cover
Contact Name
Galih Persadha
Contact Email
jkikt.jurnal@gmail.com
Phone
+6281233994115
Journal Mail Official
jkikt.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Pangeran Hidayatullah RT. 14 Komplek Upik Futsal Banua Anyar Banjarmasin South Kalimantan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi (JKIKT)
ISSN : 26567733     EISSN : 26567733     DOI : https://doi.org/10.52674/jkikt
Core Subject : Health, Science,
is a scientific journal published by the Unggulan Kalimantan Polytechnic. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thinking or research ideas and results that have been achieved in the fields of Pharmacy, Medical Laboratory Sciences, Medical Records and Health Information and Applied Health Sciences, Physiotherapy Sciences, and the Field of Electromedical Engineering. Published twice in one year or every semester. Editors receive texts that have never been published in other media from lecturers, researchers, students, and practitioners with applicable writing conditions. Manuscripts entered will be evaluated and edited for uniform formats, terms and other procedures. An eligible published text is determined by the Editorial Board after receiving a recommendation from the reviewer.
Articles 120 Documents
KARAKTERISTIK PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DI POLI JIWA RSUD. DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN muliyani muliyani muliyani
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.589 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v1i2.17

Abstract

Skizofrenia adalah suatu gangguan jiwa yang mempengaruhi fungsi otak dan menyebabkan munculnya gangguan pikiran, persepsi, emosi, gerakan dan perilaku. Kejadian skizofrenia di masyarakat sangat tinggi (Videbeck, 2008). Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2013 disebutkan bahwa skizofrenia merupakan penyakit gangguan jiwa yang menyerang hampir 24 juta masyarakat di sjeluruh dunia, lebih dari 50% penderita skizofrenia tidak mendapatkan pelayanan yang tepat dan 90% penderita skizofrenia yang tidak terawat berada di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien skizoprenia. Metode penelitian merupakan penelitian Observasional Crossectional dengan mengambil data pasien secara prospektif. Populasi sampel adalah semua pasien skizofrenia yang menjalani pengobatan rawat jalan selama 12 bulan di Poli Jiwa Rawat Jalan RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil Penelitian menunjukkan karakteristik jenis kelamin laki-laki sebesar 56% dan perempuan sebesar 44%, kejadian tertinggi pada rentang usia 22-45 tahun sebesar 52% dengan jenis skizofrenia paranoid sebesar 44% dan tak terinci sebesar 45 %. Skizofrenia, kriteria pasien, rawat jalan
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA GANGGUAN NYERI AKIBAT CARPAL TUNNEL SYNDROME DENGAN MODALITAS ULTRASOUND DAN CARPAL BONE MOBILIZATION DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK. III BANJARMASIN Nila Nur Azizah; Maulida Wijaya Putri; Arfian Hamzah
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.256 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.26

Abstract

ABSTRAK Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan ekstremitas atas yang disebabkan oleh penyempitan pada terowongan karpal sehingga terjadi penekanan terhadap nervus medianus yang terletak pada pergelangan tangan. Gangguan yang terjadi pada kasus ini adalah nyeri, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari Ultrasound dan carpal bone mobilization dalam menurunkan nyeri pada kasus carpal tunnel syndrome. Metode penelitian ini menggunakan case study yang membahas satu kasus secara mendalam. Penelitian ini diukur dengan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) untuk mengetahui penurunan nyeri saat sebelum dan sesudah dilakukan terapi. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat penurunan nyeri setelah dilakukan terapi..
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI UNTUK GANGGUAN FUNGSIONAL LUMBAL PADA KASUS HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DENGAN TEKNIK PNF, TENS DAN MCKENZIE EXERCISE DI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2019 Winda Yasinta Dwi; Mu'jizatillah M; Enny Fauziah
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.098 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.27

Abstract

Hernia Nucleus Pulposus (HNP) adalah kondisi dimana terjadi protrusi pada diskus intervertebralis karena cedera atau beban mekanik yang salah dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi HNP dan apakah ada peningkatan fungsional lumbal setelah diberikan intervensi fisioterapi berupa Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS), Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF), dan McKenzie Exercise. Penelitian ini menggunakan metode case study dengan menggunakan satu sampel pasien HNP. Treatment dilakukan sebanyak 12 kali dalam kurun waktu 6 minggu. Alat ukur untuk mengetahui gangguan aktivitas fungsional lumbal yaitu Oswestry Disability Index (ODI). Hasil penelitian yang didapatkan setelah dilakukan evaluasi yaitu adanya peningkatan aktivitas fungsional lumbal setelah diberikan intervensi TENS, PNF dan Mckenzie Exercise.
GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN Nazhipah Isnani; Jhudi Bonosari Soediono; Muliyani Muliyani; Rini Audina
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.487 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.28

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri tahan asam atau Mycobacterium Tuberkulosis. Di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin, tercatat 101 pasien pada tahun 2017. Dan terdapat 27 kasus TB baru sejak bulan Januari 2018 sampai Juni 2018. Dua puluh diantaranya yang dapat dijadikan sampel pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis Pasien di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional nonanalitik, dengan desain penelitian observational studi. Jenis data primer dikumpulkan menggunakan metode wawancara dengan kuesioner terstruktur dan data sekunder dari puskesmas berupa data rekam medis pasien dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan pengambilan data secara kualitatif atau data yang bukan berbentuk angka. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil gambaran kepatuhan pasien dalam minum obat pada fase intensif, fase lanjutan serta pemeriksaan dahak sebesar 100% dinyatakan patuh.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN NEBULISASI DAN CHEST PHYSIOTHERAPY TERHADAP DERAJAT SESAK NAPAS DAN EKSPANSI THORAKS PADA PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) Aisyah Lifsantin Na'ima; Dandi Putra Prasetya
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.616 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.29

Abstract

Semakin banyaknya jumlah perokok khususnya pada usia muda, serta pencemaran udara di dalam ruangan maupun di luar ruangan dan di tempat kerja merupakan faktor penjamu yang diduga berhubungan dengan kejadian Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK). Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) merupakan penyempitan jalan napas progressive dan tidak sepenuhnya reversible, yang menyebabkan gangguan berupa sesak napas, terjadinya perubahan pola pernapasan dan perubahan postur tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dengan nebulisasi dan chest physiotherapy terhadap derajat sesak napas dan ekspansi thoraks pada penderita penyakit paru obstruksi kronis (PPOK). Metode penelitian ini menggunakan studi kasus pada penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) rawat inap di RS Paru Dungus Madiun selama 3 hari dengan frekuensi terapi 2 kali per hari. Derajat sesak napas diukur menggunakan skala borg dan ekspansi thoraks diukur dengan menggunakan pita ukur. Hasil penelitian didapatkan bahwa nebulisasi dan chest physiotherapy dapat menurunkan derajat sesak napas dan meningkatkan ekspansi thoraks pada penderita penyakit paru obstruksi kronis (PPOK).
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK CARICA PAPAYA RADIX, PIPER ORNATUM FOLIUM DAN NEPHELIUM LAPPACEUM SEMEN ASAL KALIMANTAN SELATAN Muhammad Zaini; Vivi Shofia
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.759 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.30

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit dengan prevalensi tinggi dan menduduki peringkat 10 besar di dunia termasuk di Indonesia. Permasalahan besar yang dihadapi dunia kesehatan dewasa ini adalah Diabetes Mellitus tidak bisa disembuhkan secara total dengan obat antihiperglikemik konvensional. Penelitian perlu dilakukan dalam hal menelusuri potensi bahan alam yang biasa digunakan oleh masyarakat Kalimantan berdasarkan skrining fitokimia dari beberapa tumbuhan yang secara empiris digunakan sebagai antidiabetes yaitu Carica papaya radix (CPR), Nephelium lappaceum semen (NLS) dan Piper ornatum folium (POF). Tumbuhan obat yang diperoleh dilakukan ekstraksi maserasi dan diidentifikasi golongan senyawa dan profil kromatografinya.Kegiatan penelitian ini meliputi: 1) Pengambilan sampel tumbuhan,2) Pembuatan simplisia uji, 3) Pembuatan ekstrak etanol tumbuhan, 4) Uji kualitatif kandungan kimia tumbuhan, dan 5) Identifikasi secara kromatografi lapis tipis. Hasil dari penelitian dipilih dan dilakukan pengujian terhadap 3 ekstrak yaitu Carica papaya radix, Nephelium lappaceum semen dan Piper ornatum folium. Ekstrak Carica papaya radix diduga mengandung senyawa alkaloid (Rf : 0,53), saponin (Rf : 0,93), flavonoid (Rf : 0,38 ; 0,75) dan tanin (Rf : 0,52 ; 0,88). Ekstrak Piper ornatum folium diduga mengandung senyawa saponin (Rf : 0,89), steroid (Rf :0,20 ; 0,42) dan tanin (Rf : 0,52 ; 0,71 ; 0,85). Ekstrak Nephelium lappaceum semen menunjukkan hasil positif terhadap keberadaan senyawa alkaloid (Rf : 0,65 ; 0,82), flavonoid (Rf : 0,83) dan tanin (Rf : 0,79 ; 0,92).
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP TINGKAT KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI POLI JIWA RSUD. DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN muliyani muliyani; Nazhipah Isnani; Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna Putra Solihin
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.559 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.32

Abstract

Penatalaksanaan pengobatan skizofrenia merupakan salah satu faktor utama keberhasilan penderita untuk sembuh. Pasien yang tidak patuh pada pengobatan akan memiliki resiko kekambuhan lebih tinggi dibandingkan dengan pasien yang patuh pada pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat terhadap tingkat kekambuhan pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pengambilan data secara observasional prospektif dan retrospektif. Populasi sampel adalah semua pasien skizofrenia yang menjalani pengobatan rawat jalan selama 12 bulan di Poli Jiwa Rawat Jalan RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah subyek penelitian sebanyak 50 pasien. Hasil penelitian berdasarkan uju statistik Chi-square menunjukkan bahwa ρ-value = 0,01 lebih kecil dari nilai α = 0,05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak, maka terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tingkat kekambuhan pasien skizofrenia di Poli Jiwa Rawat Jalan RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh
TINJAUAN DAMPAK TERJADINYA DUPLIKASI DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT TK III Dr. R SOEHARSONO BANJARMASIN Eka Rahma Ningsih; Amrina Rosada; Larasati Larasati
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.623 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i1.34

