cover
Contact Name
Arimurti Kriswibowo
Contact Email
arimurti.adne@upnjatim.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arimurti.adne@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Gedung Adi Krita, FISIP. UPN Veteran Jawa Timur. Jl.Raya Rungkut Madya, Gununganyar. Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 23030089     EISSN : 26569949     DOI : https://doi.org/10.33005
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal DINAMIKA GOVERMANCE (JDG) diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Jurnal ini menyajikan hasil penelitian dan artikel mengenai Manajemen dan Kebijakan Publik, Pemerintahan, dan Pemberdayaan Masyarakat serta relasi sektor privat terhadap publik yang bersifat terbuka terhadap pendekatan multi dan interdisipliner. JDG terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 350 Documents
DILEMA HUBUNGAN PUSAT-DAERAH DALAM PENGELOLAAN ASET: STUDI PADA DAERAH KHUSUS JAKARTA PASCA PEMINDAHAN IBU KOTA Jendra, Dhanni Azier Nanda Dwi
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i3.5472

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Nusantara melalui UU Nomor 3 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 21 Tahun 2023 menciptakan dinamika baru dalam hubungan pusat-daerah, khususnya dalam pengelolaan aset publik di Jakarta. Artikel ini menganalisis pola hubungan dan power interplay antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Khusus Jakarta dalam mengelola Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Milik Daerah (BMD) pasca transformasi Jakarta menjadi Provinsi Daerah Khusus melalui UU Nomor 2 Tahun 2024. Penelitian hukum doktrinal ini menggunakan pendekatan konseptual dengan menganalisis peraturan perundang-undangan terkait serta literatur mengenai desentralisasi dan resentralisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kewenangan khusus kepada Menteri Keuangan untuk mengelola BMN di Jakarta guna membiayai pembangunan IKN berpotensi menggerus otonomi daerah dalam mewujudkan visinya sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global. Kondisi ini menciptakan konflik kewenangan (power interplay) yang mengarah pada resentralisasi administratif dan fiskal. Artikel ini merekomendasikan perlunya penguatan koordinasi berbasis shared revenue dan shared responsibility yang proporsional antara Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan aset publik di Jakarta.
PERLINDUNGAN ANAK DI AKAR RUMPUT: EVALUASI PROGRAM PATBM DI KELURAHAN PAGADUNGAN Anggraeni, Prasasti Dvi Dwi
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i3.5429

Abstract

ABSTRAK   Perlindungan Anak di Akar Rumput: Evaluasi Program PATBM di Kelurahan Pagadungan 1Prasasti Dvi Dwi Anggraeni, 2Leo Agustino, 3Ipah Ema Jumiati Program studi magister administrasi publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Prasastid2a@gmail.com, leoagustino@gmail.com, ipah.ema@ntirta.ac.id Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) diterapkan di Kelurahan Pagadungan, Kabupaten Pandeglang. Program ini dijalankan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai bagian dari rencana nasional untuk melibatkan masyarakat dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak. Peningkatan insiden kekerasan, perkawinan anak, dan putus sekolah di Pagadungan menyoroti kebutuhan akan evaluasi untuk menentukan efektivitas program. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, yang mencakup wawancara mendalam, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumentasi. Teori penilaian yang digunakan didasarkan pada Leo Agustino, dengan analisis data dilakukan sesuai dengan Creswell dan pengujian validitas data sesuai dengan Lincoln dan Guba. Informan penelitian meliputi kader PATBM, pejabat lokal, dan organisasi regional yang terkait dengan perlindungan anak. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan PATBM menghadapi beberapa tantangan, termasuk kapasitas kader yang terbatas, mekanisme pelaporan yang tidak memadai, kerja sama antarlembaga yang tidak memadai, peraturan regional yang tidak kooperatif, dan dukungan anggaran yang terbatas. Kondisi ini mempengaruhi seberapa baik PATBM berfungsi, yang saat ini bukan cara terbaik untuk mengurangi kekerasan dan mengembangkan sistem perlindungan anak berbasis komunitas. Studi ini menyarankan agar peraturan regional diperkuat, kapasitas kader ditingkatkan, sistem pelaporan digital dikembangkan, dan dukungan anggaran dibuat lebih stabil. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu PATBM menjadi alat strategis untuk mewujudkan Kabupaten Ramah Anak dan membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).   Kata kunci: Perlindungan Anak, PATBM, Evaluasi, Pagadungan
INOVASI PEMBELAJARAN MUTAKHIR DI NEGARA MAJU : STRATEGI DIFUSI TRANSFORMASIONAL Prasetyo, Sisman; Widiastuti, Ika; Azizah, Nur; Auliya, Chilyatul; Cholidah, Najwa
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5536

