfi Hidayanto; Desy Wahyuning Tyas
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.67114

Abstract

Pasca Covid-19, kegiatan wisata di Indonesia mulai menggeliat pada tahun 2022, begitu pula pada kawasan wisata Kalisuci. Pengembangan alternatif atraksi dengan bentuk bumi perkemahan merupakan alternatif wisata untuk melengkapi atraksi cave tubing yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kawasan serta melakukan penilaian kelayakan pengembangan bumi perkemahan di kawasan Wisata Kalisuci. Penelitian ini menggunakan teknik tabulasi nilai berdasarkan Permenpar RI Nomor 24 Tahun 2015 untuk menilai kelayakan kawasan wisata Kalisuci sebagai bumi perkemahan. Hasil studi menunjukkan aspek produk telah terpenuhi sebanyak 20 dari total 34 sub-unsur, aspek pelayanan telah memenuhi keseluruhan 13 sub-unsur, dan aspek pengelolaan telah terpenuhi 22 dari total 31 sub-unsur. Berdasarkan temuan tersebut, masih perlu upaya perbaikan kualitas untuk meningkatkan kelayakan usaha, di antaranya cut and fill lahan karena kemiringan lereng yang bervariasi, peningkatan jalur sirkulasi, pemasangan pagar pengaman kawasan, penyusunan layout tenda, serta penambahan fasilitas olahraga, dapur umum, perlengkapan berkemah, pemeriksaan kesehatan karyawan dan satuan pengamanan, ketersediaan IPAL, dan akses darurat. Kajian ini merupakan penilaian awal pengembangan usaha bumi perkemahan sebagai acuan pengelola wisata untuk melakukan optimalisasi potensi wisata Kalisuci.
Evaluasi objek wisata berdasarkan preferensi estetika Scenic Beauty Estimation di Pantai Pasir Putih, Lampung Rizka Nabilah; Rahmah Sari
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i2.84594

Abstract

Pantai Pasir Putih di Lampung membutuhkan evaluasi terhadap nilai keindahan lanskap untuk melihat preferensi pengunjung wisata. Hal ini dapat menjadi masukan penting dalam pengelolaan dan pengembangan lanskap objek wisata. Dalam suatu perjalanan ke objek wisata, pengunjung memerlukan kepuasan secara psikologis terhadap lanskap pesisir yang dijadikan objek wisata. Preferensi masyarakat terhadap wisata pantai pesisir dapat bervariasi berdasarkan faktor-faktor yang melibatkan kebutuhan dan minat pengunjung, salah satunya adalah karakter visual lanskap. Metode Scenic Beauty Estimation (SBE) dapat digunakan untuk menilai secara kuantitatif preferensi masyarakat terhadap suatu lanskap. Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap hasil kuesioner tentang lima foto lanskap, SBE menunjukkan bahwa foto lanskap gerbang masuk memiliki nilai tertinggi (24,08; Tinggi). Sementara empat lanskap lain memiliki nilai sedang dan rendah. Lanskap dengan nilai rendah dapat dijadikan prioritas rekomendasi desain melalui preseden yang dipilih agar nilai estetika dapat meningkat. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak peningkatan ketertarikan pengunjung untuk melakukan perjalanan wisata ke Pasir Putih.
Mitigasi bencana banjir melalui normalisasi Daerah Aliran Sungai Beringin dan pemanfaatan flood early warning system di Kelurahan Mangkang Wetan Lien W Lestari; N. Dhea Madinah Al Qibtiyah; Indra Cahya Nugraha; Mariyatul Qibtiyah; Salmaa Shafira
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i1.65726

Abstract

Mitigasi bencana merupakan upaya meminimalkan korban jiwa dan harta benda mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan hingga pengurangan kerentanan. Normalisasi sungai dan Flood Early Warning System (FEWS) adalah bentuk mitigasi bencana struktural dan nonstruktural yang dilakukan dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan penyebab banjir dan menganalisis bentuk mitigasi bencana banjir yang dilakukan di Kelurahan Mangkang Wetan berupa normalisasi sungai dan FEWS. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif penanganan banjir di wilayah yang sudah melakukan praktik baik dengan kemungkinan aplikasinya di Kelurahan Mangkang Wetan untuk memberikan rekomendasi dalam peningkatan mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang tinggal di kawasan sangat rawan bencana, namun perangkat keras FEWS yang dapat memperkuat mitigasi justru kurang terawat. Di samping itu sudah terlihat upaya tata kelola kolaboratif dari pemerintah, NGO, dunia usaha, dan masyarakat Kelurahan Mangkang Wetan.