cover
Contact Name
Inna Hamida
Contact Email
plb.ikipjember@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
plb.ikipjember@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Speed : Journal of Special Education
Published by IKIP PGRI JEMBER
ISSN : 25806041     EISSN : 25807226     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
SPEED Journal : Journal of Special Education is a multidisciplinary publication presenting primary research and scholarly reviews related to special education. SPEED Journal : Journal of Special Education provides research articles and scholarly reviews on special education for individuals with mild to severe disabilities. The journal publishes traditional, ethnographic, and single-subject research; intervention studies, integrative reviews on timely issues, and critical commentaries; and special thematic issues.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA PADA ANAK TUNAGRAHITA KELAS IV DI SLB PANCA BAKTI SURAKARTA Dyta Puspitasari; Gunarhadi Gunarhadi; Mohammad Anwar
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.009 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengggunaan model pembelajaran Self-Directed learning terhadap prestasi belajar IPA pada anak tunagrahita kelas IV di SLB Panca Bakti Surakarta.Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen bentuk pre-experimental desain one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SLB Panca Bakti Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SLB Panca Bakti Surakarta tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 6 orang siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sampling jenuh karena jumlah populasi subjek kecil dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes objektif yang berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis non-parametrik yaituWilcoxon Signed Rank Test (Tes Rangking Bertanda Wilcoxon) dengan menggunakan program SPSS 23. Hasil analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata posttest lebih besar dari pada nilai pretest yaitu 46,5 menjadi 70,8. Hasil analisis non parametrik diperoleh nilai Z hitung = -2,220 b dengan Asymp. Sig. (2-tailed)= 0,026 pada taraf signifikansi α= 0,05. Dengan demikian, hipotesis dapat diterima kebenarannya. Hasil penelitian menyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran self-directed learning berpengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar IPA pada anak tunagrahita kelas IV di SLB Panca Bakti Surakarta tahun ajaran 2017/2018.
UPAYA PENGEMBANGAN BUDAYA INKLUSIF UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Sugihartatik Sugihartatik
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.87 KB)

