cover
Contact Name
Muliyadi
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282233159448
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kelurahan Tanah Tinggi Barat Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : https://doi.org/10.32763/juke
Core Subject : Health, Social,
JUKE : Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate is an national peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of health Science. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the health of science. The Jurnal Kesehatan follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 384 Documents
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Hipertensi pada Penduduk Dewasa di Indonesia (Analisis Data Ifls 5 Tahun 2014) Ahmad Aswal Liambo; Sudarto Ronoatmodjo; Miftahul Nurjannah
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/s7ht4906

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi pada penduduk dewasa di Indonesia sebesar 25,8% danproporsi kurang aktivitas fisik sebesar 26,1% pada tahun 2013. Tujuan: Mengetahui prevalensihipertensi, proporsi aktivitas fisik kurang aktif dan hubungan aktivitas fisik dengan hipertensi padapenduduk dewasa di Indonesia berdasarkan data Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5 tahun 2014.Metode: Populasi adalah seluruh penduduk dewasa (≥18 tahun) sebanyak 26.043 responden. Variabelyang dianalisis meliputi hipertensi, aktivitas fisik, umur, jenis kelamin, pendidikan, obesitas, merokokdan tempat tinggal. Kriteria hipertensi menggunakan pedoman JNC-7 (140/90 mmHg), aktivitas fisikdiukur berdasarkan kebiasaan melakukan kegiatan fisik minimal selama 10 menit dalam seminggu,terdiri dari aktif dan kurang aktif. Uji statistik pada analisis bivariat dan multivariat menggunakan cox regression. Hasil: Hasil analisis menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 24,09%, proporsi kurangaktivitas fisik sebesar 35,68% dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik denganhipertensi (P value 0,0001). Kesimpulan: Penduduk yang memiliki aktivitas fisik kurang aktifberisiko 1,15 kali mengalami hipertensi dibandingkan penduduk yang memiliki aktivitas fisik aktif(PR: 1,15; 95% CI: 1,09-1,21). Disarankan kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan fisik denganjalan kaki minimal selama 30 menit setiap harinya.
Penilaian Asupan Makronutrient, Natrium, dan Kalium pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Pajar Bulan Syakira Olyvia Dwi Nanda; Dita Hasni; Tri Puspita PAF
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/f7q7mq24

Abstract

Latar belakang : Tekanan darah dapat dipengaruhi oleh pola makan baik berupa asupan zat gizimakro ataupun mikro seperti protein, lemak, karbohidrat, natrium, dan kalium. Tujuan : Untukmengetahui gambaran asupan karbohidrat, lemak, protein, natrium dan kalium pada pasien denganhipertensi di Puskesmas Pajar Bulan Kabupaten Muara EnimTahun 2020. Metode : Jenis penelitianyang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terjangkau dalampenelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang berobat di Puskesmas Pajar Bulan pada bulanJanuari Tahun 2019 – Juli Tahun 2020 dengan 48 sampel menggunakan teknik total sampling. Analisadata univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil : Asupan karbohidratterbanyak adalah cukup yaitu 39 orang (81,3%), asupan protein terbanyak adalah lebih yaitu 33 orang(68,8%), asupan lemak terbanyak adalah cukup yaitu 32 orang (66,7%), asupan natrium terbanyakadalah lebih yaitu 32 orang (66,7%) dan asupan natrium terbanyak adalah kurang yaitu 48 orang(100%). Kesimpulan : Asupan karbohidrat terbanyak adalah cukup, asupan protein terbanyak adalahlebih, asupan lemak terbanyak adalah cukup, asupan natrium terbanyak adalah lebih dan asupannatrium terbanyak adalah kurang
Analisis Karakteristik Individu Dengan Gejala Cacingan Pada Anak Kampung Pasar Keputran Surabaya : Anak gejala cacingan, karakteristik individu Noer Farakhin; Dwi Handayani Handayani; Renjani Sulistianah
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/txtv4k07

Abstract

LatarBelakang: Anak di Kampung Pasar Keputran Kota Surabaya 57% bergejala cacingan,sebagian besargejala yang dimiliki di antaranya, batuk, perut sering sakit, anemia, kurus, pucat,nafsu makan kurang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik individudengan gejala cacingan pada anak usia 6-15 tahun di Kampung Pasar Keputran Kota Surabaya.Metode: Penelitian ini merupakan studi epidemiologi deskriptif pendekatan kuantitatif rancangancross sectional dengan menggunakan sumber data sekunder. Populasi pada penelitian ini adalahseluruh anak usia 6-15 tahun berjumlah 42 responden. Penelitian ini mengambil total populasi.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi tabulasisilang dengan melihat nilai OR dan probabilitas. Hasil: Penelitian menunjukan 59,5% respondenbergejala cacingan. Responden yang lebih berisiko mengalami gejala cacingan berkarakteristikperempuan (35,7%; OR = 1,050; P = 51%), usia ≥ 10-15 tahun (26,7%; OR = 1,440; P = 59%),status giziwasted (4,7%; OR = 1,739; P = 63%), status ekonomi bawah (40,5%; OR = 1,889; P =65%) dan berpengetahua nkurang (23,8%; OR 1,600; P = 62%). Kesimpulan: Karakteristik individuyang berstatus gizi wasted, ekonomi bawah dan berpengetahuan kurang menunjukkan risikomengalami gejala cacingan lebih besar dibandingkan dengan karakteristik lainnya
Gambaran Personal Hygiene dengan Gejala Cacingan pada Anak di Kampung Pasar Keputran Kota Surabaya Renjani Sulistianah; Dwi Handayani; Noer Farakhin
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/jt3q6b27

Abstract

Latar Belakang:Penyakit cacingan banyak dijumpai di negara berkembang beriklim tropis dansubtropis, seperti Indonesia. Kejadian cacingan merupakan penyakit yang sering dialami oleh anakdengan personal hygiene buruk. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaranpersonal hygiene dengan gejala cacingan pada anak di Kampung Pasar Keputran Kota Surabaya.Metode:Penelitian ini merupakan studi epidemiologi deskriptif pendekatan kuantitatif denganrancangan cross sectional. Penelitian ini menggunakan seluruh total populasi yang berjumlahsebanyak 49 anak berusia 5-12 tahun. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data dianalisissecara deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi tabulasi silang dengan melihat nilai Odd Rasio(OR) dan probabilitas (P). Hasil:Hasil penelitian menunjukkan (38,8%) responden bergejalacacingan dan sebagian besar memiliki personal hygienebaik (73,5%). Responden yang memilikikebiasaan defekasi yang buruk memiliki kemungkinan 1,059 kali mengalami gejala cacingan(P=51%). Kesimpulan:Personal hygiene yang buruk terutama pada kebiasaan defekasi dapatberisiko menimbulkan gejala cacingan pada anak. Oleh karena itu diharapkan peran orang tua dalampola asuh dapat mengajarkan dan membiasakan anak untuk senantiasa berperilaku hidup bersih dansehat.
Efektifitas Hypnopregnancy terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Ibu Hamil Aminah Maya; Rosmiarti Rosmiarti
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/03razq70

Abstract

Latar Belakang: Selama kehamilan, tubuh ibu hamil mengalami perubahan besar yang biasmembuat ibu hamil seringkali merasa tidak nyaman, baik itu perubahan fisiologis maupunpsikologis. Perubahan ini menimbulkan gejala spesifik sesuai dengan tahapan kehamilan yang terdiridari tiga trimester. Perubahan psikologis yang sering terjadi pada ibu hamil seperti kecemasan/ stress.Dampak kecemasan yang lain adalah dapat menurunkan kualitas dan kuantitas tidur ibu hamil selamamasa kehamilan Terapi non farmakologi yang dapat dilakukan meliputi relaksasi,guided imageryprogressive muscle relaxation, hipnoterapi dan terapi music klasik. Tujuan: Penelitian ini untukmengetahui efektifitas hypnopregnancy dalam meningkatkan kualitas tidur ibu. Metode: penelitianini adalah penelitian quasi eksperiment dengan bentuk rancangan perbandingan kelompok statis(Static Group Comparison) dan menggunakan uji statistik chi square. Data didapatkan dari wawancara melalui lembar observasi langsung dengan instrument The Pittsburgh Sleep QualityIndex (PSQI). Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari kelompok eksperimen dankontrol. Hasil:uji statistik, diperoleh tingkat signifikansi ρ<0.05 (ρ: 0.009), yang berarti adapengaruh yang signifikan antara hypnopreganncy terhadap kualitas tidur ibu hamil.Kesimpulan:hypnopregnancy dapat digunakan sebagai salah satu terapi untuk memperbaikidan meningkatkan kualitas tidur ibu.
HIV/AIDS dan Dampaknya Terhadap Produktivitas Kerja di Perusahaan Indonesia Muhammad Sultan Sultan
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/4yv0t775

