cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
ISSN : 16931475     EISSN : 25499777     DOI : doi.org/10.24114/jik
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini di kelola oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Jurnal memuat tentang hasil penelitian dan hasil kajian teori dalam bidang Olahraga.
Arjuna Subject : -
Articles 343 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN DI LUAR KELAS (OUTDOOR EDUCATION) TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA Muhammad Chairad; Bangun Setia Hasibuan; Zen Fadli; Iwan Saputra
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i2.12296

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab apakah penerapan pendidikan di luar kelas mampu memberikan pengaruh keterampilan sosial (karakter) para siswa. jika tidak penelitian ini juga berusaha untuk menjawab apakah ada perubahan yang terjadi setelah dilakukan pembelajaran dan untuk dalam jangka waktu tertentu pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pengembangan karakter adalah suatu hal yang sangat urgen bagi siswa yang harus dilakukan secara terintegrasi dalam proses pembelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional yang telah dituangkan dalam kurikulum nasional. Penelitian deskriptif ini menggunakan desain quasi eksperimen. Data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji-t, untuk mengetahui pengaruh pendidikan di luar kelas terhadap pengembangan keterampilan sosial (karakter).
DIABETES MILITUS DAN OLAHRAGA Eva Faridah
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v14i2.6110

Abstract

Diabetes Militus adalah suatu penyakit metabolik dengan kadar gula di darah yang berlebih yang disebabkan oleh kerusakan (defek) pada pengeluaran hormon insulin, defek pada kerja insulin atau dua-duanya. Kadar gula berlebih yang kronis ini akan menyebabkan kerusakaan jangka-panjang, hilangnya fungsi bahkan gagalnya berbagai macam organ terutama mata, syaraf, ginjal, pembuluh darah koroner jantung dan banyak lagi. Pada prinsipnya, olahraga bagi penderita diabetes tidak berbeda dengan orang sehat, juga antara penderita baru ataupun lama. Olahraga ini terutama untuk membakar kalori tubuh, sehingga glukosa darah bisa terpakai untuk energi.  Dengan demikian kadar gula bisa turun. Penderita diabetes yang telah lama dikhawatirkan bisa mengalami arterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). Namun, dengan berolahraga timbunan kolesterol di pembuluh darah akan berkurang, sehingga risiko terkena penyakit jantung juga menurun.
SURVEI MANAJEMEN PERAWATAN PERLENGKAPAN ARUNG JERAM EXPLORE SUMATERA Puji Ratno; Etika Etika
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v16i1.6454

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen perawatan perlengkapan Explore Sumatera, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif kualitatif dengan menggunakaIn-depth Interview untuk memperoleh keterangan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan tringulasi data yang ada di Explore Sumatera.Populasi dalam penelitian ini adalah manager Explore Sumatera yaitubapak Joni Kurniawan, karena mempunyai sertifikat internasional pernah mengikuti rescue arung jeram di Kostarika dan mempunyai sertifikat nasioanal di Jakarta.Bapak Joni Kurniawan juga ikut dalam organisasi arung jeram di Sumatera Utara yaitu FAJI sumut..Hasil penelitian perawatan perlengkapan arung jeram Explore Sumatera dari wawancara dan dokumetasi berdasarkan indikator yaitu : Program Perawatan, Rekrutmen Personalia, Sarana Prasarana, Struktur Organisasi, Prosedur Kerja, Anggaran, Kerjasama, Latar Belakang Manager, Pengalaman Perawatan,, Evaluasi Non Terjadwal, Evaluasi Terjadwal. Hasil jumlah skor yang didapatkan dalam wawancara dan dokumentasi skornya 38, hasil dibagi dengan jumlah indikator 11.Jadi 38 :11 = 3,45. Peneliti ini menyimpulkan bahwa :jumlah skor yang didapatkan dalam wawancara dan dokumentasi adalah 38 : 11 = 3,45. Jadi Manajemen Perawatan Perlengkapan Explore Sumatera dikategorikan baik.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN OLAHRAGA PENGURUS PROVINSI CABANG OLAHRAGA DI SUMATERA UTARA Sunarno, Agung
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan manajemen olahraga di Sumatera Utara tahun 2017. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 34 orang dengan tehnik pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan tehnik analisis data dengan membandingkan dua rata rata pree test sebesar = 78 (sedang), dan rata rata post test sebesar = 84,5 (baik). Hasil penelitian ini menunjukan terdapat peningkatan yang signifikan kapasitas kemampuan manajemen pengurus provinsi cabang olahraga di Sumatera Utara tahun 2017.
ETIKA DAN PERMASALAHAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DI INDONESIA Syahputra Manik
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v15i2.6141

