cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 438 Documents
Tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada anak sekolah dasar dalam menghadapi masa pubertas Rd. Gita Mujahidah; Eleni Kenanga Purbasary; Nur Ananda Rahma Salsabila
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/xahy9y46

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan Kesehatan reproduksi merupakan pilar peran fundamental dalam mempersiapkan masa pubertas. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat mempengaruhi kesiapan anak dalam menghadapi perubahan tersebut dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan reproduksi. Persiapan menghadapi pubertas sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki anak. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi gambaran pengetahuan anak sekolah dasar dalam menghadapi masa pubertas.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi yang belum pubertas dari kelas IV, V dan VI di Sekolah Dasar Negeri 2 Sukaurip dengan jumlah sampel sebanyak 135 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengeksplorasi gambaran pengetahuan anak sekolah dasar.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 135 responden memiliki kategori dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 96 (71,1%), pengetahuan cukup 32 (23,7%) dan pengetahuan kurang 7 (5,2%).Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kesehatan reproduksi pada anak sekolah dasar dalam menghadapi masa pubertas memiliki kategori baik. 
Pengaruh pemberian abdominal stretching exercise terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri Novi Dwi Irmawati; Dedeh Husnaniyah; Amalia Rizqi Sholihah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/y6xjmk44

Abstract

Latar Belakang: Nyeri dismenore sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar. Di SMA Negeri 1 Lohbener, banyak siswi mengalami nyeri menstruasi yang belum ditangani secara optimal dengan metode nonfarmakologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di Kabupaten Indramayu.Metode: Desain quasi experimental one group pretest-posttest. Dari populasi 312 siswi di SMA N 1 Lohbener Indramayu, diperoleh sampel 175 orang menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dengan menyajikan  tabel distribusi frekuensi serta secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Analisis statistik dengan uji Wilcoxon memperoleh p-value 0,001 (p < 0,05), yang terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore.Kesimpulan: Pemberian abdominal stretching exercise terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Lohbener Indramayu.
Pengaruh terapi shiatsu terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida Shanti Hekmawati; Ananda Prastuti Sutrisno
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/wzecsy07

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan kala I fase aktif sering dialami oleh ibu primigravida akibat kontraksi uterus dan dilatasi serviks. Nyeri yang tidak terkontrol dapat meningkatkan kecemasan, ketegangan otot, dan ketidaknyamanan selama persalinan. Berbagai metode non-farmakologis telah digunakan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan, namun penggunaan terapi shiatsu dalam pelayanan kebidanan masih belum banyak diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi shiatsu terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 ibu primigravida yang dibagi menjadi 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan terapi shiatsu, sedangkan kelompok kontrol diberikan teknik relaksasi pernapasan. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan Wilcoxon.Hasil: Rerata skor nyeri pada kelompok intervensi menurun dari 5,20 menjadi 2,08 satu jam setelah terapi shiatsu, sedangkan kelompok kontrol menurun dari 5,03 menjadi 3,65. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000).Kesimpulan: Terapi shiatsu berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida dan dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dalam pelayanan kebidanan.
Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa baru tentang pelecehan seksual Ageng Febriyanti Ageng; Husnul Khotimah; Sri Astutik Andayani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/sgrpec95

Abstract

Latar Belakang: Pelecehan seksual merupakan tindakan yang tidak diinginkan yang dapat menimbulkan dampak fisik dan psikologis, seperti stres, depresi, gangguan emosional, dan menurunnya rasa percaya diri. Kasus pelecehan seksual masih ditemukan di lingkungan perguruan tinggi, termasuk pada mahasiswa baru yang memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa baru tentang pelecehan seksual di Universitas Nurul Jadid.Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 71 mahasiswa baru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan pelecehan seksual, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rank pada tingkat signifikansi p<0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan mahasiswa tentang pelecehan seksual (p=0,025; r=0,126). Sikap mahasiswa juga menunjukkan hubungan terhadap pencegahan pelecehan seksual. Semakin baik tingkat pengetahuan mahasiswa, semakin positif sikap yang ditunjukkan dalam menolak dan mencegah pelecehan seksual.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa baru tentang pelecehan seksual di Universitas Nurul Jadid. Peningkatan pengetahuan dapat membantu membentuk sikap yang lebih positif dalam upaya pencegahan pelecehan seksual.
Makna Pengalaman Perawat Intensive Care Unit (ICU) dalam Memberikan Perawatan Paliatif pada Pasien Kritis: Studi Fenomenologi Donny Mahendra; Elizabeth Risha Murlina Lema
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/s5z75703

Abstract

Latar Belakang: Perawat berperan penting dalam memberikan perawatan paliatif pada pasien kritis melalui aspek caring, spiritualitas, komunikasi, dan dukungan emosional. Namun, penelitian mengenai pengalaman perawat ICU dalam memberikan perawatan paliatif di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman perawat ICU dalam memberikan perawatan paliatif pada pasien kritis.Metode:  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan tujuh perawat ICU sebagai partisipan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur di ICU RS TK.II Moh. Ridwan Meuraksa Jakarta dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi.Hasil:  Hasil penelitian menghasilkan tiga tema utama yaitu: (1) Pemaknaan Perawatan Paliatif sebagai Caring Holistik pada Pasien Kritis, (2) Dilema Curing versus Caring dalam Pengalaman Perawat ICU, dan (3) Refleksi Spiritual dan Kepuasan Batin Perawat dalam Memberikan Perawatan Paliatif.Kesimpulan: Perawat ICU memiliki pengalaman mendalam memberikan perawatan paliatif yang mencakup aspek caring, spiritual, emosional, dan profesional. Perawatan paliatif tidak hanya berorientasi pada tindakan kuratif, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup pasien dan dukungan terhadap keluarga.
Hubungan religiusitas dengan depresi, kecemasan dan stres pada mahasiswa profesi ners Frendy Fernando Pitoy; Mutiara wahyuni Manoppo
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/tx94g071

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa profesi ners rentan mengalami depresi, kecemasan, dan stres akibat tuntutan akademik serta praktik klinik. Religiusitas berpotensi menjadi faktor protektif terhadap kesehatan mental, namun hubungannya pada mahasiswa profesi ners di institusi berbasis keagamaan masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan religiusitas dengan depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa profesi ners Universitas Klabat.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 85 mahasiswa profesi ners yang dipilih dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Centrality of Religiosity Scale (CRS-15) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data menggunakan uji Pearson Correlation.Hasil: Sebagian besar responden memiliki religiusitas tinggi (52,9%). Mayoritas responden berada pada kategori kecemasan sedang hingga sangat berat, sedangkan depresi dan stres didominasi kategori normal. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat korelasi antara religiusitas dengan depresi (p=0,341), kecemasan (p=0,756), maupun stres (p=0,673).Kesimpulan: Religiusitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa profesi ners. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang kondisi psikologis mahasiswa seperti tekanan akademik, praktik klinik, dan kemampuan coping individu.
Hubungan antara motivasi dan self efficacy dengan self management pada penderita diabetes melitus Moch. Didik Nugraha; Rastipiati Rastipiati; Dinda Dila Andriani; Merissa Laora Heryanto
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/m5vxdg54

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) telah menjadi tantangan utama dalam kesehatan masyarakat di seluruh dunia, salah satunya yaitu diabetes melitus. Motivasi serta self efficacy terhadap kemampuan diri untuk mengelola perawatan diri, memainkan peran penting dalam mengontrol penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara motivasi dan self efficacy dengan self management pada penderita diabetes mellitus di Desa Manislor.Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 80 responden, sampel sebanyak 80 responden, menggunakan teknik total sampling. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan rank spearman. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil rank spearman motivasi diperoleh (ρ = 0,000)(r = 0,747), dan self efficacy diperoleh (ρ = 0,000)(r = 0,651).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, self eficacy dengan self management pada penderita diabetes mellitus di Desa Manislor Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan tahun 2025. Perlunya mengembangkan program edukasi kesehatan dalam meningkatkan motivasi serta self efficacy pasien dalam mengelola diabetes.
Peran pola asuh orang tua dalam membentuk sikap emosional remaja Nur Wulan; Dandi Okta Subantara; Dena Afrilliyanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/e66ft516

Abstract

Latar Belakang: Masalah emosional remaja merupakan masalah kesehatan mental yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis, sosial, dan akademik. Salah satu faktor yang berperan adalah pola asuh orang tua, yang memengaruhi kemampuan remaja dalam mengelola emosi, beradaptasi, dan menghadapi tuntutan perkembangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan masalah emosional siswa SMP.Metode: Design penelitian kuantitatif analitik cross-sectional. Sampel sebanyak 82 siswa kelas IX yang dipilih menggunakan teknik total sampling . Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Parenting Authority Questionnaire (PAQ) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil: Remaja yang memperoleh pola asuh demokratis sebagian besar memiliki kondisi emosional normal (78,9%), sedangkan remaja dengan pola asuh otoriter sebagian besar memiliki kondisi emosional abnormal (71,4%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan masalah emosional remaja (p=0,000).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan masalah emosional remaja.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue