cover
Contact Name
Andri Ilham
Contact Email
almarifah@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
almarifah@unj.ac.id
Editorial Address
Department of Arabic Language Education, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia Gedung DE, Lt. 2, Ruang 202 Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220 DKI Jakarta, Indonesia Phone: +62 21 4895124, Fax: +62 21 4895124
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
ISSN : 16935764     EISSN : 25978551     DOI : 10.21009
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications,
Articles 139 Documents
Model Materi Ajar Kitabah Arabiyah Berbasis Pendekatan Proses Genre di Perguruan Tinggi Samsi Setiadi; Zainal Rafli
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 2 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.251 KB) | DOI: 10.21009/almakrifah.14.02.06

Abstract

This study aims to obtain a model of teaching materials of Arabic writing (kitabah Arabiyah) based on the genre process approach at the State University of Jakarta. The method used is the development research to obtain the model of Arabic writing materials based on the genre process approach. The results showed that students still had difficulties at a fairly high level, such as finding key ideas, developing paragraphs, applying appropriate Arabic rules, finding and selecting the vocabularies that fit the context of the sentence. Students make some mistakes when writing Arabic script, including incorrect writing of letters, selection of verb (fi’il) and noun (isim), mistakes of intended meaning, incomplete sentences, and incomplete paragraphs. The need of students to the learning of Arabic writing shown by the scores of students' needs on the study is 3.90 which means that Arabic writing teaching is needed. The development of Arabic-based teaching material model based on the genre approach is needed as an alternative to problem solving.
كسرة همزة "إن" فى القرآن الكريم سورتي البقرة والقصص Ari Khairurrijal Fahmi
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 1 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.308 KB)

Abstract

The objective of this research is to acquire deep understanding of the "kasrah hamzah inna" on the al-Quran al-karim, al-Baqarah and al-Qasas epistles, which consist of 149 verses. The research method used in this study is a descriptive qualitative method using content analysis of the verses of Quran. The result showed that there are 97% the "kasrah" was compulsory, and 3% was uncompulsory. The most verses appear with "inna" is in the beginning of the kalimah, and after the verb "Qaul". The 97% of kasratu inna is a compulsory, its divided into five: (1) At the beginning of the sentence amounted to 80 (54%) (and it is divided into 5; hakikat it was 13 (16%), hukm it was 3 (4%), ibtida'iyah it was 12 (15%), isti'nafiyyah it was 12 (15%), ta'liliyyah 40 (50%). (2) After the Conjunction it was 1 (1%). (3) After the answer of oath sentence it was 1 (1%). (4) After the words amounted to 31 (21%). (5) After the sentence torch circumstances it was 5 (4%). Meanwhile, the position of non compulsory kasratu hamzah inna was founden after faa aljazaa, only 5 times (3%). The results show that many types of kasrah hamzah inna was founded in al-Baqarah and al-Qasas.
الدراسة التقابلية في بنية الجمع بين اللغة العربية واللغة الإندونيسية: البحث في دراسة التحليل التقابلي فطرية فجرينا
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 1 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

هذا البحث يهدف إلى معرفة التقابل اللغوي في بنية الجمع بين اللغة العربية واللغة الإندونيسية. والطريقة المستخدمة هي طريقة البحث الوصفي عن التقابل اللغوي بين اللغة العربية والإندونيسية في بنية الجمع. ليس من الغريب أن نقول أننا لن ننفي أن هناك الاختلافات بين هاتين اللغتين التي تحمل معها الصعوبات في تعلم وتعليم اللغة العربية في إندونيسيا. وتتمكن هذه الصعوبات من ظهور الخيرة والغلط والزلل أثناء استخدام اللغة العربية. ومن المؤسف الشديد أن تعلم اللغة العربية في إندونيسيا يتركز على دراسة القواعد مثل النحو والصرف، ولم يكن مرتكزاً على المهارات الأخرى. وفوق هذا أن فرصة تطبيقها تحدثا وكتابيا واستماعيا لم تكن متوفرة.
Strategi Internalisasi Nilai-nilai Akhlak dalam Perencanaan Pembelajaran Tematik Terpadu Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Robi'ah Ummi Kulsum
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 1 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.141 KB)

Abstract

Dewasa ini pembelajaran tematik terpadu kurikulum 2013 menjadi sebuah kebijakan yang memiliki banyak implikasi, di antaranya adalah implikasi terhadap persiapan dan hasil pembelajaran. Pembelajaran tematik terpadu 2013 merupakan salah satu pendekatan pembelajaran pada Madrasah Ibtidaiyah yang berbasis aktifitas (meaningfull learning). Beberapa penelitian membuktikan bahwa pembelajaran tematik mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Seolah memberi sinyal positif, di balik persiapan, proses dan evaluasinya yang nampak rumit, pembelajaran tematik terpadu ditengarai sebagai pendekatan yang strategis untuk menginternalisasikan nilai-nilai akhlak. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penulis hendak memaparkan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat tentang strategi menginternalisasikan nilai-nilai akhlak dalam perencanaan pembelajaran tematik terpadu di madrasah ibtidaiyah. Hasil yang diperoleh adalah bahwa guna menginternalisasikan nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran tematik terpadu memerlukan persiapan. Terdapat dua macam perencanaan bagi guru Madrasah, yaitu perencanaan umum dan perencanaan khusus. Perencanaan umum dilakukan oleh segenap pihak civitas madrasah, sedangkan perencanaan khusus dilakukan oleh pihak guru kelas sebagai fasilitator pembelajaran tematik terpadu. Proses internalisasi nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran tematik terpadu melewati tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai dan transinternalisasi nilai. Terdapat faktor penting dalam pelaksanaan pendidikan nilai akhlak, antara lain: guru sebagai teladan, situasi dan kegiatan yang terprogram, dan desain program pendidikan nilai akhlak. Sebagai pengembangan upaya internalisasi nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran tematik terpadu diperlukan desain program pendidikan nilai akhlak di madrasah, yaitu desain pendidikan akhlak berbasis kelas, berbasis kultur madrasah, dan berbasis komunitas.
Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta: Studi Etnografi Mohammad Siddiq
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 1 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.371 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai proses pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta. Fokus pengamatan dilakukan terhadap tiga komponen utama yaitu, space, actor dan activity yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Arab. Para pendidik di Pondok Pesantren Darunnajah memandang bahasa Arab sebagai bahasa agama Islam dan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Darunnajah memiliki dua pendekatan, yaitu pembelajaran yang bersifat formal dan nonformal. Melalui rangkaian aktivitas pembelajaran bahasa Arab dengan kedua pendekatan tersebut telah menghasilkan suatu kondisi lingkungan kebahasaan yang dapat mendorong para santri untuk terus mengadakan kontak bahasa dengan bahasa Arab sehingga mengasah kemampuan menyimak, berbicara, membaca dan menulis serta dapat memunculkan rasa kebahasaan (dzauq) santri terhadap bahasa Arab.
التحليل التقابلي الصفة والموصوف في الجملة بين اللغة العربية واللغة الإندونيسية رمضاني; صافي مودة
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 1 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.257 KB)

Abstract

يستهدف هذا التحليل إلى المقارنة في الصفة والموصوف في الجملة بين اللغة العربية واللغة الإندونيسية. فهذا التحليل تحصل الباحثة على معرفة التشابهات والاختلافات في الصفة والموصوف في الجملة بين اللغتين ويستخدم هذا التحليل الطريقة الوصفية التقابلية، يعني أن يقارن هذا التحليل في الصفة والموصوف في الجملة بين اللغة العريبة واللغة الإندونيسية بالدراسة المكتبية، من الكتب التي تتعلق بكلتي المادتين. تحليل البيانات المحصول بالطريقة الوصفية التقابلية يدل على أن الصفة والموصوف في الجملة بين اللغة العربية واللغة الإندونيسية فيد توجد التشابهات من حيث كون تركيب الصفة والموصوف في الجملة (ستة تشابهات)، ومن حيث نوع الصفة الموصوف في الجملة (التشابهان)، ومن حيث عدد الصفة في الجملة (ثلاثة تشابهات). وأما الاختلافات بينهما توجد من حيث كون تركيب الصفة والموصوف في الجملة (ستة اختلافات)، ومن حيث نوع الصفة والموصوف في الجملة (اختلافات)، ومن حيث عجج الصفة في الجملة (اختلاف واحد)
al-Tashābuh wa-al-Ikhtilāf fī al-Aṣwāt bi-al-Lughah al-‘Arabīyah wa-al-Jāwīyah: al-Dirāsah al-Taqābulīyah fī al-Lughah al-‘Arabīyah wa-al-Indūnīsīyah Sarah Mutiara; Mohammad Aziz Ritonga; Emzir
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 1 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.287 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan bunyi dalam bahasa Arab dan bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan metode analisis kontrastif dengan teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilakukan di Universitas Negeri Jakarta pada bulan September 2017 sampai Januari 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam bunyi bahasa Arab dan bahasa Jawa. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat persamaan dalam bunyi bahasa Arab dan bahasa Jawa. Terdapat beberapa persamaan bunyi dalam bahasa Arab dan bahasa Jawa. Bahasa Arab dan bahasa Jawa memiliki beberapa fonem vokal yang sama. Kedua bahasa tersebut juga memiliki beberapa fonem konsonan yang sama. Terdapat beberapa perbedaan bunyi dalam bahasa Arab dan bahasa Jawa. Bahasa Arab dan bahasa Jawa memiliki beberapa fonem vokal yang berbeda. Selain itu, Bahasa Arab memiliki semivokal, sedangkan bahasa Jawa tidak memiliki semivokal. Selain mengalami kesulitan, perbedaan dan persamaan dalam bahasa Arab dan bahasa Jawa juga dapat menyebabkan timbulnya interferensi bahasa. Hal ini dapat disebabkan oleh penutur bahasa sumber (bahasa Jawa) yang sudah terbiasa menggunakan bahasanya, sehingga kebiasaan tersebut digunakan dalam mempelajari bahasa tujuan (bahasa Arab). Dengan demikian, terjadilah pencampuran dua kaidah bahasa yang seharusnya tidak boleh dilakukan karena setiap bahasa memiliki kaidah bahasa yang berbeda dengan bahasa yang lainnya.
Hypatia dalam Novel Azazil dan Film Agora: Kajian Sastra Bandingan Almatoroh Sholihah; Faulina Kaulin
Al-Ma‘rifah Vol 14 No 2 (2017): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.706 KB) | DOI: 10.21009/almakrifah.14.02.07

