cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
Efektivitas Murottal Al Qur’an Terhadap Respon Fisiologis, Kecemasan Pre Operasi Dan Gelombang Otak Hakim, Hasnani; Syam, Yuliana; Rachmawaty, Rini
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.795 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i3.254

Abstract

Bacaan Al Qur'an telah digunakan oleh kaum muslim selama berabad-abad untuk menyembuhkan dan mengobati orang yang menderita stres dan gangguan psikologis. Suara bacaan Al Qur’an menghasilkan  suara dengan frekuensi dan panjang alunan tertentu yang ekspresif. Alunan  ini menghasilkan untaian melodi yang mendayu yang mempengaruhi sel otak dan mengembalikan keseimbangan dan koordinasi, mempengaruhi keadaan mental dan psikologis manusia. Hal ini akan menyebabkan peningkatan kekuatan pertahanannya secara dramatis terhadap penyakit. Review artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pembacaan Al Qur’an pada respon fisiologis, kecemasan pra operasi dan gelombang otak manusia. Metode yang digunakan yaitu electronic   data base dari jurnal yang telah dipublikasikan  oleh Pubmed, ProQuest, Google Scholar dan Cochrane. Hasil review dari 15 jurnal yang dipilih menunjukkan bacaan Al Qur'an secara efektif memperbaiki tanda-tanda vital, peningkatan saturasi oksigen, tingkat kesadaran, mengurangi kecemasan pre operasi dan hasil EEG gambar gelombang otak yang menunjukkan bacaan Al Qur’an memberi ketenangan, rasa lega, dan suasana santai dan rileks. Kesimpulan, bacaan Al Qur’an adalah salah satu terapi komplementer, intervensi non-farmakologis, non-invasif dan murah untuk memperbaiki tanda-tanda vital, meningkatkan saturasi oksigen, tingkat kesadaran, mengurangi kecemasan pre operasi  dan memberikan kenyamanan bagi pasien.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Kecemasan Pada Lansia Di Unit Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma, Umbulharjo Yogyakarta Judha, Mohammad; Syafitri, Endang Nurul
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.979 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.283

Abstract

Aromaterapi Lemon merupakan salah satu jenis aromaterapi yang memiliki efek menenangkan atau rileks untuk beberapa gangguan misalnya mengurangi kecemasan, ketegangan dan insomnia. Zat yang terkandung dalam lemon salah satunya adalah linalool yang berguna untuk menstabilkan sistem saraf sehingga dapat menimbulkan efek tenang bagi siapapun yang menghirupnya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan pada lansia di Panti Wreda Budhi Dharma , Umbulharjo, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode Quasyexperimentalone group pre post test dengan rancanganTime Series. Data hasil analisa pengukuran kecemasan pada lansia yang mendapatkan aromaterapi lemon didapatkan dari kuesioner DASS 42 dan dilakukan uji hipotesisi secara statistic. Teknik sampel menggunakan consecutive samplingsebanyak 18 responden.Karakteristik responden sebagian besar berada pada kategori lanjut usia 66.7% dan mayoritas lansia berjenis kelamin perempuan 72.2%. Stres lansia sebelum pemberian aromaterapi lemon rata-rata skor kecemasan yaitu 16.28  dan setelah pemberian aromaterapi lemon 11.67. Hasil analisis diperoleh selisih paling tertinggi pada hari ketiga dan kelima yaitu 0.89dengan p-value adalah 0.000. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan pada lansia di Unit Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma.
Pelatihan Bermain Pada Pengasuh Meningkatkan Parenting Self-Efficacy Oktavianto, Eka; Lesmana, Tri Wahyu Intan; Timiyatun, Endar; Badi'ah, Atik
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.817 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v6i1.294

