cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
Pengaruh Relaksasi Autogenic Terhadap Insomnia Pada Penderita Hipertensi Di RSD Bagas Waras Klaten Istianna Nurhidayati; Nur Wulan Agustina; Halimah Halimah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i3.267

Abstract

Pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit sebagian besar mengalami gangguan tidur insomnia. Perawat dapat memberikan intervensi untuk mengatasi gangguan insomnia tersebut. Salah satunya dengan relaksasi autogenic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenic terhadap insomnia pada penderita hipertensi di RSD Bagas Waras Klaten. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan desain pre and post test without control. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi yang dirawat di RSD Bagas Waras sebanyak 42 orang. Responden penelitian sebanyak 21 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian.Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner insomnia. Relaksasi autogenic diberikan 3 hari setiap pertemuan 15 menit. Analisis data menggunakan uji wilcoxon Signed Ranks. Hasil penelitian rata-rata umur responden adalah 52,67 5,651. Responden terbanyak berjenis kelamin perempuan sebesar 57,1% dan sebagian besar responden menderita hipertensi >2 tahun sebesar 52,4% dan responden paling banyak menggunakan terapi ACE Inhibitor sebanyak 33,3%. Rerata-rata skor insomnia sebelum diberikan relaksasi autogenik adalah 9,86 dan setelah diberikan relaksasi autogenik 6,00. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan p value = 0,000. Penelitian ini menyimpulkan ada pengaruh antara relaksasi autogenic terhadap insomnia pada pasien hipertensi di RSD Bagas Waras Klaten.
REDUCING THE NUMBER OF SMOKING THROUGH HEALTH EDUCATION AND SEFT THERAPY IN THE PADUKUHAN KARANGSARI Fajarina Lathu Asmarani; Endang Nurul Syafitri; Ametkabal K. Luturmas
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v10i01.717

Abstract

There is a tendency to start smoking at a younger age. The number of teenage smokers in the world is 30%. In Indonesia, smokers aged 10-18 are 9.1%. In Yogyakarta, 1129 male students were smokers. Karangsari Padukuhan shows 27.5% of teenagers smoking. There is a lot of evidence that shows the bad effects of smoking so that it requires intervention. Interventions that can be given are to provide health education about the dangers of smoking and SEFT therapy. This research method is quasy experimental quantitative research. This research was conducted in Karangsari Elementary School. The data collection time is October, 2022. The sample in this study was selected from an affordable population using the purposive sampling method. The number of samples studied in this study was 30 adolescents. The measuring instrument uses the questionnaire. Data analysis using Wilcoxon. The average number of cigarettes per day is 4.3. After giving the intervention showed 3.43. The value of α shows 0.000, which means that there is an effect of providing health education about the dangers of smoking and SEFT therapy with the number of cigarettes daily. The conclusion of this study is that health education and SEFT therapy are scientifically proven to reduce the number of cigarettes
Efektifitas Pijat/Sentuhan Bayi Terhadap Kadar Bilirubin Pada Bayi Ikterik Di Ruang Bayi Rs Yogyakarta Paulinus Deny Krisnanto; Listyana Natalia Retnaningsih; Endang Lestiawati
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i1.290

Abstract

Kadar Bilirubin yang berlebih dapat menyebabkan kerusakan otak yang permanen atau kernikterus. Sebanyak 60 % dari bayi sehat akan mengalami penyakit kuning/ikterik dan 75 % dilakukan perawatan di Rumah Sakit ( Rawat inap) terutama dalam minggu pertama kelahiran. Penanganan yang dilakukan diantarannya fototerapi, tranfusi tukar  dan pijat bayi untuk mencegah terjadinya encephalopathy atau kernicterus. Pijat bayi memiliki banyak manfaat diantaranya adalah meningkatkan berat badan, meningkatkan intake kalori, meningkatkan aktivitas vagal, meningkatkan motilitas lambung, meningkatkan sistem imun, tidur, menurunkan kadar bilirubin dan memperpendek rawat inap di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan efektifitas terapi pijat apakah efektif menurunkan kadar bilirubin pada bayi ikterik di Ruang bayi di Rumah Sakit Wilayah Yogyakarta Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experimental one group pre post test. Dengan analisa bivariat menggunakan Mann-Whitney. Sampel dipilih secara random berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Terdapat hubungan antara pijat bayi dan fototerapi  dengan penurunan kadar bilirubin darah dengan p value 0.000, terdapat hubungan antara fototerapi dengan penururnan kadar bilirubin dengan p value 0.000. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan anatara bayi yang mendapatkan pijat bayi dan fototerapi dengan bayi yang mendapatkan fototerapi saja dengan p value 0.146.  Selisih kadar bilirubin antara kelompok intervensi dan kontrol sebesar 0.65. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara bayi yang mendapatkan terapi pijat dan fototerapi dengan bayi yang mendapatkan terapi fototerapi saja.
Mood Disorders and Anxiety Between Gastritis in Nursing Students Deffi Okta Hadi Prassetia; Andikawati Fitriasari; Yurike Septianingrum; Nur Ainiyah; Syiddatul Budury
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v10i2.743

