cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 1,086 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT RAK DARI KARDUS PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Asmadi, Mega Iswari, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.6 KB) | DOI: 10.24036/jupe21240.64

Abstract

This study aims to: 1) Determine the implementation process of learning the skills to make a shelf out of cardboard through training method and 2) to prove the method can improve the training skills to make a shelf out of cardboard for mild mental retardation children class V in SDLB State 35 North Painan. This research was raised by using action research methods class (Classroom Action Research) conducted in collaboration with colleagues. Data were collected through observation and testing techniques, then analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that 1) the process of implementation in improving the skills of making a shelf out of cardboard through training method is done in two cycles. I made eight cycle times and cycle II four meetings. Activities carried out by following the flow of the cycle: planning, implementation, observation and reflection. 2) Learning outcomes: children's ability to make a shelf out of cardboard with increased exercise this method proved: when asessmen children's ability to make a shelf out of cardboard is : AR (63.89%), MR is (52.78%) and RN was (38.89%). I cycle capability AR increased to (86.11%), MR (80.56%) and RN is (75%). Cycle II AR increased to (100%) and MR (94.44%) and RN becomes (91.67%). It can be concluded that the method can improve the skills training makes racks of cardboard mild mental retardation in children in class V SDLB Painan State 35 North. Recommended to teachers in order to use the method in the teaching of other skills training.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGUCAPKAN NAMA BENDA MELALUI PERMAINAN KARTU BERGAMBAR BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Elyza -
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.777 KB) | DOI: 10.24036/jupe8150.64

Abstract

This study aims to improve the ability to say the names of objects by using a picture card game. This study uses the approach Reaserch Single Subject (SSR) with AB designs. Research subject is the child's initials X. Their behavior is the target size "value" in the child's ability to say 10 images that have been provided. Techniques of data collection is done through registration procedures with direct observation. The data obtained were processed in the graph. These results indicate that the ability of the pronunciation of children increased after being given a picture card game. This is evident in the baseline phase (A) is made of observation was six times the value of children's ability to say the object is 10 (30) because the child only mention [es, HP and bag] with intonation, clear and complete. Meanwhile, after a given intervention (B) through a card game as much as 12 times the image is taken, the child's ability to achieve (86.7) because the child is able to name [es, hp, bags, balls, clothes, books, pen, brush] with intonation , clear and complete. While the word [bicycles and shoes] mentioned [bicycles and shoes] to clear it. It can be concluded that the picture card game effectively and can improve their pronunciation of the name of the object. The results of this study is recommended to teachers and researchers in order to subsequently use the picture card game in improving pronunciation Tunagrahita children are
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Deret Kesamping Melalui Media Menara Hitung Bagi Anak Tunagrahita Ringan di SLB BASO KAB AGAM Ibadurrahman -
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.368 KB) | DOI: 10.24036/jupe76060.64

Abstract

Ibadurrahman (2011):Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Deret Kesamping Melalui Media Menara Hitung Bagi Anak Tunagrahita Ringan di SLB BASO KAB AGAM (Single Subject Research Kelas DII/C SLB BASO KAB AGAM).Skripsi, Pendidikan Luar Biasa. FIP.UNPPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang peneliti temukan di SLB Baso KAB Agam. Seorang anak X  yang duduk di kelas DII/C yang berumur 10 tahun yang mengalami kesulitan dalam penjumlahan. Hal ini terbukti ketika anak disuruh  menyebutkan, menunjukkan dan menuliskan angka anak bisa, tapi ketika disuruh melakukan penjumlahan anak belum bisa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke samping melalui menara hitung di SLB Baso Kab AgamPenelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research dengan desain penelitian A-B-A. Teknik analisis datanya menggunakan analisis visual grafik. Subjek penelitiannya adalah anak tunagrahita ringan kelas II. Pengukuran variabelnya menggunakan persentase.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penjumlahan deret kesamping  anak tunagrahita ringan meningkat menggunakan menara hitung. Pengamatan dilakukan dalam tiga kondisi yaitu kondisi baseline (A1) sebanyak tujuh kali pengamatan dengan hari yang berbeda, persentase kemampuannya pada rentang 10%, 0%, 0%, 20%, 40%, 20%, 20%. Pada kondisi intervensi (B) dilalukan sebanyak delapan kali pertemuan dengan rentang 60%, 80%, 70%, 60%, 70%, 80%, 80%,80%. Pada kondisi baseline (A2)  dilakukan sebanyak lima kali pertemuan dan kemampuan anak meningkat dengan rentang 60%, 80%, 90%, 90%,90%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan penjumlahan anak rungrahita ringan dapat ditingkatkan melalui menara hitung DI SLB Baso Kab Agam Kata Kunci: Penjumlahan deret kesamping, menara hitung, anak tunagrahita ringan
EFEKTIVITAS MEDIA BOLA LUNAK DALAM MENGURANGI KEKAKUAN GERAK JARI JARI TANGAN ANAK CEREBAL PALSY TIPE SPASTIK di HALABAN, KEC.KUBUNG.KAB. SOLOK Anggun Al Fitri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.027 KB) | DOI: 10.24036/jupe39040.64

