Articles
240 Documents
Lektur Keagamaan Kontemporer di Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jawa Barat
Amir, Syarifuddin
PUSAKA Vol 3 No 2 (2015): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (649.423 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v3i2.145
Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi sekaligus sebagai salah satu tolak ukur kualitas perguruan tinggi. Oleh karena itu pemanfaatan layanan perpustakaan kepada user perlu dimaksimalkan. Penelitian ini memotret pola pemanfaatan lektur keagamaan di Perpustakaan UIN Sunang Gunung Djati Bandung dengan dengan menggunakan metode kualitatif. Secara umum, koleksi lektur keagamaan di UIN Sunan Gunung Djati cukup bervariasi dengan berbagai jenisnya seperti buku, buku, CD, Audio Visual maupun jurnal ilmiah. Pola pemanfaatan koleksi terbagi ke dalam beberapa layanan yaitu layanan Layanan Keanggotaan, Layanan Sirkulasi, Layanan Skripsi, Tesis dan Disertasi dan Layanan Penulusuran informasi. Layanan-layanan pada umunya berlaku di beberapa perpustakaan di nusantara. Hanya saja data frekuensi pemanfaatan pada Bidang Layanan UPT Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung hanya ada pada layanan sirkulasi. disamping itu, layanan sirkulasi masih belum mengakomodir layanan perpustakaan digital (digital library).
Kreatifitas Hukum Islam Di Indonesia
Muslim, Abu
PUSAKA Vol 3 No 2 (2015): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.215 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v3i2.146
Penelitian ini mengkaji secara deskriptif tentang kreatifitas hukum Islam di Indonesia. Tulisan ini melakukan pelacakan historis terkait eksistensi hukum Islam di Indonesia melalui teori-teori pemberlakuan hukum Islam yang meliputi periode penerimaan hukum Islam sepenuhnya dan periode penerimaan hukum Islam oleh hukum adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreatifitas hukum Islam di Indonesia dapat dilihat dari hubungan antara hukum Islam dan hukum nasional terlihat dalam tiga bentuk, yaitu: (a) Hukum Islam yang berlaku khusus bagi umat Islam, (b) Hukum Islam masuk ke dalam hukum nasional secara umum yang memerlukan pelaksanaan khusus, dan (c) Hukum Islam masuk ke dalam Undang-undang yang berlaku secara umum bagi seluruh warga Negara Republik Indonesia. Kesemuanya kemudian terimplementasi ke dalam fikih, fatwa, putusan hakim, dan perundang-undangan. Kata Kunci: Kreatifitas, Hukum Islam, Indonesia, Yurisprudensi, Fatwa
Ritual Masyarakat di Masjid Agung Darussalam Palu
R, Abd Kadir
PUSAKA Vol 3 No 2 (2015): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (456.662 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v3i2.148
telah melaksanakan empat bentuk ritual, yakni kegiatan ibadah, dakwah dan syiar Islam, pendidikan, dan kegiatan sosial. Kegiatan ibadah dan ritual meliputi pelaksanaan shalat lima waktu, shalat jum’at, kegiatan Ramadhan dan shalat tarwih, shalat Hari Raya, bimbingan manasik haji, pembacaan do’a, zikir dan barzanji. Kegiatan dakwah dan syiar Islam meliputi perayaan Hari-Hari Besar Islam, ceramah agama, tablig akbar. Kegiatan pendidikan meliputi pembinaan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an). Kegiatan sosial meliputi penitipan sepatu sandal, kamar penginapan, dan pembagian daging hewan kurban.
Pemetaan Kualitas Madrasah Aliyah Di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo
Rosdiana, Rosdiana
PUSAKA Vol 3 No 2 (2015): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (536.984 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v3i2.150
Penelitian pemetaan kualitas madrasah ini, bertujuan menggali komponen pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan yang tertuang dalam PP Nomor 19 Tahun 2007, dan disempurnakan dengan PP Nomor 32 Tahun 2013. Meliputi kualitas isi, proses, lulusan tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan kualitas penilaian. Komponen-komponen ini dikaji melalui metode mapping capacity. Instrumen penelitian angket digunakan untuk menjaring data kuantitatif dan pedoman wawancara digunakan untuk menjaring data kualitatif. Hasil penelitian terhadap masing-masing madrasah yang diteliti kategori Sangat Baik terdapat pada kualitas lulusan, dan kualitas proses. Kategori cukup terdapat pada kualitas isi, pengelolaan, dan penilaian. Kategori kurang terdapat pada kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, serta kualitas pembiayaan. Kondisi terhadap kualitas yang belum memenuhi standar pendidikan merupakan tantangan yang harus dijawab sebagai upaya dalam mengejar standar kualitas ideal. Peran penting pihak terkait menjadi titik penentu bagi masa depan madrasah untuk eksis dalam mencerdaskan bangsa.
Kurban Sebagai Pendorong Produktifitas
Khaeriyah, Khamzah
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.225 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.151
Tulisan ini mengemukakan tentang arisan yang dilakukan oleh kelompok majelis taklim yang berada pada Paguyuban Putra Bengawan Sreagan di Kota Sorong. Arisan ini bermaksud untuk mengumpulkan uang dalam rangka membiayai pelaksanaan ibadah kurban. Biaya yang ditetapkan dalam setiap pertemuan adalah Rp. 7000. Melihat biaya yang ditetapkan relatif sangat ringan dan tampaknya berhasil mengantar peserta arisan untuk menunaikan ibadah kurban, menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan arisan ini dipandang layak untuk diteliti. Dengan pendekatan ilmu ekonomi Islam terutama pada prinsip keuangan Islam, menunjukkan bahwa pelaksanaan arisan ini sesuai dengan prinsip keuangan Islam. Kata Kunci: Ekonomi kurban, Arisan, Majelis Taklim, Keuangan Islam..
Problematika Pemanfaatan Buku Teks PAI Pada SD Di Kota Ambon
As'ad, Muhammad
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.664 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.152
Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap pemanfaatan buku teks PAI pada SD di Kota Ambon berkaitan dengan berbagai problema dan upaya mengatasinya. SDN 1 Ambon dan SDN 89 Ambon dipilih sebagai sasaran penelitian ini memiliki karakteristik berbeda dari kondisi masyarakat lingkungannya, kota dan pinggiran kota dan akreditasinya, B dan C. Masing-masing kedua sekolah ini hanya mempunyai seorang guru PAI. Buku ajar PAI di SDN 1 dibeli sendiri oleh murid sedang di SDN 89 diadakan Pemerintah. Kedua SD tersebut pada tahun ajaran 2014/2015 masih menggunakan kurikulum KTSP. Dalam proses pembelajaran pada kedua sekolah tersebut, buku teks pelajaran PAI dipergunakan sebagai instrumen pembelajaran di setiap kelas tanpa buku bantu selain LKS. Pada SDN 1 Ambon, saat pelajaran agama, siswa beragama Islam pindah ke ruang lain. Pada SDN 1 Ambon, buku teks pelajaran PAI tidak disediakan oleh pihak sekolah, Sedangkan pada SDN 89 disediakan oleh sekolah. Kata Kunci: pemanfaatan, buku teks
Potret Perbedaan dalam Tradisi Nabi dan Sahabat
Darlis, Darlis
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (499.135 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.153
Perbedaan adalah rahmah, tapi ada kalanya bisa menjadi musibah. Ia menjadi anugrah jika disikapi dengan bijak, dan menjadi musibah jika disulut api egoisme dan fanatisme. Tulisan ini mengelaborasi dan melacak fakta sejarah perbedaan dalam tradisi Nabi saw., dan Sahabat. Upaya itu dilakukan untuk menemukan konsep dan etika yang berbeda menuju masyarakat harmonis. Dengan analisa historis, penulis menemukan bahwa data sejarah dalam tradisi Nabi saw., dan sahabat mensinyalir bahwa perbedaan adalah sunnatullah. Menyikapi perbedaan dengan bijak adalah sebuah keharusan. Menjauhi segala motif keduniaan dan membuka wawasan dengan banyak membaca pendapat lintas mazhab adalah salah satu langkah yang mendesak menuju masyarakat toleran dengan perbedaan. Kata Kunci: Perbedaan,Harmoni, Sejarah Nabi, Sahabat