Abstract

Students are very vulnerable to experiencing psychological disorders, especially mood disorders, anxiety, and depression. Disturbed psychological and emotional conditions result in the digestive system, namely gastritis. This study aims to determine the relationship between Mood Disorder and anxiety with the occurrence of gastritis symptoms in nursing students at the Faculty of Nursing and Midwifery, Nahdlatul Ulama University, Surabaya. The research method used is quantitative with a cross-sectional study. The sampling technique used was stratified random sampling with two strata (Class of 2018 and 2019). The number of samples is 125 participants. They measured instrument mood disorders using Mood Disorder Questionnaire (MDQ) and Hamilton Anxiety Range Scale (HARS). Analysis of the data used is Spearman's rank test. The statistical test results of this study found a relationship between Mood Disorder with symptoms of gastritis in nursing students with a p-value of 0.000 ≤ 0.05, and there is a relationship between anxiety with symptoms of gastritis in nursing students with a p-value of 0.001 ≤ 0.05. There is a significant relationship between mood disorders and anxiety with gastritis symptoms in nursing students. Psychological management of students is crucial in preventing symptoms of gastritis in students
Hubungan Peran Keluarga Dan Lingkungan Sosial Dengan Identitas Diri Transgender Di LSM Kebaya Yogyakarta Cristin Wiyani; Aprilia Dewi Nurlitasari; Endang Nurul Syafitri
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i3.397

Abstract

Transgender merupakan ketidakpuasan psikologis terhadap gender biologinya sendiri. Gangguan identitas diri bisa dipengaruhi beberapa hal antara lain peran keluarga dan lingkungan sosial. Dari ketiga transgender didapatkan lingkungan sosialnya saat mereka remaja lingkungan menolak atas keberadaan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan lingkungan sosial dengan identitas diri transgender di LSM Kebaya Yogyakarta. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Berjumlah 60 responden menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner. Penelitian dilaksanakan di LSM Kebaya Yogyakarta. Menggunakan analisa bivariat uji Chi-Square. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar responden berumur 21-40 tahun (dewasa awal) sebanyak 30 (50,0%). Dan sebagian besar responden bekerja sebagai pengamen sebanyak 20 (33,3%). Peran keluarga mayoritas tidak berperan sebanyak 33 (55,0%), lingkungan sosial mayoritas mendukung sebanyak 38 (63,3%), dan identitas diri mayoritas memiliki identitas diri yang negatif sebanyak 35 (58,3%). Hasil analisis bivariat untuk peran keluarga dengan identitas diri diperoleh p-value 0,048. Sedangkan analisis bivariat untuk lingkungan sosial dengan identitas diri diperoleh p-value 0,024. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan peran keluarga dan lingkungan sosial dengan identitas diri transgender di LSM Kebaya Yogyakarta.
MODIFIKASI TINDAKAN : PIJAT TUINA DAN COACHING PADA KELUARGA MENURUNKAN STATUS RESIKO GIZI KURANG ANAK USIA SEKOLAH Dely Maria; Agus Setiawan
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v3i2.36

Abstract

Nutrisi merupakan suatu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh keluarga terhadap anak usia sekolah, dengan tujuan mempertahankan berat badan dan meningkatkan status kognitif melalui berbagai macam cara. Tujuan studi kasus ini untuk menurunkan status resiko gizi kurang pada anak usia sekolah dengan pendekatan tingkat keluarga. Desain penelitian menggunakan metode quasi eksperimen, responden sebesar 10 keluarga. Hasil studi kasus ini didapatkan 7 keluarga mengalami peningkatan tingkat kemandirian keluarga (KM II menjadi KM III), dan dua keluarga tetap berada di KM II dikarenakan faktor risk yang belum terselesaikan yaitu faktor ekonomi. Hasil dari therapy pijat TUINA terjadi peningkatan nafsu makan, namun secara pemenuhan porsi makan dan jenis makanan belum terpenuhi. 
Analysis Of Head Nurse’s Leadership Style In Pediatric's Care Ward, Jakarta General Hospital Andi Amalia Wildani; Cicilia Ika Wulandari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v7i1.436

Abstract

The leadership style of a nurse manager has an important role in determining the performance of her staff. An effective leader can bring success in achieving the vision and mission of the hospital. The field study of leadership style in the hospital is one of the efforts to find an overview of the application of effective leadership styles. The method used was literature study which was supported by the results of visit; data collection was carried out usinginterview techniques and observation of leadership style. The results of the field study showed that there were still nurses who were not committed to the team, high workloads and head nurse’s span of control. Thus, the head nurse is required to use a combination of democratic and authoritarian leadership styles to overcome weaknesses and threats that occur in the ward.
EFEKTIVITAS (SELF-EFFICACY ENHANCEMENT INTERVENTION PROGRAM (SEEIP) TERHADAP EFIKASI DIRI MANAJEMEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Santi Damayanti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i2.104

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) perlu penatalaksanaan yang dilakukan sepanjang hidup untuk mengontrol kadar gula darah. Self-efficacy enhancing intervention program (SEEIP) memberikan memotivasi, konseling dan monitoring, sehingga membantu meningkatkan pengetahuan, perubahan perilaku dan efikasi diri  pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas program intervensi peningkatan efikasi diri terhadap manajemen diri pasien diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment Design menggunakan rancangan Two Pretest-Posttest With Control Group. Analisa bivariat menggunakan paired t-tes dan independent t-tes. Analisis paired t-tes pada kelompok intervensi The Diabetes Management Self-efficacy  Scale for type 2 DM (DMSES) (P Value : 0,000) dan Perceived Therapeutic Efficacy Scale (PTES).  (P Value : 0,000). Analisis paired t-tes pada kelompok kontrol DMSES (P Value : 0,456) dan PTES  (P Value : 0,168).  Hasil uji independent t-tes DMSES pada kelompok kontrol dan kelompok kasus (p value : 0,00). uji independent t-tes PTES pada kelompok kontrol dan kelompok kaasus (p value : 0,00). Ada perbedaan efikasi diri manajemen DM sebelum dan sesudah diberikan SEEIP. Ada perbedaan terapi efikasi yang dirasakan sebelum dan sesudah diberikan SEEIP. ada perbedaan diri manajemen DM dan terapi efikasi yang dirasakan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG OSTEOPOROSIS DENGAN PERILAKU MENGKONSUMSI MAKANAN BERKALSIUM DI PANTI WREDHA X YOGYAKARTA Yasinta Ema Soke, Mohamad Judha, Tia Amestiasih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v3i1.135

Abstract

Latar Belakang: Usia harapan hidup yang semakin meningkat berdampak pada peningkatan penyakit degeneratif pada lansia, salah satunya adalah osteoporosis. Osteoporosis yang dialami lansia dapat menimbukan masalah kesehatan seperti fraktur akibat menurunnya kekuatan tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang dan kondisi tersebut diperburuk oleh kurangnya asupan kalsium yang dikonsumsi oleh lansia. Hasil Studi Pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 27 Oktober 2014, dari 10 lansia didapatkan 8 lansia mengatakan tidak tahu dan tidak mengerti tentang apa itu osteoporosis dan sumber makanan apa saja yang mengandung kalsium.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 lansia di Panti Wredha X Yogyakarta. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian ini menggunakan analisis Somers'd..Hasil Penelitian : Mayoritas responden mempunyai pengetahuan dalam kategori baik yaitu sebanyak 26 responden (66,7%), dan sebagian besar mempunyai perilaku mengkonsumsi makanan berkalsium yang baik yaitu sebanyak 24 responden (61,5%). Hasil uji didapatkan p value 0,036 kurang dari 0,05 dan koefisien korelasi 0,325 yang berada pada koefisien 0,2 sd < 0,4.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan lansia tentang osteoporosis dengan perilaku mengkonsumsi makanan berkalsium di Panti Wredha Hanna Surokarsan Yogyakarta dengan tingkat keeratan yang lemah. Kata Kunci: Osteoporosis, perilaku mengkonsumsi kalsium 1Mahasiswa S-1 Ilmu Keperawatan Universitas Respati Yogyakarta.2Dosen Prodi Keperawatan FIKES Universitas Respati Yogyakarta.3Dosen Prodi Keperawatan FIKES Universitas Respati Yogyakarta.
THE EFFECT OF COMPLEMENTARY THERAPIES OF SLOW DEEP BREATHING AND LAVANDULA ESSENTIAL OIL FOR INCREASING FEMALE PRISONERS’ SELF-ESTEEM AT THE CORRECTIONAL FACILITY, CLASS IIB, YOGYAKARTA Sitti Khadijah; Dheska Arthyka Palifiana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v8i1.582

Abstract

Prisoners will undoubtedly experience major changes in the prison in terms of environment, roles, and activities during their detention. All these changes make them experience a decrease in self-esteem. Complementary therapy in the forms of slow deep breathing and essential oil of Lavandula can cause physical and psychological relaxation so that it is expected to affect the prisoners’ self-esteem. This study aimed to find out the effect of complementary therapies of slow deep breathing and Lavandula essential oil on female prisoners’ self-esteem. The type of this study was experimental research using a pre-post-test design and a two-group design. Samples in this study consisted of 41 respondents. Furthermore, the employed data analysis was the Wilcoxon test. The results in this study indicated that the majority of respondents were in the categories of early adulthood (65.9%), having secondary education level (48.8%), having been married (48.8%), and having a length of sentence of 1 – 5 years (61%). In the group given slow deep breathing therapy, respondents who had low self-esteem in the pre-test was 33.33%. However, in the post-test, they decreased to 5.56%. Meanwhile, its significance value (2-tailed) was 0.025 (p < 0.05). In the group given Lavandula essential oil therapy, respondents who had low self-esteem in the pre-test was 34.78%. However, in the post-test, they also decreased to 4.34%. Meanwhile, its significance value (2-tailed) was 0.008 (p < 0.05). It can be concluded that complementary therapies of slow deep breathing and Lavandula essential oil can increase female prisoners’ self-esteem.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue