CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan olehSekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja. CCIT terbit dua kali dalam satu tahun, Setiap Bulan Februari dan Agustus.
Articles
420 Documents
KEEFEKTIFAN MEDIA KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI PENUNJANG PROMOSI PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA
Lusyani Sunarya;
Po Abas Sunarya;
Jasmine Dara Assyifa
CCIT Journal Vol 9 No 1 (2015): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.835 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v9i1.401
The development of visual communication media at this time is very helpful in supporting information and communication. But often presented visual communication media are less effective and appropriate. While so many universities in Indonesia, the increasingly fierce competition in attracting new students. Media Visual Communication can be applied to college in introducing or raising the image and popularity or promote and provide information to prospective students. In essence, in this case the effectiveness of media campaigns assessed in spreading information, influence or persuade prospective students and new student to join the university. The method used by the questionnaires to assess the effectiveness of implemented that have been implemented such as brochures, banners, posters, billboards, catalogs, paper bag, flyers and merchandise. In conclusion, this article specifically assess visual communication media from case studies in Perguruan Tinggi Raharja considered effective and consistent contribution.. This study found a great opportunity to improve the promotion of additional digital marketing media campaign called the college through the stages resulting in some visual communication media that can be received by the target audience. To create a media campaign needs planning in accordance with the background of the problem so that the media are made to overcome the problems encountered
KEPUASAN PELANGGAN ROOSTER ATAS KINERJA PELAYANAN ROOSTER PADA PERGURUAN TINGGI RAHARJA
Abas Sunarya;
Untung Rahardja;
Ayu Wanda
CCIT Journal Vol 9 No 1 (2015): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.1 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v9i1.402
Information service system currently has penetrated into the various elements one of which is college. Information service system has grown significantly with the increasing needs of customers for information. Of these needs we are required to always move forward and follow the development of information technology. However, the information service system ROOSTER there are some shortcomings that must be corrected to be the subject of research. Among the problems that there is a level of satisfaction of service performance Rooster. ROOSTER ("Role Online Ticketing System Raharja") is an information service by using the "online ticket" that the system is provided as a further container to accommodate question obtained operators iDuHelp!. This research data derived from questionnaires online (iSur) to the 20 respondents who had made at Rooster ticket. From the questionnaire online (iSur) concluded that the service Rooster effect on customer satisfaction. While customer satisfaction and trust are factors that affect the customer's intention to re-use the Rooster. The findings of this study indicate that overall customer satisfaction has a strong influence to re-use the Rooster.
IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INFORMATICS PADA SISTEM INFORMASI KALENDER AKADEMIK DALAM PENYEBARAN INFORMASI DI PERGURUAN TINGGI
Muhamad Yusup;
Augury El Rayeb;
Sri Rahayu
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.788 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.404
Kalender akademik merupakan rencana induk penyelenggaraan kegiatan akademik dalam kurun waktu satu tahun. Dengan kalender akademik setiap kegiatan yang diselenggarakan agar selalu 3T yaitu Terencana, Terukur dan Terealisasi dengan baik. Namun kondisi yang ada bahwa penjadwalan banyak yang bersifat adhoc, belum ada cara yang efektif menyuguhkan penjadwalan dan informasi yang disajikan dalam kalender akademik kepada seluruh unsur civitas akademik hingga pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas penyelenggaraan kegiatan dan penyebaran informasi pada perguruan tinggi. Penerapan Artificial Informatics pada Sistem Informasi Kalender Akademik (SISKA) merupakan bentuk reminder setiap kegiatan yang telah dijadwalkan secara komputerisasi kepada seluruh unsur civitas akademik perguruan tinggi. Dengan memanfaatkan infrastruktur jaringan komputer dan fasilitas email yang sudah ada, diharapkan setiap kegiatan yang sudah dijadwalkan akan terkirim secara otomatis kepada setiap milis atau daftar email di perguruan tinggi melalui konsep Auto Electronic Mailing System (AEMS). Artificial Informatics memiliki ciri khas yaitu virtual staff yang memiliki job description layaknya staf perguruan tinggi, sehingga tanpa lelah dan lupa bekerja untuk selalu memperhatikan tugasnya. Secara sederhana, definisi Artificial Informatics adalah sebuah sistem informasi yang memiliki karakter dan kapabilitas seperti manusia dengan menggunakan PC dalam membantu menyelesaikan tugas sehari-hari. Dengan penerapan Artificial Informatics pada sistem informasi kalender akademik diharapkan dapat meningkatkan kualitas dalam penyebaran informasi dan penyelenggaraan kegiatan pada perguruan tinggi.
PENINGKATAN KINERJA DISTRIBUTED DATABASE MELALUI METHODE DMQ BASE LEVEL
Untung Rahardja;
Hidayati Hidayati;
Mia Novalia
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.575 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.417
Tujuan diterapkannya sistem informasi berbasis web yaitu untuk mempermudah pengguna dalam mengakses informasi dimanapun dan kapanpun. Namun saat ini kebutuhan pengguna terhadap informasi sangat beragam, sehingga diperlukan struktur dan cara kerja yang beraneka pula guna memenuhi permintaan-permintaan tersebut. Khususnya bagi informasi yang sifatnya Write Once Read Thousands (WORT), serta membutuhkan sistem informasi yang dapat enyediakan data secepat mungkin sesuai dengan standar TWT (Tolerable Wait Time), diperlukan sebuah metode menggunakan buffer display berlapis yang disebut juga metode Data Mart Quey (DMQ) Base Level. Sistem informasi tidak perlu dibebani untuk selalu melakukan update terhadap data buffer, karena metode ini hanya cocok dikembangkan bagi data yang sifatnya relatif semi permanen. Dalam artikel ini, diidentifikasikan masalah yang dihadapi dalam suatu sistem terdistribusi khususnya masalah dalam menampilkan informasi yang bersifat WORT, definisi, arsitektur database, ciri khas, algoritma serta manfaat dari metode DMQ Base Level. Pada implementasinya, ditampilkan listing program yang ditulis menggunakan script ASP. Kontribusi metode DMQ Base Level dalam Distributed Database merupakan suatu solusi yang sangat membantu kebutuhan pengguna, khususnya dalam hal peningkatan kecepatan display data yang sebelumnya sangat lambat dan dalam prosesnya tetap memperhitungkan standar TWT (Tolerable Wait Time).
MENENTUKAN LINTASAN TERPENDEK (SHORTEST PATH) DENGAN 0/1 KNAPSACK PROBLEM DAN PENDEKATAN ALGORITMA DYNAMIC PROGRAMMING
Iwan Fitrianto R;
Djoko Soetarno
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (828.959 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.449
Knapsack merupakan salah satu permasalahan klasik yang banyak ditemukan di kehidupan sehari-hari. Knapsack dapat diartikan sebagai karung atau kantung. Karung digunakan untuk memuat sesuatu dan tentunya tidak semua objek dapat ditampung di dalam karung. Karung tersebut hanya dapat menyimpan beberapa objek dengan total ukurannya lebih kecil atau sama dengan ukuran kapasitas karung. Pada prinsipnya masalah Knapsack ini adalah masalah optimalisasi sehingga algoritma harus mencari sebuah solusi paling optimal sebagai jawabannya. Tulisan ini akan membahas bagaimana menyelesaikan 0/1 Knapsack Problem dengan menggunakan pendekatan Algortima Dynamic Programming.