Abstract

Teknologi pendidikan seperti Laboratorium Virtual (VL) dipandang sebagai solusi yang layak untuk mengatasi berbagai masalah yang terkait dengan pelatihan keterampilan laboratorium, khususnya dalam memberikan pendidikan laboratorium yang efektif bagi banyak siswa karena keterbatasan sumber daya dan akses, khususnya di negara-negara berkembang. Karena VL ini merupakan terobosan dalam pendidikan teknik, penting untuk mengeksplorasi penyebarannya dalam pendidikan tinggi guna menilai pengaruhnya. Penelitian ini mengkaji lima faktor dari teori Difusi Inovasi Rogers untuk memahami bagaimana penggunaan VL telah mengubah atau memengaruhi pengguna sejak penerapannya. Partisipasi para pengadopsi awal melalui program yang dikenal sebagai pusat Nodal dan fase-fase keputusan inovasi mereka diteliti. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi peran agen perubahan sebagai pusat nodal dalam menyebarkan inovasi pendidikan ini. Survei tentang adopsi laboratorium virtual oleh pengguna (n=43600) selama rentang waktu 30 bulan telah dilakukan, yang menyoroti berbagai faktor penyebaran. Peringkat yang sebanding dalam aspek penilaian menunjukkan bahwa keuntungan relatif, penerimaan teknologi, maksud penggunaan, dan pentingnya uji coba memainkan peran penting dalam pandangan pengguna terhadap VL. Hubungan antar lembaga pendidikan tinggi mendorong adopsi dini dengan meningkatkan keterlibatan mahasiswa.
DIGITAL LEADERSHIP DALAM TRANSFORMASI DIGITAL DI PERUMDA AIR MINUM KOTA PADANG Sahfitri, Adinda Qawlam Desfa; Permana, Iip
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan digital (digital leadership) dalam mendukung transformasi digital di Perumda Air Minum Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak internal PDAM, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka sembilan dimensi digital leadership dari Kane (2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara strategis, visi digital pimpinan telah diimplementasikan melalui inisiatif seperti aplikasi Kaba Aia dan sistem Perumda App's. Namun, ditemukan kesenjangan antara visi strategis dan pelaksanaan operasional. Hambatan utama meliputi rendahnya kompetensi digital sebagian pegawai, strategi komunikasi dan sosialisasi yang terbatas sehingga mengakibatkan adopsi aplikasi oleh pelanggan sangat rendah (sekitar 0,23%), serta proses manajemen perubahan yang belum optimal. Faktor pendukung utama adalah komitmen regulasi Smart City daerah dan kepemimpinan yang visioner. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi sangat ditentukan oleh kapasitas kepemimpinan digital dalam membangun budaya organisasi, memberdayakan sumber daya manusia, dan mengelola ekosistem secara holistik.
MELAYANI DAN MEMBERI ARTI: PUBLIC SERVICE MOTIVATION DALAM KEBIJAKAN PENYELESAIAN TENAGA HONORER DI JAWA TIMUR Cahya, Dimas Aufar Dwi; Afifah, Rosa Aida
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5482

Abstract

Kemelut permasalahan tenaga honorer di Indonesia menjadi isu penting yang patut memperoleh perhatian serius. Jumlah tenaga honorer pada tahun 2024 yang mencapai 1.789.050, membuat skenario penyelesainnya perlu dilakukan dengan cepat dan efektif. Jawa Timur sebagai wilayah dengan jumlah ASN terbesar di Indonesia, mendapati persoalan yang serupa dengan jumlah tenaga honorer mencapai 119.367 orang pada tahun 2024. Sebagai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN, Kantor Regional II dituntut untuk berperan sebagai aktor utama dalam penyelesaian tenaga honorer di Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dan berpijak pada teori Public Service Motivation (PSM), penelitian ini menunjukkan komitmen dan dedikasi yang unik dari pegawai Kantor Regional II BKN Surabaya dalam melaksanakan kebijakan percepatan penyelesaian tenaga honorer. Hasil penelitian ini membagi temuan penting dalam tiga kategori motivasi intrinsik, yaitu dorongan rasional, berbasis norma, dan domain afektif, yang seluruhnya berkontribusi penting dalam kerja-kerja birokrasi yang dijalankan. Penelitian ini sekaligus memberikan wawasan empiris, mengenai pentingnya faktor intrinsik dalam perilaku dan operasi birokrasi, yang sekaligus menggeser motif insentif materiil sebagai determinan tunggal dalam membentuk perilaku pelayanan publik.
KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN KECAMATAN DI ERA DIGITAL: STUDI TATA KELOLA PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN BANYUATES Fahrizal, Bobi; Wardiyanto, Bintoro
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5569

