cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
Perbedaan Informasi Citra Anatomi Lumbal Sequence T2 Fat Suppresion Antara Metode SPAIR dan Dixion Indira Mega Wahyuningtiyas; Nursama Heru Apriantoro
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 4 (2020): November 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10412

Abstract

Methods Fat Supression used in the MRI examination Lumbal are SPAIR and Dixion. SPAIR is a powerful technique in suppressing fat which has low sensitivity to the inhomogeneity of RF pulses, while Dixion is a technique Fat Suppression based on chemical shift, the difference in the frequency of larmor between fat and water and in one acquisition. However, technique Dixion has a relatively long scan time because the separation of water and fat takes time during the image reconstruction process. SPAIR is used as a protocol for MRI examination Lumbal and is considered to be better at producing images. However, based on the study Dixion is more homogeneous in suppressing fat compared to SPAIR. The purpose of writing this paper as to determine differences in anatomical information MRI Lumbal T2 sequences Fat Suppression sagittal slices between SPAIR method and Dixion and to investigate methods of Fat Suppression better in MRI revealed of information image in Lumbal. This research was descriptive qualitative. The population and sample in this study were those who performed the MRI examination Lumbal, based on a literature review at the National Library of Medicine (PubMed) website and the American Journal of Roentgenology (AJR). The data collection method used was literature study or literature review, reviewing journals and scientific articles. Processing and data analysis in this study using descriptive analysis. The data obtained from the literature review are analyzed based on the the oretical basis that had been collected so that conclusions could be drawn on the research objectives. The results showed that there were differences in anatomical information on MRI Lumbal sagittal sequences T2 Fat Supression between SPAIR method and Dixion with ρ value
Persepsi Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap (Studi Kasus) Pada RSUD dr. H. Ishak Umarella Tulehu Provinsi Maluku Abd. Rijali Lapodi; Johannis Tappang; Iswandi Fataruba
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu22

Abstract

Pelayanan kesehatan menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009 yang tertuang dalam Undang-Undang Kesehatan tentang kesehatan ialah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan, perorangan, keluarga, kelompok ataupun masyarakat. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan Persepsi Kualitas Layanan Terhadap Kespuasan Pasien Rawat Inap (studi kasus) pada RSUD dr. H. Ishak Umarella Tulehu. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian dari bukti langsung (Tangibel) hasil wawancara yang penulis lakukan yaitu fasilitas yang ada di rumah sakit tersebut sudah cukup bagus dalam pelayanan atau dapat di katakan pasien sudah puas dengan apa yang ada dalam rumah sakit tersebut. Fasilitas pelayanan rawat inap, rawat jalan dan ruang tunggu terlihat bersih dan nyaman. Kata kunci: layanan; kepuasan pasien rawat inap
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia di Klinik Mitra Kasih Pematangsiantar Tahun 2017 Sri Rahma Friani
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu06

Abstract

Anemia merupakan salah satu kelainan darah yang umum terjadi ketika kadar sel darah merah (eritrosit) dalam tubuh menjadi rendah. Disebut anemia bila kadar Hb kurang dari 10 gr/dl, disebut anemia sedang jika Hb 7-8 gr/dl, disebut anemia berat, atau bila kurang dari 6 gr/dl di sebut anemia gravis. Anemia dalam kehamilan dapat menyebabkan berbagai masalah antara lain : Abortus, Partus Prematurus, Partus lama karena unertia uteri, perdarahan postpartum karena atonia uteri, syok, Infeksi, Anemia sangat berat dengan Hb kurang dari 4g/100ml dapat menyebabkan dekompensasi kordis. Kasus Anemia dalam Kehamilan di Klinik Mitra Kasih Jalan Kelapa Kuning No.5 Pematang Siantar pada tahun 2017 sekitar 51 dari 124 Kehamilan dan untuk tahun 2018 dari bulan januari hingga April terdapat terdapat 12 ibu hamil dengan Anemia. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia di Klinik Mitra Kasih Jalan Kelapa Kuning No.5 Pematang Siantar 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif, lokasipenelitian di Klinik Mitra Kasih Jalan Kelapa Kuning No.5 pada bulan Juni sampai Agustus 2018, jumlah populasi sebanyak 33orang dan jumlah sampel sebanyak 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah konsioner dan pengelolahan data dengan editing, coding, scoring serta Tabulating. Sedangkan analisis data di lakukan secara Deskriptif. Dari hasil penelitian dengan menggunakan Konsioner menunjukkan responden mayoritas berpengetahuan cukup Tentang anemia pada ibu hamil sebanyak 18 responden (54,54%) dan minoritas perpengetahuan baik sebanyak 7 responden (21,21%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang anemia mayoritas berpengetahuan cukup. Diharapkan kepada para responden untuk lebih aktif dan memahami informasi serta mengikuti penyuluhan seputar kesehatan khususnya tentang anemia pada ibu hamil. Kata kunci: pengetahuan; kehamilan; anemia
Hubungan Pola Makan dengan Atensi dan Kelelahan Tubuh pada Kelompok Umur Remaja Vidya Reza Andini; Ratna Indriawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik11208

Abstract

Adolescent is a transitional stage between childhood and adulthood so that physiological, psychological, and emotional changes. Adolescents will experience cognitive development, especially attention which is important in the learning process, intelligence, and understanding new information. Changes in activity that occur at this stage can cause adolescents to experience fatigue both physically and mentally. Likewise, there can be changes in eating habits or patterns. Many studies have indirectly shown that eating patterns affects attention and fatigue. The purpose of this study was to determine the relationship between eating patterns on attention and body fatigue in the adolescent age group. This study used an observational analytic study design with a cross sectional approach. The data collection method used three questionnaires, namely the Food Frequency Questionnaire (FFQ), Mindful Attention Awareness Scale (MAAS), and Chalder Fatigue Scale (CFS). The sample size were 80 respondents. The data were analyzed using the Chi-square test, show that there was no significant relationship between eating patterns with attention with a p-value of 0.650 and a p-value of 0.369 for eating patterns with body fatigue, which indicated no significant relationship. Keywords: eating patterns; attention; fatigue; adolescent; food frequency ABSTRAK Remaja merupakan tahap transisi antara masa anak-anak menuju dewasa sehingga terjadi perubahan fisiologis, psikologis, dan emosional. Remaja akan mengalami perkembangan kognitif terutama atensi yang penting dalam proses pembelajaran, kecerdasan, dan memahami informasi baru. Perubahan aktivitas yang terjadi pada tahap tersebut dapat menyebabkan remaja mengalami kelelahan baik fisik maupun mental. Demikian pula, dapat terjadi perubahan kebiasaan atau pola makan. Banyak penelitian yang secara tidak langsung menunjukkan pola makan mempengaruhi atensi dan kelelahan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan atensi dan kelelahan tubuh pada kelompok umur remaja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan data menggunakan tiga kuesioner, yaitu Food Frequecy Questionnaire, Mindful Attention Awareness Scale, dan Chalder Fatigue Scale. Ukuran sampel sebanyak 80 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan atensi dengan nilai p sebesar 0,650 dan didapatkan nilai p sebesar 0,369 antara pola makan dengan kelelahan tubuh yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kata kunci: pola makan; atensi; kelelahan tubuh; remaja; frekuensi makan
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Low Back Pain (LBP) Miogenik Di Rumah Sakit Efarina Berastagi Kabupaten Karo Tahun 2017 I Ngurah Gede Verar Fujastawan
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10211

Abstract

Myogenic LBH is an unpleasant sensory and emotional experience in the area between the thoracic vertebrae 12 to the lower part of the hip or rectal hole that arises due to the potential for damage or tissue damage including: dermal blood vessels, fascia, muscular, tendon, cartilage, ligamentous bone, intra articular menicus, bursa. The formulation of the problem in this research is whether IR, massage and therapy can increase the strength of myogenic lower back muscles. The study population was patients with myogenic Low Back Pain at the Efarina Berastagi General Hospital in Karo District taken as a study sample. The aim is to determine the physiotherapy approach to the problems of physical capacity and functional ability in myogenic LBH conditions. The results of the sedative effect produced by IR can reduce pain by the following mechanisms: (1) decreases muscle tone through normalization of sensory sensation so that it can also eliminate spasms in the paravertebral region, (2) hormonal tonus muscle tone and increase threshold of excitement / treshold, (3) increased tissue elasticity = 0.5 cm depth as a preparation for exercise therapy massage and decreased tissue matrix vicosity. Keywords: low back pain (LBP); miogenik ABSTRAK LBP miogenik adalah suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan di daerah antara vertebra torakal 12 sampai dengan bagian bawah pinggul atau lubang dubur yang timbul akibat adanya potensi kerusakan ataupun adanya kerusakan jaringan antara lain : dermis pembulu darah, fasia, muskulus, tendon, kartilago, tulang ligament, intra artikuler menicus, bursa. Rumusan masalah dalam penelitianini adalah apakah IR, Massage dan terapiblatihan dapat meningkatkan kekuatan otot-otot punggung bawah miogenik . Populasi penelitian ini adalah pasien penderita Low Back Pain miogenik di RSU Efarina Berastagi Kabupaten Karo di ambil sebagai sampel penelitian. Tujuan untuk mengetahui pendekatan fisioterapi pada problem kapasitas fisik dan kemampuan fungsional pada kondisi LBH miogenik. Hasil efek sedatif yang dihasilkan oleh IR dapat mengurangi nyeri dengan mekanisme sebagai berikut : (1) menurunkan tonus otot melalui normalisasi nosi sensorik sehingga dapat juga untuk mengeliminasi spasme pada regio paravertebra, (2) hormalisasi tonus otot dan meningkatkan ambang rangsang/treshold, (3) peningkatanelastisitas jaringan yang kedalamannya = 0,5 cm sebagai persiapan massage terapi latihan serta penurunan vicositas matrix jaringan. Katan kunci: low back pain (LBP); miogenik
Uji Aktivitas Anti Jamur Serta Pembuatan Krim Dari Ekstrak Etanol Kulit Ingul (Toona sureni Merr) Fifin Oktaviani
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu20

