cover
Contact Name
R. Agrosmadhyo
Contact Email
agrosamdhyo@staidenpasar.ac.id
Phone
+628174778645
Journal Mail Official
agrosamdhyo@staidenpasar.ac.id
Editorial Address
STAI Denpasar Bali Jl Angsoka Cargo Permai I No 12 Ubung Denpasar Bali Email : journal@staidenpasar.ac.id | Telp : 085100684868
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
ISSN : 24776491     EISSN : 2656873X     DOI : 10.53958
Core Subject : Economy,
The contents of the journal cover the scientific fields of Education and Economics including: Economic Education (Accounting, Office Administration and Marketing) Monetary Economy Public Economy Industrial Economy International Economy Human Resource Economics Natural Resource Economics Entrepreneurship
Articles 435 Documents
the digitalization strategy of human resouces management to improve teacher performance: STRATEGI DIGITALISASI MANAJEMEN SDM UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU Iflaha, Nurul
Widya Balina Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v10i1.791

Abstract

Digitalization in human resource management in the education sector is a strategic step to increase the effectiveness and efficiency of teacher performance. This study aims to determine the HR management strategy by integrating digital to improve the performance of the HR in it, namely teacher. This research was conducted through a literature study by reviewing various relevant sources, such as articles, books, research reports and other references related to HR management in education, teacher performance and digitalization in education. A qualitative approach is used to examine and understand varius strategies that have been proposed by previous researchers. The results of study indicate that the digitalization strategy in HR management can be carried out by carrying out careful planning for the implementation of digitalization into HR management, implementing a digital HR management information system and training educators so that they have sufficient skills and understanding in utilizing digital technology. This research contributes to broadening the understanding of human resource management strategies to improve teacher performance amidst the development of digitalization in educational institutions. These findings can be used as a reference by policy makers and education practitioners in developing strategies to improve the quality ef education in the digital era.
Pengaruh Growth Opportunity, Net Working Capital, Investment Opportunity Set Dan Capital Expenditure Terhadap Cash Holding Pada Perusahaan Transportasi Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023 Widya Angraini; Sucitra Dewi; Thezar Fiqih Hidayat Hasibuan
Widya Balina Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Growth Opportunity, Net Working Capital, Invesment Opportunity Set dan Capital Expenditure terhadap Cash holding pada perusahaan Transportasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023, secara parsial dan simultan. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 23 Perusahaan Transportasi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023 dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria dengan menggunakan purposive sampling, sehingga sampel penelitian berjumlah 18 perusahaan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2019-2023. Dalam penelitian ini jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan SPSS.25. Berdasarkan hasil uji t yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Growth Oppurtunity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Cash Holding, Net working capital berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Cash Holding, Investment Opportunity Set berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Cash Holding dan Capital Expenditure berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Cash Holding. Berdasarkan hasil pengujian uji F disimpulkan bahwa Growth Opportunity, Net Networking Capital, Investment Opportunity Set dan Capital Expenditure berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Cash Holding pada Perusahaan Transportasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF DI INDONESIA Aan Gunawan; Ridho Hidayah
Widya Balina Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Dalam hukum Islam, wakaf berarti menyerahkan sesuatu hak milik yang tahan lama (zatnya) kepada seseorang atau nadzir baik berupa perorangan maupun lembaga, dengan ketentuan bahwa hasilnya digunakan sesuai dengan syari’at Islam. Harta yang telah diwakafkan keluar dari hak milik nazdir/ lembaga pengelola wakaf, tetapi mejadi hak milik Allah S.W.T yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Filsafat yang terkandung dari amalan wakaf yaitu menghendaki agar harta wakaf itu tidak boleh hanya dipendam tanpa hasil yang dapat dinikmati oleh mauquf alaih atau pihak yang berhak menerima hasil wakaf. Makin banyak harta hasil wakaf yang dapat dinikmati oleh yang berhak, makin besar pula pahala yang akan mengalir kepada wakif. Selanjutnya persoalan yang menyangkut siapa yang akan melakukan perawatan, pengurusan dan pengelolaan aset wakaf yang dalam istilah fikih dikenal dengan nadzir wakaf, atau mutawalli wakaf termasuk hal yang sangat krusial. Hal itu karena aset wakaf adalah amanah Allah S.W.T yang terletak di tangan nadzir. Oleh sebab itu, nadzir adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap harta wakaf yang dipegangnya, baik terhadap harta wakaf itu sendiri maupun terhadap hasil dan upaya-upaya pengembangannya. Institusionalisasi Nazhir wakaf dapat dilihat pada pengaturan nazhir menjadi nazhir badan hukum, nazhir organisasi dan nazhir perorangan yang akan dibina oleh Badan Wakaf Indonesia. Maka pengembangan harta wakaf di Indonesia didaftar dan diatur oleh suatu lembaga yang khusus menangani wakaf. Salah satu bentuk lembaga yang berkembang di Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia adalah lembaga wakaf produktif. Lembaga ini sudah berdiri dari tahun 1967 dan baru dikembangkan pada tahun 2006. Pada mulanya bentuk wakaf yang berkembang di Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia baru berupa wakaf tanah produktif. Tanah wakaf yang diproduktifkan mulanya seluas 20 Ha. Tanah wakaf tersebut kemudian dikelola dengan ditanami beberapa jenis tanaman seperti karet dan kepala sawit. Selain wakaf berupa tanah yang diproduktifkan, maka berkembang juga layanan wakaf qur’an. Hasil pengelolaan tanah wakaf digunakan untuk membiayai da’i-da’i yang dikirim oleh Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia ke daerah-daerah dengan tujuan syi’ar Islam. Dana-dana yang terkumpul sebagai hasil dari pengelolaan tanah-tanah wakaf yang diproduktifkan sepenuhnya dialokasikan murni untuk kepentingan umat. Selain itu, hasil dari pengelolaan wakaf tersebut juga dialokasikan untuk  pengelola atau nadzir.
PENDIDIKAN BERBASIS KETUHANAN SEBAGAI JAWABAN ATAS DEKADENSI MORAL GENERASI MUDA Anita Mariana Parulian
Widya Balina Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang pesat telah memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku dan cara pandang generasi muda. Sayangnya, kemajuan tersebut tidak selalu dibarengi dengan peningkatan kualitas moral, yang justru menyebabkan terjadinya dekadensi moral seperti menurunnya empati, meningkatnya perilaku menyimpang, serta melemahnya nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan berbasis Ketuhanan sebagai solusi terhadap persoalan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan mampu memberikan arah pembentukan karakter yang utuh, tidak hanya mengembangkan kecerdasan intelektual, tetapi juga spiritual dan moral. Nilai-nilai Ketuhanan mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab, integritas, serta kesadaran sosial pada peserta didik. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum dan praktik pendidikan menjadi kunci dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan global secara bermartabat.
Pengaruh Price Discount Dan Bonus Pack Terhadap Impulse Buying Pada Distro Rock Line santireciaaprillia; Hesti Sabrina
Widya Balina Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh price discount dan bonus pack terhadap perilaku impulse buying pada konsumen Distro Rock Line di Kota Medan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh ketatnya persaingan industri ritel yang mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi promosi yang efektif, seperti pemberian diskon harga dan paket bonus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, price discount dan bonus pack masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Secara simultan, kedua variabel juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap impulse buying. Price Discount (X1) berpengaruh terhadap Impulse Buying. Ditunjukan dari hasil uji t, diperoleh thitung sebesar 2.169 dengan taraf signifikansi 0,033 lebih kecil dari 0,05 (0,033 < 0,05), dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti Price Discount berpengaruh terhadap Impulse Buying. Bonus Pack (X2) berpengaruh terhadap Impulse Buying. Ditunjukan dari hasil uji t, diperoleh thitung sebesar 2.541 dengan nilai signifikansi 0,013 lebih kecil dari 0,05 (0,013 < 0,05), dengan demikian H0 diterima dan H1 ditolak. Yang artinya Bonus Pack berpengaruh terhadap Impulse Buying. Hal ini membuktikan bahwa strategi price discount dan bonus pack dapat meningkatkan dorongan konsumen untuk melakukan pembelian secara impulsif. Temuan ini memberikan implikasi bagi pelaku usaha, khususnya Distro Rock Line, dalam merancang strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan penjualan.
“Kesejahteraan Sosial Islami” Sebuah Pemikiran Ekonomi Islam Imam Al-Ghazali Kusjuniati, Kusjuniati
Widya Balina Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v4i2.35

