cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities]
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 20882262     EISSN : 25805622     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities][p-ISSN 2088-2262 | e-ISSN 2580-5622 | DOI 10.31940/soshum] aims to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2018, it publishes all papers in English. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Humanities, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature, Philosophy, and Religious Studies. Research as well as literary study articles submitted to SOSHUM should be original and have never been published anywhere.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2015): November 2015" : 7 Documents clear
ANALISIS WACANA KARYA TULIS PRASKRIPSI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI BALI I Nyoman Mandia
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.391 KB)

Abstract

Pentingnya membahas analisis wacana karena analisis ini cukup kompleks dibandingkan tataran bahasa lainnya. Pemahaman wacana yang baik bagi mahasiswa akan berimplikasi terhadap kemampuan mahasiswa dalam penyusunan paragraf yang diimplentasikan pada karya ilmiah seperti tugas atau skripsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan mahasiswa Jurusan Akuntansi khususnya mahasiswa Program Studi Akuntansi Manajerial Politeknik Negeri Bali dalam hal penulisan suatu wacana tulis yang dituangkan dalam tugas materi perkuliahan akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan wacana mahasiswa belum menunjukkan persyaratan kohesi dan koherensi yang baik, hal ini disebabkan kurangnya pemahaman mahasiswa dalam hal mamadukan kalimat satu dengan kalimat lainnya, belum adanya kelogisan dalam penyusunan paragraf, serta masih terdapat dua ide atau pokok pikiran dalam satu paragraf sehingga paragraf yang disusun masih kabur.
MAKNA BLADBADAN BAHASA BALI: TINJAUAN LINGUISTIK KEBUDAYAAN I Gusti Putu Sutarma; I Ketut Sadia
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.237 KB)

Abstract

Bladbadan sebagai salah satu jenis paribasa dalam bahasa Bali memiliki fenomena kebahasaan (linguistik) yang menarik untuk dikaji. Bladbadan memiliki bentuk, fungsi, dan makna yang bervariasi, yang diakibatkan oleh pemakaiannya yang memiliki tujuan yang berbeda pula. Akan tetapi, dalam penelitian ini hanya dideskripsikan makna bladbadan bahasa Bali. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan menggunakan data primer yang langsung didapatkan dari sumber data yaitu penggunaan bahasa Bali lisan dan tulis, seperti:Drama Gong, Arja, Wayang Kulit, Buku Bahasa Bali, cerpen, dan novel berbahasa Bali. Data dikumpulkan dengan metode simak yang dibantu dengan teknik dasar sadap dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Selanjutnya, data dianalisis dengan metode padan untuk menentukan makna bladbadan bahasa Bali.Hasil penelitian disajikan dengan metode formal dan informal. Penelitian ini berpijak pada Teori Linguistik Kebudayaan dan Teori Semiotik Sosial dengan konsep dasar bladbadan, bentuk dan makna bahasa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bladbadan mempunyai makna tersurat dan tersirat. Makna tersuratnya adalah makna kata-kata pembentuk bladbadan yang dapat dilihat dalam kamus, sedangkan makna tersirat adalah menyatakan makna: nasihat atau pendidikan, waktu, keadaan, pekerjaan yang sia-sia, dan sifat tidak baik
TEKNIK DAN KUALITAS PENERJEMAHAN METAFORA DALAM SUBTITLED TEXT FILM “TWILIGHT” I Gusti Ayu Putu Dewi Paramita
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.967 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis metafora apa saja yang bisa ditemukan pada subtitle text Twilight, teknik apa saja yang digunakan oleh seorang penerjemah dalam menerjemahkan subtitle text dari Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia, dan bagaimana kualitas terjemahan yang ada dalam hal keakuratan, keberterimaan dan juga keterpahamannya. Metode yang digunakan adalah analisis subtitle text Film ‘Twilight’ secara deskriftif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis metafora yang ditemukan dalam subtitle text pada film Twilight yaitu: Metafora Ontologi, Metafora Struktural, dan Metafora Orientasional. Dari tujuh teknik penerjemahan menurut Peter Newmark (1998), hanya dua teknik yang terdapat pada subtitle text ini yaitu penerjemahan metafora dengan metafora dan konversi metafora menjadi makna. Berdasarkan kualitas penerjemahan, semua data telah diterjemahkan dengan akurat, dapat diterima dengan baik dan juga dapat dipahami dengan baik dalam bahasa sasaran (Bahasa Indonesia) serta tidak menimbulkan salah tafsir.
MOTIVASI KERJA DAN KINERJA PEGAWAI POLITEKNIK NEGERI BALI SETELAH MENERIMA TUNJANGAN KINERJA Ni Ketut Nurhayati
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.982 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi kerja dan kinerja pegawai Politeknik Negeri Bali serta merumuskan program untuk meningkatkan motivasi kerja dan kinerja tersebut setelah mendapat tunjangan kinerja. Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 100 orang secara proporsional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan studi pustaka, kemudian data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tunjangan kerja memberi pengaruh yang besar terhadap motivasi kerja dan dari empat indikator yang dipakai untuk mengukur motivasi kerja pegawai, ternyata pegawai masih kurang termotivasi dalam hal membuat perencanaan kerja, kurang menyukai tantangan dan kurang inovatif; kinerja pegawai termasuk kedalam katagori baik. Dari dua indikator yang dipakai untuk mengukur kinerja yaitu SKP (sasaran kerja pegawai) dan PKP (prilaku kerja pegawai), ternyata aspek kedisiplinan yaitu ketaatan terhadap peraturan perlu ditingkatkan; dan program yang bisa dirumuskan untuk meningkatkan motivasi kerja dan kinerja adalah dengan mengadakan pelatihan pegawai yang berkesinambungan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill masing-masing pemegang jabatan sehingga pelayanan terhadap civitas akademika menjadi lebih lancar.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2010 DAN IMPLIKASINYA PADA JURUSAN PARIWISATA POLITEKNIK NEGERI BALI I Ketut Astawa; Ni Luh Eka Armoni; Ni Ketut Bagiastuti
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.573 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum 2010 pada Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali, faktor pendukung dan penghambat, dan implikasi dari implementasi kurikulum tersebut.Teori yang digunakan adalah CIPP evaluation yang meliputi Contex, Input, Process dan Product. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata dengan sampel 80 orang mahasiswa dan 47 orang alumni. Data penelitian dianalisis dan disajikan dengan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel konteks, masukan, proses dan produk termasuk kedalam kategori baik. Faktor pendukung adalah kesesuaian isi kurikulum dengan visi, misi dan tujuan Program Studi, tuntutan dan kondisi industri pariwisata dan masyarakat, kemajuan IPTEK khususnya bidang pariwisata, kondisi perkembangan mahasiswa, tingkat penguasaan materi pembelajaran mahasiswa, tingkat capaian kompetensi mahasiswa dan kemauan mahasiswa untuk belajar. Faktor penghambatnya adalah sarana dan prasarana pendidikan, pelayanan administrasi dalam hal surat menyurat, sertifikasi mahasiswa dan belum adanya dosen native speaker. Waktu tunggu lulusan memperoleh pekerjaan rata-rata 2,1 minggu. Gaji pertama lulusan sebesar Rp. 2.000.000. Tiga kelompok besar bidang kerja lulusan adalah Sales & Marketing, Food & Beverage Service and Production, dan Front Office. Posisi/Jabatan kerja lulusan, sebagian besar (72.3 persen) lulusan memulai bekerja pada posisi sebagai staf.
KEUNIKAN DESA PENGLIPURAN SEBAGAI PENDORONG MENJADI DESA WISATA BERBASIS KERAKYATAN Made Sudiarta; I Wayan Nurjaya
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.222 KB)

Abstract

Desa Penglipuran merupakan salah satu desa yang memiliki ciri khas tersendiri sebagai desa wisata di Bali. Keberadaan desa wisata ini didukung oleh beberapa keunikan yang tidak dimiliki oleh desa-desa lain pada umumnya. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif analisis, dimana data yang diambil dari obyek penelitian adalah terdiri dari data dari unsur pengurus adat dan warga masyarakat desa setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai keunikan ini mencakup sejarah desa, tata letak, sistem organisasi dan keunikan lainnya. Keunikan yang dimiliki Desa Penglipuran menjadikan daya dukung yang sangat baik dalam mengembangkan Desa Penglipuran sebagai desa wisata yang berbasis kerakyatan.
PREDIKASI VERBA DERIVATIF BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA (Kajian Tipologi Linguistik) Lien Darlina; I Made Budiasa
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2015): November 2015
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.27 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui predikasi derivatif Bahasa Jepang (BJp) dan Bahasa Indonesia (BI). Metode yang digunakan adalah analisis teks secara kualitatif dengan menggunakan program komputer Korpus. Hasil analisis menunjukkan bahwa dilihat dari perspektif linguistik tipologi, bentuk dasar verba derivatif BJp bisa dari Adjektiva (keiyoushi) dan Verba Nomina, sedangkan untuk BI bisa dari Adjektiva, Nomina dan Prekatagorial. Afiks derivatif BJp yang bisa bergabung dengan Adjektiva (keiyoushi), yakni: -める, -まる, -がる, -む, dan untuk BI mem-, ber-, ter-, ke-an, ber-an, ber-kan, per-, -kan, per-i, dan –i. Afiks BJp yang bisa bergabung dengan Nomina -する, sedangkan untuk BI yaitu mem-, ber-, ter-, ke-an, ber-an, ber-kan, per-, -i, per-i, per-kan. Afiks BI yang bisa bergabung dengan bentuk dasar prekatagorial yaitu mem-, ter-, ber-, ber-an, -i,-kan. Dalam BJp Afiks –める, -む,-するmembentuk Verba Derivatif Transitif, sedangkan afiks : -まる, -がる,-するmembentuk Verba Derivatif Intransitif, untuk BI afiks per-, -i, per-i, per-kan membentuk verba derivatif Transitif, dan mem-, ber-, ter-, ke-an, ber-an, dan ber-kan membentuk verba derivatif Intransitif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7