Abstract

Masih banyak pengasuh yang masih belum optimal dalam melakukan pengasuhan anaknya. Parenting self-efficacy yang dimiliki pengasuh menentukan kualitas pengasuhan. Masih banyak pengasuh yang merasa tidak mampu untuk merawat anaknya dengan baik. Hal tersebut perlu untuk diatasi. Salah satunya dengan melakukan pelatihan bermain pada pengasuh. Penelitian ini menguji pengaruh pelatihan bermain pada pengasuh terhadap parenting self-efficacy. Penelitian ini berjenis pre-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yakni 19 pengasuh. Uji analisis menggunakan paired sample t-test. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner  parenting self-efficacy yang dimodifikasi dari Tools to Measure Parenting Sef-Efficacy (TOPSE). Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan skor parenting self-efficacy antara sebelum dan sesudah pelatihan. Nilai rata-rata parenting self-efficacy sebelum pelatihan adalah 239,26 dan setelah pelatihan (post-test 1) menjadi 288,53 (perbedaan rata-rata sebesar 49,27) dan pada post-test 2 menjadi 399,16 (perbedaan rata-rata 159,90). Hasil uji komparasi antara sebelum dan sesudah pelatihan bermain didapatkan nilai p=0,000 (nilai p< 0,05). Kesimpulanya adalah pelatihan bermain pada pengasuh meningkatkan parenting self-efficacy.
PENGARUH TERAPI WARNA TERHADAP TINGKAT STRES LANSIA DI BPSTW PROVINSI DIY UNIT BUDI LUHUR KASIHAN BANTUL Pratiwi, Ni Wayan Yeni; Induniasih, Induniasih; Asmarani, Fajarina Lathu
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.337 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v3i2.20

Abstract

Lansia mengalami beberapa kemunduran sitem tubuh. Perubahan psikologis berpengaruh terhadap perubahan kognitif lansia, gangguan kecemasan dan stres hal yang paling sering dialami lansia. Penderita gangguan kesehatan mental mencapai 12,5 % pada usia 75 tahun keatas, angka kejadian perempuan lebih tinggi 8,9 % dibandingkan laki-laki 5,0%. Hasil studi studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di BPSTW Unit Budi Luhur Kasihan Bantul, 4 dari 6 lansia mengalami stres. Terapi warna merupakan terapi komplementer yang memberi efek relaksasi dan berepengaruh terhadap kerja saraf simpatik dan parasimpatik..Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi warna terhadap tingkat stres lansia. Penelitian ini menggunakan metode pre test and post test nonequivalent control group design. Jumlah sampel 36 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok, 18 responden sebagai kelompok kontrol dan 18 responden sebagai kelompok intervensi. Derajat stres diukur dengan menggunakan DASS 42. Penelitian dilakukan selama 7 hari berturut –turut, data pretest diambil  sebelum terapi warna pada hari pertama dan data posttest setelah dilakukan terapi warna pada hari ke 7.Hasil uji statistik dengan menggunakan wilxocon pada kelompok kontrol didapatkan nilai P value = 0,291 tidak ada perbedaan tingkat stres lansia. Hasil uji statistik dengan menggunakan T–Test–Paired pada kelompok intervensi didapatkan nilai p value =0,000 ada perbedaan tingkat stres lansia. Hasil uji statistik dengan menggunakan T-test independent pada uji post test kedua kelompok didapatkan nilai P value =0,000 (p value<0,05) maka ada perbedan tingkat stres lansia antara kelompok kontrol dan intervensi. Kesimpulan pada penelitian ini ada pengaruh terapi warna terhadap penurunan tingkat stres lansia. Kata Kunci : Lansia, Terapi Warna, Tingkat Stres
HUBUNGAN USIA MENARCHE DAN PARITAS TERHADAP USIA MENOPAUSE PADA WANITA DI RW 28 DUSUN PANJEN WEDOMERTANI NGEMPLAK SLEMAN YOGYAKARTA Soro, Oktaviana Chelly; Wahyuningsih, Melania; Liliana, Anita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.92 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i1.70

Abstract

Menarche adalah  pertanda adanya suatu perubahan status sosial dari anak- anak ke dewasa. Paritas adalah jumlah kehamilan yang berakhir dengan kelahiran atau bayi mampu bertahan hidup di luar rahim (28 minggu). Menopause adalah penurunan fungsi indung telur dan hormon estorgen, sehingga terhentinya menstruasi. Hasil studi pendahuluan didapatkan 6 dari 10 orang diantaranya usia menarche 14 tahun dan masing-masing mempunyai 6 orang anak dan tidak menstruasi di usia 45 tahun, dan 4 diantaranya usia menarche 15 tahun dengan masing-masing mempunyai anak 2 orang dan tidak menstruasi di usia 50 tahun. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia menarche dengan usia menopause, dan hubungan jumlah paritas dan usia menopause. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik dengan metode Cross Sectional.  Data diambil dengan teknik accidental sampling, sampel penelitian ini adalah wanita Menopause sebanyak 35 responden. Data diolah dan dianalisis dengan analisis Spearman Rrank dengan 0,05. Usia menarche sebanyak 33 ( 94,3%) dalam kategori normal. Jumlah paritas sebanyak 21 (60,0%) kategori multipara. Usia menopause sebanyak 29 (82,9%) kategori normal. Hasil pengujian didapatkan nilai sig usia menarche dan usia menopause yaitu 1,000 > (0,05) dan jumlah paritas dan usia menopause nilai sign 0,018< (0,05), dari hasil tersebut tidak ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dan usia menopause, tetapi ada hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dan usia menopause. Tidak ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dengan usia menopause, tetapi ada hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dengan usia menopause pada Wanita  Kata Kunci : Menarche, Jumlah Paritas dan Menopause
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN BAHAYA NAPZA PADA REMAJA KELAS X MAN MAGUWOHARJO YOGYAKARTA Setiyaji, Fuad; Wiyani, Christin; Suwarsi, Suwarsi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.143 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i2.114

Abstract

Lingkungan yang kurang baik bisa menimbulkan perilaku yang kurang baik seperti penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Berdasarkan studi pendahuluan yang di lakukan di MAN Maguwoharjo Yogyakarta terhadap 10 remaja di dapatkan 6 remaja kurang mengetahui tentang NAPZA dan 4 remaja cukup mengetahui tentang NAPZA. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan remaja tentang bahaya NAPZA melalui media video terhadap  pengetahuan remaja kelas X MAN Maguwoharjo, Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest postest. Sampel berjumlah 66 responden diambil menggunakan proporsional random sampling, data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Willcoxon. penelitian ini di lakukan di MAN Maguwoharjo Yogyakarta pada tanggal 10 Juni 2016, populasi dalam penelitian ini yaitu remaja kelas X MAN Maguwoharjo dengan usia 14-17 tahun. Pengetahuan sebelum pendidikan kesehatan rata-rata adalah 10,02 mengalami kenaikan sesudah di berikan pendidikan kesehatan menjadi 11,44 dengan nilai signifikansi variabel pengetahuan 0,000 (P value <0,1). Ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan memalui media video terhadap perubahan pengetahuan bahaya NAPZA pada remaja kelas X Man Maguwoharjo, Yogyakarta.
KETERKAITAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PADA LANSIA DI PEDUKUHAN SAWAHAN LOR DAN GEDONGAN LOR WEDOMARTANI NGEMPLAK SLEMAN YOGYAKARTA Pradipta, Aditya Rama; Erwanto, Rizky
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.175 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i3.159

Abstract

Angka ketergantungan usia lanjut di Indonesia pada tahun 1995 adalah sebanyak 6,93% dan tahun2015 menjadi 8,74%. Di Yogyakarta didapatkan 11,16 % lansia mengalami ketergantungan dalammelakukan aktivitas sehari-hari dari jumlah lansia di Indonesia berjumlah 19,3 juta pada tahun2009. Dara hasil studi pendahuluan yang dilakukan di dua pedukahan didapakan jumlah lansia yang60 tahun keatas didapatkan sebanyak 88 lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat kemandirian pada lansia di Pedukuhan Sawahanlor dan Gedongan Lor Wedomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta. Metode penelitian mengunakansurvey analitik, pendekatan cross sectonal, tingkat kepercayaan 95% , dari hasil uji bivariat denganuji chi square, mengunakan total sampling pengambilan data pada tanggal 21-25 bulan juli 2016dipedukuhan Sawahan Lor dangedongan Lor. Dukungan sosial keluarga di kedua pedukuhan tersebutdalam kategori baik sebanyak 50 lansia (56,8%) dan tingkat kemandirian dengan tergantung didapatkan sebanyak 76 lansia (86,4%), hasil uji Chi square di dapatkan p value = 0,909. Tidak adahubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat kemandirian pada lansiadengan nilai p value=0,909 >0,05.
Hubungan Jumlah Paritas Dengan Usia Menopause Di Padukuhan Cangkringan, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Nurdianti, Ninyng; Sukmawati, Sukmawati; Luthfiyati, Yana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.979 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i1.151

Abstract

Sebuah studi yang membandingkan usia menopause pada nullipara berpotensi mengalami menopause 16 bulan lebih cepat (p < 0,10) dibandingkan dengan multipara. Hasil wawancara pada 10 wanita menopause pada tanggal 4 Mei 2017 hasilnya adalah 5 wanita dengan jumlah 1 orang anak mengalami menopause prematur, 4 wanita dengan jumlah anak antara 2-4 mengalami menopause alamiah, dan 1 wanita dengan jumlah 5 orang anak mengalami menopause terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan usia menopause di Padukuhan Cangkringan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2017 s.d 30 Juli 2017. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Variabel bebas yang digunakan adalah jumlah paritas sedangkan variabel terikat adalah usia menopause. Teknik sampling yang digunakan yaitu consecutive sampling dengan jumlah sampel 32 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis Kendall Tau. Jumlah paritas wanita menopause sebagian besar memiliki paritas multipara (65,6%). Usia menopause wanita di Padukuhan Cangkringan, sebagian besar termasuk menopause alamiah (62,5%). Ada hubungan jumlah paritas dengan usia menopause di Padukuhan Cangkringan, Argomulyo,  Cangkringan,  Sleman (p-value = 0,002). Keeratan hubungan kedua variabel termasuk sedang (=0,523).
Pengaruh Teknik Relaksasi Autogenik Terhadap Penurunan Tingkat Stres Kerja Pada Karyawan PT. Astra Honda Motor Di Yogyakarta Syafitri, Endang Nurul
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.206 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i2.213

Abstract

Hasil observasi dan wawancara di PT Astra Honda Motor, karyawan yang belum mampu menghasilkan kinerja secara optimal hal ini dikarenakan kondisi kelelahan fisik, jam kerja yang tidak memenuhi standar kerja, kejar target produksi yang harus di seleseaikan yang disebabkan oleh adanya keterlibatan dalam waktu yang lama dengan situasi yang menuntut secara emosional sehingga pegawai tidak mampu mengendalikan tingkat stres yang dialami. Teknik relaksasi autogenik merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi ketegangan ataupun stres yang dialami oleh setiap orang. Tujuan penelitian yakni mengetahui pengaruh terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan tingkat stres kerja pada karyawan PT. ASTRA HONDA MOTOR di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan rancangan Non Equivalent Control Group pre-posttest design. Subjek penelitian merupakan karyawan di bidang penjualan berjumlah 30 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Uji statistik menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres kerja sebelum diberikan terapipada kelompok intervensi berada pada kategori sedang (73.3%) dan pada kelompok kontrol pada kategori sedang (80%). Setelah diberikan terapi pada kelompok internevsi sebagian besar tingkat stres kerja berada pada kategori ringan (73.3%) dan pada kelompok kontrol tanpa pemberian terapi tetap pada kategori sedang (73.3%). Kesimpulan: Ada pengaruh terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan tingkat stres kerja di PT.AHM Yogyakarta.
Dukungan Informasi Keluarga Meningkatkan Self-Care Klien DM Tipe 2 Di Ambarketawang Sleman Yogyakarta Rahmawati, Agustina; Nursasi, Astuti Yuni; Widyatuti, Widyatuti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.221 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.278

Abstract

DM tipe 2 memiliki pengaruh cukup besar terhadap seluruh aspek kehidupan klien serta memiliki risiko terjadinya berbagai komplikasi yang dapat mengancam jiwa. Self-care diyakini mampu mempertahankan dan meningkatkan status kesehatan klien DM serta mencegah terjadinya komplikasi. Selain perhatian dan kasih sayang klien DM juga membutuhkan informasi terkait penyakit DM dari lingkungan sekitarnya termasuk keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan informasi keluarga dengan self-care klien DM tipe 2 di Kelurahan Ambarketawang Sleman Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan analitic correlation dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dukungan informasi keluarga dan self-care kepada 119 responden. Dukungan informasi keluarga memiliki hubungan kuat (r= 0.749) dan positif dengan self-care klien DM tipe 2 (p value: 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan dukungan informasi keluarga dianjurkan guna meningkatkan status kesehatan klien DM.

Page 3 of 44 | Total Record : 439


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue