cover
Contact Name
Pri Iswati Utami
Contact Email
jurnaljppm@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljppm@ump.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
ISSN : 25799126     EISSN : 25498347     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jppm
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Articles 401 Documents
Optimalisasi Pekarangan Sempit Dengan Tanaman Sayuran Pada Kelompok Ibu Rumah Tangga Surtinah Surtinah; Niken Nurwati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.346 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.1882

Abstract

           Budidaya sayur di pekarangan sempit merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menganekaragamkan pangan. Pekarangan yang sempit dapat dimanfaatkan secara efisien untuk berbagai hal, seperti kegiatan yang akan dilakukan ini yaitu mengelola sedemikian rupa pekarangan sempit untuk budidaya sayuran. Bila ibu-ibu rumah tangga dapat membudidayakan sendiri, maka sayuran yang dibutuhkan dapat diambil dari pekarangan sendiri. Sayuran yang diperoleh dari pasar tradisional maupun swalayan pada umumnya mengandung residu pestisida, sehingga membahayakan kesehatan.  Metode pelaksanaan kegiatan dengan cara penyuluhan, pelatihan, pemberian bantuan paket, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh adalah, peningkatan pengetahuan sebesar 45,23% tentang cara membudidayakan sayur di pekarangan sempit, dan peningkatan pengetahuan tentang budidaya vertikultur sebesar 53,64%, dan  pemanfaatan pekarangan sempit memberikan sumbangan pendapatan sebesarRp. 7200,- hari-1.Kata Kunci:  Budidaya, sayur, pekarangansempit, keragamanpangan.
Pemanfaatan Tanaman Obat Sebagai Pencegahan Penyakit Degeneratif Hasby Hasby; Mauliza Mauliza; Mastura Mastura
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.7 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i1.3581

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat di pekarangan rumah untuk mencegah penyakit degenertif mampu meningkatkan taraf  kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam mengenal dan memanfaatkan tanaman obat sebagai pencegahan penyakit degeneneratif. Selain itu juga untuk mencegah dan menjadikan pertolongan pertama penyakit degeneratif agar tidak menjadi kronis dengan memanfaatkan tanaman obat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Meurandeh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa, Aceh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu edukasi masyarakat melalui penyuluhan dengan memberikan penjelasan tentang penyakit degeneratif, melakukan sosialisasi jenis-jenis tanaman obat, manfaat dan aplikasinya. Kegiatan ini diikuti ibu-ibu rumah tangga anggota  Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan pemuda-pemudi yang ada di Desa Meurandeh. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat sangat antusias untuk mengenal, memanfaatkan secara langsung jenis-jenis tanaman obat dan mempraktikkan cara menanamnya pada media tanam.  Pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Meurandeh dalam mengenal, memanfaatkan, menanam/ membudidayakan, dan meracik sendiri tanaman obat sangat tinggi setelah kegiatan.  Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan pengolahan data dari angket yang disebar setelah kegiatan baik dari aspek kognitif, afektif, maupun konasi masyarakat peserta pelatihan.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan dengan Budidaya Sayuran Organik Dataran Rendah Berbasis Kearifan Lokal dan Berkelanjutan Endang Warih Minarni; Darini Sri Utami; Nur Prihatiningsih
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.802 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v1i2.1949

Abstract

The specific purpose of this activity is to increase the motivation of women in improving the quality of life and self-reliance in the family by optimizing the yard with organic vegetable farming in the lowlands based on Local Wisdom and Sustainable.  The strategy used was  the empowerment of target groups with the approach of Participatory Rural Appraisal, methods of education, training, demonstration plots, assistance and equipped with learning by doing techniques. The materials presented were: (1) garden  intensification technology with verticultur method, (2) organic vegetable cultivation technology based on liquid organic fertilizer, botanical pesticide and PGPR, (3) composting technology with enrichment of Trichoderma harzianum (Tricho-compos) activator of local microorganism, (4) technology of pest and disease control on environmentally friendly vegetable crops using botanical insecticides and microbial antagonists; (5) water use efficiency technology with drip irrigation; (6) good sorting, grading and packing technology, 7) empowerment technology to form groups and institutional strengthening and group management. The results of this activity are: (1) the target group / members The women farmer group has a very high curiosity about new information that can improve their standard of living,(2) technology transfer activities on the use of garden with organic vegetable cultivation received positive response from the members of the Group, (3) This devotional activity can encourage the pattern of mind and pattern of member action in organic vegetable cultivation by developing rural resources and sustainable local wisdom, (4) Verikultur cultivation technique with vertical paralon type on a land area of 10 m2 is economically profitable 
PEN CULTURE Sebagai Solusi Peningkatan Pendapatan Nelayan Rajungan Di Jepara Desti Setiyowati; Dwi Retna Sulistyowati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.739 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.1785

Abstract

ABSTRAK                Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada kelompok sasaran nelayan rajungan di Desa Demaan Jepara. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pendapatan nelayan rajungan dengan pemanfaatan teknologi teknik pen culture. Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan maka dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut: 1) Daerah penangkapan (fishing ground) yang terlalu jauh 2) Ketersediaan stok rajungan di pasar tidak terpenuhi akibat ketergantungan nelayan pada stok rajungan di laut 3) Harga yang tidak stabil. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, maka solusi yang ditawarkan adalah penyuluhan, pembuatan teknik pen culture, pelatihan dan pendampingan. Saat ini seluruh kegiatan telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan hasil yang baik dengan tingkat capaian program 100%. Pendampingan dalam pemanfaatan teknik pen culture telah membantu nelayan rajungan dalam meningkatkan pendapatan. Sebelum adanya kegiatan ini atau masih mengandalkan penangkapan rajungan di laut rata-rata produksinya hanya 60 kg dengan omzet per bulan Rp 3.600.00,00. Setelah adanya kegiatan ini produksinya naik menjadi 70 kg dengan omzet per bulan Rp 4.200.00,00. Kata kunci: Pen culture, Rajungan, Nelayan ABSTRACT                The purpose of this devotional activity is to increase the income of blue swimmer crab fishermen with the utilization of technological techniques of pen culture. Based on the analysis of the situation undertaken it can be identified problems as follows: 1) fishing ground area that is too far 2) Availability of crab stocks in the market is not met due to dependence of fishermen on the stock of crabs at sea 3) Unstable prices. Based on the problems faced by partners, the solutions offered are counseling, pen culture technique development, training and mentoring. Currently all activities have been completed smoothly and the results are good with 100% program achievement level. Assistance in the utilization of pen culture techniques has helped the blue swimmer crab fishermen to increase their income. Before the existence of this activity or still rely on catching crab in the sea average production of only 60 kg with sales turnover per month 3.600.000IDR. After this activity the production rose to 70 kg with turnover per month 4.200.000IDR. Keyword: Pen culture, Blue swimmer crabs (Portunus pelagicus), Fishermen
Penerapan Mesin Pengaduk Yoghurt Sebagai Upaya Peningkatan Produksi Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Shafiq Nurdin Nurdin
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.021 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v1i2.1635

Abstract

Selain memiliki manfaat yang lengkap sebagai minuman kesehatan, yoghurt memiliki harga yang terjangkau dan telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Banyak industri rumahan yang mulai tertarik untuk menjadikan yoghurt sebagai salah satu usaha alternatif. Beberapa UKM produksi yoghurt ini adalah UKM Yoghurt Yovita dan UKM Yoghurt Yosh yang menjadi mitra pada program ini. Pada kedua UKM tersebut masalah yang muncul adalah terbatasnya penggunaan mixer standar dalam proses pengadukan yoghurt sehingga menyebabkan kurang maksimalnya kuantitas produk yoghurt yang dihasilkan. Selanjutnya, tujuan dari program ini adalah menyelesaikan masalah produksi tersebut dengan dibuatkannya mesin pengaduk yoghurt otomatis dengan kapasitas yang lebih besar. Tahapan kegiatan pada program ini meliputi proses desain mesin, persiapan bahan dan alat, pelaksanaan workshop dan pendampingan pengoperasian dan perawatan mesin pengaduk yoghurt. Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan terlihat bahwa mitra sangat antusias dalam mengikuti program tersebut. Hal ini dapat diketahui dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dilaksanakannya program. Mitra juga lebih terampil dalam mengoperasikan mesin dengan didampingi oleh Tim Pelaksana Program. Melalui kegiatan ini, diharapkan kedepannya akan mampu membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi para pemilik UKM tersebut.
Pengembangan Usaha Kecil Dan Menengah Produsen Makanan Berbahan Baku Lokal Jaka Sriyana; Chynthia Pradiftha Sari
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.901 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.2017

Abstract

ABSTRAK                Tujuan program pengabdian masyarakat di Desa Wringinputih ini adalah menemukan strategi pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) makanan olahan berbahan baku lokal. Kelompok usaha yang menjadi obyek pengabdian adalah kelompok UKM bidang makanan berbahan dasar dari ketela. Untuk menemukan berbagai strategi yang dipilih, digunakan analisis Strength, Weaknesses, Opportunity and Threat (SWOT). Strategi yang direkomendasikan untuk pengembangan usaha adalah peningkatan kualitas produksi, pengurusan perijinan industri rumah tangga (P-IRT), peningkatan kualitas pengemasan produk,  dan pemasaran. Hasil kegiatan pengabdian menghasilkan produk berupa (1) peningkatan kualitas produk makanan berbahan baku ketela dengan penggunaan mesin peniris minyak (spinner), (2) hasil diversifikasi jenis makanan olahan berbahan baku ketela dan pepaya, (3) hasil pelatihan dan pengurusan P-IRT, (4) desain kemasan produk makanan berbahan baku ketela dan pepaya, dan (5) rancangan pemasaran produk makanan olahan. Kata Kunci : Singkong, Usaha Kecil Dan Menengah, Sertifikat P-IRT ABSTRACT                The purpose of community service program in Wringinputih Village is to find the strategy of developing small and medium enterprises (SMEs) of processed foods made from local raw materials. Group of business as object of dedication is group of food industry based SMEs from cassava. To find the various strategies of SME’s development, we used Strength, Weaknesses, Opportunity and Threat (SWOT) analysis. The recommended strategies for business development are improving the quality of production, managing the home industry licensing (Perijinan Industri Rumah Tangga/P-IRT), improving the quality of product packaging, and new marketing design. The result of the community services are (1) the improvement of the quality of food product made from raw sweet potatoes with the use of the oil spinner machine, (2) the diversification of the processed foods made from raw cassava and papaya, (3) the result of training and management of P-IRT, (4) packaging design of food products made from cassava and papaya, (5) marketing design of processed food products. Keywords: Cassava, Small And Medium Entrepreneurs, Certificate P-IRT
Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Orang Rimba melalui Pembinaan PHBS Rumah Tangga Nofrans Eka Saputra; Ummi Kalsum; Yun Nina Ekawati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.692 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.2590

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang rimba mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui pembinaan PHBS rumah tangga. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu survei, advokasi, sosialisasi mengenai materi PHBS, pembuatan media informasi PHBS orang rimba melalui media sosial dan media massa sebagai bentuk bina suasana PHBS. Dalam Pengabdian ini ditemukan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat orang rimba masih dikatakan belum cukup baik meskipun telah tinggal menetap/ tidak melakukan tradisi berpindah tempat. Hasil survey yang dilakukan pada 22 Kepala Keluarga menunjukkan bahwa orang rimba masih banyak melahirkan dengan dukun (85,7%), menimbang bayi dengan teratur (52,4%), tidak menggunakan jamban ketika BAB & BAK (85,7%), menggunakan air bersih (52,4%), membuang sampah sembarangan (85,7%), tidak membersihkan perkarangan (95,2%), merokok (71,4%), memiliki Kartu Sehat/ dsb (52,4%), serta ketidaksesuaian luas dan jumlah anggota keluarga yang tinggal satu rumah (100%). Pengabdian masyarakat ini juga melakukan advokasi dengan Dinas Kesehatan/ Puskesmas wilayah  dalam membuat rencana kegiatan bersama secara berkala. Pelaksanaan sosialisasi mengenai PHBS telah dilakukan di dua lokasi yaitu Desa Sekamis dan Pulau Lintang dengan sasaran minimal 22 Kepala Keluarga dari setiap Desa. Hasil sosialisasi ini menunjukkan bahwa orang rimba yang telah diberikan materi PHBS, setidaknya berhasil mempraktikan keterampilan ber PHBS di rumah tangga yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, membersihkan perkarangan, tidak merokok. Pengawasan mengenai PHBS bagi orang rimba ini diharapkan dapat dilakukan secara terus menerus oleh kader kesehatan yang telah dibentuk melalui pengabdian masyarakat, dengan harapan PHBS ruta bagi orang rimba dapat terwujud, dan dapat diterapkan bagi orang rimba lainnya dengan lokasi yang berbeda.
PERBAIKAN PENGELOLAAN UMKM GUNA PENGEMBANGAN USAHA MIKRO Rosita Rosita; Ida Ayu Kade Rachmawati Kusasih; Budi Istiyanto
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 1 MARET 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.545 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v1i1.1179

Abstract

ABSTRAK Program pengabdian ini dilakukan pada UMKM yang bergerak daam bidang usaha manufaktur (mitra 1) yaitu Nufarozan Bedding Goods dan UMKM bergerak dalam bidang dagang (mitra 2) yaitu SB Alat Kebersihan. Mitra 1 yang memiliki permsaalahan manajemen usaha yang belum profesional dan belum menghasilkan pendapatan usaha yang optimal sehingga kesulitan untuk bisa mengembangkan usahanya. Demikian pula dengan mitra 2 memiliki permasalahan yang hampir sama yaitu pengelolaan yang masih menjadi satu dengan pengelolaan rumah tangga sehingga belum bisa optimal dalam usahanya. Penataan dan sarana untuk memperoleh pendapatan dari penjualan kurang diperhatikan, sehingga pendapatan usaha hanya cukup untuk bertahan hidup saja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan di kedua UMKM mitra dengan memberikan pendampingan manajemen dan pengelolaan keuangan. Kegiatan pendampingan dimulai dari perbaikan pengelolaan keuangan dari kedua mitra. Penghitungan biaya produksi diberikan konsep untuk mitra Nufarozan, demikian juga dengan pengelolaan kas usaha melalui pencatatan arus kas. Kemudian ada perbaikan ruang usaha berupa layout usaha yang lebih efektif dan efisien. Pada mitra SB Alat Kebersihan juga dilakukan perbaikan pendampingan pengelolaan keuangan dari pengelolaan persediaan barang dagangan dan pencatatan arus kas. Untuk pengelolaan manajemen ada perbaikan layout ruang display barang dagangan. Kegiatan pengabdian dengan telah menghasilkan manajemen produksi dan manajemen usaha secara keseluruhan yang lebih baik bagi mitra 1 dan mitra 2. Ruang usaha telah terbentuk untuk mitra 1 dan mitra 2. Pemasaran online juga telah dilakukan melalui blog yang telah dibuatkan oleh tim pelaksana. Kata kunci : UMKM, manajemen profesional, pemasaran, keuangan, pendapatan, layout, pemasaran online, ruang usaha ABSTRACT This study proposed to SMEs and it will be conducted on Nufarozan Bedding Goods as the first partnership of manufacture business and SB Alat Kebersihan as the second partnership of trading company. The first partner has not develop yet in professional management and not to generate revenue optimized yet. Like the first partner, the second partner has the similar problems in managing and developing system. In short, the lack of attention in managing and structuring is fundamental problem in the business and it is not growing satisfy. The study will be conducted by providing assistance and financial management to the partnership. The activities will be started from the financial management; which is the measurement of cost production, cash flow and cash management will be provided for Mufarozan (fist partner); moreover, it will be given several improvement in the layout of business more effective and efficient. Furthermore, for SB Alat Kebersihan will be assisting on the financial management of inventory and cash flows; indeed, for managing also given by providing space layout for inventory display.According to the results that overall, the production of management and business activities are better both of partnership.The business area has been formed and also online marketing has been carried out through a website or blog. Furthermore, hopefully both of partnership have to enhance the business activities; moreover, the partnership will be guidedcontinuously as responsibility of program. Keyword: SMEs, professional management, marketing, finance, revenue, layout, online marketing, business space
Pelatihan Dan Pendampingan Pengolahan Komoditi Kelapa Metasari Kartika; Hendarmin Hendarmin; Wenny Pebrianti
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.672 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.1706

Abstract

ABSTRAK                Tujuan kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat  Desa Kalimas Melalui Diversifikasi Komoditi Kelapa bekerjasama dengan kedua mitra yakni Kelompok Tani Jaya Mas dan Kelompok PKK Desa Kalimas adalah meningkatkan pendapatan mitra dengan cara memproduksi dan memasarkan produk dari diversifikasi komoditi kelapa (nata de coco). Permasalahan yang dihadapi mitra pertama yaitu Kelompok Tani Jaya Mas adalah tidak mengetahui diversifikasi komoditi kelapa, pendapatan petani kelapa yang rendah, tidak mengetahui cara pemasaran produk dan memiliki sikap yang pasrah terhadap keadaan. Sedangkan permasalahan yang dihadapi mitra kedua yaitu Kelompok PKK Desa Kalimas adalah kurangnya jenis kegiatan produktif dan tidak mengetahui cara pemasaran produk. Berangkat dari permasalahan tersebut kedua mitra sepakat akan mengolah bagian kelapa yang selama ini dibuang begitu saja (air kelapa) padahal dapat diproduksi menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi (produk nata de coco). Oleh karenanya, metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah : (1) memberikan informasi hasil penelitian terkait produk unggulan daerah , (2) pelatihan dan pendampingan softskill  yakni mengenai motivasi kerja dan creative thinking, (3) pelatihan dan pendampingan pembuatan nata de coco,dan (4) pelatihan dan pendampingan pemasaran. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan mitra, terciptanya produk nata Kalimas, publikasi pada media massa, serta adanya email dan akun instagram untuk memasarkan produk secara online. Kata kunci: Diversifikasi, Kelapa, Nata, Pelatihan, Pendampingan.  ABSTRACT                The objective of Science and Technology activity for community  of Kalimas Village through Coconut Commodity Diversification in collaboration with both partners, which are Jaya Mas Farmer Group and Family Welfare Program Group of Kalimas village, is to increase the partners’ income by producing and marketing coconut commodity diversification product (nata de coco). The problems faced by the first partner, Jaya Mas Farmer Group, are the lack of knowledge about coconut commodity diversification, the low coconut farmer income, the lack of knowledge in marketing the products, and their surrender behavior of current condition. While the problems faced by the second partner, Family Welfare Program Group of Kalimas Village, are the lack of productive activities and uninformed about how to market the products. Based on these problems, both parties agreed to process a part of coconut that is wasted (the coconut water) that is in fact, economically valuable if produced into its derivate product (nata de coco product). Thus, the executing methods used in this activity are: (1) give the information of study result related to the featured product in that area, (2) workshop and supervision of soft skill about work motivation and creative thinking, (3) workshop and supervision of nata de coconata de coco production, and (4) workshop and supervision related to marketing. The result of this activity is the improvement in knowledge and skill of these partners, the creation of nata Kalimas product, publication using mass media, as well as Instagram and e-mail account for marketing product online.  Keywords: Diversification, Coconut, Nata, Workshop, Supervision
Boiler dengan Sistem Pengaman Panas sebagai Alat Peraga Pendidikan di SMK Tinta Mas Bekasi Adhes Gamayel; Sinka Wilyanti; Ade Sunardi
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.998 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.2133

Abstract

ABSTRAK Alat peraga merupakan penunjang kurikulum dalam kegiatan belajar mengajar. Fungsinya untuk menciptakan kondisi belajar yang efektif, meningkatkan motivasi belajar, mempermudah peserta didik memahami materi pelajaran, dan membantu siswa dalam berpikir logis. Salah satu contoh alat peraga yang berbasis teknik mesin dan teknik elektronika adalah boiler dengan sistem pengaman panas. SMK Tinta Mas memiliki jurusan teknik elektronika dan teknik mesin. Permasalahan yang dimiliki oleh kedua jurusan tersebut adalah (1) belum adanya alat peraga tentang mesin-mesin industri, (2) Siswa belum mengerti tentang cara kerja boiler, dan (3) Siswa belum mengerti tentang sistem pengaman panas. Tujuan kegiatan ini adalah memberi pengetahuan kepada siswa tentang peralatan elektronika pada mesin-mesin industri. Metode pelaksanaan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah (1) penyuluhan cara kerja boiler dan sistem pengaman panas, (2) pelatihan praktek pengoperasian boiler dan sistem pengaman panas. Diawal kegiatan siswa diberi pre-test dan di akhir kegiatan diberi post test untuk melihat hasil dari keberhasilan metode ini. Hasil dari kegiatan ini yaitu bertambahnya pengetahuan dan motivasi belajar siswa tentang sistem pengaman panas dan cara kerja boiler. Disamping itu, siswa memiliki ketrampilan dalam pengoperasian boiler dan sistem pengaman panas.Kata Kunci: Alat Peraga, boiler, sistem pengaman panas, pelatihan

Page 3 of 41 | Total Record : 401


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Article In Press: VOL. 9 NOMOR 1 MARET 2025 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 3 NOVEMBER 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 2 JULI 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 1 MARET 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 1 MARET 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 2 SEPTEMBER 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Article In Press (Vol 4 Nomor 1 Maret 2020) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 1 MARET 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) More Issue