cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Higea
ISSN : -     EISSN : 25413554     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA (L.) DC.) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN HISTOPATOLOGI PANKREAS MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Aried Eriadi; Rahimatul Uthia; Rika Novita
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.387 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.)  terhadap kadar glukosa darah dan gambaran histopatologi pankreas. Hewan dibagi atas 5 kelompok yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif, kelompok dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB.Hewan diinduksi aloksan dengan dosis 200 mg/kg BB secara intraperitoneal.Ekstrak diberikan selama 7 hari secara oral. Hasil penelitian yang dianalisis dengan ANOVA satu arah menunjukkan penurunan pada kadar glukosa darah secara signifikan (P<0,05) dan gambaran histopatologi memperlihatkan adanya perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) dengan dosis 200 mg/kg BB dapat menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki gambaran pankreas yang telah rusak dengan lebih bagus dibandingkan dengan dosis yang lain.
UJI AKTIVITAS HEPATOPROTEKTOR EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP KERUSAKAN HATI YANG DIINDUKSI PARASETAMOL Sri Oktavia; Ifora Ifora; Suhatri Suhatri; Marni Marni
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.27 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.166

Abstract

Secara empiris, daun sirih hijau banyak digunakan sebagai obat hepatitis, bronkhitis, dan antiseptik. Zat-zat yang terkandung didalamnya mampu mengatasi peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas hepatoprotektor dari daun sirih hijau terhadap kerusakan hati yang diinduksi dengan parasetamol pada mencit putih jantan. Parameter yang diamati yaitu aktivitas SGPT dan SGOT. Hewan percobaan dibagi dalam 5 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif (parasetamol 500 mg/KgBB), kelompok dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB dan 200 mg/kg BB. Pemeriksaan kadar SGOT, SGPT  pada hari ke 3, 7, 15 dan pemeriksaan histopatologi hati untuk melihat gambaran kerusakan hati. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan aktivitas SGOT dan SGPT. Penurunan tertinggi  aktivitas SGOT dan SGPT diperlihatkan pada dosis 200 mg/kgBB pada pemeriksaan hari ke-15 sebesar 13,57 U/L dan 14,15 U/L. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan perbaikan kerusakan jaringan hati yang terlihat dari penurunan nekrosis sentrolobular. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hijau (Piper betle Linn ) memiliki aktivitas hepatoprotektor.
ANALISIS KADAR NATRIUM BENZOAT PADA JAHE GILING HALUS (Zingiberis officinale Rosc.) SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET Dwi Dinni Aulia Bakhtra; Zulharmita Zulharmita; Novita Sriyanti
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.473 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.173

Abstract

Penelitian tentang identifikasi dan penetapan  kadar natrium benzoate  telah dilakukan pada jahe giling halus yang diambil dari tiga lokasi yaitu Pasar Ibuh Payakumbuh, Pasar Bawah Bukittinggi dan Pasar Raya Padang, masing – masing lokasi diambil dua sampel. Analisis kualitatif asam  benzoat dalam sampel dilakukan dengan  reaksi esterifikasi dan reaksi warna. Hasil analisis kualitatif dari enam (6) sampel, diperoleh dua (2) sampel positif (+) yang mengandung natrium benzoat. Sampel yang positif mengandung natrium benzoat diekstraksi dengan menggunakan  pelarut eter dan ditetapkan kadarnya dengan menggunakan spektrofotometer ultraviolet. Dari hasil analisis kuantitatif yang dilakukan, didapat kadar asam benzoat pada sampel dengan rentang 339-552 mg/kg. Hasil ini membuktikan bahwa kadar asam benzoat yang terdapat pada  jahe giling halus tidak melampui batas pemakaian maksimum  yang ditetapkan dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia No.36 Tahun 2013 yaitu 600 mg/kg bahan, sehingga aman untuk di konsumsi masyarakat.
UJI AKTIVITAS FRAKSI DARI EKSTRAK AKAR KANGKUNG (Ipomoea aquatica Forssk.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Anzharni Fajrina; Junuarty Jubahar; Neki Hardiana
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.777 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.169

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas fraksi dari ekstrak akar kangkung (Ipomoea aquatica Forssk.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Sampel akar basah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96 % dan  difraksinasi dengan menggunakan pelarut n-heksan, etil-asetat, dan butanol. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan konsentrasi masing-masing fraksi 10 %, 20 % dan 30 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10 % fraksi etil asetat memiliki daya hambat lebih besar (6,1 mm) dari pada fraksi n-heksan (6 mm) dan fraksi butanol (4,6 mm) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan one-way ANOVA. Hasil uji statistik didapatkan hasil yang bermakna dengan (sig 0,129 > 0,05) artinya tidak terdapat perbedaan zona hambat yang signifikan dari ketiga fraksi.
PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE ANALISIS BETAMETASON TABLET DENGAN METODE ABSORBANSI DAN LUAS DAERAH DI BAWAH KURVA SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET Ridho Asra; Harrizul Rivai; Widya Astuty
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.563 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.167

Abstract

Sebuah metode sederhana yang tepat, akurat, cepat dan ekonomis telah dikembangkan dan divalidasi untuk analisis betametason tablet menggunakan spektrofotometri ultraviolet dengan metode absorbansi dan luas daerah di bawah kurva. Penentuan metode ini dilakukan pada penyerapan panjang gelombang maksimum 241,40 nm dan luas daerah di bawah kurva pada rentang 210,40-290,40 nm dengan menggunakan pelarut asam klorida 0.1 N. Metode analisis ini divalidasi dengan linieritas, batas deteksi, batas kuantifikasi, presisi dan akurasi. Linieritas pada metode absoransi menunjukkan hasil persamaan regresi y = 0,02273x + 0,00228 dengan r = 0,99958, dengan metode luas daerah di bawah kurva menunjukkan hasil persamaan regresi y = 0,643x – 0,214 dengan  r = 0,9955. Batas deteksi dan batas kuantifikasi pada metode absorbansi 1,754531 dan  5,316812, dengan metode luas daerah di bawah kurva 3,888631 dan 11,783730. Akurasi yang diperoleh dengan metode absorbansi dan luas daerah di bawah kurva memenuhi persyaratan yang divalidasi yakni 80-120 %. Presisi yang diperoleh dengan metode absorbansi dan luas daerah di bawah kurva memenuhi persyaratan yang divalidasi dengan hasil % RSD ≤ 2 %. Analisa statistik menunjukkan dengan uji t dua sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa kedua metode tersebut tidak berbeda secara signifikan
ANALISIS KANDUNGAN BETA KAROTEN PADA DAUN BAYAM MERAH (AMARANTHUS HYBRIDUS L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI VISIBEL Boy Chandra; Zulharmita Zulharmita; Alfin Dinda Hutri Handayani
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.407 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.170

Abstract

Telah dilakukan penelitian penetapan kadar β-karoten pada daun bayam merah (Amaranthus hybridus L.) dengan dua jenis perlakuan yaitu segar dan rebus. Sampel diekstraksi cair-cair menggunakan pelarut petroleum eter dan aseton dengan perbandingan 1 : 4, kemudian ekstrak daun bayam merah (Amaranthus hybridus L.), diidentifikasi dengan kromatografi lapis tipis dengan fase diam silika gel 60 F254, di dapat nilai rata-rata Rf  pembanding dansampel 0,56  yang berarti ekstrak daun bayam merah mengandung β-karoten. Ekstrak daun bayam merah (Amaranthus hybridus L.) diukur secara kuntitatif dengan spektrofotometer visibel pada panjang gelombang maksimum 451 nm. Hasil menunjukan bahwa kadar β-karoten rata-rata pada daun bayam merah segar adalah 14,6 ± 0,00575 mg/kg, dan untuk daun bayam merah yang direbus 8,50 ± 0,001703 mg/kg. Validasi metode analisis untuk nilai akurasi diperoleh rata-rata persen perolehan kembali untuk daun bayam merah segar dan rebus yaitu 91,40 % dan 90,45 %. Presisi intraday dan interday dari konsentrasi 4, 10 dan 14 ppm diperoleh rata-rata persen SBR ≤16 %, linearitas dengan koefisien korelasi yaitu 0,9995, batas deteksi yaitu 0,15153 ppm dan batas kuantitasi yaitu 0,50512 ppm. Validasi metode analisis menunjukan bahwa metode ini memenuhi persyaratan parameter validasi. Analisis statistik dengan uji t dua sampel berpasangan menunjukkan bahwa sig 0,000 (P<0,05) dan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar rata-rata β-karoten pada daun bayam  merah segar dan daun bayam merah rebus.
VALIDASI METODE ANALISIS Α-MANGOSTIN DALAM PLASMA DARAH MANUSIA SECARA IN VITRO DENGAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS-DENSITOMETRI Fitra Fauziah; Widya Kardela; Roslinda Rasyid; Multi Silvi
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.938 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.164

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memvalidasi metode analisis penetapan kadar α-mangostin dalam plasma darah manusia secara in vitro dengan metode KLT-densitometri. α-Mangostin diekstraksi dari plasma yang sebelumnya ditambahkan dengan larutan α-mangostin dengan metode pengendapan protein menggunakan metanol sehingga diperoleh supernatannya. Pemisahan dilakukan dengan KLT dengan fase diam silika gel 60 F254 dan fase gerak kloroform : etil asetat (9 : 1), kemudian dilakukan scanner dengan densitometri. Validasi metode analisis menunjukkan bahwa metode ini memenuhi persyaratan parameter validasi. Akurasi diperoleh rata-rata persen perolehan kembali yaitu 96,0591%, presisi intraday dari konsentrasi 50 ppm, 100 ppm dan 150 ppm diperoleh rata-rata persen RSD yaitu 1,6440%, 2,1993% dan 1,6389%, presisi interday yaitu 2,8533%, 1,4208%, 3,0985%, linearitas yaitu 0,9922, batas deteksi yaitu 37,8323 ppm dan batas kuantitasi yaitu 110,8014 ppm. Hasil penetapan kadar α-mangostin dalam plasma darah manusia yang sebelumnya ditambahkan dengan larutan α-mangostin secara invitro dari kadar sampel 120 ppm yaitu 115,2709 ± 3,7990 ppm
ANALISIS CEMARAN LOGAM BERAT DALAM SEDIAAN OBAT HERBAL DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI RAHMAH PADANG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Zulharmita Zulharmita; Sestry Misfadhila; Meta Zulfaretna
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.707 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.171

Abstract

Telah dilakukan analisis cemaran logam berat (Pb dan Cd) dalam sediaan obat herbal di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang secara spektrofotometri serapan atom. Sampel terdiri dari 4 jenis obat herbal yaitu P, T, VA dan S. Persiapan sampel dilakukan dengan metode destruksi basah menggunakan HNO3 pekat dan H2O2 30 % di dalam labu Kjeldahl. Nilai r untuk masing-masing larutan standar  adalah 0,9996 untuk logam Pb dan 0,9952 untuk logam Cd. Kadar cemaran logam berat dalam keempat sampel tidak terdeteksi mengandung Cd, sedangkan untuk logam Pb terdapat 0,1307 ppm untuk sampel P, 0,2413 ppm untuk sampel T, 0,9683 ppm untuk sampel VA, dan 0,1025 ppm untuk sampel S. Hasil penelitiaan ini menunjukan bahwa keempat sampel tidak melebihi ambang batas cemaran logam berat yang ditetapkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia No 13 tahun 2014 yaitu kecil dari 10 ppm untuk logam Pb dan 0,3 ppm untuk logam Cd.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH KOMBUCHA DAUN COKLAT (Theobroma cacao. L) BERDASARKAN LAMA FERMENTASI Vina Hidayana; Ariya Eka Kusuma
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.539 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.165

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang  aktivitas antioksidan teh kombucha daun coklat ( Theobroma cacao. L) berdasarkan lama fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aktivitas antioksidan yang terdapat di dalam kombucha teh daun coklat mengalami peningkatan atau penurunan.Metoda yang digunakan dalam pembuatan teh adalah dengan metoda teh hijau. Lama fermentasi 14 hari dengan 2x pengamatan, yaitu pada hari ke-7 dan pada hari ke-14. Untuk uji antioksidan dilakukan dengan perendaman radikal bebas menggunakan DPPH.Dari hasil pengujian antioksidan diperoleh hasil, bahwa fermentasi pada hari ke-14 menunjukkan persentase inhibisi paling tinggi yaitu 87,745%.
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour.) Merr) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL BURUNG PUYUH JANTAN HIPERKOLESTEROLEMIA DAN HISTOPATOLOGI PEMBULUH DARAH AORTA Rahimatul Uthia; Widya Kardela; Sari Utami
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.013 KB) | DOI: 10.52689/higea.v9i2.172

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan keadaan dimana tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) terhadap penurunan kadar kolesterol total dan histopatologi pembuluh darah aorta. Sediaan diberikan secara oral selama 28 hari dengan dosis 50 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 300 mg/kgBB. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan pada kadar kolesterol total dan dapat mepengaruhi gambaran histopatologis pembuluh darah aorta yaitu luas lumen pembuluh darah aorta dan skor kerusakan pembuluh darah secara signifikan (P<0,05) yang berarti pemberian ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr) dapat menurunkan kadar kolesterol total dan memperbaiki luas lumen serta menurunkan skor kerusakan pada pembuluh darah. Sedangkan faktor lama pemberian tidak memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap rasio berat organ jantung, dan hati (p>0,05), tetapi memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap rasio berat organ ginjal (p<0,05).

Page 1 of 1 | Total Record : 10