KH. Saberanity: Seorang Ulama dan Politikus
Sakka, La
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.106 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.154
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskritptif dalam rangka menelusuri riwayat hidup ulama dan menuliskannya dalam bentuk biografi dengan menelusuri data tentang identitas pribadi ulama meliputi latar belakang keluarga, riwayat pendidikannya (formal dan nonformal), sikap keagamaannya, kegiatan dan aktivitasnya sebagai tokoh (agama, pendidik, dan lain-lain). Penelitian ini memilih KH. Saberanity untuk ditulis diantara beberapa ulama lainnya di kalimantan timur. KH Saberanity adalah ulama Banjar yang menghabiskan waktunya dengan melakukan aktivitas pada pengembangan dakwah dan syiar Islam, disamping sebagai birokrat dan politikus. Beliau memiliki kepakaran di bidang tauhid dan fiqh dengan menghasilkan beberapa goresan pena. KH. Saberanity dikenal sebagai ulama yang kharismatik, santun dan cara da’wahnya tidak pernah menyingngung orang lain dan selalu netral, serta senantiasa menyejukkan hati para pendengar dan orang tidak pernah merasa bosan sampai selesai. Disamping itupula sangat teguh pendirian.
Al-Mawt: Perspektif Tafsir Maudu’iy
Ilyas, Musyfikah
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.147 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.155
Konsep kematian menurut perspektif tafsir maudhu’iy yaitu kematian pasti akan datang, yang merupakan tahap akhir kehidupan manusia di dunia, dan sekaligus juga tahap awal menuju kehidupan di akhirat. Selanjutnya kematian merupakan berita gembira bagi orang mukmin, bahwa mereka mendapatkabar gembira, yang mereka rasakan dalam kehidupan mereka di dunia dan akhirat. Kabar gembira yang mereka dapati ini ialah kabar gembira yang telah dijanjikan Allah melalui Rasul-Nyamereka mati dengan keadaan husnul khatimah dan mendapat salam sejahtera dari malaikat. Serta kematian merupakan berita buruk bagi orang-orang kafir disebutkan bahwa ancaman dan siksaan yang akan diterima oleh orang-orang yang zalim, dikala mereka menghembuskan nafas yang terakhir, sebagai imbalan kejahatan dan dosa yang mereka lakukan. Kematian merupakan alat intropeksi bagi setiap manusia agar memanfaatkan usia dengan baik, membekali diri untuk menyongsong akhir urusannya dengan ama saleh, mengingat dan taat kepada Allah setiap saat sebagai bekal utama untuk menghadapi hari kiamat.
Pengelolaan Perpustakaan Madrasah Aliyah di Kota Kendari
M, Abd Kadir
PUSAKA Vol 4 No 1 (2016): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (434.216 KB)
|
DOI: 10.31969/pusaka.v4i1.156
Penelitian ini menggambarkan eksistensi perpustakaan yang dimiliki oleh Madrasah Aliyah dan mendiskripsikan dinamika pengelolaannya serta peluang dan tantangan prospek pengembangannya. Dengan metode kualitatif, temuan penelitian menunjukkan bahwa semua madrasah memiliki perpustakaan yang fungsinya sebagai salah satu sumber belajar, walaupun sebagian ruangan perpustakaan itu dianggap tidak representatif, karena bersifat sementara yang sewaktu-waktu dapat dipindahkan dan digunakan untuk kegiatan lain. Semua perpustakaan Madrasah Aliyah memiliki tenaga pengelola perpustakaan, minimal satu orang dan semuanya adalah guru mata pelajaran pada madrasah dimana perpustakaan itu berada, yang diberi tugas tambahan oleh kepala madrasah sebagai kepala perpustakaan. Kondisi koleksi buku, sarana dan prasarana, serta tenaga pengelola belum sepenuhnya sesuai dengan standar perpustakaan nasional. Pemerintah telah memberikan bantuan dalam peningkatan perpustakaan madrasah, walaupun bantuan tersebut masih sangat terbatas, sehingga pengelolaan perpustakaan belum maksimal. Kata Kunci: Perpustakaan, Madrasah Aliyah, Kendari