cover
Contact Name
Maya Puspita Dewi
Contact Email
maya.pd@stiami.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muniraaa.ms@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah untuk Mewujudkan Masyarakat Madani
ISSN : 2355309X     EISSN : 26228696     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Reformasi Administrasi adalah Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani untuk mempublikasikan Disiplin Administrasi meliputi peminatan Ilmu Administrasi Publik atau Negara dan Administrasi Perpajakan dalam skala lokal, nasional, dan regional. Kegiatannya adalah untuk mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat untuk mencari solusi. Pelaksanaan kegiatan penelitian diatur ke dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap tahun, publikasi dilakukan dalam dua periode Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
Analisis Efektivitas Kegiatan Patroli Wilayah Satuan Polisi Pamong Praja dalam Upaya Meningkatkan Ketertiban dan Ketentraman Umum di Kecamatan Matraman Jakarta Timur Ahmad Baiquni; Muhammad As’ad
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak sekali permasalahan yang terjadi di kota-kota besar yang mengganggu ketertiban dan ketentraman umum. Salah satunya di Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Melalui kegiatan patroli wilayah di harapkan dapat mencegah serta mengatasi adanya gangguan mengenai ketentraman dan juga ketertiban umum di lingkungan masyarakat kecamatan Matraman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi dan mengevaluasi efektivitas kegiatan patroli wilayah satuan polisi pamong praja dalam upaya meningkatkan ketertiban dan ketentraman umum di kecamatan matraman Jakarta Timur. Pendekatan penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian adalah Kegiatan patroli wilayah satuan polisi pamong praja dalam upaya meningkatkan ketertiban dan ketentraman umum di Kecamatan Matraman Jakarta Timur belum berjalan dengan efektif walaupun kegiatan patroli wilayah sudah memiliki sasaran program yang tepat, di karenakan sosialisasi program belum di laksanakan secara khusus kepada masyarakat hingga menyebabkan kurang meratanya informasi, ketidakpahaman masyarakat, serta kurangnya dukungan dan kerja sama masyarakat selain itu tujuan dari kegiatan patroli wilayah belum mampu di wujudkan karena adanya permasalahan yang terjadi secara berulang dan belum mampu terkontrol dengan baik dan terakhir program patroli wilayah yang di terapkan belum sepenuhnya efektif karena masih di temukan kekurangan dari jadwal pelaksanaan patroli yang terkesan pasif dan jarang di lakukan, kurangnya persiapan sarana prasarana penertiban serta kurangnya personil tim patroli wilayah.
Pengaruh Kompetensi Pegawai, Budaya Kerja dan Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur Adi Ervani; Hidayat Muchtar
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan tindakan atau pelaksanaan tugas yang telah diselesaikan dalam kurun waktu tertentu. Kinerja dapat diukur melalui pengukuran tertentu sesuai standar yaitu dimana kualitas yang berkaitan dengan mutu kerja yang dihasilkan, sedangkan kuantitas yang merupakan jumlah dari hasil kerja yang dihasilkan dalam kurun waktu tertentu, dan ketepatan waktu yang merupakan kesesuaian waktu yang telah direncanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis besarnya pengaruh kompetensi, budaya kerja dan fasilitas kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai di Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur yang berjumlah 46 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa variabel kompetensi pegawai (X1), budaya kerja (X2) dan fasilitas kerja (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur. Adapun hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung adalah 16,574 dan tingkat signifikansi 0,000 sementara nilai Ftabel sebesar 33,764 dan tingkat signifikansi 0,000 sementara nilai Ftabel sebesar 2,83. Karena nilai Fhitung (33,764) lebih besar dari Ftabel (2,83) dan tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari probabilitas signifikansi α = 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh secara positif Kompetensi Pegawai, Budaya Kerja, dan Fasilitas Kerja secara bersama-sama terhadap peningkatan Kinerja Pegawai di Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur. Persentase variabel Kompetensi Pegawai, Budaya Kerja dan Fasilitas Kerja dapat menjelaskan Kinerja adalah sebesar 68,6% dan sisanya sebesar 31,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
Pengaruh Disiplin Kerja, Kompetensi Pegawai dan Fasilitas Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kelurahan Makasar Kota Administrasi Jakarta Timur Devis Aprisal; Pandoyo
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang harus dilakukan dalam perbaikan pelayanan publik adalah melakukan survei kepuasan masyarakat kepada pengguna layanan dengan mengukur kepuasan masyarakat pengguna layanan. Mengingat unit layanan publik sangat beragam, untuk memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat diperlukan metode survei yang seragam sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Menpan RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, kompetensi pegawai dan fasilitas kerja secara bersama-sama terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kelurahan Makasar Kota Administrasi Jakarta Timur. Populasi dan sampel dalam penelitian ini mengikut sertakan semua masyarakat yang pernah mendapatkan pelayanan di Kantor Kelurahan Makasar pada triwulan IV yang jumlah seluruhnya 52 orang. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan program statistik SPSS ver. 25.0, terbukti variabel disiplin kerja (X1), kompetensi pegawai (X2) dan fasilitas kerja (X3) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan (Y). Hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai F hitung adalah 92,781 dan tingkat signifikansi 0,00 sementara nilai F tabel sebesar 2,80. Karena nilai F hitung (92,781) lebih besar dari F tabel (2,80) dan tingkat signifikansi 0,00 lebih kecil dari probabilitas signifikansi α =0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa disiplin kerja, kompetensi pegawai dan fasilitas kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan dan persentase pengaruh variabel disiplin kerja, kompetensi pegawai dan fasilitas kerja terhadap kualitas pelayanan adalah sebesar 85,3% dan sisanya sebesar 14,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
Pengaruh Disiplin, Motivasi dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur Didin Jalaludin; Zaman Zaini
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pegawai merupakan bagian yang terpenting dalam perkembangan dan kelangsungan hidup organisasi. Suatu organisasi akan tetap bertahan dan terus berkembang apabila yang menjadi tujuan organisasi tersebut tercapai. Maka daripada itu, suatu organisasi tentunya tidak akan tercapai tujuannya jika kinerja pegawainya sangat buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi besarnya pengaruh disiplin, motivasi dan budaya kerja secara bersama- sama terhadap Kinerja pegawai pada Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 pegawai dan metodologi dalam penelitian ini ialah kuantitatif. Berdasarkan hasil pengolahan data, terbukti variabel Disiplin (X1), Motivasi (X2) dan Budaya Kerja (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja (Y). Hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung adalah 16,574 dan tingkat signifikansi 0,000 sementara nilai Ftabel sebesar 2,83. Karena nilai Fhitung (16,574) lebih besar dari Ftabel (2,83) dan tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari probabilitas signifikansi α = 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh secara positif disiplin, motivasi, dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap peningkatan Kinerja Pegawai di Suku Badan Kepegawaian Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur. Persentase variabel disiplin, motivasi, dan budaya kerja dapat menjelaskan Kinerja adalah sebesar 56% dan sisanya sebesar 44% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
Pengaruh Kompetensi Pegawai, Sarana Prasarana dan Koordinasi Terhadap Kinerja Pegawai di Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta Yuli Yanti; Pandoyo
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi awal, permasalahan kinerja pegawai di Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta terutama terkait dengan pengelolaan dan pengamanan aset daerah. Dengan kata lain, permasalahan kinerja SKPD yang belum mencapai standar yang ditetapkan berkaitan dengan permasalahan Kepuasan Kerja Pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi pengaruh kompetensi pegawai, sarana prasarana dan koordinasi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai di Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta. Populasi dan sampel dalam penelitian berjumlah 63 orang yang merupakan Pegawai Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan program statistik SPSS ver. 25.0, terbukti variabel kompetensi (X1), sarana prasarana (X2) dan koordinasi (X3) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai F hitung adalah 39,988 dan tingkat signifikansi 0,00 sementara nilai F tabel sebesar 2,67. Karena nilai F hitung (229,576) lebih besar dari F tabel (2,77) dan tingkat signifikansi 0,00 lebih kecil dari probabilitas signifikansi α =0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa kompetensi, sarana prasarana dan koordinasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan persentase pengaruh variabel kompetensi pegawai, sarana prasarana, koordinasi terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 92,1% dan sisanya sebesar 7,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
Pengaruh Pemberdayaan Pegawai, Gaya Kepemimpinan, dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di Sektor Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Kramat Jati Jakarta Muhammad Fahrurriansyah; Anita Maulina
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Job satisfaction is a positive or pleasant emotional condition resulting from an assessment of one's work or work experience. Without employee satisfaction, the organization will not be able to run well. This research discusses and analyzes the influence of employee empowerment, leadership style, and organizational culture on employee job satisfaction in the Fire Management and Rescue Sector, Kramat Jati District. The research method used is a quantitative method by distributing questionnaires with a sample size of 52 respondents from a population of 52 people. Based on the results of research using multiple regression analysis with the help of SPSS 26.0, it shows that employee empowerment has a positive and significant influence with a coefficient of determination (R Square) of 0.924 (92.4%) on employee job satisfaction, leadership style has a positive and significant influence with a coefficient of determination (R Square) of 0.770 (77.0%) on employee job satisfaction, organizational culture has a positive and significant influence with a coefficient of determination (R Square) of 0.676 (6.76%) on employee job satisfaction. The independent variables employee empowerment, leadership style, and organizational culture were jointly tested using the F test, proving to have a positive and significant influence with an F value of 198.626 on employee job satisfaction and the magnitude of the influence was seen from the value and with a coefficient of determination (R Square) value of 0.925 (92.5%).
The Role of Transformational Leadership in Increasing Work Motivation of Millennial Generation Employees Andi Kurniawati
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of transformational leadership in increasing work motivation of millennial generation employees through qualitative literature synthesis of relevant scientific journal articles. Transformational leadership, with its dimensions of Idealized Influence, Inspirational Motivation, Intellectual Stimulation, and Individualized Consideration, is identified as a relevant leadership style in dealing with the unique characteristics and expectations of millennials in the workplace. The research method involves text extraction from the analyzed articles, thematic content analysis, and integrative synthesis to build arguments. The results of the analysis indicate that transformational leadership consistently has a positive effect on work motivation and related outcomes such as satisfaction, performance, and innovation. The dimensions of transformational leadership were found to be highly aligned with millennial motivational needs, such as the search for meaning in work, self-development, intellectual challenge, and authentic work relationships. Transformational leaders are able to create an inspiring, empowering, and growth-supportive work environment, which effectively motivates millennial employees. Practical implications include recommendations for leadership development, millennial talent management strategies, and organizational culture design. Limitations of the study lie in the reliance on secondary sources and the lack of millennial-specific primary data in the sources analyzed. Further research is suggested to focus on primary empirical studies on the millennial population.