Abstract

Kulit ingul (Toona sureni Merr) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antijamur karena mengandung senyawa berupa flavonoid, saponin dan tanin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur.Tujuan penelitian adalah untuk membuat sediaan krim yang mengandung ekstrak etanol kulit ingul dan untuk mengetahui aktivitas antijamur dari ekstrak kulit ingul terhadap jamur Candida albicans.Sediaan krim dipilih karena praktis, kemampuannya melekat pada permukaan kulit, melembabkan, mudah merata, mudah berpenetrasi pada kulit, mudah di usap dan mudah di cuci dengan air. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan ekstrak etanol kulit ingul dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, uji aktivitas antijamur ekstrak, formulasi sediaan krim dan evaluasi sediaan. Uji aktivitas antijamur pada konsentrasi 20% sudah mempunyai aktivitas yang baik dengan daya hambat rata-rata 14.00 mm. Formulasi krim yang dibuat dari ekstrak 20%. Secara fisik stabil dalam penyimpanan selama 2 minggu pada suhu dingin, homogen, tidak menyebabkan iritasi, memiliki pH 6 dan tidak ditumbuhi jamur. Kata kunci: kulit ingul; antijamur; Candida albicans
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Resiko Tinggi Kehamilan di Atas Umur 35 Tahun di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi Kabupaten Karo Tahun 2016 Sri Rahma Friani
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei pendahuluan yang dilakukan peneliti di ruangan rekam medik Rumah Sakit Efarina Berastagi Kabupaten Karo, di dapatkan data pada tahun 2016 kasus resiko tinggi kehamilan umur > 35 tahun sekitar 81 dari 404 antara lain disebabkan oleh penyakit ibu, kelainan obstetrik dan kelainan genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan diatas umur 35 tahun di Rumah Sakit Efarina Berastagi Kabupaten Karo tahun 2016. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan diatas usia 35 Tahun di Rumah Sakit Efarina Berastagi Kabupaten Karo Tahun 2016. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan Berdasarkan Pengetahuan, di interpretasikan bahwa umur tidak selamanya mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan diatas umur 35 tahun. Berdasarkan Umur, diinterpretasikan bahwa umur tidak selamanya mempengaruhi pengetahuan ibu hasil tentang resiko tinggi kehamilan diatas umur 35 tahun. Berdasarkan Pendidikan, di interpretasikan bahwa pendidikan tidak selamanya mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan diatas umur 35 tahun. Berdasarkan Pekerjaan, di interpretasikan bahwa pekerjaan tidak selamanya mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan diatas umur 35 tahun. Berdasarkan Paritas, di interpretasikan bahwa pekerjaan tidak selamanya mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan diatas umur 35 tahun. Berdasarkan Informasi, di interpretasikan bahwa semakin banyak sumber informasi yang di dapat maka akan semakin banyak pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh seseorang. Kata kunci: pengetahuan; resiko kehamilan; usia
Dampak Faktor Usia dan Paritas Terhadap Prevalensi Ketuban Pecah Dini Ibu pada Masa Bersalin Yetty Wilda; Suparji Suparji
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10113

Abstract

The most crucial problem due to pregnancy complications is the occurrence of premature rupture of membranes (PRM). Premature rupture of membranes is a difficult part in pregnancy and childbirth that has an effect on increasing meternal-perinatal morbidity and death. The purpose of this study was to determine the determinants of age and parity affect the incidence of PRM. This research was a kind of analytic observation research with case control design. The study population of all women in Widodo Hospital was 1348 women, the sample of PRM maternity cases with a sample of 30 respondents. Control sample of maternal mothers with a total of 30 respondents. The sampling technique was a simple random sampling method. The independent variable were age and parity, while the dependent variable was PRM. Data collection used a checklist in the form of secondary data. To analyze the data using the Logistic Regression Test with a significance level of 0.05. The results showed that most mothers with age 35 years (79.3%) and p value = 0.004. OR value of age variable was 7.020, it could be concluded that age had a 7 times greater risk of causing PRM. Multigravida parity (72.2%) and p = 0.010. The OR value of the parity variable was 6.481, it could be concluded that parity had a 6 times greater risk of causing PRM. Conclusion: there is an influence of age and parity factors on the incidence of PRM. Pregnant women must know the signs and risk factors for PRM so that pregnant women take better care of their pregnancy. Keywords: age; parity; premature rupture of membranes ABSTRAK Masalah yang paling krusial akibat komplikasi kehamilan adalah kejadian ketuban pecah dini (KPD). Ketuban pecah dini merupakan bagian penyulit dalam kehamilan dan persalinan yang berpengaruh dalam meningkatkan kesakitan dan kematian meternal-perinatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan usia dan paritas berpengaruh terhadap kejadian KPD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasi analitik dengan rancangan case control. Populasi penelitian semua ibu bersalin di RS Widodo sebesar 1348 ibu bersalin ,Sampel kasus ibu bersalin KPD dengan jumlah sampel 30 responden. Sampel kontrol ibu bersalin dengan jumlah 30 responden. Teknik sampling dengan metode simple random sampling. Variabel independen adalah usia dan paritas, sedangkan variabel dependen adalah jejadian KPD. Pengumpulan data menggunakan checklist berupa data sekunder. Untuk menganalisis data menggunakan Uji Regresi Logistik dengan taraf nyata 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu dengan usia 35 tahun (79,3%) dan nilai p = 0,004. Nilai OR variabel usia yaitu 7,020, dapat disimpulkan usia mempunyai risiko 7 kali lebih besar menyebabkan KPD. Paritas Multigravida (72,2%) dan nilai p = 0,010. Nilai OR variabel paritas yaitu 6,481, dapat disimpulkan paritas mempunyai risiko 6 kali lebih besar menyebabkan KPD. Kesimpulan: ada pengaruh faktor usia dan paritas terhadap kejadian KPD. Ibu hamil harus mengetahui tanda dan faktor risiko terjadinya KPD sehingga ibu hamil lebih menjaga kehamilannya. Kata kunci: usia; paritas; ketuban pecah dini
Evaluasi Ketersediaan Informasi Obat Di Puskesmas Martoba Kota Pematang Siantar Wilson Samosir
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu16

Abstract

Untuk menunjang pelayanan yang bermutu tinggi di puskesmas, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 30 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskemas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan informasi yang diberikan apoteker kepada pasien yang mengacu pada standar yang telah di tetapkan. Jenis penelitian ini dengan rancangan deskriptif dengan metode survey. Pengambilan data dengan cara metode wawancara yaitu dengan berkunjung ke puskesmas martoba. Data merupakan informasi yang diberikan oleh 3 responden. Data disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, rincian informasi obat yang disampaikan adalah nama obat, lama penggunaan obat, dosis, cara pemberian, indikasi, bentuk sediaan, aturan pakai, kondisi penyimpanan, efek samping obat. Teknis PIO dilakukan saat jam kerja, berupa menjawab pertanyaan. Sumber informasi yang digunakan berupa pustaka primer dan tersier. Evaluasi sumber informasi dokumentasi belum dilakukan. Kata kunci: instalasi farmasi puskesmas; standar pelayanan kefarmasian; pelayanan informasi obat
Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Penenun Di Rumah Bonang Jalan Asahan Pematangsiantar Muliati Muliati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn12

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada penenun di Kota Pematangsiantar untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Musculoskeletal Disorders (MSDs) umumnya terjadi karena faktor pekerjaan dan faktor individu (postur tubuh, lama kerja, beban kerja, frekuensi, umur, masa kerja). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja diukur dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM) dan dikategorikan menjadi tingkat keluhan tidak sakit dan sakit. Penelitian ini menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen dan menggunakan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui variabel mana yang paling signifikan berhubungan variabel dependen dengan metode Backward Stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja tenun ulos mengalami keluhan sakit terbanyak pada bagian pinggang sebanyak 26 orang (86,7%), tingkat keluhan pada bagian pinggang yang paling banyak dialami pada pekerja tenun ulos yaitu kategori sakit sebanyak 25 orang (83,3%) dan kategori tidak sakit 5 orang (16,7%). Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa faktor umur pekerja (p value=0,919), masa kerja (p value=0,020), beban kerja (p value=0,431), postur tubuh (p value=0,019), frekuensi (p value=0,873), lama kerja (p value=0,314), yang memiliki hubungan terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah masa kerja p value=0,020 (p

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue