cover
Contact Name
Edy Suyanto
Contact Email
edy_suyanto@poltekkes-malang.ac.id
Phone
+6281333385970
Journal Mail Official
polkesmajkt@gmail.com
Editorial Address
Jl. Besar Ijen 77 C Malang Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Applied Nursing (Jurnal Keperawatan Terapan)
ISSN : 24431125     EISSN : 24426873     DOI : https://doi.org/10.31290/jkt.v8i2.3717
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal) is the official publication of Poltekkes Kemenkes Malang which contains articles of research results in the field of Applied Nursing. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal) is published twice a year, in March and September. For writers who want to publish their work in Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal) is free of charge. If the author has difficulties to submit his work in this journal please contact admin (see contact support).
Articles 156 Documents
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDALSARI Adelia Novalina; Imam Subekti; Tri Cahyo Sepdianto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v9i1.3412

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab kematian primer di dunia. Pasien dengan hipertensi umumnya mempunyai kualitas tidur yang buruk, jika pasien hipertensi memiliki kualitas tidur yang buruk maka akan mempengaruhi tekanan darah pasien. Terapi relaksasi benson bisa dijadikan metode penatalaksanaan non farmakologis bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur dan membantu meningkatkan kualitas tidur lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui pengaruh relaksasi relaksasi benson terhadap gangguan pola tidur lansia dengan hipertensi. Desain penelitian quasy eksperimental dengan pendekatan pre-test post-test design with control group. Metode pengambilan Sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan 30 responden sebagai sampel. Analisis yang digunkan dalam penelitian adalah univariate dan bivariate dengan mengunakan Uji Wilcoxon . Hasil dari perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test, dengan hasil signifikan 0,001. Yang artinya Ha diterima sehingga dapat disimpulkan pada kelompok intervensi ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap gangguan pola tidur lansia hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan variabel lain atau faktor lain yang dihubungkan dengan teknik relaksasi benson.
Efektifitas Pembersihan Lantai Kamar Operasi Zona 4 dan Jumlah Koloni Bakteri di Instalasi Bedah Sentral Fiashriel Lundy; Tavip Dwi Wahyuni; Tri Johan Agus Yuswanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Terapan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v(3)i(2)y(2017).page:80-87

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembersihan lantai kamar operasizona 4 terhadap jumlah koloni bakteri di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini observatif analitik Cross Sectional. Sampeldari penelitian ini ialah lantai kamar operasi bersih terkontaminasi dan lantai kamar operasi kotoryang diambil dengan swab lantai pada 3 ronde di IBS RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Pengumpulan datamenggunakan lembar observasi jumlah koloni bakteri dan lembar observasi pembersihan lantai kamaroperasi zona 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa p value sebesar 0,004, yang berartibahwa ada efektivitas pembersihan lantai kamar operasi zona 4 terhadap jumlah koloni bakteri dilantai. Rekomendasi hasil penelitian ini ialah perlunya perhatian dalam hal melakukan pembersihanterutama lantai untuk menekan jumlah angka bakteri di lantai khususnya lantai kamar operasi zona 4.
POSISI TIDUR MIRING 30 DERAJAT TERHADAP TERJADINYA LUKA TEKAN PADA PASIEN STROKE DI RSUD SIDOARJO Marsaid Marsaid; Hurun Ain; Fauzia Isma Wazida
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Terapan (e-journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v5i2.916

Abstract

Stroke is a cerebrovascular disease causes brain tissue death. Brain tissue death causes a neurological deficit so it will be weakness of muscle tone and impaired physical mobility that causes the patient to be immobilized and should bed rest. Long bed rest can cause pressure with continously, it will cause tissue intolerance and pressure wounds. This research aims to determine the effect of 30 degrees laterally sleeping position against occurrence pressure ulcers in stroke patients at RSUD Sidoarjo. The design of this research using Pre experimental design with Static Group Comprism design. The sampling technique used was Non Probability Sampling with the number of respondents 34 people that is 17 people in the treatment group who were given intervention of 30 degrees laterally sleeping position and 17 people in the control group who were not given intervention of 30 degrees laterally sleeping position, but still given standard intervention from the room as it should. Then will be observed the occurrence of wound press (post test). The result of research with Mann Whitney Test got p value 0,016, meaning that there was a significant difference in the occurrence of pressure ulcers between the treatment group and the control group at the final observation. This research concludes that there is an effect of 30 degrees laterally sleeping position against occurrence pressure ulcers in stroke patients. From the results of this reaearch is expected intervention can be used as a prevention strategy of pressure ulcers. Keywords: 30 degrees laterally sleeping position, Pressure ulcers, Stroke
KEMAMPUAN BERKEMIH ANTARA USIA DEWASA DAN LANSIA POST OPERASI DENGAN ANESTESI SPINAL DI IRNA BEDAH RSUD NGUDI WALUYO WLINGI Tavip Dwi Wahyuni; Tri Johan AY; Iqlima Alvein Nafiisah
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v7i2.2911

Abstract

Abstrak: Berkemih merupakan suatu kemampuan mengeluarkan urine dari dalam tubuh. Bladder training merupakan suatu tindakan melatih otot spingter kandung kemih dan otot uretra untuk mengembalikan kemampuan berkemih menjadi normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adakah perbedaan kemampuan berkemih setelah bladder training antara pasien usia dewasa dan lansia post operasi dengan anestesi spinal. Metode penelitian ini adalah comparative study dengan desain two group posttest only control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden 30 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penilaian kemampuan berkemih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelompok dewasa sebagian besar memiliki kemampuan berkemih baik dan hampir setengahnya memilki kemampuan berkemih cukup. Sedangkan pada kelompok lansia sebagian besar memiliki kemampuan berkemih cukup, hampir setengahnya memiliki kemampuan berkemih kurang, dan sebagian kecil memiliki kemampuan berkemih baik. Berdasarkan uji Mann Whitney didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti ada perbedaan kemampuan berkemih setelah bladder training antara pasien usia dewasa dan lansia post operasi dengan anestesi spinal. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berkemih pada pasien dewasa lebih baik dibandingkan dengan pasien usia lansia. Saran dalam penelitian ini diharapkan perawat dapat memberikan tindakan bladder training pada pasien yang akan dilepas kateter, dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yaitu disarankan untuk mengembangkan teknik bladder training yang lain, seperti kegel excercise. Kata Kunci: Kemampuan Berkemih, Bladder Training, Dewasa, Lansia, Post Operasi, Anestesi Spinal.
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT AND ANXIETY LEVELS IN PRE GENERAL ANESTHESIA PATIENTS AT HASTA HUSADA HOSPITAL Sekar Prana Iswari; rossyana septyasih; Joko Wiyono; swito prastiwi
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v8i2.3765

Abstract

Surgery is one of the treatment actions that can trigger anxiety because of the physical threat from both surgical procedures and anesthesia. Anxiety responses can have a negative impact on patients if not treated properly. Therefore, psychological support is needed in dealing with anxiety, one of which can be obtained from the family. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and anxiety levels in pre general anesthesia patients at Hasta Husada Hospital. The method in this study uses a quantitative research type with a cross-sectional approach. Sampling in this study using purposive sampling technique with a sample size of 30 people. Data processing was carried out statistically using the Spearman Rank correlation test. The results of this study are that most of the respondents received good family support, a total of 16 respondents (53.3 percent) and half of the respondents with a total of 15 respondents (50 percent) experiencing moderate anxiety. The results of the data analysis showed a significance value of (0.001) with a correlation coefficient of (0.592). The conclusion that can be drawn is that there is a relationship between family support and anxiety levels in pre general anesthesia patients at Hasta Husada Hospital. Suggestions from this study are families should be able to increase family support for pre general anesthesia patients to overcome anxiety
Perbedaan Proses Penyembuhan Luka Operasi Antara Jahitan Menggunakan Skin Stapler Dan Benang Sintetis Monofilamen Pada Pasien Trepanasi Susi Milwati; Ekowati Retnaningtyas
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Terapan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v(3)i(1)y(2017).page:42-49

Abstract

Penyembuhan luka operasi dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti bahan dasar benang yang dipakai menjahit luka. Pada operasi trepanasi, bahan benang yang sering digunakan untuk menutup luka adalah skin stapler dan benang sintetis monofilamen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan proses penyembuhan luka operasi antara jahitan menggunakan skin stapler dan benang sintetis monofilamen pada pasien trepanasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi analitik dengan pendekatan komparatif. Sampel berjumlah 30 orang responden, terdiri atas 15 responden menggunakan skin stapler, dan 15 responden menggunakan benang sintetis monofilamen dengan teknik pengambilan sampel aksidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengobservasi proses penyembuhan luka yang dilaksanakan pada hari ke 4 dan hari ke 7 setelah operasi menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian di analisa menggunakan uji statistik Mann Whitney, didapatkan nilai signifikansi p sebesar 0,018. Hal ini menunjukan bahwa ada perbedaan proses penyembuhan luka operasi antara jahitan menggunakan skin stapler dan benang sintetis monofilamen pada pasien trepanasi.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN SERAT DAN ASUPAN AIR PUTIH DENGAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA LANSIA joko pitoyo; Khabiba Puswita Sari
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 5 No 1 (2019): JURNAL KEPERAWATAN TERAPAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v5i1.896

Abstract

Constipation becomes one of the diseases which is often suffered by elderly. Lack of fiber intake and water intake are some of the factors that influence the occurrence of constipation. The purpose of the study was to know the correlation between fiber intake and water intake with constipation occurrence in elderly in RW 18 Kelurahan Bunul Rejo Blimbing District Malang. The type of the study was analytical survey with cross sectional approach. The number of sample were 68 people, the samples were taken with purposive sampling technique, and the data were collected by using food recall and constipation scoring system questionnaire. Based on the result of fiber intake, it is obtained p value is 0.000 with r is 0.444 and for water intake it is gotten p value is 0,000 with r is 0.838. it shows there is a correlation between fiber intake and water intake with constipation occurrence in elderly in RW 18 Kelurahan Bunul Rejo Blimbing District of Malang city. From the above result, the health education about the importance of fiber intake and water intake is required to prevent constipation in elderly.
HUBUNGAN DOSIS DAN DURASI OKSIGEN DENGAN POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN POST ANASTESI UMUM Arizqu Irfan Ardiansah; Maria Diah Ciptaning; Tanto Hariyanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v6i2.299

Abstract

Salah satu penyebab PONV yaitu kurangnya perfusi oksigen yang ada di pusat muntah di otak. Pemberian dosis dan durasi oksigen yang efektif akan mengoptimalkan pengiriman oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk memperbaiki perfusi oksigen pusat mual muntah di otak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan dosis dan durasi oksigen dengan PONV pada pasien Post Anastesi Umum di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Metode penelitian ekspermen ini menggunakan Desain Cross Sectional. Sampling menggunakan Purposive Sampling. Jumlah sampel yang diteliti berjumlah 30 responden. Peneliti menggunakan instrumen Rhodes Index Nausea and Vomiting (RINVR) untuk mengukur PONV pasien. Hasil penelitian menunjukkan nilai p hubungan antara dosis oksigen dengan skor PONV yaitu 0,145, sedangkan hasil nilai p hubungan antara durasi oksigen dengan skor PONV yaitu 0,904, maka dapat diambil kesimpulan tidak ada hubungan antara pemberian dosis dan durasi oksigen dengan Postoperative Nausea and Vomiting (PONV).
Hubungan Riwayat Merokok Dengan Nilai Ankle Brachial Index di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig Kota Malang Fanda Eka Desyati; Maria Diah Ciptaning Tyas; Fiashriel Lundy
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v8i1.1860

Abstract

Smoking is something we often encounter in society and has become part of most people's routine activities. In cigarettes, there are compounds that can worsen the condition of blood vessels and blood flow which are obtained by measuring the Ankle Brachial Index (ABI) which is the ratio of systolic blood pressure in the arm to systolic pressure in the lower leg. This study aims to analyze the relationship between smoking history and the Ankle Brachial Index (ABI) value. Correlational research design, a sample of 40 respondents using purposive sampling. The research instruments used were interview sheets, measurement observation sheets and standard operating procedures for measuring the ankle brachial index. The data were processed using SPSS 25, with a is 0.05. The results showed that most categories of non smokers got an ABI value more than 1.0 to 1.2 which was categorized as normal vascularity as much as 17.5 percent, the light smoker category mostly got an ABI value more than 1.0-1.2 which was categorized as normal vascularity as much as 15 percent, the smoker category being with an ABI value more than 1.3 to 1.4 is categorized as vascularity, has an elevation of 10 percent and an ABI value more than 1.0 to 1.2 which is categorized as 10 percent normal vascularity, for the heavy smoker category an ABi value more than 1.3 to 1.4 is classified as vascularized as having elevation 15 percent. Based on the Spearmen test, it was found that the value of p is 0.564 more than a is 0.05, so that H1 was rejected. It can be concluded that there is no effect between smoking history and Ankle Brachial Index (ABI) value. It is hoped that in future studies to pay attention to other factors related to the Ankle Brachial Index (ABI) value and the measurement will be carried out using a vascular dopler.
ANALISA KEJADIAN DAN KARAKTERISTIK BULLYING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN SUMBER PORONG 1 KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG mustayah mustayah
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 4 No 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN TERAPAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v(4)i(2)y(2018).page:84 - 107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian dan karakteristik bullying pada anak usia SD di SDN Sumber Porong 1 Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Desain penelitian deskriptif, dengan teknik total sampling, dilakukan pada tgl.17 Juli 2017. Subjek penelitian yaitu anak SD kelas 4 di SDN Sumber Porong 1 Lawang sejumlah 41 orang. Variabel yang diukur meliputi kejadian dan karakteristik bullying anak usia SD. Instrumen penelitian kuesioner, hasil penelitian, tempat kejadian bullying di dalam kelas sebagai korban dan pelaku (53,6%) cukup, tempat kejadian bullying di luar kelas (58,5%) cukup,jumlah kejadian bullying sebagai Korban dan Pelaku pada anak usia SD sebagian besar (71%) cukup, Karakteristik meliputi Bullying fisik hampir seluruhnya (90%) kurang, Bullying verbal sebagian besar (68%) cukup, Bullying psikologis/mental hampir seluruhnya (81%) cukup. Hasil penelitian ini diharapkan anak usia SD memahami dampak bullying, mengindari tindakan bullying dan melaporkan kepada guru apabila mengalami kejadian bullying

Page 11 of 16 | Total Record : 156