cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 438 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan perilaku hidup sehat pada penderita hipertensi Yuliani, Devi; Mulyati, Lia; Hendriana, Yana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/k8qwt874

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sering dijuluki “The Silent Killer”. Program Pemerintah perilaku CERDIK sebagai upaya preventif bagi penderita hipertensi agar tekanan darah terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan perilaku CERDIK penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadugede Tahun 2025.Metode: Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel 91 responden penderita hipertensi dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner. Data dianalisis dengan proporsional & Chi-Square.Hasil: Tidak adanya hubungan antara sikap dengan pelaksanaan perilaku CERDIK (p= 0,311; OR= 1,704), ada hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan perilaku CERDIK (p= 0,002; OR= 5,053), dukungan keluarga (p= 0,000; OR= 5,626), dan self efficacy (p=0,000; OR= 9,167).Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, dan self efficacy dengan pelaksanaan perilaku CERDIK, dan tidak ada hubungan sikap dengan pelaksanaan perilaku CERDIK penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadugede Tahun 2025. Dan penelitian ini self efficacy yang paling memiliki pengaruh besar terhadap perilaku CERDIK.
Hubungan efikasi diri dan kepatuhan cairan dengan interdialytic weight gain pada pasien chronic kidney disease Indriyani, Fitri Dwi; Syamsiah, Nita; Kartika, Iin Ira; Priambodo, Anton
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/dbqjh358

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan cairan yang baik untuk mencegah peningkatan Interdialytic Weight Gain (IDWG). Efikasi diri dan kepatuhan cairan diduga berpengaruh terhadap keberhasilan pengendalian IDWG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan kepatuhan cairan dengan interdialytic weight gain (IDWG) pada pasien hemodialisis di RSUD karawang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif non eksperimental, dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah populasi 117 dan sampel yang digunakan sebanyak 54 orang, uji statistic yang digunakan Chi Square.Hasil: Analisis uji Chi Square antara efikasi diri dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) diperoleh nilai p-value 0,036 < 0,05, Nilai OR = 4,500, Nilai CI (1,244 – 16,283) dan Kepatuhan cairan dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) p-value 1,000 > 0,05, Nilai OR = 1,123, Nilai CI (0,374 – 3,375).Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan cairan dengan Interdialytic Weight Gain  (IDWG) pada pasien hemodialisis di ruang hemodialisa RSUD Karawang
Hubungan self efficacy dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 Muhammad Yusup Kurnia; Hadi Abdillah; Lutiyah Lutiyah; Ernawati Hamidah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/db9g2c69

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan diri jangka panjang. Self-efficacy berperan penting dalam membantu pasien mengatur diet, aktivitas fisik, dan kepatuhan pengobatan sehingga berdampak pada kualitas hidup.Metode: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-efficacy dan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Tipar Kota Sukabumi. Desain yang digunakan adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 58 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 134 pasien. Instrumen penelitian meliputi Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) dan WHOQOL-BREF. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dan kualitas hidup (p = 0,000). Seluruh responden dengan self-efficacy baik memiliki kualitas hidup baik (100%), sedangkan responden dengan self-efficacy kurang menunjukkan kualitas hidup cukup (100%).Kesimpulan: Self-efficacy berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe II. Edukasi berkelanjutan dan dukungan psikososial dari tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan keyakinan diri pasien dalam mengelola penyakit
Hubungan pola asuh permisif dengan perilaku bullying pada siswa Rahma Aliya; Hadi Abdillah; Ernawati Hamidah; Anggun Fajar Ramadhani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/xcqy8c96

Abstract

Latar Belakang: Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang, yang dapat menyakiti fisik maupun psikologis korban. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya bullying adalah pola asuh permisif, ketika orang tua memberikan kebebasan berlebihan tanpa batasan dan pengawasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh permisif dengan perilaku bullying pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan populasi 130 siswa dan sampel 99 responden yang dipilih melalui Proportionate Stratified Random Sampling. Pola asuh permisif diukur menggunakan Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Version (PSDQ-Short Version), sedangkan perilaku bullying diukur dengan Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ). Analisis data menggunakan analisis univariat dan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh permisif dan perilaku bullying (p = 0,000). Siswa dengan pola asuh permisif rendah seluruhnya menunjukkan perilaku bullying rendah, sedangkan pola asuh permisif sedang berkaitan dengan perilaku bullying sedang.Kesimpulan: Pola asuh permisif berhubungan dengan peningkatan perilaku bullying pada remaja. Orang tua perlu menerapkan pola asuh yang lebih seimbang antara kebebasan dan kontrol untuk mencegah perilaku bullying.
Eksplorasi pengalaman ibu bekerja dalam mempertahankan air susu ibu eksklusif studi kualitatif berdasarkan teori ekologi sosial Amalia Ardiyanti; Hertin Nur Farida; Sri Rahayu
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/g7xaet47

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Namun, ibu bekerja sering menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu, tuntutan pekerjaan, dan dukungan lingkungan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman ibu bekerja dalam mempertahankan ASI eksklusif.Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam pada ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI eksklusif dan dianalisis secara tematik berdasarkan tingkat individu, interpersonal, organisasi, dan komunitas.Hasil: Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi motivasi, kepercayaan diri, dukungan keluarga, serta dukungan organisasi seperti fasilitas laktasi dan fleksibilitas waktu kerja. Hambatan utama meliputi beban kerja tinggi, jadwal kerja yang tidak fleksibel, kebijakan tempat kerja yang kurang mendukung, serta norma komunitas yang tidak mendukung menyusui.Kesimpulan: Praktik ASI eksklusif pada ibu bekerja dipengaruhi interaksi faktor personal dan dukungan struktural. Ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dan kebutuhan menyusui dapat menurunkan keberhasilan ASI eksklusif.
Evaluasi Bauran Pemasaran dalam Meningkatkan Kunjungan Pasien Non BPJS di RS Medimas Kota Cirebon. Triyanti Kurniasari Ananta Putri Sudibyo; A Rohendi; Oke Andikarya
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/x0gmm147

Abstract

Latar Belakang: Kondisi penurunan kunjungan pasien BPJS sebagai akibat kebijakan rujukan BPJS serta meningkatnya persaingan layanan kesehatan di wilayah Cirebon. Rumah sakit perlu memperkuat strategi pemasaran melalui aktivitas bauran pemasaran 7P untuk mempertahankan keberlanjutan finansial, meningkatkan kunjungan pasien non-BPJS, dan memperbaiki struktur pendapatan. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi efektivitas 7P dalam meningkatkan kunjungan pasien non-BPJS di RS.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan wawancara mendalam terhadap pasien non BPJS, manajemen, tim marketing, perawat rawat jalan dan inap. Analisis dilakukan melalui koding manual dan dukungan perangkat lunak Nvivo.Hasil: 32 sampel yang diambil secara random, menunjukkan bahwa unsur People, Product, dan Physical Evidence merupakan kekuatan utama RS Medimas.Kesimpulan: Penelitian memberikan implikasi strategis bagi manajemen untuk merancang prioritas perbaikan 7P secara seimbang, memperkuat segmen pasien non-BPJS, serta meningkatkan daya saing rumah sakit.
Hubungan dukungan spiritual keluarga dengan tingkat kecemasan orangtua anak Annisa Sofia Adiyanty; Asep Suryadin; Lutiyah Lutiyah; Ernawati Hamidah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/gccbk027

Abstract

Latar Belakang: Perawatan anak di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) sering menimbulkan kecemasan tinggi pada orangtua akibat kondisi kritis dan ketidakpastian prognosis. Dukungan spiritual keluarga diyakini berperan sebagai mekanisme coping dalam menghadapi situasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan spiritual keluarga dengan tingkat kecemasan orangtua anak yang dirawat di PICU.Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dukungan spiritual dan tingkat kecemasan.Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan spiritual tinggi (93,5%) dan tingkat kecemasan tinggi (96,8%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual keluarga dengan tingkat kecemasan orangtua anak di PICU (p = 0,000).Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan spiritual berperan penting dalam membantu orangtua mengelola kecemasan selama anak menjalani perawatan intensif.
Hubungan kecemasan dengan kejadian komplikasi kardiovaskular mayor pada pasien dengan penyakit arteri perifer Yusti Setiawati; Ernawati Hamidah; Lutiyah Lutiyah; Hadi Abdillah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/d3skav69

Abstract

Latar Belakang: kecemasan dapat berwujud sebagai gejala psikologis seperti perasaan gelisah, ketakutan yang berlebihan, dan gejala fisik seperti palpitasi, sesak napas, dan ketegangan otot. Kecemasan sebagai aspek psikologis seringkali tidak diperhatikan dalam manajemen PAD. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kejadian Major Adverse Cardiac Events (MACE) pada pasien dengan penyakit arteri perifer (PAD) di ruang Siti Khodijah RSUD Sekarwangi.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 pasien yang diambil menggunakan purpossive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk kecemasan dan lembar observasi MACE.Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kejadian komplikasi kardiovaskuler mayor (MACE) (p = 0,042).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa perbedaan tingkat kecemasan berhubungan dengan variasi kejadian MACE pada responden.. Saran Melakukan dokumentasi dan pencatatan risiko MACE yang dipengaruh oleh kondisi psikologis untuk mendukung continuity of care.
Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan keluarga pasien Desti Rachmawati Marlia; Asep Suryadin; Azhar Zulkarnain Alamsyah; Eva Martini
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/8en8ws73

Abstract

Latar Belakang: Keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami kecemasan akibat kondisi pasien yang kritis dan lingkungan perawatan yang penuh ketidakpastian. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat kecemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ICU RS Bhakti Medicare.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 43 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner tingkat kecemasan menggunakan instrumen HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga cukup (76,7%) dan mengalami kecemasan sedang (53,5%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan keluarga pasien (p-value = 0,015).Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ICU.
Analisis faktor risiko leptospirosis pada pekerja pelabuhan perikanan berdasarkan leptospirosis occupational risk score Triadi Anugerah; Suhat Suhat; Budiman Budiman; Novie E. Mauliku; Dyan K. Nugrahaeni
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bfd6jv46

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis merupakan masalah kesehatan kerja yang penting di lingkungan pelabuhan perikanan. Surveilans vektor menunjukkan 50% tikus di PPN Palabuhanratu positif Leptospira, sementara kajian epidemiologi berbasis risiko pada pekerja di lokasi ini belum tersedia sebagai dasar intervensi pencegahan yang kontekstual.Metode: Penelitian cross-sectional melibatkan 216 pekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dinilai menggunakan Leptospirosis Occupational Risk Score (LORS), dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik multivariat.Hasil:. Terdapat hubungan antara tingkat risiko leptospirosis dengan jenis kelamin (0,001), tingkat pendidikan (0,001), jenis pekerjaan (0,001),  riwayat luka terbuka (0,001), pengetahuan (0,002), dan sikap pencegahan (0,001). Analisis multivariat mengidentifikasi bahwa pendidikan rendah (OR=10,83) sebagai prediktor dominan tingkat risiko leptospirosis tinggi.Kesimpulan: Tingkat risiko leptospirosis pada pekerja pelabuhan perikanan dipengaruhi oleh kombinasi faktor demografis, pekerjaan, dan perilaku. Penguatan perlindungan kerja, manajemen luka, dan edukasi kesehatan yang terarah diperlukan untuk menurunkan risiko paparan.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue