cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
Pengaruh pengetahuan reproduksi terhadap personal hygiene menstruasi remaja putri Hinisa, Fariha Nuzulul; Fristika, Yessy Octa
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/z9hzcd65

Abstract

Latar Belakang: Menjaga kebersihan tubuh  terutama saat menstruasi, adalah sebuah cara untuk merawat kesehatan serta kebersihan area kewanitaan pada masa menstruasi. Mengabaikan kebersihan di masa haid dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada organ reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati bagaimana pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi mempengaruhi praktik personal hygiene menstruasi pada para Remaja Putri yang berdomisili di wilayah RT. 002 RW. 007 Buluran Indah, Tanjung Enim Selatan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Analisis yang diterapkan meliputi analisis univariat dan bivariat. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling. Sebanyak 47 sampel berpartisipasi dalam penelitian ini.Hasil: Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi (nilai P = 0,005) dan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja perempuan. Studi ini juga menemukan bahwa usia (nilai P = 0,372), menarche (nilai P = 0,175), durasi menstruasi (nilai P = 0,934), dan sumber informasi (nilai P = 0,563) tidak memiliki hubungan yang berarti dengan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja perempuan.Kesimpulan: Simpulan dari hasil penelitian ini mengindikasikan adanya hubungan yang cukup erat antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan bagaimana remaja putri menjaga kebersihan diri selama menstruasi.
Tantangan dan hambatan dalam implementasi puskesmas ramah disabilitas: studi kualitatif eksploratif Dwijuliasri, Kadek Ayu; Pravitasari, Putu Ratih
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jymgp698

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas dituntut untuk dapat memberikan akses bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas. Dalam penyelenggaraannya, upaya ini tidak terlepas dari berbagai tantangan dan hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan hambatan yang dihadapi puskesmas dalam penyelenggaraan puskesmas ramah disabilitas.Metode: Penelitian kualitatif eksploratif dilaksanakan November–Desember 2023 di empat Puskesmas Kota Denpasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, melibatkan enam informan kunci yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan analisis tematik, dengan triangulasi wawancara dan observasi untuk meningkatkan validitas.Hasil: Peningkatan layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas di puskesmas masih terhambat oleh keterbatasan tenaga kesehatan, hambatan komunikasi, serta keterbatasan ruang dan pendanaan. Berbagai strategi diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk penguatan kapasitas SDM, penyediaan media komunikasi yang aksesibel, optimalisasi ruang layanan, dan diversifikasi sumber pendanaan.Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.
Program progressive early mobilization berbasis personal target setting untuk meningkatkan kemandirian aktivitas fisik Sangadji, Faisal; Diana, Venny; Nurhidayanti, Tia
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/h1mcnf70

Abstract

Latar Belakang: Pasien gagal jantung kongestif mengalami penurunan kemandirian aktivitas fisik sehingga diperlukan intervensi terstruktur. Penelitian ini menilai efektivitas Progressive Early Mobilization berbasis Personal Target Setting dalam meningkatkan kemandirian aktivitas fisik.Metode:Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan kelompok kontrol (n=10) dan kelompok intervensi (n=10). Intervensi dilakukan selama lima hari melalui mobilisasi dini progresif dan penetapan target harian. Analisis menggunakan skor Activity of Daily Living.Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan kemandirian yang jauh lebih tinggi dibandingkan kontrol. Mean kelompok kontrol adalah 39,50, sedangkan kelompok intervensi 82,60 dengan selisih skor 43,10. Uji statistik menunjukkan perbedaan sangat signifikan (p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa mobilisasi dini berbasis target personal mampu meningkatkan motivasi, adaptasi fisiologis, serta keterlibatan pasien dalam proses pemulihan.Kesimpulan: Program Progressive Early Mobilization berbasis Personal Target Setting efektif meningkatkan kemandirian aktivitas fisik pasien gagal jantung kongestif dan layak diterapkan dalam keperawatan akut.
Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien tuberculosis multi drug resisten Muzacky, M. Torik Nizar; Alamsah, Mustopa Saepul; Hamidah, Ernawati; Abdillah, Hadi
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/d8j4vs17