Abstract

Tidak ada pendidikan yang lengkap tanpa kehadiran pendidikan jasmani; dan tidak ada pendidikan jasmani berkualitas tanpa kehadiran guru yang berkualitas. Kualitas guru diyakini sebagai faktor penting dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Empat nilai moral yaitu: keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan kedamaian. Lima bidang dasar nilai-nilai etika: 1) Keadilan dan persamaan, 2) Harga sendiri. 3) Hormat dan perhatian terhadap orang lain, 4) Menghormati peraturan dan kewenangan, 5) Rasa perspektif atau nilai relatif. Pendidikan jasmani sebagai alat pendidikan mempercepat anak dalam mengembangkan konsep tentang moral. Mengamati realitas moral secara kritis, akan lebih dekat pada bentuk permainan, dimana mengamati realitas moral merupakan pendidikan etika.
PENGARUH PENILAIAN PROSES GERAK HASIL BELAJAR PERMAINAN BULUTANGKIS TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA PRODI PJKR SEMESTER GANJIL 2015/2016 Usman Nasution; Suryadi Damanik
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v15i1.6125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penilaian Proses Gerak Hasil Belajar Permainan Bulutangkis terhadap Kompetensi Mahasiswa Prodi PJKR Semester Ganjil 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 33 mahasiswa semester ganjil 2015/2016 Prodi PJKR FIK Unimed. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sample. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah porto folio proses gerak teknik dasar permainan bulutangkis. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dilakukan dengan uji Lilliefors sedangkan uji homogenitas dilakukan dengan uji F, selanjutnya pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian penilaian proses gerak hasil belajar permainan bulutangkis yang dilakukan, diperoleh thitung sebesar 28.63 serta  ttabel 1,69 dengan α = 0,05 sehingga thitung lebih besar dari pada ttabel (28.63 > 1,69). Jadi dapat disimpulkan bahwa penilaian proses gerak hasil belajar permainan bulutangkis memberi pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi mahasiswa Prodi PJKR FIK Unimed semester ganjil 2015/2016.
EFEKTIVITAS INSTRUMEN TES PENGUKURAN NILAI KONSUMEN OKSIGEN MAKSIMAL (VO 2 Max) MAHASISWA JURUSAN PKO FIK UNIMED TAHUN 2012 Zulfan Heri
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9244

