cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 412 Documents
Hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Kebugaran Pemain Futsal Dwi Iqbal Muhammad Irsyad; Rubiyatno; Putra Sastaman B
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 12 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v12i1.5667

Abstract

Pemain futsal harus memiliki daya tahan, kekuatan, dan kecepatan optimal untuk menunjang performa permainan. Salah satu faktor yang memengaruhi kebugaran adalah Indeks Massa Tubuh (IMT), yang mencerminkan keseimbangan antara berat badan dan tinggi badan. Pemain dengan IMT berlebih cenderung memiliki kapasitas aerobik yang rendah, sehingga performanya menurun selama pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tingkat kebugaran pada pemain futsal Tiga Muda Borneo Pontianak. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian berjumlah 20 pemain futsal dari tim Tiga Muda Borneo Pontianak. Instrumen yang digunakan yaitu pengukuran IMT melalui perbandingan berat dan tinggi badan, serta tes kebugaran menggunakan Beep Test untuk mengukur VO₂Max. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk serta uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara IMT dengan VO₂Max, dengan nilai korelasi r = 0,718 dan signifikansi p = 0,000. Hal ini berarti semakin ideal IMT seorang pemain, semakin baik pula tingkat kebugaran fisiknya. Dengan demikian, menjaga IMT dalam kategori normal penting untuk mendukung performa optimal dalam olahraga futsal.
Determinants of Professional Potential in Youth Soccer Players : A Multidimensional Performance Analysis Riga Mardhika; Ramadhany Hananto Puriana; Santika Rentika Hadi; I Gede Dharma Utamayasa
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 12 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v12i1.6398

Abstract

This study aimed to analyze the performance data of youth soccer players and identify key factors influencing their professional potential. The research focused on examining the contribution of physical, technical, and psychological variables to the development of young athletes and their prospects for achieving professional-level performance. A quantitative cross-sectional design was employed involving 60 youth soccer players aged 14-18 years from three soccer academies in East Java, Indonesia. Data were collected through standardized physical performance tests (30 m sprint, Illinois agility test, and VO₂Max), technical skill assessments (passing accuracy, dribbling speed, and shooting precision), and psychological questionnaires measuring training motivation and discipline. The collected data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, multiple regression analysis, and exploratory factor analysis (EFA) to identify significant predictors and underlying performance factors. Results: The results showed that VO₂Max, dribbling speed, passing accuracy, and training motivation significantly contributed to the professional potential of youth soccer players (p < 0,05). The regression model explained approximately 62-66% of the variance in professional potential, indicating that a combination of physical, technical, and psychological components plays a crucial role in athlete development. Factor analysis revealed three dominant performance dimensions: physical capacity, technical skills, and psychological readiness, which together accounted for 68,4% of the total variance. Conclusions: The findings highlight the importance of a multidimensional evaluation approach in youth soccer talent identification and development. Integrating physical, technical, and psychological assessments can support more objective and data-driven decision-making in athlete development programs and enhance the effectiveness of youth soccer training systems.