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan tata kelola pemerintahan hingga tingkat kecamatan, namun implementasinya belum selalu diikuti dengan penguatan kapasitas kelembagaan dan akuntabilitas publik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya akuntabilitas pemerintahan kecamatan di era digital yang cenderung berhenti pada aspek administratif. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana kapasitas kelembagaan dan akuntabilitas pemerintahan Kecamatan Banyuates dalam tata kelola pelayanan publik di era digital. Penelitian ini menggunakan teori akuntabilitas kelembagaan, teori kapasitas kelembagaan, dan teori digital governance sebagai kerangka analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia dan struktur organisasi belum sepenuhnya mendukung akuntabilitas publik, serta pemanfaatan teknologi digital masih dominan bersifat teknis dan administratif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan kecamatan agar digitalisasi pelayanan publik mampu mendorong akuntabilitas yang substantif dan berkelanjutan.
MULTISECTORAL PARTNERSHIP THROUGH INTERACTIVE GOVERNANCE IN PREVENTING CHILD MARRIAGE IN PONOROGO REGENCY Asmorowati, Sulikah; Irianto, Jusuf; Haya, Farah; Widodo, Suko; Amalia, Yuni Sari; Azzahra, Adisty Nazwa Salshabila; Anggika, Saskia Intandivanty Kamalia; Satryanto, Muhammad Ditya
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5560

Abstract

Child marriage is a complex issue with multidimensional impacts on the quality of life of children and adolescents, especially girls. Ponorogo Regency ranks relatively high in the number of marriage dispensation requests, particularly in Ngrayun District. This community engagement program aims to build a multisectoral partnership based on interactive governance to address the phenomenon of child marriage through youth education, community empowerment, and cross-sector stakeholder collaboration. The methods employed include English language training for adolescent girls, public outreach sessions, focus group discussions, and creative digital campaigns. The results of the program indicate an increase in participants’ understanding of the issue of early marriage and the importance of education, as well as the emergence of joint initiatives among stakeholders to continue advocacy efforts. This activity contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in the areas of quality education, gender equality, and strong institutions.
ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN TERHADAP PEMBANGUNAN DI KOTA YOGYAKARTA BERDASARKAN INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP Widnyana, I Putu Ari; Risanti, Meta; Damayanti, Kadinda Aulya; Fatikasari, Lyvia Ayu
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5543

Abstract

The pace of development in Yogyakarta City in recent years has shown a significant increase. The increase in hotels, boarding houses, culinary centers, and various public facilities has a positive impact on economic growth, but on the other hand it also puts increasing pressure on the city's environmental conditions. The decline in green open space, the increase in waste load, reduced air quality, and the exploitation of groundwater are becoming increasingly real environmental issues. This condition is reflected in the value of the Environmental Quality Index (IKLH) of Yogyakarta City which tends to decline between 2020 and 2023.Looking at this situation, the Environmental Impact Analysis (EIA) is an important instrument to control the impact of development. This study examines the implementation of AMDAL in Yogyakarta City by utilizing various policy analysis approaches, including institutional models, incremental models, and public policy stages from the formulation process to evaluation. Based on the results of the analysis, environmental problems that arise are not only triggered by large-scale development, but also by weak supervision, low community involvement, and inconsistency in the implementation of rules in the field. Of the various policy alternatives studied, strengthening an integrated environmental monitoring system is the main recommendation because it is considered to be able to improve inter-agency coordination, improve monitoring mechanisms, and ensure that the implementation of AMDAL runs more effectively Laju pembangunan di Kota Yogyakarta dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pertambahan hotel, rumah kost, pusat kuliner, dan berbagai fasilitas publik membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, namun disisi lain juga memberikan tekanan yang semakin besar terhadap kondisi lingkungan kota. Penurunan ruang terbuka hijau, meningkatnya beban sampah, berkurangnya kualitas udara, serta eksploitasi air tanah menjadi isu lingkungan yang semakin nyata. Kondisi ini tercermin dari nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Yogyakarta yang cenderung menurun antara tahun 2020 hingga 2023.Melihat situasi tersebut, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) menjadi instrumen penting untuk mengendalikan dampak pembangunan. Studi ini menelaah penerapan AMDAL di Kota Yogyakarta dengan memanfaatkan berbagai pendekatan analisis kebijakan, termasuk model kelembagaan, model inkremental, serta tahapan kebijakan publik dari proses perumusan hingga evaluasi. Berdasarkan hasil analisis, persoalan lingkungan yang muncul tidak hanya dipicu oleh pembangunan berskala besar, tetapi juga oleh lemahnya pengawasan, rendahnya keterlibatan masyarakat, serta ketidakkonsistenan pelaksanaan aturan di lapangan. Dari berbagai alternatif kebijakan yang dikaji, penguatan sistem pengawasan lingkungan terpadu menjadi rekomendasi utama karena dinilai mampu meningkatkan koordinasi antar-instansi, memperbaiki mekanisme pemantauan, dan memastikan pelaksanaan AMDAL berjalan lebih efektif.
IMPLEMENTASI PELAYANAN PEMERINTAHAN DESA BERBASIS DIGITAL, STUDI KASUS IMPLEMENTASI GIGADES.ID DI RIAU Dalimunthe, Nurmaini
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i3.5493