Abstract

Rekam medis yaitu berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan pelayanan lain yang diberikan kepada pasien pada sarana kesehatan. Salah satunya pemberian nomor rekam medis terhadap pasien yang mana pemberian nomor tersebut menggunakan unit numbering system. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kegiatan proses penomoran dokumen rekam medis di Rumah Sakit TK III Dr. R Soeharsono Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak terjadinya duplikasi dokumen rekam medis di Rumah Sakit TK III Dr. R Soeharsono Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini untuk mengetahui dampak duplikasi dokumen rekam medis yang mana disebabkan oleh sumber daya manusia yang bukan berlatar belakang D-III perekam medis dan informasi kesehatan, Standar Operasional Prosedur (SOP) penomoran dokumen rekam medis belum dilaksanakan secara optimal, sarana dan prasarana pada dokumen rekam medis untuk pemberian nomor rekam medis tidak dilakukan sepenuhnya menggunakan unit numbering system, tracer tidak digunakan sepenuhnya, Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP) ada dan digunakan, Kartu identitas Berobat (KIB) ada dan digunakan, buku register hanya ada di rawat inap sedangkan pada rawat jalan belum menggunakan buku register. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sumber daya manusia terhadap terjadinya duplikasi dokumen rekam medis pada petugas pendaftaran tidak melakukan secara optimal terhadap pemberian nomor rekam medis kepada pasien sesuai dengan standar operasional prosedur tentang penomoran rekam medis, sarana dan prasarana pada rumah sakit sudah terpenuhi hanya kurang pengaplikasian atau penggunaan pada tracer dan buku register karena kurangnya sumber daya manusia untuk penggunaan tracer namun pada buku register terbatasnya jam pelayanan pada rawat jalan sehingga pengaplikasian buku register atau penggunaanya belum dilaksanakan sehingga dapat menyebabkan terjadinya duplikasi dokumen rekam medis pasien
Plyometric Training Combinations with Mobilization with Movement Better Compared with Plyometric Training Combination with Strain Counter Strains in Improving Balance in The Chronic Ankle Instability in Barito Farma Clinic Arfian Hamzah; Enny Fauziah; Tri Wahyu Wulandari
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.787 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.25

Abstract

ABSTRACT Chronic Ankle Instability (CAI) is a condition in which lateral ankle instability occurs such as pain and limited area of ​​joint motion after repeated injuries to the lateral ankle ligament. This study is to compare the combination of plyometric training with Mobilization with Movement (MWM) and the combination of plyometric training with Strain Counter Strain (SCS) to improve balance in the case of CAI. This research is an experimental study with a pre-test and post-test group design research design. The sample consisted of 22 people consisting of 11 people in each group. Group 1 was given plyometric training and MWM and group 2 was given plyometric training and SCS. Exercise is given 3 times a week for 6 weeks. The sampling technique was random sampling. Balance is measured by the Star Excursion Balance Test (SEBT). Paired sample t-test in both groups showed significant results for SEBT (p = 0.001). The results of the Independent sample t-test were SEBT values ​​(p = 0.001). The combination of plyometric training with MWM and the combination of plyometric training with SCS both improve balance. However, the combination of plyometric training with MWM is better than the combination of plyometric training with strain counterstrain in improving balance in cases of chronic ankle instability. Keyword: Mobilization with movement, Strain counter strain, Star excursion balance test, Chronic ankle instability
Calculation Of Radiation Dosage Value In Patients Based On Android Application Japeri Japeri; Saifi Saifi; Galih Persadha; Muhammad Zaini
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.127 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.31

Abstract

Salah satu sifat sinar-x yang paling merugikan adalah sinar-x tidak dapat dilihat dengan mata, sinar-x merupakan radiasi pengion dan sinar-x dapat merubah jaringan tubuh. Radiasi sinar-x, disamping memberikan manfaat yang sangat besar juga berpotensi memberikan efek merugikan, proteksi radiasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pengendalian efek merugikan oleh sebab itu setiap instalasi nuklir dan unit radiologi harus memperhatikan proteksi radiasi untuk melindungi pekerja radiasi dan masyarakat umum. Tetapi untuk saat ini uji pemantauan dosis perorangan dengan rencana TLD hanya dilakukan untuk pekerja radiasi dengan rentang waktu pertiga bulan sedangkan untuk pasien belum adanya pemantauan dosis padahal proteksi tidak hanya menyangkut pada pekerja tetapi juga pasien oleh sebab peneliti tertarik melakukan penelitian terkait “Perhitungan Nilai Batas Dosis Radiasi Pada Pasien Berbasis Aplikasi Android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemantauan dosis radiasi pada pasien sehingga dikemudian hari tidak terjadi nilai batas yang tidak melebihi nilai ambang. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan pendekatan Research And Development

Page 2 of 12 | Total Record : 120