Abstract

Karakter Percaya diri pada anak berkebutuhan khusus dapat dibangun dengan komunitas inklusif dengan menerapkan nilai-nilai inklusif yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Rasa kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus akan terbentuk jika dia diberi kesempatan yang sama seperti peserta didik lainnya, dan setiap komponen sekolah memiliki sebuah karakter kepedulian, empati, kerjasama dan saling membantu dengan berbagai pihak untuk menstimulasi sebuah potensi yang dimiliki anak berkebutuhan khusus. Budaya inklusif yang telah diterapkan ini akan menumbuhkan rasa kepercayaan diri pada anak berkebutuhan khusus bahwa dirinya mempunyai kebermaknaan dalam kehidupan ini untuk terus percaya diri berkembang menjadi manusia seutuhnya dan diapun layak untuk bahagia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR METAMORFOSIS KUPUKUPU PADA ANAK TUNARUNGU MELALUI BUKU PLASTISIN DI SLB-B DAN AUTIS TPA JEMBER Ade Sonia Oktabela
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.381 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan kognitif anak tunarungu yang dipengaruhi oleh perkembangan bicara dan bahasa sehingga cenderung mengalami keterbatasan memperoleh informasi. Diperlukan media pembelajaran untuk memudahkan anak tunarungu dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru terutama dalam pelajaran yang bersifat abstrak, misalnya pelajaran ilmu pengetahuan alam. Salah satu alternatif yang digunakan yaitu buku plastisin. Buku plastisin adalah buku yang di dalamnya berisikan materi pelajaran metamorfosis kupu-kupu yang terbuat dari plastisin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidak ada peningkatan kemampuan belajar metamorfosis kupukupu pada anak tunarungu melalui buku plastisin di SLB-B dan AUTIS TPA Jember Tahun Ajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini adalah siswa SLB-B Bintoro kelas VIII dengan jumlah 3 siswa laki-laki, yaitu BG, dan ZN. Hasil nilai yang diperoleh dari siklus I sampai siklus III yang bertujuan untuk mengulang materi dan memantapkan hasil peningkatan belajar pada setiap siklus diketahui bahwa kemampuan belajar metamorfosis kupu-kupu melalui buku plastisin pada anak tunarungu di SLB-B dan AUTIS TPA Jember tahun ajaran 2017/2018 mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai yang diperoleh anak tunarungu. BG pada prasiklus mendapatkan persentase 58 nilai sebesar 65%, pada siklus I mendapatkan persentase nilai 72%, pada siklus II mendapatkan persentase nilai 85%, dan pada siklus III mendapatkan persentase nilai 96%. ZN pada prasiklus mendapatkan persentase nilai sebesar 60%, pada siklus I mendapatkan persentase nilai 74%, pada siklus II mendapatkan persentase nilai 81%, dan pada siklus III mendapatkan persentase nilai 92%, sedangkan ZI pada prasiklus mendapatkan persentase nilai sebesar 58%, pada siklus I mendapatkan persentase nilai 77%, pada siklus II mendapatkan persentase nilai 78%, dan pada siklus III mendapatkan persentase nilai 85%.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENCEGAH PERILAKU SEKS BEBAS PADA SISWA TUNANETRA JENJANG SMPLB-A TPA JEMBER Siti Mustafidah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan data yang berhubungan dengan Implementasi Pembelajaran Kesehatan Reproduksi untuk Mencegah Perilaku Seks Bebas pada SiswaTunanetra Jenjang SMPLB-A TPA Jember Tahun Ajaran 2017/ 2018 serta mendeskripsikan data mengenai kendala dan solusi dalam mengimplementasikan pembelajaran kesehatan reproduksi kepada siswa tunanetra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Data yang diperoleh berupa silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata pelajaran kesehatan reproduksi. Selain itu, adanya media pembelajaran dapat membantu guru dan siswa-siswi tunanetra dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.Serta adapun kendala guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran kesehatan reproduksi yaitu seperti penggunaan bahasa ilmiah dalam penyampaian materi, kesulitan visual siswa tunanetra dalam mendeskripsikan suatu benda sehingga membuat setiap siswa mempunyai salah persepsi, serta dengan sedikitnya jumlah siswa membuat guru sulit untuk memberikan tugas kelompok. Berdasarkan kendala yang ada dalam kegiatan pembelajaran, maka tentunya ada solusi untuk kendala atau hambatan tersebut, yaitu dengan memberikan media atau alat bantu untuk pembelajaran kesehatan reproduksi dan tetap menggunakan bahasa ilmiah dalam menjelaskan nama alat reproduksi laki-laki maupun perempuan, maka siswa tunanetra tidak akan salah persepsi dalam memahami materi yang telah disampaikan serta dengan guru memberikan tugas kelompok kecil dan ujian lisan dapat membantu siswa tunanetra untuk melatih kemampuan berpendapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa-siswi tunanetra di SMPLB-A TPA Jember lebih faham dengan bahaya dari perilaku seks bebas serta mengetahui cara menghindarinya melalui kegiatan pembelajaran kesehatan reproduksi yang telah dilaksanakan di SMPLB-A TPA Jember.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PECS TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS DI YAYASAN NANDA DELISHA RUMAH ABK KABUPATEN BONDOWOSO Muhammad Wasi’ah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.252 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaruh penggunaan metode PECS terhadap kemampuan komunikasi anak autis Di Yayasan Nanda Deelisha Rumah ABK Kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah A (Baseline) – B(Perlakuan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pencatatan latensi, dokumentasi dan tes unjuk kerja kemampuan komunikasi saat waktu makan siang dan minum, Keefektifan metode PECS ditunjukkan dengan skor tes yang meningkat dari kondisi baseline ke intervensi. Kemampuan anak dilihat dari anak mampu merespon dan mengambil gambar PECS selama sepuluh detik atau kurang dari itu dan mampu menaruh gammbar di tangan trapis. Metode ini dilakukan dengan menerapkan satu dari enam fase metode PECS yaitu dengan mengarahkan anak akan mengambil kartu makanan dan minuman di waktu makan siang,kemudian menggapai kearah “mitra komunikasi” MK, dan melepaskan kartu ketangan MK. Pada kondisi baseline, skor tes kemampuan unjuk kerja kemampuan komunikasi pada waktu makan siang dan minum yaitu 40% dan pada kondisi intervensi 40% sehingga rerata meningkat 100%. Data tersebut didukung dengan persentase overlap 0% yang menunjukkan bahwa metode ini efektif terhadap kemampuan komunikasi pada waktu makan siang dan minum untuk melatih kemempuan komunikasi tahap awal. Maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah Metode PECS ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi anak autis Di Yayasan Nanda Delisha Rumah ABK Kabupaten Bondowoso.
PENGARUH MEDIA ORIGAMI TIGA DIMENSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HEWAN PADA ANAK AUTIS DI SLB-B DAN AUTIS TPA JEMBER Farah Laila Hurriyah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.467 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media origami tiga dimensi terhadap kemampuan mengenal hewan pada anak autis di SLB-B dan AUTIS TPA Jember TahunAjaran 2017/2018. Metode yang digunakan adalah single subject research (SRR) dengan desain A-B, dimana (A) merupakan fase baseline dan (B) merupakan fase treatment/intervensi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal 5 hewan ini ditunjukkan dengan data persentase nilai pada fase baseline (A) antara lain 0%, 20%, 20%, 20%, dan 40%, sedangkan pada fase intervensi (B) antara lain 60%, 60%, 80%, 80%, dan 80%. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi, maka dapat dibuktikan bahwa penggunaan media origami tiga dimensi berpengaruh terhadap kemampuan mengenal hewan anak autis di SLBB dan AUTIS TPA Jember .
Atribut Jurnal Atribut Jurnal
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atribut Jurnal
Upaya Peningkatan Pemahaman Mahasiswa Semester I Program Studi Pendidikan Khusus tentang Hambatan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus melalui Simulation Based Learning Mohammad Anwar
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.486 KB)