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mencari dan menemukan efektifitas pelaksanaan alat pengukuran VO2 Maks, yaitu antara pelaksanaan tes lari 1600 meter dan Test Bleep (Multistage Fitness Test). Untu mendapatkan hasil maka dilakukan pendekatan kualitatif jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik survey mengunakan metode tes, yaitu tes mengukur VO2 Maks menggunakan Tes lari 1600 meter dan Test Bleep (Multistage Fitness)Penelitian ini  dilaksanakan selama waktu enam bulan yaitu bulan April sampai  dengan Agustus 2012 yang diawali dengan proses  perizinan hingga pengambilan data terakhir. Dengan mengambil sampel mahasiswa di Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) FIK UNIMED.          Hasil penelitian  yang dilakukan terhadap mahasiswa puteri jurusan PKO FIK UNIMED yang telah dilakukan tes lari 1600 meter dan tes multistage fitness , yaitu dengan hasil VO2 Maks dari hasil tes 1600 m sebesar 0,95 dan  multistage tes sebesar 0,15 sedamgkan hasil tes untuk mahasiswa putera yaitu tes lari 1600 meter sebesar 0,41 dan multistage fitness test sebesar 0,13 dari hasil deskripsi data tersebut terdapat perbedaan hasil antara mahasiswa puteri dan mahasiswa putera jurusan PKO FIK UNIMED tahun 2012.         Dari hasil perhitungan t-tes di atas, maka hipotesis yang telah dikemukakan berbunyi instrumen tes pengukuran VO2 Maks Multistage Fitness Test lebih efektif untuk mengukur VO2 Maks mahasiswa, ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tes lari 1600 M lebih baik hasilnya dibandingkan Multistage Fitnes Tes, untuk mengukur VO2 Maks mahasiswa Jurusan PKO tahun 2012. Kata Kunci: Instrumen Tes dan Vo2 Max
ANALISIS GERAK MOTORIK KASAR PADA PERMAINAN LOMPAT TALI TERHADAP PRESTASI SISWA PUTRA DALAM LOMPAT JAUH PADA KELAS VIII SMP NEGERI 2 PALIBELO Shutan Arie Shandi
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i2.12301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh gerak motorik kasar pada permainan lompat tali terhadap prestasi siswa putra dalam lompat jauh pada kelas VIII SMP Negeri 2 Palibelo Kabupaten Bima. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Palibelo Kabupaten Bima pada semua siswa putra kelas VIII dengan jumlah populasi 56 orang siswa putra. Sampel yang di ambil adalah seluruh populasi yang ada yaitu sebanyak 56 orang siswa putra. Adapun tehnik pengumpulan data adalah menggunakan observasi, dokumentasi dan tes perbuatan. Untuk mengetahui pengaruh gerak motorik kesar pada permainan lompat tali terhadap prestasi siswa putra dalam lompat jauh diperlukan sarana dan prasana yang lengkap dan baik.Tekhnik analisis data yang digunakan adalah rumus statistik regresi linear sederhana, diperoleh persamaan Y = a + b (47,509 0,311), a = 47,509 artinya bersamanya  nilai konstanta variabel prestasi lompat jauh (Y) tampa ada pengaruh dari fariabel gerak motorik kasar pada permainan lompat tali (X) sedangkan b = 0,311 artinya angka ini menunjukan bahwa setiap penurunan atau peningkatan sebesar satu satuan jenjang kriteria variabel gerak motorik kasar pada permainan lompat tali (X) akan memberikan pengaruh peningkatan atau penurunan terhadap penurunan variabel prestasi lompat jauh (Y) sebesar 0,31 satuan jenjang kriteria, sehingga semakin cepat gerak motorik kasar pada permaianan lompat tali seseorang (siswa), maka semakin tinggi lompatannya dalam melakukan lompat jauh. maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan KP kontribusi atau pengaruh sebesar 49%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh gerak motorik kasar pada permainan lompat tali terhadap prestasi siswa putra dalam lompat jauh pada kelas VIII SMP Negeri 2 Palibelo Kabupaten Bima tahun pelajaran 2012/2013.
PENGARUH PENDEKATAN SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual) TERHADAP HASIL BELAJAR TEMBAKAN LOMPAT BOLA BASKET PADA MAHASISWA PRODI PJS TAHUN AJARAN 2010/2011 Ibrahim Ibrahim
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang pengaruh pendekatan  SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual) Terhadap hasil belajar tembakan lompat bola basket pada mahasiswa Prodi PJS  Tahun Ajaran 2009/2010”. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang mahasiswa prodi PJS reguler semester III yang mengambil mata kuliah bola basket dasar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan mengunakan rancangan “Classroom action Research (PTK). Pendekatan pembelajaran SAVI dalam tembakan lompat terdiri dari dua siklus. Hasil penelitian ini di analisis berdasarkan ketuntasan kemampuan mahasiswa dalam melakukan tembakan lompat mengunakan tes Speed Spot Shooting test , dengan hasil tes sebagai berikut : Siklus I, dengan menganalisis hasil aktivitas kemampuan tembakan lompat mahasiswa untuk hasil tembakan lompat yang tidak tuntas adalah 18 mahasiswa dengan persentase 51,42%  untuk tembakan lompat yang sudah dalam katagori tuntas adalah 17 mahasiswa dengan persentase 48,57%.  Untuk aktivitas tembakan lompat yang ditekankan pada penerapan pendekatan pembelajaran SAVI. Untuk mengatasi masalah yang terjadi atau yang menjadi kendala dalam pelaksanaan tembakan lompat yang telah dilakukan pada siklus I maka harus ditingkatkan pada siklus II. Siklus II, dengan menganalisis hasil aktivitas kemampuan tembakan lompat mahasiswa untuk hasil tembakan lompat yang tidak tuntas adalah 4 mahasiswa dengan persentase 11,42%  untuk tembakan lompat yang sudah dalam katagori tuntas adalah 31 mahasiswa dengan persentase 88,57%.  Pengaruh pendekatan pembelajaran SAVI dapat meningkatkan hasil kemampuan tembakan lompat pada mahasiswa jurusan PJKR prodi PJS mata kuliah basket dasar tahun ajaran 2010/2011. Hasil tes kemampuan tembakan lompat dari siklus I mengalami peningkatan sebesar 37,15% pada siklus II.  Kata Kunci: SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual), Hasil Belajar Tembakan  Lompat,Bola Basket
PEMBELAJARAN KIHON DALAM OLAHRAGA BELADIRI KARATE Pangondian Hotliber Purba
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v14i2.6115

Abstract

Keberadaan sarana kompetisi olahraga  beladiri karate pencetak karakter dan moral, sangat pesat karena dengan filosofi belajar karate sejak dini akan mendukung pertumbuhan fisik dan moral anak yang baik. Filosofi karate adalah mendidik anak patuh dan memiliki kejujuran yang tinggi, berjiwa sportif, memiliki dorongan untuk mempertinggi berprestasi dan penguasaan diri. Selain itu memelihara kepribadian dan sopan santun, serta terjadinya pembentukan manusia sejati. Berbekal ilmu olahraga bela diri karate akan mendidik generasi muda usia menjadi calon pemimpin bangsa pada masa datang.Kihon adalah merupakan latihan dasar karate yang meliputi teknik kuda-kuda (Dachi), tangkisan (Uke) tendangan (Geri), pukulan (Tsuki) , tendangan (Geri), dan semua gerakan tubuh yang digunakan dalam kata dan kumite. Tujuan utama melatih kihon yaitu memperoleh pemahaman tentang bagaimana tubuh bergerak untuk menghasilkan daya sebanyak mungkin dengan upaya yang minimal. Kuasa ini kemudian diterapkan pada berbagai defensif dan menyinggung teknik yang digunakan dalam kata dan kumite.

Page 9 of 35 | Total Record : 343