cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. manggarai,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
ISSN : 14441659     EISSN : 25029576     DOI : -
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio (JPKM) is published regularly twice a year in January and June by the Institute for Research and Community Service (LPPM), Santu Paulus College of Teacher Training and Education. This journal contains scientific articles from research in the fields of religion, education, social, culture, and humanities. The JPKM Editorial Team receives scientific articles that have never been published in journals or other media. The published article script has been evaluated through a review and editing process to fit the style of the JPKM.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
Mining Controversy Based Study Assessing Sustainable Development and Eco-Tourism to Save Ecology Sonbay, Ermalindus Albinus Joseph
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mining in NTT are controversial because they involve manipulation and engineering ofinterest surrounding the hegemony of mineral and natural products. Welfare of the people which is usedas a propaganda tool precisely wrap beautifully personal benefit of the mining entrepreneur and also theregional administration directly into the shade and the rest of the law and politics of the local entrepreneurs.Mining is not just the affairs of the government and the mining corporations, especially the exclusivecommunity of mining entrepreneurs. Mining requires a dialectic of ideas, the way, the pattern to therehabilitation of nature that combines holistic and absolute, all stakeholders (stakeholders), all owners ofinvestment and capital (shareholders) and most important of all the people who support the area around,that during all this time to enjoy and meet the daily needs of nature. Forgetting one of the elements isletting the conspiracy that destroys this vision together. Integrative cooperation, open and trustworthy issomething that is necessary in this dialectic. Because, only with this cooperation the transfer of technologyand knowledge that can humanize and ensuring environmental sustainability can occur.Keywords: mining, construction, tourism, ecology
Communicative Language Teaching (CLT) dan Interaksi Kelas: Implikasi untuk Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Asing Da'ar, Gabriel Fredi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa bertujuan untuk mendapatkan kompetensi pada bahasa yang dipelajari baik yang berkaitan dengan keterampilan berbahasa (membaca, menulis, mendengarkan dan berbicara) maupun berkaitan dengan komponen-komponen bahasa (pola kalimat, kosakata dan pengucapan). Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut sepertibelajar mandiri dan belajar di bawah bimbingan orang lain. Dalam pembelajaran bahasa, ada beberapapendekatan yang dapat diterapkan. Salah satunya adalahCommunicative Language Teaching (CLT). Gurumenerapkan pendekatan ini dengan tujuan agar siswa memiliki cukup banyak waktu untuk melakukannegosiasi dan manipulasi situasi nyata ke dalam kelas melalui penerapan teknik dialog, diskusi, bercerita,permainan, bermain peran, dan debat. Melalui aktivitas tersebut pembelajar mendapatkan banyak inputdari komunitas belajarnya.Kata Kunci: CLT, interaksi kelas, pembelajaran dan pengajaran bahasa
Strategic Manajement Education Based Customers Dasor, Yohanes Wendelinus
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A phenomenon indicates that college graduates steadily increase every year. The increasing number is not in line with the availability of employment.Moreover, Indonesian education institutions have not prepared their graduates for work. In thiscase, there is a mismatch between the college outputs, the demand of economic development , and thequality of graduates under the demand of job requirement . Based on the phenomenon, educationalinstitutions should be handled by customer-based management concept. Customer-based education managementis the management of educational institutionwhich producesoutputs for the satisfaction of customers.Some characteristics educational outputs are intelligent, skilled and humane.For the sake of that,the educational intitutions must consider the quality of education strategic manajement including themanajement of cognitive and skill. By this way, educational outputs can meet the demand of customers.Keywords: manajement, strategic, education, customers
Yohanes Mariano Dangku Dangku, Yohanes Mariano
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi Berbirokrasi Seorang Guru.Isu berbirokrasi tidak hanya di bidang pemerintahan.Sudah luas di berbagai bidang, termasuk di bidang pendidikan. Di sekolah, pendidik adalah aparat birokrasi. Diaadalah seorang birokrat. Sebagai seorang birokrat, dia harus mengenali gagasan, prinsip dan cara melaksanakannyadi kelas. Seorang guru membutuhkan kompetensi birokratis untuk menage kelasnya.
Minority Language Rights Jem, Yosefina Helenora
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas beberapa isu yang berhubungan dengan hak bahasaminoritas secara umum. Ini bermula dari fenomena bahasa dimana bahasa Inggris digunakan sebagai bahasanomor satu di dunia. Selanjutnya dalam artikel ini dijelaskan hakikat hak bahasa minoritas dan tujuannya sertapengelompokan hak bahasa minoritas tersebut. Lebih lanjut, dijelaskan pula kaitan antara bahasa dan pendidikansecara khusus dalam sistem pendidikan di Indonesia.
Lingkaran Kekerasan terhadap Anak dalam Masyarakat Manggarai Lon, Yohanes Servasius; Widyawati, Fransiska
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian inimengeksplorasi lingkaran kekerasan terhadap anak di dalam masyarakat Manggarai dengan pertanyaan kunci,bagaimana kecenderungan fenomena kekerasan terhadap anak dan apakah akar masalah dari fenomena tersebut?Pertanyaan ini dijawab melalui penelitian mix method, kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa:secara kuantitatif angka kejadian kekerasan terhadap anak sangatlah tinggi pada setiap jenis kekerasan yang ada.Pelakunya adalah orang dewasa yang akrab dengan kehidupan anak. Pelaku umumnya pernah mengalami traumakekerasan di masa kecilnya. Karena itu ada mata rantai dan pewarisan kekerasan dari generasi ke generasi. Hal inimakin diperkuat oleh tradisi Manggarai yang memposisikan anak sebagai objek orang dewasa.
Parental Guidance Service: Kiat Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua dalam PAUD Gomes, Fransiskus De
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penghambat keberhasilan PAUD adalah rendahnya keterlibatan orang tua siswa. Hal ini disebabkan olehminimnya pemahaman orang tua akan bentuk dan manfaat keterlibatannya dalam proses dan pengalaman belajaranaknya di PAUD. Mereka tidak terlibat karena tidak mengerti. Solusinya adalah sekolah menyediakan suatu layananbimbingan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua siswa akan bentukdan manfaat keterlibatannyadi PAUD. Pemahaman itulah yang akan memotivasi orang tua untuk terlibat aktif dalam pendidikan anaknya diPAUD.
Proses Berpikir Kritis Siswa SMA dalam Pengajuan Soal Matematika Berdasarkan Tingkat Kemampuan Matematika Men, Fulgensius Efrem
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa SMA dalampengajuan soal matematika berdasarkan tingkat kemampuan matematika yang terdiri atas kemampuan matematikatinggi, sedang dan rendah. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan berjumlah lima orang. Adapun hasil penelitianyang menggambarkan proses berpikir kritis siswa SMA dalam pengajuan soal berdasarkan tingkat kemampuanmatematika sebagai berikut. Pertama, siswa berkemampuan matematika tinggi kategori baik dalam pengajuan soalmatematika memahami petunjuk dan informasi, menggunakan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya sebagaisumber ide dan memiliki beberapa kriteria untuk membuat soal. Kedua, siswa berkemampuan matematika sedangdengan kategori baik dalam pengajuan soal matematika memahami petunjuk dan informasi pada masalah terkaitpengajuan soal, mengenali perintah dan mengidentifikasi asumsi-asumsi mendasar berupa apa yang diketahui padainformasi yang diberikan. Ketiga, siswa berkemampuan matematika rendah kategori kurang baik dalam pengajuansoal matematika memahami petunjuk dan informasi yang pada masalah terkait pengajuan soal. Siswa menggunakanpengetahuan sebagai sumber ide dan memiliki beberapa kriteria untuk membuat soal. Mengacu pada hasil penelitianterlihat bahwa proses berpikir kritis siswa SMA dalam pengajuan soal matematika berdasarkan tingkat kemampuanmatematika berbeda-beda.
Pengembangkan Kemampuan Bahasa dan Sosial Anak melalui Penerapan Pendekatan Pembelajaran Beyond Center and Circle Time (BCCT) Sulaiman, Ferdinandus Arifin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran pada layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) secara jelas diupayakan untuk membantu anak dalam mencapai tingkat perkembangan. Layanan bantuan yang diberikan oleh guru sangat penting dalam upaya untuk mencapai tujuan dimaksud. Masalah yang dihadapi selamaini adalah para pendidik di PAUD cenderung melakukan proses pembelajaran secara formal, berpusat pada guru, danmenekankan pada aspek membaca, menulis, menghitung, memberikan lembar kerja, dan pekerjaan rumah juga secaraformal. Fenomena tersebut tidak sesuai dengan prinsip pembelajaran di PAUD yang berbasis pada perkembanganterutama pada keenam aspek perkembangan anak. Dua dari keenam aspek perkembangan tersebut adalah aspekperkembangan bahasa dan sosil. Untuk mengembangkan kedua aspek perkembangan tersebut, salah satu pendekatanpembelajaran yang digunakan saat ini adala pendekatan pembelajaran Beyond Center Circle Time (BCCT). Pendekatanpembelajaran ini juga sering disebut dengan pembelajaran sentra yang menekankan pada karakteristik anak melaluikegiatan bermain
Membangun Budaya Mutu dan Unggul di Sekolah Midun, Hendrikus
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membangun mutu pendidikan merupakan usaha bersama dan terus-menerus semua komponen pendidikan. Budaya mutu dimulai dengan komitmen mutu dari semua komponen sekolah, kerjasama, dan kepemimpinan yang kuat dalam sekolah. Ketiga hal ini mendorongsetiap komponen sekolah untuk merealisasikan standar dan pinsip mutu dalam dinamika pendidikan. Budaya mutudan unggul nampak pada layanan pendidikan yang bermutu. Indikator utamanya adalah kepuasaan pelanggan, baikpelanggan internal dan eksternal. Kepuasaan yang dimaksudkan adalah kebahagiaan dan keberhasilan, tidak sajasetelah periode pendidikan tetapi juga selama proses pendidikan berlangsung. Maka komitmen yang dituntut dari setiapkomponen pendidikan terutama dewan sekolah, pendidik, peserta didik adalah berpikir dan betindak menghasilkanyang terbaik, berorientasi ke masa depan, terbuka dan adaptif terhadap perubahan, melakukan penyempurnaan terusmenenus, dan merubah cara pandang terhadap sesuatu. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik mutu dantawaran solutif bagaimana mutu dimiliki dan dijalankan pada aktivitas pendidikan.

Page 6 of 32 | Total Record : 314


Filter by Year

2015 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio More Issue