Abstract

AbstrakPemikiran sosioekonomi Al-Ghazali berakar dari sebuah konsep yang dia sebut sebagai fungsi kesejahteraan sosial islami. Seluruh karya Al-Ghazali memiliki konsep maslahat atau kesejahteraan sosial atau utilitas (kebaikan bersama). Imam Al-Ghazali mengidentifikasi semua masalah baik yang berupa masalih ( utilitas, manfaat ) maupun mafasid (disutilitas, kerusakan) dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Kesejahteraan (maslahah) dari suatu masyarakat tergantung kepada pencarian dan pemeliharaan lima tujuan dasar, yakni agama(al- dien), hidup atau jiwa (nafs), keluarga atau keturunan (nasl), harta atau kekayaan (mal) dan intelek atau akal (aql). Al-Ghazali menitikberatkan bahwa sesuai tuntuan wahyu, tujuan utama kehidupan umat manusia adalah untuk mencapai kebaikan di dunia dan di akhirat (maslahat al-din wa al-dunya) Kelima kebutuhan tersebut tidak akan terpenuhi dengan baik bila orientasi semua orang hanya terfokus pada kehidupan akhirat. Oleh karenanya melakukan aktivitas ekonomi merupakan sebuah keharusan bagi setiap orang bila mereka menginginkan keselamatan baik di dunia maupun akhirat. AbstractAl-Ghazali's socioeconomic thinking has its roots in a concept which he calls an Islamic social welfare function. All of Al-Ghazali's works have the concept of maslahat or social welfare or utility (the common good). Imam Al-Ghazali identified all the problems in the form of masalih (utility, benefits) and mafasid (disutility, damage) in improving social welfare. The welfare ( maslahah) of a society depends on the search and maintenance of five basic objectives, namely religion ( al-dien) , life or soul (nafs), family or offspring (nasl), wealth or wealth (mal) and intellect or reason (aql) ).Al-Ghazali emphasized that according to the revelation, the main purpose of human life is to achieve good in the world and in the hereafter (maslahat al-din wa al-duny a) These five needs will not be fulfilled properly if everyone's orientation is only focused on life hereafter. Therefore doing economic activity is a must for everyone if they want salvation both in the world and the hereafter.
Implementasi Mata Kuliah PAR (PARTICIPATORY ACTION RESEARCH) di TPQ AL-MAGFIROH Denpasar Bali Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini
Widya Balina Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v4i2.36

Abstract

AbstrakSebagai tugas akhir mata kuliah PAR, mahasiswa melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mengimplementasikan keilmuan yang telah didapat terpada masyarakat. Mereka melakukan penelitian di TPQ AL-Magfiroh di Denpasar. Kondisi TPQ yang terletak di Mushola Al-Magfiroh telah berdiri sejak tahun 2019 dengan jumlah peserta didik 145 siswa. Penelitian ini menggunakan acuan teori Zuber dan pendekatan metode PAR, dengan tahapan observasi, pengumpulan data, monitoring/aksi, dan evaluasi. PAR bersifat transformatif dan memberdayakan komunitas lokus penelitian, sehingga menghasilkan program kerja, yaitu mengajar di TPQ tersebut dengan metode Yanbua dan bersama wali murid memberikan semangat pada siswa berupa buku dan alat tulis, padakegiatan kenaikan jilid. Evaluasi penelitian adalah menemukan kondisi kelas kurang kondusif dan kurangnya tenaga pengajar. Sebagai bahan tindaklanjut, mengkondisikan penambahan dan meningkatkan kualitas tenaga pengajar. Abstract As a final assignment for PAR subject, students have done conduct research directly into the field to implement the knowledge they have gained in the community. They conducted research at the AL-Magfiroh TPQ in Denpasar. The condition of TPQ which is located in Al- Magfiroh Mosque has been established since 2019 with 145 students. This research uses Zuber's theory reference and PAR method approach, with stages of observation, data collection, monitoring / action, and evaluation. PAR is transformative and empowers the research locus community, so that it produces a work program, which is teaching at the TPQ with the Yanbua method and together with the guardians of students encourages students in the form of books and stationery, on the activities of increasing volumes. The evaluation of the research is finding the condition of the class is less conducive and the lack of teaching staff. As follow-ups are material, condition the addition and increase the quality of the teaching staff.
Integrasi Kecerdasan Holistik RASULULLAH SAW Untuk Generasi Muda Berkarakter di Pendidikan Era Industri 4.0 Farida, Siti; Jamilah, Fitrotin; Khotib, Ahmad; Joni, Joni
Widya Balina Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v4i2.37

Abstract

ABSTRAKIntegrasi adalah penggabungan suatu hal agar menjadi satu kesatuan yang utuh dalam satu tujuan. Pada Globalisasi saat ini, pengembangan teknologi dan era revolusi industry 4.0, sebuah era baru yang menekankan pada pola digital economy,artificial intelligence (kecerdasan buatan), big data, robotic. Dimana era 4.0 merupakan fenomena disruptive innovation. Istilah disruptive innovation dicetuskan pertama kali oleh Clayton M. Christensen dan Joseph Bower; inovasi yang membantu menciptakan pasar baru yang mengubah konsep pekerjaan, struktur pekerjaan, dan kompetensi yang dibutuhkan dunia pekerjaan. Era revolusi industri 4.0 juga mengubah cara pandang tentang pendidikan. Perubahan yang dilakukan tidak hanya sekedar cara mengajar, tetapi jauh lebih esensial, yakni perubahan cara pandang terhadap konsep pendidikan itu sendiri. Pendidikan karakter bukan hal yang baru di Indonesia. Tokoh-tokoh pendidik Indonesia prakemerdekaan, seperti Kartini, Ki Hajar Dewantara, Soekarno Hatta, Moh Natsir sudah memulai apa yang dinamakan pendidikan karakter sebagai semangat pembentukan kepribadian dan identitas bangsa sesuai konteks dan situasi yang terjadi saat itu. Membangun dan mencetak karakter merupakan keprihatinan pokok para tokoh tersebut. Mereka menggagas sebuah bangsa yang memiliki sebuah identitas tersendiri. Ide dan gagasan itu mulai dari hasil pengembaraan dan perantauan mental para pemikir dan cendikiawan. Dari ide dan gagasan itu, muncullah semangat karakter kebangsaan yang harus diperjuangkan dengan perjuangan tanpa akhir sehingga muncullah Negara Indonesia saat ini. Ki Hajar Dewantara misalnya, telah mengajarkan pendidikan karakter melalui praktekpendidikan yang mengusung kompetensi alam murid, bukan dengan perintah paksaan, tetapi dengan tuntunan. Cara mendidik seperti ini lebih dikenal dengan pendekatan among, yang lebih menyentuh pada tataran etika dan perilaku yang tidak terlepas dengan karakter seseorang. Membangun karakter dan watak bangsa melalui pendidikan, mutlak dibutuhkan. Mulai diri sendiri, lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat dengan meneladani para tokoh tersebut.
Analisis Pelaksanaan Akad Pembiayaan Murabahah di Baitul Maal Wat Tamwil Insan Samawa Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Irawan, Feri
Widya Balina Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v4i2.38

Abstract

Abstrak: Dalam pembiayaan murabahah fungsi BMT adalah sebagai penjual barang untuk kepentingan nasabah. Dengan cara membeli barang yang diperlukan nasabah dan kemudian menjualnya kembali kepada nasabah dengan harga jual yang setara dengan harga beli ditambah keuntungan BMT. Dan BMT harus memberitahukan secara jujur harga pokok barang berikut biaya yang diperlukan dan menyampaikan semua hal yang berkaitan dengan pembelian barang kepada nasabah. Disini penulis akan membahas BMT Insan Samawa yaitu mengenai pelaksanaan akad pembiayaan murabahah dalam perspektif ekonomi syariah, ketertarikan penulis ini dikarenakan adanya rasa ingin tahu secara lebih jelas dan lebih rinci tentang pembiayaan dengan akad murabahah di BMT Insan Samawa, dan apakah yang membedakan dalam pelaksanaan pembiayaan dengan akad murabahah di BMT Insan Samawa dengan lembaga keuangan syariah lainya.
Budaya Organisasi Sudarsono, Sudarsono
Widya Balina Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v4i2.39

Abstract

Budaya organisasi adalah perangkat sistem nilai-nilai (values), keyakinan-keyakian (beliefs), asumsi-asumsi (assumptions), atau sebuah norma yg sudah berlaku, disepakati dan di ikuti sumber daya manusia di sebuah organisasi sebagai prinsip atau pedoman dan pemecahan masalah yang timbul disebuah organisasi. Dalam membangun budaya organisasi tentu masing-masing organisasi apapun jenis dan level organisasi memiliki pengalaman yang berbeda pada beberapa keadaan dan memiliki sebuah persamaan dalam keadaan tertentu. Hal ini, menandakan adanya dinamisasi dalam sebuah organisasi dalam membangun budaya organisasi sebagai pedoman dan prinsip setiap individu di sebuah organisasi dalam menjalankan tugas dan kewajiban masing-masing untuk mensukseskan tujuan organisasi dibangun. Budaya organisasi lahir dari proses panjang di mulai sejak awal pendirian organisasi sampai ke fase pembentukan dan ke fase kesuksesan. Sebuah perjalan panjang terserbut, baik perjalan yang berupa kegagalan dan kesuksesan merupak perjalan yang kemudian dijadikan pijakan dalam membagun budaya organisasi.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Widya Balina Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Widya Balina Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Widya Balina Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi More Issue