Abstract

Latar Belakang: Tuberculosis Multidrug-Resistant (TB MDR) merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia karena bakteri Mycobacterium tuberculosis telah resisten terhadap Isoniazid dan Rifampisin. Keberhasilan terapi jangka panjang pada TB MDR sangat dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat, di mana dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan konsistensi pasien.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 54 pasien TB MDR di wilayah kerja Puskesmas Cikundul Kota Sukabumi yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Duke-UNC Functional Social Support Questionnaire (FSSQ) untuk mengukur dukungan keluarga dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan minum obat. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pasien TB MDR (p = 0,000), di mana pasien dengan dukungan keluarga tinggi menunjukkan kepatuhan yang lebih baik.Kesimpulan: Dukungan keluarga berpengaruh positif terhadap kepatuhan minum obat pasien TB MDR. Keluarga diharapkan berperan aktif dalam mendampingi, mengingatkan jadwal obat, dan memberi dukungan emosional untuk mendukung keberhasilan terapi.
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Balqis, Calista; Alamsah, Mustopa Saeful; Utami, Tri; Alamsyah, Azhar Zulkarnain
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/afjppr59

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan ketat kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi serius, senam kaki diabetes sebagai intervensi non-medis sederhana yang efektif menurunkannya secara signifikan. Rendahnya partisipasi pasien dalam intervensi non-farmakologis dan program Prolanis menciptakan gap bukti lokal, sehingga penelitian ini penting untuk menguji efektivitas senam kaki diabetes pada penderita DM tipe II. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah pada individu penderita diabetes melitus tipe II.Metode: Desain pre-eksperimental dengan pendekatan satu kelompok yang meliputi pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Populasi penelitian adalah penderita diabetes melitus tipe II sebanyak 35 individu, sampel diambil secara purposive sebanyak 16 individu. Data kadar glukosa darah sebelum dan setelah sesi senam kaki dianalisis dengan menggunakan uji Paired Samples t-test.Hasil: Menunjukkan nilai p < 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan dari senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II.Kesimpulan: Senam kaki diabetes terbukti efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe II dan dapat diterapkan sebagai intervensi tambahan.
Hubungan pola asuh orang tua dengan gangguan tidur pada anak pra sekolah usia 3-5 tahun Noviani, Tia; Andriani, Ria; Hamzah, Amir; Basri, Burhanuddin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/0y36hy33

Abstract

Latar Belakang: Masalah tidur pada anak prasekolah usia 3–5 tahun dapat memengaruhi perkembangan fisik, emosional, dan kognitif mereka. Pola asuh orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan tidur yang sehat, di mana pola asuh yang konsisten mendukung tidur berkualitas, sedangkan pola asuh yang tidak konsisten dapat menimbulkan gangguan tidur. Karena hubungan antara pola asuh dan masalah tidur anak masih jarang diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kaitan keduanya pada anak prasekolah usia 3–5 tahun. Metode: Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi mencakup semua orang tua yang memiliki anak berusia 3-5 tahun sebanyak 122 orang, jumlah sampel 94 orang melalui teknik non-probability accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil dari uji Chi-Square menunjukkan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara cara orang tua mengasuh dan masalah tidur pada anak berusia 3-5 tahun di Desa Situmulya.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara cara pengasuhan orang tua dan masalah tidur anak sehingga disarankan bagi orang tua untuk menerapkan pola pengasuhan demokratis untuk meningkatkan kualitas tidur anak mereka
Hubungan antara dukungan keluarga dan self efficacy dengan quarter life crisis Suryaaji, Abila; Aini, Khusnul; Wulan, Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nxxgp347

Abstract

Latar Belakang: Bentuk krisis emosional pada individu yang berusia 18-25 tahun adalah perasaan tak berdaya, terisolasi, ragu akan kemampuan diri sendiri dan takut akan kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa di Universitas Bhakti Husada Indonesia tahun 2025.Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik korelasional. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan tingkat 2 dan 3 di Universitas Bhakti Husada Indonesia dengan Populasi  sebanyak 274. Sampel penelitian menggunakan metode purposive random sampling sebanyak 157 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji rank spearman.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 157 orang sebagian besar 80  (51%) memiliki dukungan keluarga cukup. dari 157 orang sebagian besar 100 (63,7%) memiliki self efficacy sedang dan sebagian besar 82 (52,2%) memiliki quarter life crisis sedang. Berdasarkan hasil uji rank spearman menunjukkan P value sebesar 0,000 (<0,05).Simpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa Universitas Bhakti Husada Indonesia tahun 2025. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali diri serta memanfaatkan dukungan keluarga, teman, dan sumber terpercaya untuk mengatasi kekhawatiran.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pasien Di Poliklnik Febriani, Nisa Haniva; Puspanegara, Aditiya; Moonti, Mutia Agustiani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bam1qk92

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien masih menjadi tantangan serius dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, karena banyak pasien merasa pelayanan yang diterima belum sesuai harapan sehingga perlu dilakukan kajian mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya agar pencapaian ini dapat dipertahankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Poliklinik Rumah Sakit Juanda Kuningan tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 93 responden, diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi, kecepatan layanan, keramahan petugas, dan fasilitas memiliki hubungan dengan kepuasan pasien (p < 0,05), dengan OR tertinggi pada faktor keramahan (OR = 39,900).  Sebaliknya, jarak tempuh tidak memiliki hubungan (p = 0,764).Kesimpulan: Kualitas komunikasi, kecepatan pelayanan, keramahan petugas, dan fasilitas yang tersedia mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Poliklinik Rumah Sakit Juanda Kuningan. Rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan petugas, monitoring kinerja secara rutin, serta melakukan survei kepuasan pasien setiap tiga bulan sebagai bahan evaluasi layanan.
Pengaruh edukasi media audiovisual dan flashcard terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun Nurhasanah, Windy; Nengsih, Neneng Aria; Sudirman, Rany Muliany
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/fz10d570

Abstract

Latar Belakang: Edukasi penting dalam meningkatkan pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada anak. Media, seperti audiovisual dan flashcard dapat mendukung proses peningkatan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media audiovisual dan flashcard terhadap pengetahuan CTPS.Metode: Penelitian quasy experiment dengan desain two group pre-test and post-test melibatkan 34 siswa kelas 1 sebagai sampel total. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan CTPS. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan CTPS sebelum pemberian edukasi dengan media audiovisual yaitu 9,06 dan setelah pemberian edukasi menjadi 14,00. Nilai rata-rata pengetahuan CTPS sebelum pemberian edukasi dengan media flashcard yaitu 9,12 dan setelah pemberian edukasi menjadi 14,76. Hasil uji wilcoxon kelompok media audiovisual maupun media flashcard mendapatkan hasil p-value = 0,000. Hasil uji mannwhitney diperoleh p-value = 0,007.Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi media audiovisual maupun media flashcard terhadap pengetahuan CTPS. Edukasi media flashcard lebih efektif dibandingkan media audiovisual terhadap pengetahuan CTPS.
Hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan kecerdasan emosional pada remaja Puspitasari, Sri Dewi; Suhada, Ronny; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/r5m6y872

Abstract

Latar Belakang: Kecerdasan emosional berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa untuk mengendalikan emosi, menjalin hubungan sosial, dan menghadapi tekanan belajar. Pola asuh orang tua diyakini memengaruhi perkembangan kecerdasan emosional remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kecerdasan emosional remaja kelas VIII di SMP Negeri 2 Pabedilan Cirebon.Metode: Pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 187 siswa, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pola asuh dan kuesioner kecerdasan emosional dengan menggunakan uji Spearman rank.Hasil: Dari 187 responden, hampir sebagian (44,9%) memperoleh pola asuh permisif. Sebanyak 49,7% siswa memiliki kecerdasan emosional kategori cukup baik. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan kecerdasan emosional, dengan nilai p = 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dengan kecerdasan emosional pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Pabedilan Tahun 2025.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue