cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023)" : 10 Documents clear
Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019 Universitas Respati Yogyakarta Selama Perkuliahan Online di Masa Pandemi Novriana Manik; Suwarto Suwarto; Hesti Yuningrum; Naomi Nisari Rosdewi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.506

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus jenis baru yaitu coronavirus yang pertama kali muncul pada Desember 2019 di Wuhan. Pandemi Covid-19 membuat semua negara, termasuk Indonesia, menerapkan pembatasan pergerakan penduduk dalam suatu wilayah terhadap segala bentuk aktivitas masyarakat di tempat-tempat umum, termasuk lembaga pendidikan. Selama pandemi Covid-19 pembelajaran dan perkuliahan dilakukan secara online. Perubahan ini membutuhkan adaptasi bisa diterima secara langsung, serta adanya tuntutan maupun kendala selama prosesnya yang bisa mengakibatkan stres akademik berdasarkan aspek ekspetasi akademik, tuntutan perkuliahan dan ujian, dan persepsi diri akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019 Universitas Respati Yogyakata selama perkuliahan online di masa pandemi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian yaitu analisis univariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 92 responden, terdapat 14 (15.2 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori rendah, 61 (66.3 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori sedang, dan 17 (18.5 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori tinggi. Tingkat stres akademik mahasiswa kesehatan masyarakat angkatan 2019 selama perkuliahan online dimasa pandemi pada kategori sedang
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Perilaku Pencegahan Sibling Rivalry di Puskesmas Abiansemal I Ni Putu Citra Desyana Putri; Komang Ayu Purnama Dewi; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.492

Abstract

Sibling rivalry adalah persaingan yang terjadi antara saudara dimana anak memiliki perasaan cemburu dan iri karena kehadiran saudara kandung yang baru lahir. Adanya perilaku sibling rivalry harus dicegah dari awal oleh ibu diawal kehamilan agar sibling rivalry tidak terjadi dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang sudah memiliki anak terakhir dengan umur kurang dari 2,5 tahun. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional stratified random sampling dan pengambilan sampel setiap desa menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 106 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 41 responden (38.7%), dan hampir setengahnya responden memiliki perilaku pencegahan terhadap sibling rivalry dengan kategori baik sebanyak 41 responden (38.7%). Hasil uji analisis menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I dengan nilai p-value 0,000 (r=0,929). Kesimpulan pada penelitian ini Semakin baik pengetahuan yang ibu hamil miliki mengenai sibling rivalry maka semakin baik perilaku ibu hamil mencegah terjadi sibling rivalry pada anak. Disarankan tenaga kesehatan secara berkala memberikan penyuluhan mengenai sibling rivalry pada awal kehamilan sehingga dapat dicegah atau bahkan tidak terjadi sibling rivalry.
Faktor Penentu Berhenti Pakai (Drop Out) Alat Kontrasepsi pada Masa Pandemi Covid-19 Lenna Maydianasari; Nonik Ayu Wantini; Merita Eka Eka Rahmuniyati; Fika Handayani; Melani Maranressy
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.493

Abstract

Hambatan dalam mengakses pelayanan KB pada masa pandemi covid-19 berkontribusi terhadap jumlah akseptor yang berhenti pakai (drop out) alat kontrasepsi pada pandemi covid-19. Jumlah akseptor drop out tahun 2021 di wilayah kerja Puskesmas Berbah Kabupaten Sleman sebanyak 386 orang. Banyaknya akseptor yang berhenti pakai menjadi salah satu indikator penting untuk mengatur kualitas penggunaan kontrasepsi sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkan berhenti pakai alat kontrasepsi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor penentu berhenti pakai (drop out) alat kontrasepsi pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) dengan rancangan cross-sectional. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif yang dikombinasikan dengan kualitatif (Mixed Method). Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Berbah dengan jumlah sampel sebanyak 88 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan panduan indepth interview. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu berhenti pakai alat kontrasepsi pada masa pandemi covid-19 karena faktor predisposisi adalah keinginan untuk hamil dan ketakutan mengunjungi layanan KB saat pandemi covid-19, sedangkan faktor pendorongnya adalah akses pelayanan KB sulit dan faktor penguat adalah masih takut efek samping alat kontrasepsi serta kurangnya dukungan suami. Mayoritas faktor penentu adalah masih takut akan efek samping pemakaian alat kontrasepsi namun tidak ada hubungan riwayat penggunaan alat kontrasepsi dengan faktor penentu masih takut efek samping pemakaian alat kontrasepsi.
Gambaran Gejala Menopause dan Psychological Well Being pada Wanita Klimakterium Yanita Trisetiyaningsih; Fajriyati Nur Azizah; Khristina Diaz Utami
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.478

Abstract

Masa klimakterium merupakan masa transisi dari masa reproduktif ke masa non reproduktif. Pada masa klimakterium akan terjadi perubahan-perubahan dalam diri seorang Wanita yang disebabkan oleh berkurangnya hormon estrogen.  Gejala-gejala fisik yang menyertai menopause seperti rasa panas (hot flush) yang biasanya terjadi pada leher, wajah serta bagian atas dada, keluarnya keringat yang terlalu berlebih, sulit tidur, iritasi pada kulit, kekeringan vagina, mudah lelah, sakit kepala, dan jantung berdebar kencang. Perubahan dan gejala fisik yang terjadi ketika menopause seringkali juga disertai dengan beberapa gejala psikologis seperti wanita menjadi lebih mudah tersinggung, tertekan, gelisah, gugup, kesepian, tidak sabar, gangguan konsentrasi, tegang, cemas, bahkan depresi saat menopause. Adanya perubahan perubahan yang dialami pada masa klimakterium akan menimbulkan perubahan pada psychological well being sehingga berdampak secara tidak langsung pada kualitas hidup.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran psychology well being dan gejala menopause yang terjadi pada wanita masa klimakterium. Jenis penelitian ini adalah deskripsi eksploratif yang dilakukan di Dusun Gamping Kidul Ambarketawang Gamping Sleman. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 76 wanita usia 45-60 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis statistik SPSS.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bahwa 17 orang  (22,4%) sering mengalami hot flushes, 19 orang  (25%) sering mengalami haid tidak teratur, 26 orang (34,2%) sering mengalami gangguan sulit tidur, 34orang (44,7%) mengalami penurunan daya ingat, 44 orang  (57,9%) sering mengalami nyeri otot, dan 32 orang  (42,1%) sering mudah emosional. Gambaran  Psychological Well Being Wanita Klimakterium pada rentang Mean yaitu (73,11), dimana skor minimal adalah 56 dan skor tertinggi adalah 89, dengan tingkat Psychological Well Being  dalam rentang cukup sebanyak 56 responden(73,7%).
The Correlation between Intensity of Social Media Use and The Level of Social Anxiety Students Desi Kurniasari; Rodiyah Soekardi; Dwi Endah Kurniasih; Joko Krisdiyanto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.500

Abstract

Based on data from the Global Web Index in 2022 around the world there are 4.95 billion internet users and 4.62 billion as active social media users with average usage duration of around 3-4 hours per day. Until January 2022, the number of internet users in Indonesia has reached 204.7 million. While the types of social media that are widely used by students are Whatsapp, Instagram, and Tictoc. The results of a preliminary study on students at Respati Yogyakarta University (Unriyo), showed that out of 10 students from the Faculty of Health Sciences (Fikes), 7 students experienced moderate anxiety, and 3 students experienced mild anxiety. To determine the correlation between the intensity of social media use and the level of social anxiety in students. This is quantitative research using a cross sectional approach. This research was carried out at Fikes, Unriyo in December 2022. Sampling was carried out using the accidental sampling technique. Data analysis used Kendall's tau_b correlation test. Most (65%) of respondents have a high intensity of using social media, and most (71%) of respondents experience moderate levels of social anxiety. The Kendall'a tau_b test results obtained a p value of 0.000 (<0.05). Statistically there is a positive correlation between the intensity of social media use and the level of student social anxiety
Gambaran Persepsi dan Pengalaman Mahasiswa Baru Keperawatan pada Fase Awal Perkuliahan Putu Sri Febriyanti; Ni Made Dian Sulistiowati; Kadek Eka Swedarma
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.488

Abstract

Mahasiswa baru program studi keperawatan mengalami berbagai perubahan yang disebabkan oleh peralihan dari sekolah menengah ke perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan pengalaman mahasiswa baru Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Udayana pada beberapa bulan pertama perkuliahannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada bulan Oktober 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dan diperoleh 33 orang mahasiswa baru sebagai responden penelitian. Desain penelitian ini menggunakan metode cross-sectional, dengan kuesioner online yang digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 responden (57,57%) berusia 18 tahun, dan sebagian besar berjenis kelamin perempuan (93,93%). Sebanyak 17 responden (51,51%) merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), dan sisanya merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan. 29 responden (87,87%) menyatakan bahwa kuliah di program studi keperawatan merupakan pilihannya sendiri. Sistem pendukung yang paling dominan dimiliki oleh responden adalah teman sebaya (57,57%). Sebanyak 14 responden (42,42%) menyatakan bahwa materi ajar dan praktik di program studi keperawatan tergolong berat. 21 responden (63,63%) mengatakan bahwa jadwal perkuliahan tergolong padat, dan 9 responden (21,21%) mengatakan bahwa perkuliahan di program studi keperawatan tidak sesuai dengan ekspektasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 25 responden (75,75%) mengalami cemas dan perasaan berat untuk menghadiri perkuliahan dalam waktu 30 hari terakhir. Berdasarkan beberapa masalah tersebut, ditemukan bahwa 7 responden (21,21%) ingin pindah dari program studi keperawatan. Data-data tersebut menunjukkan bahwa kuliah di program studi keperawatan memberikan beban psikologis yang cukup besar bagi mahasiswa baru. Maka dari itu, peneliti menyarankan agar peneliti selanjutnya dapat mengembangkan intervensi yang mampu meningkatkan kenyamanan mahasiswa baru dan mampu membantu mahasiswa untuk beradaptasi dengan proses pendidikannya.
Paparan Media Informasi dengan Perilaku Swamedikasi pada Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta Jati Untari; Setri Wahyuni Pertiwi; Nur Aini; Rini Pratiwi; Yelli Yani Rusyani
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.503

Abstract

Swamedikasi adalah tindakan pemilihan atau penggunaan obat tanpa resep dokter untuk mengatasi penyakit atau gejala penyakit. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang tepat untuk melakukan perilaku swamedikasi. Terdapat 44,14% masyarakat Indonesia yang berusaha untuk melakukan pengobatan sendiri dan sejumlah 103.860 (35,2%) rumah tangga dari 294.959 rumah tangga di Indonesia menyimpan obat untuk swamedikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui paparan media informasi dengan perilaku swamedikasi di Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan populasi adalah masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta sebanyak 244 KK dengan sampel sebanyak 73 kepala keluarga menggunakan teknik Purposive Sampling dan analisis data menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat nilai p value 0.016<0.05 dan Odds Ration 4.759, responden cenderung 4.759 kali memiliki perilaku yang baik saat melakukan swamedikasi karena mendapatkan paparan informasi lebih banyak dari sumber informasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara paparan media informasi dengan perilaku swamedikasi di Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta.
Kesiapsiagaan Siswa terhadap Erupsi Gunung Merapi melalui Video Animasi di SD N Kepuharjo Cangkringan Sleman Nanang Kurniawan; Novita Nirmalasari
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.479

Abstract

Bencana letusan gunung berapi adalah peristiwa yang dapat mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat serta lingkungan. Salah satu upaya penanggulangan dampak bencana yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kesiapsiagaan. Komunitas sekolah sebagaipemangku kepentingan atau stakeholder yang berperan dalam hal menyebarluaskan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi mitigasi bencana terhadap kesiapsiagaan siswa di SDN Kepuharjo dalam menghadapi erupsi gunung Merapi. Metode penelitian ini menggunakan Quasi-eksperimental One-Group Pretest-Posttet design dengan pendekatan kuantitatif. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 39 siswa. Intervensi dileucine dengan pemutaran video animasi mitigasi bencana. Pengukuran kesiapsiagaan bencana dilakukan sebelum dn sesudah intervensi. Analisa data univariat menggunakan persentase dan frekuensi, uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rerata kesiapsiagaan siswa setelah intervensi lebih tinggi (91,57) daripada sebelum Intervensi (66,98). Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan Kesiapsiagaan siswa yang bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value (0,000<0,05). Kesimpulan dari penelitian yaitu ada pengaruh penggunaan media video animasi terhadap kesiapsiagaan siswa di SD N Kepuharjo dalam menghadapi erupsi gunung Merapi.
Hambatan dan Peluang Pencegahan Stunting dengan Melibatkan Remaja: Studi Kualitatif di Kota Yogyakarta Rahayu Widaryanti; Amigo Aquino Erjinyuare Thomas; Fika Lilik Indrawati
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.494

Abstract

Pencegahan stunting melibatkan remaja mempunyai banyakkeuntungan baik secara ekonomi maupun secara sosial.  Remaja yang sehat akan meningkatkan produktivitas sumber daya manusia (SDM) pada masa yang akan datang serta menjadi generasi penerus yang berkualitas dan diharapkan dapat memutus siklus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk  mendapatkan gambaran mengenai hambatan dan peluang yang dirasakan remaja dalam mengikuti program pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2022 sebanyak 50 remaja laki-laki dan perempuan, informan triangulasi dilakukan kepada pengurus BKR, orang tua maupun lurah. Analisis data dilakukan dengan metode  colaizzi. Hasil penelitian ditemukan bahwa hambatan yang ditemukan antara lain adanya persepsi remaja tentang stunting yang kurang tepat, adanya pandemi Covid-19 serta pelaksanaan kegiatan posyandu remaja yang belum optimal. Peluang yang dapat dioptimalkan dalam pencegahan stunting yang melibatkan remaja antara lain remaja merupakan agen perubahan yang mempunyai semangat dan tekat untuk berubah serta investasi kesehatan pada remaja mempunyai keuntungan jangka panjang serta dapat memutus siklus stunting. Kesimpulan melibatkan remaja dalam program pencegahan stunting mempunyai banyak keuntungan dan bersifat jangka panjang
Hubungan antara Kesejahteraan Spiritual dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di Yogyakarta Windi Ismatul Hasanah; Ike Wuri Winahyu Sari
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.487

Abstract

Kesejahteraan spiritual yang dimiliki oleh pasien dengan penyakit ginjal kronik (PGK) sangat berperan penting dalam membantu perbaikan kualitas hidup pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden. Penelitian ini dilakukan di Unit Hemodialisis di salah satu rumah sakit swasta di Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner kesejahteraan spiritual (SWBS) dan kualitas hidup (WHOQOL-BREF). Pengolahan data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Kesejahteraan spiritual pada pasien PGK termasuk pada kategori sedang dengan rata-rata 93,30±11,27, kualitas hidup pada pasien PGK berada pada kategori baik dengan rata-rata 64,58±8,85. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik (p=0,003; r=0,383).Pengkajian kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup pada pasien PGK dapat menjadi petunjuk klinis dalam menegakkan diagnosis keperawatan kesulitan spiritual atau kesiapan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup.

Page 1 of 1 | Total Record : 10