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS dapat menjadi suatu ancaman besar bagi angkatan kerja Indonesia danmembawa dampak yang sangat buruk bagi perekonomian dan permasalahan di tempat kerja.Berbagai dampak negatif yang muncul sebagai akibat terinfeksi HIV/AIDS seperti kesakitanindividu, kurang produktif dalam bekerja, dan bahkan kematian.Tujuan: Penulisan kajian pustaka iniadalah untuk menjelaskan dampak HIV/AIDS di perusahaanterhadap produktivitas kerja tenagakerja.Metode:Kajian pustaka (literatur review)merupakan bagian penting dalam penelitianyangmenggambarkansecara naratifliteratur relevan tentang HIV/AIDS di perusahaan dan dampaknyaterhadap produktivitas tenaga kerjamelalui pencarian berbagai literatur yang bersumberdari GoogleScholar.Hasil: Penelusuran literatur yang telah dilakukan dari sumber pencarian artikel diperolehinformasi bahwa tenaga kerja yang menderita HIV/AIDS akan mengalami kerugian ekonomi dankehilangan pekerjaan. Dampak lainnya berupa kesakitan dan bahkan kematian akan dirasakan olehtenaga kerja status HIV/AIDS. Perusahaan akan mengeluarkan biaya yang cukup besar dalampenanganan berupa biaya pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi karyawan status HIV/AIDS.Selain gangguan kesehatan tambahan yang dapat dialami karyawan akibat terinfeksi HIV/AIDS jugaberdampak pada penurunan produktivitas kerjasehinggamempengaruhi kuantitas maupun kualitasproduksi dan secara signifikan berdampak pada perekonomian nasional.Kesimpulan: Berbagaidampak negatif yang diakibatkan dari adanyatenaga kerja yang terinfeksi HIV/AIDS antara lainkerugian ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung akandialamitenaga kerja, perusahaan,dan negara.
Tingkat Kepadatan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Di Wilayah Kerja Puskesmas Glugur Darat Yulia Khairina Ashar; Niah Diah Sunarto
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/zvmyga78

Abstract

Latar Belakang: Kejadian DBD di wilayah kerja UPT Puskesmas Glugur Darat mencapai angka 34 kasuspada tahun 2018 dan tahun 2019 meningkat menjadi 52 kasus. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untukmengetahui tingkat kepadatan jentik nyamuk Aedes aegypty sebagai vektor demam berdarah di wilayahkerja UPT Puskesmas Glugur Darat. Metode :Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahjenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerjaUPT Puskesmas Glugur Darat.Hasil : Diperoleh nilai HI (House Indeks) 20%, CI (Container Indeks)20%,BI (Bruteu Indeks) 6%, dan DF (Density Figure)4 sebagai kepadatan sedang. Pencegahannya adalahmelakukan PSN atau pemberantasan sarang nyamuk.Kesimpulan :Jumlah Rumah Positif Jentik diwilayah kerja UPT Puskesmas Glugur Darat adalah 6 rumah dari 30 rumah, nilai CI yang didapatkan adalah20 %. Diketahui jumlah container yang positif jentik adalah 6 container dari 30 kontainer yang diperiksa,nilai BI di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Glugur Darat adalah 6 %, didapatkan nilai Density Figure /Tingkat Kepadatan Jentik Nyamuk di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Glugur Darat berada pada nilai 4yang berarti wilayah memiliki Kepadatan Sedang.
Persepsi Kecemasan Ibu Terhadap Keterlambatan Imunisasi Bayi Di Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Medan Tri Bayu Purnama; Fauziah Ramadhani; Fatimah Zahro Harahap; Ridha Roihan Lubis
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/bvkpen98

Abstract

Latar Belakang : Pandemi COVID-19 berdampak pada keterlambatan pelaksanaan pelayanan imunisasidi posyandu, puskesmas, serta di beberapa faskes lainnya termasuk swasta. Banyak dari petugas kesehatandan ibu yang masih ragu-ragu untuk melakukan pelayanan imunisasi pada masa COVID-19 dikarenakanadanya ketidaktahuan sehingga menimbulkan kecemasan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untukmengetahui persepsi kecemasan ibu terhadap keterlambatan imunisasi bayi di pelayanan kesehatan padamasa pandemi COVID-19. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggalipersepsi dan respon ibu yang memiliki anak terhadap kecemasan pelayanan imunisasi di fasilitaspelayanan kesehatan. Terdapat 10 orang ibu (responden) yang diwawancara dengan kuesioner penelitianbeserta pendalaman persepsi dan respon ditiap pertanyaan. Hasil : Sebanyak 5 informan berusia 27 dan28 tahun dengan 6 bayi tidak mengalami keterlambatan imunisasi dan 4 bayi lagi mengalamiketerlambatan imunisasi. Alasan bayi terlambat imunisasi diantaranya karena bayi sakit ketika akandiimunisasi dan juga karena adanya pandemi COVID-19 yang membuat tempat pelayanan imunisasiseperti klinik, praktek bidan hingga rumah sakit tidak melayani imunisasi. Kesimpulan : Penerapanprotokol kesehatan yang baik dalam pencegahan COVID-19 menjadi penting dalam akselerasi imunisasipada masa pandemi
Perilaku Keselamatan Penggunaan LPG Selama Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Sekitar PT Pertamina Muhammad Sultan
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/ykbsxj44

Abstract

Latar Belakang: Kebakaran rumah dapat mengakibatkan banyak kerugian materil dan bahkan korbanmeninggal dunia. Penyebab kebakaran rumah diantaranya perilaku kurang aman dalam penggunaantabung gas LPG. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dansikap dengan praktik keselamatan dalam penggunaan tabung gas LPG selama pandemi Covid-19.Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi adalah masyarakat yangberdomisili di sekitar PT. Pertamina Persero Unit Pemasaran VI Terminal BBM Kota Samarinda sebanyak37 KK dan keseluruhan populasi menjadi sampel penelitian (total sampling). Teknik pengumpulan datadilakukan dengan wawancara langsung kepada ibu rumah tangga menggunakan kuesioner. Pengumpulandata dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2021, dan selanjutnya dianalisis Chi Square. Hasil:Diperoleh bahwa 37,8 % responden berpengetahuan kurang baik, 51,4 responden bersikap kurang baik,dan 54,1 % responden berpraktik kurang aman dalam penggunaan tabung gas LPG selama pandemiCovid-19. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p 0,020 dan OR 5,7) dan sikap (p 0,014 dan OR 5,6)dengan praktik keselamatan penggunaan tabung gas LPG. Kesimpulan: Praktik masyarakat yang kurangbaik dalam penggunaan tabung gas LPG dapat berpotensi menjadi penyebab kebakaran di rumah tanggasehingga diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat melalui kegiatan sosialisasidan pelatihan khusus tentang keselamatan penggunaan tabung gas LPG.
Penggunaan Honey Dressing dan Povidone Iodine untuk Ulkus Kaki Diabetes: Systematic Review Cicirosnita Jayadi Idu; Josepha Mariana Tamaela; Anggi Lukman Wicaksana
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/bjh6m485

Abstract

Latar Belakang: Dengan semakin meningkatnya penderita ulkus kaki diabetes, dan jenis luka yangkronis dan membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhan maka semakin banyak inovasi untukmempercepat penyambuhan luka. Salah satunya dengan pengunaan balutan yang digunakan denganberbagai jenis mulai dari konvensional hingga modern. Tujuan: Tinjauan ini ditujukan ntuk mengetahuiefektifitas pengunaan honey dressing dibandingkan povidone iodine pada ulkus kaki diabetes. Metode:Tinjauan sistematis digunakan sebagai metode dalam laporan ini. Artikel diperoleh dari PubMed, GoogleScholar Sciencedirect, dan EBSCO dengan kata kunci pencarian:“Diabetic foot ulcer”, “Honeydressing”, “Povidone iodine dressing”, dan “wound healing” dari jurnal yang terbit sejak 20 tahunterkahir. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis konten. Hasil: Dalam pengobatan ulkus kakidiabetes terdapat berbagai balutan yang bertujuan untuk pengobatan ulkus kaki namun hingga saat inibelum ada satu dressing yang tepat untuk mempercepat penyembuhan dan selalu dikembangkan. Hasildari analisis ini menjelaskan bahwa honey dressing memiliki manfaat lebih baik dibandingkanpenggunaan povidone iodine. Manfaat tersebut yaitu berpangaruh pada total penyembuhan luka,mempercepat waktu penyembuhan luka, dan ukuran luka. Kesimpulan: Upaya untuk mempercepatpenyembuhan ulkus kaki diabetes dengan mengunakan honey dressing telah menujukan manfaat yangdiharapkan sehingga hal ini dapat menjadi alternative dressing dalam pemilihan perawatan ulkus kakidiabetes.

Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue