cover
Contact Name
Inna Hamida
Contact Email
plb.ikipjember@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
plb.ikipjember@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Speed : Journal of Special Education
Published by IKIP PGRI JEMBER
ISSN : 25806041     EISSN : 25807226     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
SPEED Journal : Journal of Special Education is a multidisciplinary publication presenting primary research and scholarly reviews related to special education. SPEED Journal : Journal of Special Education provides research articles and scholarly reviews on special education for individuals with mild to severe disabilities. The journal publishes traditional, ethnographic, and single-subject research; intervention studies, integrative reviews on timely issues, and critical commentaries; and special thematic issues.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA KONSEP PERUBAHAN BENDA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VI DI SDLB-B KEMALA BHAYANGKARI 1 TRENGGALEK Budi Jarwaniana
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.116 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pemahaman konsep perubahan benda siswa pada anak tunarungu kelas enam. Siswa masih kesulitan dalam memahami konsep perubahan benda. Melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi, siswa tunarungu dirangsang secara aktif untuk melakukan kegiatan observasi secara cermat untuk meningkatkan pemahaman tentang perubahan benda. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi siswa pada konsep perubahan benda dengan menggunakan metode demonstrasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDLB.B Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek yang berjumlah 6 siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrumen pengumpulan data adalah tes hasil belajar siswa dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Proses pembelajaran siklus I dan II guru menerapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA materi konsep perubahan benda. Hasil nilai rata-rata siswa SLB Tunarungu pra siklus yakni 50, dan hanya 2 siswa yang nilainya mencapai KKM. Pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 68,3 dan siswa yang telah mencapai KKM sebanyak 3 siswa atau 50%. Siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 81,7 dengan nilai ketuntasan siswa mencapai 100%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan prestasi siswa pada konsep perubahan benda siswa tunarungu kelas VI SDLB-B Kemala Bhayangkari I Trenggalek.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP CARA MENGGOSOK GIGI MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS III C1 SDLB-C KEMALA BHAYANGKARI TRENGGALEK Subagyo Subagyo
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.416 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep cara menggosok gigi melalui media gambar pada siswa tunagrahita kelas III C1 SDLB-C Kemala Bhayangkari Trenggalek. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SDLB-C Kemala Bhayangkari Trenggalek yang dilaksanakan pada bulan September - November 2017 mengenai pemahaman konsep cara menggosok gigi melalui media gambar. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita sedang kelas III yang berjumlah 6 anak. Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa hasil peningkatan pemahaman konsep cara menggosok gigi pada siswa tunagrahita kelas III C1 SDLB-C Kemala Bhayangkari Trenggalek mengalami peningkatan setelah diterapkan media gambar. Pada siklus I prestasi belajar siswa rata-rata : 70 dengan ketuntasan belajar 50% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80 dengan ketuntasan belajar 100%.
MENGATASI PERILAKU MEMBOLOS MELALUI KONSELING INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR TEKNIK SELF-MANAGEMENT PADA SISWA KELAS XII TSM SMK PGRI 1 POGALAN TRENGGALEK Hariyanto Hariyanto
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi Perilaku membolos melalui konseling individual dengan pendekatan behaviour teknik self-management pada siswa kelas XII TSM SMK PGRI 1 Pogalan Trenggalek. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMK PGRI 1 Pogalan Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek yang dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2017. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XII TSM SMK PGRI 1 Pogalan yang siswanya berjumlah 20 anak. Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa implementasi konseling individual dengan pendekatan behaviour teknik self-management pada siswa kelas XII TSM SMK PGRI 1 Pogalan Trenggalek dapat mengurangi perilaku membolos siswa. Hal tersebut diindikasikan dari frekuensi perilaku membolos siswa pada pra siklus yang awalnya 60%,; siklus I 35%; dan siklus II sebesar 10% sesuai dengan indikator kinerja, yakni 15%.
PENGGUNAAN MEDIA GAMES AVI SIBI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ISYARAT JENIS-JENIS PEKERJAAN PADA SISWA TUNARUNGU KELAS 3 DI SLB NEGERI PANGGUNGSARI TRENGGALEK Taryaningsih Taryaningsih
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.311 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal isyarat jenis-jenis pekerjaan melalui penggunaan media games AVI SIBI pada siswa tunarungu kelas 3 di SLB Negeri Panggungsari Trenggalek. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SLB Negeri Panggungsari Trenggalek yang dilaksanakan dalam bulan Januari – Maret 2019 pada mata IPS mengenal jenis-jenis pekerjaan. Sedangkan subjek penelitian kelas dalam Classroom Action Research ini adalah siswa tunarungu Kelas III SLB Negeri Panggungsari yang siswanya berjumlah 3 anak. Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan ini dapat disimpulkan Kemampuan Isyarat mengenal jenis-jenis pekerjaan SLB Negeri Panggungsari Trenggalek mengalami peningkatan setelah diterapkan media games AVI SIBI. Sebelum siklus rata-rata hanya sebesar 46,7, pada siklus I naik menjadi 73,3 dan pada siklus II naik menjadi 96,7. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan. Prasiklus ada 0% dan pada siklus I ada 66,7 % dan siklus II 100%.
UPAYA PENANGANAN KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK BERKESULITAN MEMBACA KELAS II DI SDN MANAHAN SURAKARTA Khusna Yulinda Udhiyanasari
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.798 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini diantaranya adalah mengetahui: 1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak mengalami kesulitan membaca (Dyslexia) pada siswa kelas II SD N Manahan Surakarta, 2) Untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan oleh guru dan orangtua untuk mengatasi kesulitan membaca (Dyslexia) siswa II SD N Manahan Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Studi Kasus. Teknik Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas II SD N Manahan Surakarta sudah berjalan dengan baik. faktor penyebab kesulitan membaca (Dyslexia) pada siswa diantaranya faktor intelegensi, kurikulum pelajaran yang sangat padat, harapan guru dan orang tua yang snagat tinggi dan kurangnya perhatian serta kerjasama dari pihak keluarga terhadap proses belajar anak. 2. Upaya untuk mengatasi kesulitan membaca (dyslexia) di kelas II SD N Manahan Surakarta yakni, dengan memberikan les tambahan diluar jam kelas dan penggunaan berbagai metode yang bervariasi. 3. Hambatan untuk mengatasi kesulitan membaca (dyslexia) di kelas II SD N Manahan Surakarta yakni kesibukan yang dimiliki orangtua yang mengakibatkan tidak adanya waktu untuk mendampingi anak dalam belajar sehingga siswa memiliki motivasi belajar terutama membaca yang rendah. Ketidakmampuan sekolah yang harus memantau siswa satu persatu.
PENGARUH GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BICARA ANAK USIA 3 TAHUN DI TK BUAH HATI KITA Bhennita Sukmawati
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.996 KB)

Abstract

Gadget merupakan perangkat elektronik yang memiliki fungsi khusus pada setiap perangkatnya. Seiring perkembangan zaman, gadget menjadi bagian dari permainan anak-anak yang sulit untuk dipisahkan dalam aktivitas keseharian mereka. Intensitas yang tinggi dalam bermain gadget membuat anak mengalami masalah dalam perkembangannya terutama masalah bicara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh gadget terhadap perkembangan bicara. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pengamatan dan wawancara untuk menggali data keterlambatan bicara. Subjek penelitian adalah anak yang mengalami keterlambatan bicara. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam bermain gadget Subyek termasuk dalam kategori frekuensi tinggi, sehingga berdampak negatif terhadap perkembangan mereka, dimana pada usia 3 tahun Subyek hanya mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat.
PERSEPSI GURU DALAM MEMBERIKAN LAYANAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKUSI sugihartatik Sugihartatik
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.445 KB)

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk memberikan layanan pendidikan yang tepat bagi anak berkebutuhan khusus. Sistem pendidikan yang ada saat ini harus diseting sebagai pendidikan yang memanusiakan manusia dengan menghormati hakekat kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah beberapa guru inklusi di Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru belum sepenuhnya memahami bahwa Anak Berkebutuhan Khusus memiliki hak yang sama dengan anak bangsa lainnya untuk mengenyam pendidikan, 2) Belum tersedianya SDM yang memadai di sekolah. Sehingga diperlukan suatu adanya peningkatkan kapasitas sumber daya manusia dengan banyak belajar tentang pendidikan khusus melalui pelatihan, seminar atau workshop yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan. Dinas pendidikan dan lembaga pendidikan bersinergi untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai guna membantu anak-anak berkebutuhan khusus berkembang lebih baik dalam aktifitas belajar
PENGARUH MEDIA BANGUN RUANG TIGA DIMENSI DAN GAMBAR TIMBUL TERHADAP KEMAMPUAN KONSEP GAMBAR TIMBUL SISWA TUNANETRA KELAS 1 DI SLB-A TPA JEMBER purwoko mulyo Atmaja; Lailil Aflahkul Yaum
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.172 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Media bangun ruang dan gambar timbul terhadap Kemampuan konsep gambar timbul Siswa Tunanetra Kelas 1 Di SLB-A TPA Jember Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) desain A-B. Subjek penelitian ini adalah siswa dengan inisial R. Penelitian dilakukan dalam 10 sesi pertemuan yang dilakukan pada dua fase yaitu fase baseline (A) sebanyak 5 sesi dan fase intervensi (B) sebanyak 5 sesi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh media bangun ruang tiga dimensi dan gambar timbul terhadap kemampuan konsep gambar timbul hal ini ditunjukkan dengan data nilai yang diperoleh pada fase baseline (A) adalah 33, 33, 33, 33, dan 42. Sedangkan pada fase baseline (B) antara lain 83, 83, 92, 92, dan 92. Dari dari data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil dari analisis data dalam kondisi dan antar kondisi menunjukkan bahwa mean level fase baseline (A) yaitu 34,8 sedangkan mean level pada fase intervensi (B) yaitu 81,8, serta selisih level perubahan dari fase baseline (A) sampai awal fase intervensi (B) meningkat (+41). Maka diketahui bahwa ada pengaruh penggunaan media bangun ruang tiga dimensi dan gambar timbul terhadap kemampuan konsep gambar timbul siswa tunanetra kelas 1 di SLB-A TPA Jember.
Penerapan Supervisi Akademik Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Inovasi Pembelajaran Melalui Kegiatan Team Teaching di SLB AKW Kumara Surabaya Tahun 2018 Drs. R. MUJIRAHARJO, M.M Drs. R. MUJIRAHARJO, M.M
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.513 KB) | DOI: 10.31537/speed.v3i2.273

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan Supervisi Akademik sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Team Teaching di SLB AKW Kumara Surabaya Tahun 2018. Subyek dalam Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah guru-guru yang berasal dari SLB AKW Kumara Surabaya yang tergabung dalam kegiatan Team Teaching yang berjumlah 30 orang. Kegiatan ini bertempat di SLB AKW Kumara, yang terletak di Jl. Medokan Semampir Indah 95, Surabaya. Waktu dalam penelitian ini adalah 02 sampai 30 Oktober 2018. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini yaitu peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran melalui Team Teaching. Hal itu terbukti bahwa siklus I ke siklus II, kategori baik dan sangat baik pada aspek Inovasi Perencanaan Pembelajaran meningkat dari 66,67% menjadi 96,67%. Pada aspek Inovasi Materi Pembelajaran meningkat dari 70,00% menjadi 93,33%. Pada aspek Inovasi Metode Pembelajaran meningkat dari 70,00% menjadi 90,00%. Pada aspek Inovasi Media Pembelajaran meningkat dari 76,67% menjadi 96,67%. Pada aspek Inovasi Evaluasi Pembelajaran meningkat dari 70,00% menjadi 96,67%.
Analisis Kompetensi Pedagogi Ke-PLB-An Guru Berdasarkan Intensitas Keikutsertaan Pelatihan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Tias Martika; Abdul Salim; Munawir Yusuf
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.032 KB) | DOI: 10.31537/speed.v3i2.274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kompetensi guru di sekolah inklusi berdasarkan keikutsertaan guru dalam mengikuti pelatihan tentang pendidikan inklusi. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas di sekolah inklusi. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive random sampling dengan jumlah sampel 38 guru. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen pengukuran kompetensi dengan nilai reliabilitas 0.91. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan anova one way. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa dari jumlah subjek 38 responden nilai rata (mean) 61,50 nilai terendah (minimum) 40 dan nilai tertinggi (maximum) 88. Sedangkan hasil analisis Anova One Way kompetensi guru menunjukkan P (P-value) = 0,000. P-Value 0,000 < 0,05 dan F-Value > F Tabel 24,993 >3,27 disimpulkan ada perbedaan yang signifikan kompetensi pedagogik guru berdasarkan keikutsertaan pelatihan inklusi yang telah diikuti. Kebutuhan guru dalam pelatihan tentang pendidikan inklusi pada sejumlah 38 responden yaitu, 61% sangat perlu, 37% perlu, dan 3% tidak perlu. identifikasi kebutuhan materi pelatihan pendidikan inklusi sebagai berikut 1) pengertian anak berkebutuhan khusus, 2) Jenis anak berkebutuhan khusus, 3) karakteristik anak berkebutuhan khusus, 4) Identifikasi ABK, 5) adaptasi kurikulum bagi ABK, 6) Program Pembelajaran Individual (PPI), 7) Strategi pembelajaran bagi ABK, 8) Evaluasi pembelajaran ABK, 9)Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 tahun 2009, 10) Pengertian full inklusi dan segregasi, dan 11) tugas guru pembimbing khusus di sekolah inklusi.