Abstract

Abstrack: Penelitian ini berawal dari observasi dan pengamatan yang peneliti lakukan di lapangan. Peneliti menemukan seorang anak tunadaksa spastik yang berjenis hemiplegia, yang mana anak tersebut mengalami kekakuan pada gerak jari-jari tangan kirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kekakuan gerak pada jari-jari tangan kiri dengan menggunakan media bola lunak. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperiment dalam bentuk single subject research (SSR), dengan menggunakan desain A-B-A. subjek dalam penelitian ini adalah anak tunadaksa tipe spastik hemiplegia. Target behavior dalam penelitian ini adalah mengurangi kekakuan gerak jari-jari tangan kiri. Penilaian yang dilakukan adalah berupa gerakan jari-jari tangan yang benar pada anak. Penelitian ini terlebih dahulu dilihat dari kondisi baseline atau kemampuan awal anak dalam menggerakan jari-jari tangan kiri, setelah itu di lanjutkan dengan kondisi intervensi atau pemberi perlakuan dalam mengurangi kekakuan gerak jari-jari tangan kiri, dan dilanjutkan kembali dengan kembali pada perlakuan baseline atau disebut dengan kondisi setelah intervensi guna melihat kemampuan anak dalam menggerakan jari-jari tangan kiri tanpa menggunakan media. Data yang di peroleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik sehingga terihat dengan jelas hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan anak cerebal palsy dalam mengurangi kekakuan gerak jari jari tangan kiri mengalami perubahan walaupun bertahap. Pada kondisi baseline (A) anak belum mampu menggerakan jari jari tangan kirinya. Pada kondisi tersebut kemampuan anak datar yaitu 0%.  Pada kondisi intervensi anak dapat melakukan dua perintah yaitu mampu melengkungkan telapak tangan berbentuk cekungan dan mampu membuat lengkung pada jari telunjuk dengan jari jempol. Dan pada kondisi setelah intervensi/ baseline 2 kemampuan gerak jari-jari tangan anak menurun atau kembali kaku, anak hanya mampu melengkungkan telapak tangan berbentuk cekungan. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima dengan kecenderungan arah positif, kecenderungan stabilitas veriabel dan overlap data 0%, artinya meremas bola lunak dapat mengurangi kekakuan gerak jari jari tangan kiri anak cerebal palsy tipe spastik di kec. Kubung dapat berkurang. Kata Kunci: mengurangi kekakuan, anak cerebal palsy, bola lunak
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA MELALUI METODE GLOBAL BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR Yulida Putri; Fatmawati Fatmawati; Damri Damri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.211 KB) | DOI: 10.24036/jupe20510.64

Abstract

This study starts from the fact that in SLB Lumin Alisa child encountered reading learning disabilities, especially reading the word. From the observation, the child struggles with reading words while reading children often omit syllables in mid-word. This study, using experimental approaches in the form of Single Subject Research (SSR) using AB design. The subject was one of those kids learning disabilities. Consistent assessment conducted in several parts of words and pictures that can be read and dijodohkkan correctly. Analysis of the data in this study is the visual data in the form of graphs. In the baseline condition (A) was 7x meeting, the initial condition of the child with the child the value of 3 in the first meeting, the intervention condition (B) is done using methods 7x meeting global, ascending the child's ability to reach 5 questions that were answered correctly for the next meeting able to complete 9 questions answered correctly. Thus the proposed hypothesis can be accepted, so by using the global method can improve the reading skills for children learning disabilities in special schools Lumin Alisa Balai Gadang Padang. Teachers and researchers suggest further research in order to use global methods to improve the child's reading ability.
Pelaksanaan Pembelajaran Alat Musik Bagi Kelayan Tunanetra di PSBN Tuah Sakato Padang Tengku Fakhri Ardiyansyah; Jon Efendi
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.188 KB)

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan mendeskripsikan seperti apa proses pembelajaran alat musik bagi kelayan, sikap kelayan dalam proses pembelajaran, kendala yang di hadapi selama proses pembelajaran berlangsung, serta usaha yang di lakukan dalam mengatasi kendala dalam proses pembelajaran alat musik di PSBN Tuah Sakato Padang. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif di kelas pembelajaran musik PSBN Tuah Sakato Padang. Subjek penelitian antara lain instruktur pembelajaran kelas musik dan kelayan gangguan penglihatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran alat musik di PSBN Tuah Sakato Padang di lakukan dengan jangka waktu yang cukup panjang, hal ini terlihat dari bagaimana proses awal kelayan dalam pembelajaran alat musik hingga  sampai seperti pada saat ini.
MENGURANGI PERILAKU HIPERAKTIF PADA ANAK AUTIS MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG DI SLB NEGERI KOTA PARIAMAN (Single Subject Research Pada Anak Autis di Kelas III C) Setia Komala Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.323 KB) | DOI: 10.24036/jupe30710.64

