cover
Contact Name
Muliyadi
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282233159448
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kelurahan Tanah Tinggi Barat Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : https://doi.org/10.32763/juke
Core Subject : Health, Social,
JUKE : Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate is an national peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of health Science. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the health of science. The Jurnal Kesehatan follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 384 Documents
Perbandingan Kualitas Kompos Ampas Tahu Dengan Serbuk Kayu Mengunakan Media Takakura Dwi Wahyu Purwiningsih
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/3n8cgv04

Abstract

Latar Belakang: Menurut WHO, sampah adalah barang yang berasal dari kegiatan manusia yangtidak lagi digunakan, tidak dipakai dan tidak disenangi.Solusi penanganan sampah yang dapat digunakan dengan proses pengomposan. Kompos adalah pupuk yang berasal dari proses pelapukanbahan yang berupa kotoran hewan, dan sampah organik. limbah ampas tahu sebagai kompos denganpenambahan EM4 sebagai aktivator. Dengan tambahan Serbuk kayu yang dihasilkan dari prosespenggergajian.Takakura adalah alat pengomposan sampah organik Tujuan Penelitian: tujuanpenilitian adalah untuk mengetahui kualitas kompos ampas tahu dengan serbuk kayu mengunakanmedia takakura. Metode: jenis penilitian ini Eksperimen. Lokasi penelitian di kampus B programstudi D-III Sanitasi Poltekkes Kemenkes Ternate. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalahsampah organik sebanyak 40kg, kemudian ampas tahu 20 kg dengan serbuk kayu 20 kg. Hasil: Hasilpenelitian menunjukkan bahwa nilai ampas tahu sudah memenuhi syarat SNI 2803:2010 dengan nilai suhu yaitu 32oC pH yaitu 7,5 dan kelembaban 60% serta serbuk kayu juga sudah memenuhi syaratSNI 2803:2010 dengan nilai suhu yaitu 30o C, pH yaitu 7,5 dan kelembaban 40%. Waktu pengomposan ampas tahu selama 20 hari dengan jumlah kompos sebanyak 5 ons dan serbuk kayumemiliki waktu pengomposan selama 20 hari dengan jumlah kompos 2 kg. Kesimpulan: Kualitaskompos baik dari serbuk kayu maupun ampas tahu sudah menunujukkan kualitas yang memenuhisyarat.
Imunisasi Dasar Lengkap Pada Anak Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas 23 Ilir Anur Rohmin; Rahmalia Afriyani
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/7qq1k825

Abstract

Latarbelakang: Cakupan imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu indikator dalam TujuanPembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa padatahun 2018 sekitar 20 juta anak di dunia tidak mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), bahkan adayang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang mempengaruhiimunisasi dasar lengkap pada anak masa pandemic Covid-19 di Puskesmas 23 Ilir Kota Palembang. Metode:Penelitian ini menggunakan pendekan crossectional sampel dengan sampel yang berjumlah 107 orangresponden diambil dengan cara accidental sampling. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 15 Agustus2021 hingga 16 Oktober 2021. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara terstruktukdengan menggunakan kuisiner tertutup. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (pvalue:0,004), sikap (p-value:0.003), akses pelayanan kesehatan (p-value:0.022), peran petugas(pvalue:0.006) dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di masa pandemic. Tidak terdapat hubunganantara pendidikan dan kelengkapan imunisasi dasar (p-value:0.211). Variabel sika merupakan variabel yangpaling berpengaruhi terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada anak di masa pandemic covid-19 denganOR: 5.625. Kesimpulan: imunisasi dasar pada anak di masa pandemic covid-19 dipengaruhi oleh faktorpengetahuan, sikap dan peran petugas dimana faktor sikap merupakan faktor dominan mempengaruhikelengkapan imunisasi pada anak di masa pandemic covid-19. Disarankan kepada petugas Puskesmas 23 ilirUntuk meningkatkan promosi kesehatan yang berupa penyuluhan menggunakan media banner di setiap unitlayanan meliputi posyandu dan pustu.
Korelasi Asupan Nutrisi Dengan Ureum, Kreatinin Dan Hemoglobin Penderita Gagal Ginjal Kronik Yuli Misnawati; Dwi Novitasari; Noor Yunida Triana; Ririn Isma Sundari
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/kv4q7t25

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) ditandai dengan peningkatan kadar ureum, kreatinin danpenurunan kadar hemoglobin yang terjadi karena kegagalan fungsi ginjal. Hal ini menyebabkanpembatasan asupan zat gizi pada pasien. Dilain pihak eritropoetin juga menurun. Tujuan: penelitianini bertujuan untuk mengetahui korelasi asupan gizi dengan kadar ureum, kreatinin dan hemoglobinpada pasien GGK rawat jalan di RS Wijayakusuma Purwokerto. Metode: Penelitian ini menggunakanpendekatan korelasi analitik cross sectional, dan instrumen food recall selama 3 hari. Populasipenelitian ini pasien yang menjalani hemodilisa dan rawat jalan di RS Wijayakusuma Purwokertosebanyak 115 penderita GGK yang menjalani hemodialisa rutin dalam satu minggu. Teknik purposivesampling sebanyak 52 sampel. Analisis data menggunakan Pearson Product Moment. Hasil: Tidakada hubungan antara asupan kalori dengan ureum (p: 0,429), asupan kalori dengan kreatinin (p: 0,868),asupan kalori dengan hemoglobin (p: 0,463), asupan protein dengan urea (p: 0,347), asupan proteindengan kreatinin (p: 0,366), tetapi ada hubungan antara asupan protein dengan hemoglobin (p:0,011)Kesimpulan: Ada hubungan antara asupan protein dengan hemoglobin dengan p<0,5. Disarankanuntuk perawat hemodialisa agar selalu mengedukasi asupan makanan yang dikonsumsi pada penderitaGGK supaya tidak menimbulkan komplikasi lanjutan.
Efektifitas Lilin Aromaterapi Serbuk Daun Cengkeh Terhadap Kematian Nyamuk Aedes aegypti Mustafa Mustafa; Muhlisa Muhlisa; Susan Arba; Ristyanisari Irwan
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/0fmf7328

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah adalah infeksi virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti yangmenyebabkan penyakit mirip flu yang parah dan, terkadang menyebabkan komplikasi yang berpotensimematikan yang disebut demam berdarah. Pemberantasan nyamuk bisa memanfaatkan berbagaitumbuhan yang ada di sekitar mayarakat. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui efektivitas lilinaromaterapy serbuk daun cengkeh terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti. Metode: Penelitian inimenggunakan penelitian eksperimental dengan metode post test only group control design. Sampelnyamuk yang digunakan adalah nyamuk Aedes Sp betina yang sudah dewasa. Jumlah sampel nyamukyang digunakan sebanyak 150 ekor. Percobaan penelitian dilakukan sebanyak 3 kali denganmelakukan pengamatan selama 12 jam. Pengamatan dimulai pada pukul 09.00 – 21.00. Hasil: padapenelitian percobaan pertama jumlah kematian nyamuk 100%, percobaan kedua 76% dan percobaanketiga 56 %. Sedangkan pada kontrol (lilin tanpa campuran serbuk daun cengkeh) tidak didapatkanadanya kematian nyamuk pada percobaan satu sampai dengan percobaan ketiga. Suhu rata-rata padapenelitian ini yaitu 30,1oC dan kelembaban 74%. Kesimpulan: Lilin aroamterapy serbuk daun cengkeh memiliki efektifitas terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pegawai di Pusdiklat Pajak Kemanggisan Jakarta Barat Tahun 2021 Nasty Sulistiani; Istianah Surury
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/vmhs7t92

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah arteri dimana tekanan darahsistol lebih atau sama dengan 140 mmHg atau tekanan diastol lebih atau sama dengan 90 mmHg ataukeduanya. Hipertensi disebut sebagai the silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala.Prevalensi hipertensi di DKI Jakarta yaitu 33.43% dan berada pada peringkat ke-9 pada 10 besarprovinsi di Indonesia dengan kejadian kasus hipertensi terbanyak. Hipertensi ke-3 tertinggi berada diwilayah Jakarta Barat dengan prevalensi sebesar 43,22%. Tujuan: Diketahui faktor-faktor yangBerhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada pegawai di Pusdiklat Pajak Kemanggisan JakartaBarat Tahun 2021. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatifdengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan Konsekutive Sampling danminimal sampel 130 responden dengan menyebarkan kuesioner online, instrumen penelitianmenggunakan angket dengan analisis chi-square. Penelitian ini dilakukan di Pusdiklat PajakKemanggisan Jakarta Barat Periode Februari - Juli Tahun 2021. Hasil: Uji statistik menggunakan chisquare dan hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara Usia (p = 0,001) (OR =4,787). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pegawaiyang menderita hipertensi sebesar 55,6%.
Kemampuan Garam Konsumsi Sebagai Larutan Flotasi Untuk Deteksi Telur Nematoda Usus Rony Puasa; Dhini Dwiardanti
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/4tw6wz32

Abstract

Latar belakang ; Flotasi atau pengapungan merupakan salah satu metoda untuk mendeteksi telurcacing nematoda usus. Metoda ini lebih baik dalam mendeteksi telur nematoda usus dibandingkanmetoda langsung. Penggunaan metoda flotasi sering digunakan peneliti untuk mendeteksi telurcacing baik secara langsung dari feses ataupun pada makanan yang diduga mengalami pencemarantelur cacing nematoda usus. Umumnya larutan flotasi yang digunakan peneliti adalah NaCl (pa) atauNaCl murni. Peneliti memodifikasikan larutan NaCl (pa) dengan menggantinya menggunakan duamerek larutan garam konsumsi yang sering digunakan oleh masyarakat. Tujuan ; Mengidentifikasitelur cacing nematoda usus menggunakan metode flotasi pada dengan garam konsumsi konsentrasi27% dan 28%. Metode ; Penelitian ini menggnakan metode eksperimen laboratorium denganpendekatan deskriptif. Hasil ; Konsentrasi 27% dan 28% garam konsumsi merek M dan R terjadi flotasi telur cacing Trichiuris trichiura dan Ascaris lumbricoides sedangkan untuk control NaCl (pa)terjadi flotasi telur telur cacing Trichiuris trichiura, Ascaris lumbricoides dan Hookworm.Kesimpulan ; Garam konsumsi merek M dan R dengan konsentrasi 27% dan 28% hanya dapatmengapungkan spesises Trichiuris trichiura dan Ascaris lumbricoides.
Riwayat Keluarga, Status Merokok dan Aktivitas Olahraga sebagai Faktor Risiko Hipertensi Ummi Marfu’ah; Rini Handayani; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan; Zelfino Zelfino
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/8q9hwf66

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah arteri.Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya meningkat dari waktu ke waktu.Survei awal di Puskesmas Kecamatan Cengkareng menunjukkan adanya peningkatan kejadianHipertensi pada tahun 2016 ke tahun 2017 sebesar 3,97%. Hipertensi dapat menyebabkan penyakitjantung koroner, stroke, pre-ekslampsia, kerusakan ginjal bahkan kematian. Diperkirakan penyebabHipertensi adalah pola hidup masyarakat yang kurang baik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untukmengetahui faktor risiko Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada tahun2018. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Cross-sectional. Populasi penelitian adalahseluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Cengkareng. Sampel penelitian adalah 422 pasien yangberkunjung ke Puskesmas Kecamatan Cengkareng. Pengambilan sampel menggunakan teknik simplerandom sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasilanalisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara riwayat keluarga (p-value: <0,001), statusmerokok (p-value: <0,001), dan aktivitas olahraga (p-value: <0,001) dengan kejadian Hipertensi diPuskesmas Kecamatan Cengkareng. Selain itu, tidak ada hubungan antara umur (p-value: 0,309), jeniskelamin (p-value: 0,270), dan status gizi (p-value: 0,290) dengan kejadian Hipertensi di PuskesmasKecamatan Cengkareng. Kesimpulan: Faktor risiko Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Cengkarengpada 2018 adalah riwayat keluarga, status merokok, dan aktivitas olahraga.
Gangguan Psikologis Ibu Hamil Berhubungan dengan Keberhasilan Menyusui Pada Bulan Pertama Setelah Kelahiran di Masa Pandemi COVID 19 Wahidah Sukriani; Noordiati Noordiati
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/89ejwn20

Abstract

Latar Belakang: Menyusui eksklusif selama enam bulan terbukti memiliki banyak manfaat. Namun,angka cakupan ASI eksklusif masih jauh dari target. Kecemasan dan depresi merupakan gangguanpsikologis yang sering terjadi pada ibu hamil. Depresi pada ibu hamil berisiko bagi ibu dan bayi.Wanita hamil dan janin merupakan populasi berisiko tinggi selama wabah covid. Dampak lanjut dariinfeksi COVID-19 pada ibu hamil adalah munculnya kekhawatiran terkait pertumbuhan danperkembangan neonatal. Ibu dengan kecemasan dan depresi lebih sedikit yang melaksanakan inisiasimenyusu dini (IMD) dan memiliki durasi menyusui yang lebih singkat. Tujuan: penelitian inibertujuan untuk menganalisis hubungan ganggungan psikologis ibu hamil dengan keberhasilanmenyusui pada satu bulan pertama di masa pandemi covid-19 di Kota Palangkaraya. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan Kohort Prospektif. Sampel penelitian sejumlah 66 orang yang dibagi menjadi dua grup. Analisis penelitian menggunakanuji chi square dan Risk Relative. Hasil: Terdapat hubungan antara gangguan psikologis ibu hamildengan keberhasilan menyusui pada satu bulan pertama (p<0,05). Ibu hamil dengan risiko depresiberisiko 1,9 kali lebih tinggi untuk tidak memberikan ASI secara penuh. Kesimpulan: gangguanpsikologis berhubungan dengan keberhasilan menyusui pada bulan pertama.
Literature Review: Gambaran Usia Dan Pendidikan Ibu Melahirkan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Pada Bayi Zulvita Andriyani; Novera Herdiani
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/65xqaz32

Abstract

Latar Belakang: Berat badan lahir rendah termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas,morbiditas dan juga usia dan pendidikan ibu berdampak terhadap bayi. Tujuan: Literature review inibertujuan untuk mengetahui gambaran usia dan pendidikan ibu melahirkan dengan kejadian BBLRpada bayi. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mencari jurnal melaluidatabase Portal Garuda dan Google Scholar (2011-2020). Kata kunci yang digunakan “usia dengankejadian BBLR”, “BBLR”, dan “pendidikan dengan kejadian BBLR”. Hasil penelusuran yangdidapatkan pada portal garuda 179 artikel dan google scholar 5640 artikel di mana hanya 14 artikelsesuai dengan penelitian ini. Usia melahirkan yang berkaitan dengan BBLR merupakan faktor risikotinggi pada bayi. Pada usia ibu < 20 tahun perkembangan organ reproduksi dan fungsionalnya belumsempurna, Sedangkan pada usia ibu > 35 tahun tidak dianjurkan untuk melahirkan, karena ibu lebihrentan mengalami penyakit degeneratif. Tingkat pendidikan ibu faktor yang mendasari dalammengambil keputusan. Salah satunya, mengambil keputusan saat memberikan nutrisi bagi bayi.Kesimpulan pada penelitian ini bahwa usia dan pendidikan ibu melahirkan yang berisikomemengaruhi kejadian BBLR pada bayi. Saran kepada tenaga kesehatan hendaknya meningkatkanpengetahuan ibu, yang berkaitan dengan umur dan pendidikan ibu melahirkan dengan kejadian BBLRpada bayi, melalui kegiatan penyuluhan atau pada saat ibu memeriksakan kandungan
Hubungan Faktor Risiko dengan Gangguan Kesehatan Ginjal pada Ibu Hamil Hana Nur Fa'izah; Melyana Nurul Widyawati; Rafika Fajrin
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/qm6jq508

Abstract

Kehamilan maupun penyakit ginjal dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh. Penyakit ginjal erat kaitannya dengan peningkatan faktor risiko pada kehamilan. Wanita hamil yang mengalami gangguan ginjal  mempunyai risiko yang signifikan untuk memberikan dampak buruk pada ibu dan janinnya. Beberapa faktor risiko yang berdampak buruk bagi kesehatan ginjal pada ibu hamil adalah hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 95 ibu hamil, dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis bivariat yang digunakan yaitu uji chi square dan uji odd rasio (OR). Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan antara faktor risiko (hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus) dengan gangguan kesehatan ginjal pada ibu hamil diperoleh masing – masing nilai p value-nya < 0,05 yaitu hipertensi (0,01), preeklamsia (0,000), dan diabetes melitus (0,001). Faktor risiko tertinggi adalah hipertensi (OR=4,4), kemudian preeklamsia (OR=2,2) dan diabetes melitus (OR=1,6). Berdasarkan penelitian ini diharapkan Ibu hamil mengetahui faktor risiko yang dapat menjadi penyebab gangguan kesehatan ginjal pada ibu hamil seperti hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus agar dapat meningkatkan pengetahuan dalam upaya pencegahan gangguan kesehatan ginjal pada ibu hamil.

Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue