cover
Contact Name
Pri Iswati Utami
Contact Email
jurnaljppm@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljppm@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
ISSN : 25799126     EISSN : 25498347     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jppm
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Articles 402 Documents
Edukasi Masyarakat Tentang Pemanfaatan Aplikasi Kesehatan Online Melalui Partisipasi Pengembangan Sistem Informasi Sri Kusumadewi; Rahadian Kurniawan; Erlina Marfianti; Achmad Khodzim
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.592 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.8597

Abstract

Adanya pandemi covid-19 dan banyaknya tools yang mendukung kemudahan dalam membangun aplikasi digital menyebabkan maraknya aplikasi layanan kesehatan digital secara online. Aplikasi sistem informasi monitoring kesehatan merupakan salah satu bagian layanan kesehatan yang sangat penting dan informasinya harus diketahui secara cepat dan tepat agar tindakan preventif dan pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mencoba untuk mengikutsertakan masyarakat (Kader Posyandu, Bidan Desa, Poskesdes dan PJ Lansia) untuk merancang antarmuka (tampilan) Aplikasi Sistem Informasi Monitoring Kesehatan Lansia berbasis Android di Desa Bimo Martani. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi kesehatan bergerak dengan cara mengajak mereka untuk merancang tampilan yang akan digunakan. Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: 1) Melakukan koordinasi dengan pengurus PKK dan Bidan Desa Bimo Martani untuk menggali situasi; 2) Melakukan survei untuk memotret kondisi awal pemakaian aplikasi; 3) Pengembangan prototipe awal; 4) Penjaringan masukan terkait evaluasi antarmuka aplikasi melalui FGD; dan 5) Penyempurnaan aplikasi. Hasil FGD memberikan masukan kepada tim bahwa aplikasi yang dibutuhkan memiliki antarmuka yang sederhana namun mencakup informasi penting tentang lansia, Indeks Massa Tubuh diberikan secara numerik sebagai keluaran dari formula penghitungan IMT, dan pemantauan terhadap kesehatan jiwa yang diukur dengan menggunakan Geriatric Depression Scale ditampilkan lengkah demi langkah. Secara umum 100% peserta akan menggunakan aplikasi ini dan diharapkan mampu melengkapi sistem yang sudah ada di Puskesmas.  
Sosialisasi Penggunaan Qr Code Sebagai Upaya Pengembangan Bahan Ajar Untuk Siswa SMK Eva Nurul Candra; Risa Mufliharsi
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.933 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.6575

Abstract

Quick Response Code (QR code) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan pengembangan bahan ajar yang disusun sesuai dengan kebutuhan para siswa di kelas sebagai salah satu langkah untuk memasuki era digitalisasi bagi para siswa sekolah, khususnya siswa SMK. Melalui sosialisasi penggunaan QR Code, guru Bahasa Inggris dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan mengoptimalkan eksplorasi pembelajaran  kepada siswa tidak hanya saat di kelas, tetapi juga di luar kelas. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini antara lain: 1) mensosialisasikan QR code sebagai sarana tambahan pembelajaran Bahasa Inggris; 2) Mensosialisasikan penggunaan media QR code kepada para guru, khususnya guru bahasa Inggris untuk diterapkan pada pembelajaran bahasa Inggris; 3)Menambah pengetahuan para guru dalam meningkatkan kualitas diri di dalam mengajar, terutama mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Kegiatan bertempat di SMK Islam Assa’Adatul Abadiyah Tanjung Duren – Jakarta Barat dengan menggunakan metode pelatihan. Dari hasil kegiatan ini,respon dari para guru setelah menggunaan QR code, mereka mengatakan QR code membantu meningkatkan keaktifan partisipasi siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris baik di luar ataupun saat pembelajaran di kelas. Selain itu, dari sisi guru Bahasa Inggris, penggunaan QR Code sebagai variasi dalam pengembangan bahan ajar untuk pemberian materi, tugas bahkan evaluasi, yang dapat dilakukan baik di dalam maupun di luar kelas kepada mahasiswa.
Produksi Tablet Kosmetika Herbal Buah Tembesu Untuk Perawatan Kulit dan Wajah Addy Rachmat; Julinar Julinar; Desnelli Desnelli; Dasril Basir
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.837 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.6018

Abstract

Buah Tembesu (Fragraea fragrans) memiliki metabolit sekunder asam ursolat, asam oleanolat, dan alkaloid gentianin. Senyawa metabolit sekunder ini telah diteliti dan dapat dimanfaatkan sebagai antiinflamasi, antikanker, antibakterial, antiaging, antifungal, antiviral, antialergik. Senyawa flavonoid juga teridentifikasi pada buah ini yang dapat digunakan sebagai antioksidan dan peredam radikal bebas penahan ageing; dan tanin trimer sebagai antikerut (antiwrinkle). Produk kosmetika herbal dari buah Tembesu telah diuji dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan kulit dan wajah. Warga di Desa Limbang Jaya II memiliki pemukiman yang kaya akan pohon Tembesu. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan kosmetika alam akan memberikan nilai lebih bagi hasil alam di desa tersebut. Produk kosmetika ini lebih disukai oleh remaja milenial saat ini karena tidak saja halal tetapi juga berkhasiat untuk perawatan tanpa ada efek samping karena hanya mengandung bahan alami.
Pengelolaan dan Pengembangan Aset Masjid Sebagai Upaya Peningkatan Layanan Ibadah Noni Setyorini; Qristin Violinda
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.342 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i1.6343

Abstract

Strategi pengelolaan masjid adalah suatu usaha optimalisasi peran dan fungsi masjid agar kehadirannya dapat bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat. Upaya-upaya tersebut tentu saja harus dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangnkan aspek etika dan nilai-nilai syariah yang bersifat ritual. Strategi pengelolaan masjid yang baik adalah berbasis jamaah karena akan berdampak pada peningkatan pelayanan masjid terhadap jamaahnya dan jamaah masjid akan tertarik untuk berpartisipasi bersama-sama pengelola dalam memakmurkan masjid. Apabila pengelolaan masjid masih bersifat tradisional, maka masjid tidak akan terberdayakan dan hanya menjadi tempat ritual ibadah. Oleh karena itu, pengabdian ini bermaksud memberikan edukasi kepada para remaja masjid agar secara kreatif dan profesional melakukan pengelolaan masjid. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan melakukan pembinaan terkait aspek keuangan, SDM, dan asset masjid. Diharapkan, pengeloaan dan manajemen ini dapat dipraktekkan dengan baik, mudah, dan profesional, sehingga masjid membawa keberkahan bagi sekitar.
Tata Kelola Administrasi Dusun Dungsuru Desa Pilangrejo Nglipar Gunungkidul Suranto Suranto; Anna Nur Nazilah Chamim; Muhammad Iqbal
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.658 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i1.9576

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi dan menyusun database dusun Dungsuru yang terintegrasi dan mudah digunakan, dan (2) menyusun dokumen profil desa yang update dan bisa digunakan untuk dasar perencanaan pembangunan desa Pilangrejo, Nglipar, Kabupaten Gunungkidul. Adapun metode pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui pelatihan dengan metode wawancara, dokumentasi dan Focus Group Discussion di tingkat Desa. Hasi kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa program  berlangsung dengan baik dan lancar. Program ini mampu menghasilkan dokumen databse dusun dan profil desa Pilangrejo yang update dan bermanfaat untuk perencanaan pembangunan desa. Adapun kendala yang muncul pada tahap awal kegiatan dapat diatasi dengan metode pendampingan intensif. Adapun saran yang diajukan dari hasil program PPM ini, hendaknya pemerintah desa bisa mengupdate perkembangan database dan profil secara rutin seiring dinamika data yang terjadi.
Program Cerdas Penghijauan Dengan Casuarina Equisetifolia di Pantai Parupuk Tabing Kota Padang Jamilah Jamilah; Isril Berd; Junaidi Junaidi; Zuherna Mizwar; Erwin Erwin; Nursidah Nursidah
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.919 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.6067

Abstract

Kegiatan penghjauan di Pantai Parupuk Tabing Kota Padang merupakan suatu keharusan dan menjadi tanggung jawab semua fihak.  Hal ini karena kondisi pantai yang sangat tandus, dan mengkhawatirkan adanya isu tsunami yang akan membahayakan secara langsung masyarakat yang ada ditepi pantai.  Saat ini pemerintah Kota Padang sudah membangun crip pemecah ombak dengan menumpuk secara teratur batu coral menjorok ke laut yang berguna memecah ombak.  Namun jika ada bencana gempa yang besar, hal ini dianggap akan membahayakan.  Oleh sebab itu penghijauan pantai menggunakan tanaman casuarina equisetifolia menjadi laternatif yang paling aman.  Masyarakat digandeng bersama dalam upaya menghijuakan pantai, baik dalam kegiatan menyulam tanaman yang mati atau juga memelihara tanaman yang tumbuh. Dari kegiatan memberikan edukasi kepada masyarakat pantai upaya pemeliharaan tanaman yang baik, mampu menurunkan angka kematian tanaman dari 30%  menjadi 5% saja. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan kepada masyarakat agar mampu memelihara lingkungan khususnya menjaga tanaman yang tumbuh agar tepi pantai terpelihara tetap hijau. Selain itu, diharapkan pantai tidak mudah tergerus ombak. Kesimpulan kegiatan penghijauan pantai Parupuk Tabing dengan menggunakan tanaman Casurina sangat efektif dalam memelihara pantai dari kekeringan dan kegersangan. Upaya tersebut menjadi sangat besar maknanya karena ada  komitmen bersama antara masyarakat sekitar yang mendapat manfaat dari penghijauan tersebut. Kerjasama dengan masyarakat mencegah banyaknya tanaman yang mati akibat kekeringan.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kelurahan Jelekong Kabupaten Bandung Diana Krisanti Jasaputra; Dani Dani; Felisia Hilianti
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.487 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.5937

Abstract

Semua penduduk kampung dalam menjaga kesehatan perlu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) termasuk di Kelurahan Jelekong, Bandung. Salah satu kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) adalah PHBS. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah  memberi penyuluhan mengenai PHBS agar dapat mencegah penyakit tidak menular. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan penyuluhan mengenai PHBS. Penyuluhan PHBS meliputi cara-cara mencuci tangan, saat sebelum dan sesudah makan, sebelum mempersiapkan makanan, setelah BAB/BAK. Penyuluhan yang dilakukan adalah mengenai pentingnya penggunaan jamban, dan memiliki jamban pribadi. Penyuluhan juga menekankan pentingnya makan makanan sehat yaitu buah dan sayur setiap hari, demikian juga melakukan olah raga seperti berjalan kaki 2-3 kali seminggu. Topik penyuluhan berikutnya adalah pentingnya memberantas jentik-jentik nyamuk dengan 3M. Masyarakat yang mengikuti penyuluhan kemudian diminta untuk mengisi survei sehingga akan diperoleh data awal untuk tindak lanjut berikutnya guna mencegah penyakit tidak menular.
Sikap Perduli Pemerintah Terhadap Masyarakat di Kampung Menur Melalui Pendampingan KP-KAS Surabaya Dewi Urip Wahyuni; Eka Yuliati; Nur Laily; Rismawati Rismawati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.764 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i1.6879

Abstract

Pada umumnya masyarakat kurang memperhatikan proses tumbuh kembang anak sehingga anak dibiarkan untuk mencari jati diri sendiri. Orang tua kurang memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan anaknya. Program KP-KAS sangat membantu para orang tua untuk memberikan kesadaran akan pentingnya nasib anak untuk di kemudiaan hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang upaya pemerintah melalui program KP-KAS khususnya di kampung menur agar dapat tercipta kampung yang nyaman, aman, ramah dan perduli akan tumbuh kembang anak. Lokasi kegiatan di RT 01 , RT 02, RT 03 dan RW 01 Menur Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya dukungan dari Kampung Menur untuk memberikan semangat kepada warganya terutama anak-anaknya untuk selalu memperhatikan tumbuh kembang anaknya melalui kegiatan-kegiatan yang ada di kampung dan pemasangan banner yang ada di setiap kampung yang isinya untuk selalu menghimbau para orang tua agar selalu memperhatikan nasib anaknya.
Pemanfaatan Tools Animasi Untuk Media Pembelajaran Bagi SMKN 1 Labang Bangkalan Madura Arik Kurniawati; Indah Agustien Siradjuddin; Mochammad Kautsar Sophan; Ariesta Kartika Sari; Puji Rahayu Ningsih; Wanda Ramansyah
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1448.116 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.6796

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek terpenting dalam proses pembelajaran, karena akan membantu siswa dalam memahami ceramah yang diberikan oleh guru. Seiring tumbuhnya teknologi informasi di Era Industrial 4.0, maka sebaiknya media pembelajaran yang digunakan juga menggunakan teknologi informasi terbaru yang dibuat semenarik mungkin sehingga menimbulkan semangat siswa dalam memperhatikan dan memahami mata pelajaran yang diajarkan. Dalam pengabdian ini, digunakan Animaker, sebagai tools untuk membuat media pembelajaran, karena memiliki banyak fitur, selain itu media ini dapat dilihat dan dipelajari oleh siswa kapan saja, di mana saja dengan smartphone yang mereka miliki. Pemanfaatan tools Animasi sebagai Media Pembelajaran dilakukan di SMKN 1 Labang, Bangkalan, Madura. Ada empat langkah utama untuk membangun media pembelajaran menggunakan Animaker, yaitu menentukan topik ceramah; memilih karakter yang sesuai dan juga property; mendefinisikan adegan; dan langkah terakhir adalah mendesain scene. Bentuk kegiatan ini adalah pelatihan tentang cara membuat media pembelajaran menggunakan Animaker dan selanjutnya adalah pendampingan dalam mengerjakan tugas untuk membuat projek sesuai dengan mata pelajaran yang meraka ajarkan. Berdasarkan pelatihan dan tugas proyek yang diberikan ini, Animaker dapat digunakan sebagai tools yang menarik untuk membuat media pembelajaran.
Pemanfaatan Tanaman Pekarangan Untuk Pengobatan Herbal Siti Fatonah Fatonah; Sri Catur Setyawatiningsih; Sujarwati Sujarwati; Murniati Murniati; Ennie Cahyadi; Shorea Khaswarina; Indriatsari Indriatsari
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.344 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v4i2.6030

Abstract

Permasalahan penyakit infeksi dan penyakit degeneratif sering dialami masyarakat Desa. Pengobatan yang lebih memadai dan intensif membutuhkan jarak yang jauh dan biaya mahal. Alternatif lain untuk pengobatan intensif dengan biaya murah adalah pengobatan herbal melalui pemanfaatan tanaman pekarangan yang mudah tumbuh, yaitu tanaman obat, tanaman buah, tanaman hias dan tanaman liar. Tujuan kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan minat masyarakat mengenai pemanfaatan berbagai tanaman pekarangan untuk pengobatan di Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas, Indra Giri Hilir Riau.  Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, pembagian buku tentang pemanfaatan tanaman pekarangan untuk pengobatan, dan bantuan bibit tanaman pekarangan. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat anggota kelompok Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan kelompok tani di  Desa Danau Pulai  Indah.  Hasil  evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat meningkat setelah dilakukan kegiatan, baik mengenai jenis-jenis tanaman maupuan pemanfaatannya. Tambahan pengetahuan yang didapatkan warga selama kegiatan adalah semua tanaman (tidak hanya tanaman obat) yang ada di pekarangan dapat dimanfaatkan untuk pengobatan herbal, yaitu tanaman buah-buahan (sirsak, mangga, jambu biji, mengkudu, nangka, pisang, dan rambutan), tanaman hias (tapak dara, bunga mawar, kembang sepatu, dan bunga kamboja),  serta tanaman liar (alang-alang, ciplukan, putri malu, dan meniran). Seluruh peserta berminat untuk memanfaatkan tanaman pekarangan untuk pengobatan, baik untuk penyakit infeksi (batuk, demam, flu, dan diare) maupun penyakit degeneratif (hipertensi, reumatik, magh, asam urat, kanker, sakit kepala, dan kolesterol).

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): VOL. 10 NOMOR 1 MARET 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Article In Press: VOL. 9 NOMOR 1 MARET 2025 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 3 NOVEMBER 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 2 JULI 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 1 MARET 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 1 MARET 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Article In Press (Vol 4 Nomor 1 Maret 2020) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 1 MARET 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) More Issue