Abstract

This research was aimed at revealing whether the traditional game Egrang could make the hyperactive students stay on seat for 30 minutes. This research was conducted at SLB Negeri Kota Pariaman. This was an experimental research which used Single Subject Research (SSR). In conducting the research, A-B design was applied. The result of the research revealed that in the baseline condition (A) the hyperactive behavior of the child was varied from thevb first to the fourth day, and it remained the same on the fifth to the seventh day. At the end of the baseline phase, the student was able to stay on seat for 4 minutes and it improved into 13 minutes at the end of the intervension condition. Furthermore, the overlapping of data in this research was 0%, indicating that the intervension given significantly affect the changes over the child’s behavior. Thus, it was concluded that the use of traditional game egrang could decrease the hyperactive behavior of student especially on willingness to stay on seat.
PENGGUNAAN APLIKASI ADOBE PHOTOSHOP DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN EDITING FOTO BAGI ANAK TUNARUNGU Silvia Dewi Mega
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.831 KB) | DOI: 10.24036/jupe8530.64

Abstract

Against the background of this research by the problems that researchers found in a field that is in a class of deaf students in special schools Discourse IX SMPLB Asih who have the ability in the field of computer. The ability of researchers to improve students' skills in the field again with the use of computer applications in the Adobe Photoshop image editing. This study used experimental approach in the form of single subjeck research (the study a single subject), with A-B design and data analysis techniques using graphical visual analysis. From the research results can be seen in the baseline condition is done in six sessions, students are only able to get a score of 18% in the first meeting, After a given treatment in the intervention condition, the ability of the students in taking steps to increase image editing, data showing the stability of the meeting of the seventh to the fifteenth meeting with the highest score of 100% with the steps in doing photo editing skills. Applications can be concluded that the use of Adobe Photoshop to enhance the skills of children with hearing impairment photo editing class IX SMPLB Wacana Asih Padang.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAKAN MENGGUNAKAN SENDOK MELALUI TEKNIK MODELLING PADA ANAK LOW VISION KELAS I MEDIANSYAH TRI SAPUTRA; Asep Ahmad Sopandi; Ganda Sumekar
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1834.93 KB) | DOI: 10.24036/jupe85720.64

Abstract

Penelitian ini diawali dengan permasalahan yang ditemukan di SLB Amal Bhakti Sicincin, seorang anak low vision yang mengalami kesulitan dalam cara makan. Hal ini terlihat pada saat peneliti melakukan pengamatan terhadap anak dan didapati makan belum sesuai dengan apa yang seharusnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan makan menggunakan sendok melalui teknik modellinganak kelas I di SLB Amal Bhakti Sicincin.Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR), dengan menggunakan desain A-B-A dan teknik analisis datanya menggunakan analisis visual grafik. Subjek penelitian adalah anak cerebral palsy sedang. Target behavior dalam penelitian ini adalah cara makan yang baik dan benar. Pengukuran variabelnya dengan menggunakan persentase dari jumlah butir instrumen yang dapat dilakukan dengan baik dan benar.Pengamatan dilakukan dengan tiga sesi yaitu pertama, sesi baseline (A) yang dilakukan sebanyak enam kali pengamatan, hasil persentase pada kondisi ini terletak pada rentang 10% sampai 20%. Kedua, sesi intervensi melalui teknik modelling (B) dilakukan sebanyak delapan kali, persentase kemampuan makan dengan baik dan benar pada kondisi ini terletak pada rentang 25% sampai 80%. Dan pada sesi akhir disebut juga dengan baseline (A2) kondisi awal setelah perlakukan dihentikan.Pada kondisi ini, persentase kemampuan makan dengan baik dan benar anak terletak pada rentang 30% sampai 80%. Kecenderungan arah, kecenderungan stabilitas, kecendrungan jejajk data, dan perubahan level meningkat secara positif, serta persentase overlap (data yang tumpang tindih) pada analisis antar kondisi adalah 0% dan 17%. Semakin kecil persentase overlap, semakin kuat pengaruh intervensi terhadap perubahan perlakuan. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa teknik modellingefektif untuk meningkatkan kemampuan makan yang baik dan benar bagi anak low vision. Peneliti menyarankan pada guru hendaknya dapat menggunakan teknik modelling untuk meningkatkan cara makan yang baik dan benar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI LATIHAN MENULIS HURUF TEGAK BERSAMBUNG PADA ANAK KESULITAN BELAJAR Delmawati - -
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.422 KB) | DOI: 10.24036/jupe56650.64

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan, yakni anak kesulitan belajar X yang mengalami kesulitan                dalam menulis.           Penelitian                   ini          bertujuan   untuk meningkatkan kemampuan menulis melalui latihan menulis huruf tegak bersambung pada anak kesulitan belajar kelas III di S DN 18 Koto Luar Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR) dengan menggunakan desain A-B. Dimana kondisi A (baseline) adalah kondisi awal anak dalam menulis sebelum diberikan perlakuan. Kondisi B (intervensi) dimana anak diberikan                   perlakuan    melalui     latihan    menulis     huruf    tegak bersambung.     Kata k unci: ke mampuan menulis; lati han menulis huruf tegak bersambung, anak kesulitan belajar.

Page 12 of 109 | Total Record : 1086