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan inovasi pelayanan online menggunakan aplikasi gigades.id di Desa Pulau Banjar, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap key informan yang terdiri dari; kepala desa, admin desa, dan juga masyarakat desa yang menggunakan aplikasi gigades.id. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui berbagai dokumen pemerintah desa terkait gigades.id. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan berbasis digital di desa Pulau Banjar telah dilaksanakan, namun terdapat hal-hal menjadi hambatan dalam implementasinya. Masyarakat desa pulau banjar lebih menyukai pelayanan secara langsung ke kantor desa. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat desa Pulau Banjar mengakibatkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan teknologi pelayanan public gigades.id. Sementara itu dari aspek perangkat desa belum melakukan sosialisasi aplikasi secara optimal dan kondisi jaringan yang tidak stabil. Selain itu, budaya masyarakat desa Pulau Banjar yang menyukai interaksi langsung antar masyarakat membuat masyarakat lebih memilih layanan konvensional atau datang langsung ke kantor desa.
INSTAGRAM AS A PLATFORM FOR SPREADING INNOVATION: VIRTUAL ETHNOGRAPHY ON THE @BAPPELITBANGDA_ MADIUN ACCOUNT
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i3.5111

Abstract

This study aims to analyze the role of Instagram social media @bappelitbangda_kotamadiun as a center for public innovation information in Madiun City. Public innovation plays an important role in improving the quality of government services and accelerating regional development. As one of the agencies that encourages regional innovation, Bappelitbangda of Madiun City utilizes Instagram as a means to disseminate information related to various innovation programs that involve the community. Using a virtual ethnography approach, this study explores the content published on the Instagram account and the effectiveness of the communication strategies used. The results of the study indicate that Instagram @bappelitbangda_Madiun city has a central role in conveying information about citizen innovation through attractive visual content, such as photos, videos, and infographics. However, community interaction on this platform is still limited, with more followers sending direct messages (DM) than commenting. This study also identified that increasing interactivity and diversity of participatory content can strengthen the role of this Instagram account as a center for innovation information. Thus, Bappelitbangda is expected to further optimize the use of social media to increase community participation in public innovation and strengthen the image of the institution. Keywords: social media, Instagram, public innovation, virtual ethnography, Bappelitbangda, Madiun City.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI Vol 15, No 3 (2025): Dinamika Governance - OKTOBER Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Governance - JULI Vol 15, No 1 (2025): Dinamika Governance - APRIL Vol 14, No 4 (2025): Dinamika Governance - JANUARI Vol 14, No 3 (2024): Dinamika Governance - OKTOBER Vol 14, No 2 (2024): Dinamika Governance - JULI Vol 14, No 1 (2024): Dinamika Governance - APRIL Vol 13, No 4 (2024): Dinamika Governance - JANUARI Vol 13, No 3 (2023): Dinamika Governance- OKTOBER Vol 13, No 2 (2023): Dinamika Governance - JULI Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Governance - APRIL Vol 12, No 4/Januari (2023): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 4 (2023): Dinamika Governance - JANUARI Vol 12, No 3/Oktober (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2/Juli (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1/April (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2021): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 1 (2021): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 2 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Dinamika Governance Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Dinamika Governance Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Dinamika Governance Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Dinamika Governance Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Dinamika Governance Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Dinamika Governance More Issue