Abstract

Hypatia adalah ilmuan perempuan dalam bidang filsafat, astronomi, dan matematika keturunan Yunani dari Askandariyah Mesir yang terbunuh mengenaskan akibat tindakan represi agama. Kisah hidupnya yang begitu mengenaskan menarik para penggiat karya untuk mengangkat kisahnya dalam karya-karya mereka seperti yang terdapat dalam novel Azazil karya Youssef Ziedan dan juga dalam film Agora karya sutradara Alejandro Amenabar. Novel Azazil dan film Agora mengangkat kisah Hypatia dengan versi dan jalan cerita yang berbeda. Hypatia yang diangkat dalam kedua karya mereka terinspirasi dari sejarahnya, akan tetapi dari kedua karya tersebut tidak akan terpisah jauh dari kreativitas pengarang. Oleh karena itu untuk mengkaji kedua karya tersebut dari sisi persamaan dengan sejarah yang dijadikan sebgai hipogram dan perbedaanya, maka dibutuhkan cabang ilmu sastra yaitu kajian sastra bandingan. Pengkajian perbandingan novel Azazil dengan film Agora ini menggunakan metode deskriptif.
Ta‘līm al-Lughah al-‘Arabīyah fī Ghana: al-Taḥaddīyāt wa-al-Ḥulūl Abbas Shamsuddin Ibrahim
Al-Ma‘rifah Vol 15 No 1 (2018): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.727 KB) | DOI: 10.21009/almakrifah.15.01.01

Abstract

The research on the subject of Arabic language education in Ghana addresses challenges and solutions. It highlights the challenges faced by Arabic language education in Ghana from (al-kuttab), schools, institutes, and universities, and presents possible solutions to challenges through the use of the analytical and analytical approach. Living in Ghana, with no official bodies responsible for the development of Arabic in schools, the development of curriculum development and development, the status and development of teachers, and the lack of adequate support from Arab countries for Arabic, as do their counterparts in Ghana, such as French and Germans And its Chinese and other living languages that seek to revive their language at the official level
Taṣawwur Muqtaraḥ li-Ta‘zīz ba‘ḍ al-Qiyam al-Akhlāqīyah bi-Manāhij Ta‘līm al-Lughah al-‘Arabīyah li-al-Nāṭiqīna bi-Ghayrihā fī al-Mamlakah al-‘Arabīyah al-Su‘ūdīyah 'Adil bin 'Ayid al-Mogazawi
Al-Ma‘rifah Vol 15 No 1 (2018): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.117 KB) | DOI: 10.21009/almakrifah.15.01.02

Abstract

The current study aimed at identifying the indicators of thought immunity among the Saudi University students in the light of some contemporary challenges, namely, extremism, fanaticism and atheism. The researcher made use of the descriptive method for fulfilling the purpose of the study. Furthermore, a questionnaire was developed for collecting the target data. The questionnaire was administered to 90 staff members and 3000 university students (males and females) in the Saudi universities. The study depicted the most significant indicators of the thought immunity and the most and the least available thought immunity indicators among the study participants. The results of the study also revealed that there were statistically significant differences among the participants responses due to the specialization variable. There were statistically significant differences among the study participants in the light of the study year, gender and specialization variables.

Page 3 of 14 | Total Record : 139