PENYUSUNAN PIRANTI LUNAK TIPOLOGI PENELITIAN SUMBER DAYA AIR
Yeni Nuraeni
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (632.741 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.450
Saat ini di Indonesia, masalah sumber daya air tidak lagi menjadi masalah yang mudah untuk dipecahkan. Penentuan kebutuhanpun tidak mudah karena perubahannyapun sangat dinamik, demikian pula perubahan status lahan juga berubah dengan pesat. Namun secara umum ada dua jenis kawasan-kawasan yang kekurangan air dan kawasan yang kelebihan air. Oleh karena itu perlu mengubah pola berpikir yang tadinya menganggap air merupakan suatu zat yang mudah didapat menjadi suatu zat yang langka dan sebagai salah satu komoditi yang sangat diperlukan bagi pembangunan dan pengembangan bangsa Indonesia.Permasalahan yang timbul dalam penanganan air bersih di pemukiman transmigrasi selama ini dengan diterapkannya kebijakan penyeragaman paket-paket untuk semua kondisi alam, adalah banyaknya fasilitas air bersih yang tidak berfungsi. Hal ini karena metodelogi riset sumber daya air yang digunakan kurang memperhatikan kondisi alamnya. Mengingat kebutuhan akan sumber daya air yang semakin meningkat menuntut proses identifikasi yang lebih cepat dengan mempertimbangkan multi parameter hidrologi. Kecepatan identifikasi ini tergantung kepada informasi yang tersedia dan ketajaman analisa informasi tersebut. Sementara itu, komputerisasi dan proses pengambilan keputusan merupakan alat yang efektif dalam rangka mempercepat penilaian potensi sumber daya air dengan penyusunan piranti lunak tipologi sumber daya air.Perapan Piranti Lunak ini, adalah salah satu bentuk yang dapat dipergunakan dalam rangka komputerisasi pengambilan keputusan guna terwujudnya identifikasi sumber daya air secara cepat dan teliti. -Mengingat Piranti Lunak menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ideal, maka diperlukan masukan dan hasil observasi lapangan dan kajian pustaka yang akurat
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT MATA PADA MANUSIA
Efani Desi;
Fithry Mayasari;
Fitriana Harahap
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.731 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.451
Mata merupakan suatu panca indra yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk melihat. Jika mata mengalami gangguan atau penyakit mata, maka akan berakibat sangat fatal bagi kehidupan manusia. Jadi sudah mestinya mata merupakan anggota tubuh yang perlu dijaga dalam kesehatan sehari-hari. Sistem pakar merupakan suatu bagian metode ilmu-ilmu artificial intelligence untuk dibuat suatu program aplikasi diagnosa penyakit mata pada manusia yang terkomputerisasi serta berusaha menggantikan dan menirukan proses penalaran dari seorang ahlinya atau pakar dalam memecahkan masalah spesifikasi yang dapat dikatakan duplikat dari seorang pakar karena pengetahuan ilmu tersebut tersimpan di dalam suatu sistem database. Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Mata Pada Manusia menggunakan metode forward chaining bertujuan menelusuri gejala yang ditampilkan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan agar dapat mendiagnosa jenis penyakit dengan perangkat lunak berbasis dekstop management system. Perangkat lunak sistem pakar dapat mengenali jenis penyakit mata setelah melakukan konsultasi dengan menjawab beberapa pertanyaan-pertanyaan yang ditampilkan oleh aplikasi sistem pakar serta dapat menyimpulkan beberapa jenis penyakit mata yang di derita oleh pasien. Data penyakit yang dikenali menyesuaikan rules (aturan) yang dibuat untuk dapat mencocokkan gejala-gejala penyakit mata dan memberi nilai persentase agar mengetahui nilai pendekatan jenis penyakit pasien.
ALARM FIRE DETECTION WITH GUI
Asep Saefullah;
Sudaryono Sudaryono
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.768 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.452
Akhir-akhir ini sering terjadi bencana kebakaran dengan berbagai sebab, dan yang menjadi kendala adalah terlambatnya kedatangan petugas pemadam kebakaran sehingga dapat menimbulkan kerugian yang besar. Keterlambatan ini disebabkan oleh kurang cepatnya informasi kebakaran sampai kepada instansi pemadam kebakaran dan tidak diketahui dengan tepat di mana lokasi kebakaran tersebut terjadi. Untuk memecahkan permasalahan tersebut maka dirancang suatu sistem yang dapat menampilkan informasi letak lokasi kebakaran pada PC (Personal Computer) sehingga informasi diperoleh secara real time. Mikrokontroler AT89S52 merupakan suatu IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai interface antara receiver dan transmitter yang dihubungkan pada komputer. Pada rancangan ini receiver dan transmitter yang digunakan menggunakan IC SM6135 dan SM6136. Untuk komunikasi data antara PC dengan Interface maka dibuat suatu program menggunakan Visual Basic 6.0. Hasil dari rancangan ini adalah suatu prototype yang dapat mensimulasikan kebakaran yang terjadi secara real time dan menampilkannya melalui GUI (Graphical User Interface).
DESAIN APLIKASI E-LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ARTIFICIAL INFORMATICS
Henderi Henderi;
Maimunah Maimunah;
Randy Andrian
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.915 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v4i3.453
Internet merupakan salah satu teknologi yang berkembang sangat pesat, kehadiran internet memberikan kemudahan dalam menerima dan mengakses informasi dalam berbagai format dariseluruh penjuru dunia. Salah satu elemen di dalam internet adalah situs web, saat ini situs web tidak hanya dapat dijadikan sebagai media informasi tetapi berbagai sistem pembelajaran pun dapat dilakukan di internet, seperti halnya pembelajaran artificial Informatics. Artificial informaticsdimaksudkan sebagai alat ukur atau evaluasi atas kemampuan seseorang dalam memahami ilmu IT, artificial informatics sendiri merupakan cabang dari artificial Intelligence. Saat ini tersedia berbagai media yang dapat digunakan dalam mempelajari artificial informaticstetapi penjelasan atau bahasa pengantarnya masih menggunakan bahasa Inggris sehingga menjadi lebih sulit untuk dipelajari, terutama bagi orang yang masih awan dengan bahasa Inggris. Pemanfaatan kemajuan teknologi internet dalam mengembangkan media pembelajaran artificial informatics berbasis web dapat memberikan altenatif lain dalam mempelajari artificial Informatics. Dalam jurnal ini membangun suatu situs web yang menyajikan informasi serta materi-materi pembelajaran yang berhubungan dengan artificial Informatics.
PROFIL KOMPETENSI PROFESI SISTEM INFORMASI BERBASIS KNOWLEDGE MANAGEMENT
Sudaryono Sudaryono;
Henderi Henderi;
Ira Tyas Ningrum
CCIT Journal Vol 5 No 1 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.846 KB)
|
DOI: 10.33050/ccit.v5i1.454
Pada era knowledge management,telah menjadi kepercayaan bahwa organisasi yang mampu menangkap dan memanfaatkan berbagai pengetahuan yang terkandung di dalam diri setiap Sumber daya manusia yang dimilikinya akan memenangkan persaingan. Knowledge telah menjadi sumberdaya ekonomi yang lebih penting dari bahan baku atau uang. Knowledge management muncul sebagai mantera baru manajemen organisasi modern dalam menghadapi persaingan di lingkungan bisnis yang makin kompetitif. Demikian pula dengan profil kompetensi profesi sistem informasi harus dikembangkan berdasarkan knowledge management. Berbagai upaya dan riset telah dilakukan untuk menyusun profil kompetensi profesi sistem informasi. Di pihak lain, upaya dan riset mengenai sumber daya manusia berbasis kompetensi juga berkembang dengan pesat. Tulisan ini mencoba untuk memadukan dua hal yang berada di dua dunia yang saling bersinggungan, yaitu dunia sistem informasi dan dunia manajemen pengetahuan yang berbasis kompetensi yang masih merupakan studi awal dan masih memerlukan penelitian lanjutan.