Abstract

Pembelajaran secara umum dilakukan melalui metode ceramah dengan variasi pemberian video pembelajaran dan foto-foto pendukung. Namun hal tersebut belum cukup memberikan konsep yang nyata bagi mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Khusus tentang kondisi yang dirasakan/dialami anak berkebutuhan khusus, hambatan belajar, masalah emosi, perilaku, dan sosial yang dialami. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan, ditemukan bahwa sejumlah 63,2% (48 dari 76 mahasiswa) sudah mengetahui tentang anak berkebutuhan khusus. Namun dari jumlah tersebut, diketahui bahwa sejumlah 77,1% (37 dari 48 mahasiswa) belum pernah berinteraksi langsung dengan anak berkebutuhan khusus. Pengetahuan terhadap anak berkebutuhan khusus masih sebatas dari informasi orang tua/saudara yang bekerja di bidang pendidikan khusus tetapi belum pernah bertemu langsung dengan anak berkebutuhan khusus dan/atau melalui membaca buku. Sedangkan, sejumlah 22,9% (11 mahasiswa) sudah pernah berinteraksi langsung dengan anak berkebutuhan khusus. Pengalaman tersebut diperoleh karena memiliki tetangga/saudara yang berkebutuhan khusus. Selain itu, ada juga yang karena pernah ke SLB bersama orang tua yang merupakan guru SLB. Tujuan simulation based learning pada mata kuliah Orthopedagogik Umum adalah untuk memberikan pengalaman tentang hambatan yang dihadapi, emosi, dan perilaku masing-masing jenis anak berkebutuhan khusus. Sehingga mahasiswa dapat memiliki pengalaman dan menemukan solusi/ide-ide dalam menerapkan pendekatan belajar atau media pembelajaran yang dapat meminimalisir dampak ketunaan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara/testimoni mahasiswa, dan studi dokumentasi terkait pemahamanan profil anak berkebutuhan khusus setelah mengikuti perkuliahan dengan simulation based learning. Selanjutnya, diperoleh hasil penelitian bahwa sejumlah 97,4% (74 dari 76 mahasiswa) dapat memahami konsep dasar dan kebutuhan belajar anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui tahapan simulation based learning, mahasiswa juga menemukan bahwa meskipun anak memliki jenis kebutuhan khusus yang sama, tetapi karakteristik, kebutuhan belajar, dan program pengembangan potensi anak berbeda. Sedangkan 2,6% (2 mahasiswa) masih belum memahami dengan utuh terkait konsep anak berkebutuhan khusus. Meskipun sudah berpartisipasi selama proses simulasi, kedua mahasiswa tersebut masih kesulitan dalam memahami anak berkebutuhan khusus. Disertai dengan semakin rendahnya rasa percaya diri sebagai dampak dari ketidakyakinan akan kemampuan untuk dapat mendidik anak berkebutuhan khusus.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG SUMBER ENERGI PANAS DENGAN METODE DEMONSTRASI MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS III SDLB NEGERI PANGGUNGSARI TRENGGALEK Taryono Taryono
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.017 KB)

Abstract

Upaya peningkatan hasil belajar siswa tidak lepas dari berbagai faktor yang mempengaruhi. Hal ini diperlukan guru yang kreatif dan dapat membantu pembelajaran menjadi lebih menarik dan disukai oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang sumber energi panas dengan metode demonstrasi menggunakan alat peraga pada siswa tunagrahita kelas III SDLB negeri Panggungsari Trenggalek. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita Kelas III SDLB Negeri Panggungsari Semester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017 yang siswanya berjumlah 6 anak.Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa hsil belajar IPA tentantang sumber energi siswa Tunagrahita kelas III SDLB Negeri Panggungsari Trenggalek mengalami peningkatan setelah diterapkan metode demonstrasi menggunakan alat peraga. Pada siklus I prestasi belajar siswa rata-rata : 68,3 dengan ketuntasan belajar 50 % dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 81,7 dengan ketuntasan belajar 100 %.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK PESAN TELEPON MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS VI C1 SDLB NEGERI PANGGUNGSARI TRENGGALEK Sudarmaji Sudarmaji
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.386 KB)

Abstract

Upaya peningkatan pemahaman siswa tidak lepas dari berbagai faktor yang mempengaruhi. Hal ini diperlukan guru yang kreatif dan dapat membantu pembelajaran menjadi lebih menarik dan disukai oleh siswa. Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa adalah dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat saat proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak pesan telepon Kelas VI C1 SDLB Negeri Panggungsari Trenggalek Penelitian Tindakan Kelas merupakan metode penelitian. Sedangkan subjek penelitian adalah siswa tunagrahita Kelas VI yang siswanya berjumlah 6 anak Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan dalam menyimak pesan telepon siswa Kelas VI C1 SDLB Negeri Panggungsari Trenggalek mengalami peningkatan setelah diterapkan Metode bermain peran. Pada siklus I prestasi belajar siswa rata-rata : 66,7 dengan ketuntasan belajar 50 % dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85 dengan ketuntasan belajar 83,3 %.