cover
Contact Name
Inna Hamida
Contact Email
plb.ikipjember@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
plb.ikipjember@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Speed : Journal of Special Education
Published by IKIP PGRI JEMBER
ISSN : 25806041     EISSN : 25807226     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
SPEED Journal : Journal of Special Education is a multidisciplinary publication presenting primary research and scholarly reviews related to special education. SPEED Journal : Journal of Special Education provides research articles and scholarly reviews on special education for individuals with mild to severe disabilities. The journal publishes traditional, ethnographic, and single-subject research; intervention studies, integrative reviews on timely issues, and critical commentaries; and special thematic issues.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
Model Accessible Entrepreneurship Training Bagi Peningkatan Entrepreneurial Skill Disabilitas Vera Firdaus
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.395

Abstract

Peluang bekerja sempit menyebabkan disabilitas memilih bekerja sebagai wirausaha. Pelatihan guna mendorong disabilitas untuk mandiri secara ekonomi dirasakan belum sesuai dengan kebutuhan disabilitas. Tujuan utama penelitian ini adalah meningkatnya keterampilan disabilitas dalam berwirausaha (entrepreneurial skills). Kendala yang dialami disabilitas ketika memulai berwirausaha atau mengembangkan bisnisnya adalah tidak memiliki keterampilan wirausaha yang disebabkan tidak adanya pengetahuan tentang pemasaran, merencanakan bisnis dan manajemen produksi. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Model Accessible Entrepreneurship Training yaitu pelatihan yang pemberian materinya sesuai kebutuhan wirausaha disabilitas, serta proses pelatihan yang mudah diakses disabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menggambarkan bahwa wirausaha disabilitas di Kabupaten Jember membutuhkan pelatihan yang mampu meningkatkan entrepreneurial skills yang terdiri dari Technical skills, Business management skills, dan Personal entrepreneurial skills.
Perencanaan Pembelajaran di Era “New Normal” Bagi Anak yang Mengalami Hambatan Penglihatan Pada Saat Pandemi Corona Virus Ardansyah Panji Utama
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.396

Abstract

Menurut pendapat Gagne (dalam Majid, 2007, hlm. 45) mengemukakan dua pola untuk menyusun dan mengatur berbagai fakta pembelajaran, yaitu: (1) Konsep, menghubungkan antara objek atau kejadian dan (2) Asas, kaidah, atau hukum. kemudian mengemukakan dua ketagori yang membahas materi ajar, yaitu: (1) Metode deduktif, (2) Metode Induktif. Jadi bila disimpulkan bahwa Gagne telah memberikan kisi-kisi tentang membuat materi ajar beserta metode pembelajaran agar mudah dipahami materi ajar tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bahwa Penerapan Pembelajaran di Era “New Normal” bagi Anak yang Mengalami Hambatan Penglihatan pada saat Pandemi Corona Virus Covid-19? Data yang diperoleh melalui studi literatur dari bebepara referensi sebagai penguatan dalam pembahasan artikel. Referensi yang digunakan merupakan hasil penelitian, majalah online, dan buku rujukan. Pembahasan artikel ini menunjukkan bahwa Penerapan Pembelajaran di Era “New Normal” bagi Anak yang Mengalami Hambatan Penglihatan pada saat Pandemi Corona Virus Covid-19. Kesimpulan dari jurnal ini adalah (1) berdasarkan pengelolahan pesan; (2) Berdasarkan pengaturan guru; (3) Berdasarkan jumlah siswa; (4) Berdasarkan interaksi guru dan siswa. Oleh karena itu, pendidik yang menanggani anak berkebutuhan khusus benar-benar memanfaatkan indera yang dimiliki untuk diperagakan dan untuk menunjang keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Seperti melakukan indera peraba dan pengalaman kongkrit
Pengaruh Penggunaan Media Abakus Terhadap Konsep Berhitung Matematika Pengurangan dan Pembagian Pada Anak Tunanetra Kelas IV SLB-A TPA Jember Theresia Irmina; Lailil Aflahkul Yaum
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.397

Abstract

Penelitianfinidbertujuankuntukxmengetahui pengaruhhpenggunaanymedia abakus terhadapykonsep berhitung matematika pengurangan dan pembagian anak tunanetra kelas IV SLB –A TPA Jember.hPenelitiangini menggunakanfmetode SubjectyResearch (SSR) dengan desainyA-B Subject penelitianuinigsiswa tunanetraqinisialwJ.hPenelitian inikdilakukan sebanyak 10 sesi pertemuangyang dilakukanxpada dua fasehyaitu 4 sesi fase baseline (A) serta 6 sesi fase intervensi (B). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh media abakus terhadap konsep berhitung pengurangan dan pembagian pada anak tunanetra hal ini ditunjukkan dengan data nilai yang diperoleh pada fase baselinez(A) adalah 31,25%, 37,5%, 37,5%, dan 43,75%. Sedangkan pada fase intervensi (B) antara lain 87,5%, 87,5%, 87,5%, 87,5%, 93,75%, 93,75%. Dari data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil data analisis dalam kondisi serta analisis antar kondisi menunjukkan bahwa mean level fase baselinet(A)syaitu 37,5% sedangkan fase intervensi mean level(B) 89,58%, serta selisih perubahan level dari fase baseline (A) sanpai fase intervensi (B) yaitu meningkat (+43,75%).Dengan Perubahan kecenderunganharahnya adalah meningkat dan presentase overlap 0%. Maka diketahui bahwa adanya pengaruh penggunaan media abakus terhadap konsep berhitung pengurangan dan pembagian terhadap konsep berhitung matematika pengurangan dan pembagian pada anak tunanetra kelas IV Di SLB–A TPA Jember
Pengaruh Keterampilan Easel Terhadap Kemampuan Vokasional Sisiwa Tunarung Kelas IV SDLB-B Di SLB-B dan Autis TPA Jember Riyan Hariyanto
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.398

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan desain penelitian “One Group pre test dan post test desain”. Subjek penelitian ini adalah siswa tunarungu kelas IV SDLB-B yang jumlah 4 orang. Penelitian ini dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan yang dilakukan pada pre test 1 kali, 4 kali treatment dan terakhir dilakukan post test sebanyak 1 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh keterampilan easel terhadap kemampuan vokasional dengan hasil analisis data yang diperoleh diketahui n = 4, dengan, = 5% (0,05), yang Kemudian diuji dengan menggunakan rumus uji tanda (sign test). Selanjutnya hasil diperoleh pada pengujian satu sisi di temukan Z hitung () = 2 dan dibandingkan dengan nilai kritis satu sisi 1,645, sehingga ≥ yaitu 2 ≥ 1,645, dan dapat dikatakan bahwa Ho (hipotesis nol) ditolak dan Ha (hipotesis kerja) diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan keterampilan easel terhadap kemampuan vokasional siswa tunarungu kelas IV SDLB-B diaSLB-Bedan Autisi TPA Jember tahunnajaran 2019/2020.
Pengaruh Media Puzzle Bola Terhadap Kemampuan Mengenal Warna Pada Siswa Tunagrahita Sedang Kelas III di SDLB Bhakti Luhur Jember Agustina Ase
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.399

Abstract

Penelitian ini menggunakan kuantitatif metode eksperimen Single Subject Research (SSR), dapat dilakukan sebanyak 2 minggu yaitu tahap baseline 1 minggu dan intervensi 1 minggu. Subyek penelitian adalah siswa tunagrahita sedang kelas III yang berinisial KA. Pada fase baseline hasil penelitian menunjukkan KA mendapatkan skor persentasenya 41%, 41%, 50%, 50% dan 41% dan setelah memasuki minggu kedua siswa diberikan intervensi oleh peneliti sehingga skor yang diperoleh siswa meningkat yaitu 69%, 75%, 75%, 72% dan 77%. Dari hasil penelitian ini dikatakan bahwa media puzzle bola berpengaruh terhadap kemampuan mengenal warna pada siswa tunagrahita sedang kelas III di SDLB Bhakti Luhur Jember
Pengaruh Keterampilan Meronce Terhadap Motorik Halus Anak Tunagrahita Ringan Kelas III di SDLB Bhakti Luhur Cabang Jember Valentina Yosefa
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.400

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keterampilan meronce terhadap motorik halus anak tunagrahita ringan kelas III Di SDLB Bhakti Luhur Cabang Jember. Penelitaian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) desain A-B. Subjek penelitian adalah anak berinisial C. Peneltian berlangsung dalam sepuluh (10) sesi yang dilakukan pada dua fase yaitu fase baseline (A) yaitu 57%, 59%, 59%, 62% dan 66%. Sedangkan pada fase intervensi (B) yaitu 70%,72%, 75%,75%, 79%. Dari data yang diperoleh dan dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Mean level yang diperoleh pada fase intervensi (B) 74,2 lebih tinggi dari pada fase baseline (A) 60,6 serta selisih level perubahan dari fase baseline (A) sampai awal fase intervensi (B) 60-70=(+4) yaitu meningkat dan perubhan level 0%, maka diketahui bahwa ada pengaruh keterampilan meronce terhadap motorik halus anak tunagrahita ringan kelas III di SDLB Bhakti Luhur Cabang Jember.
Pengaruh Media Papan Flanel Modifikasi Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Pada Siswa Tunarungu Kelas X di SMALB BCD YPAC Jember Alysa Amadea Isroso; Asrorul Mais
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh,media papan flanel modifikasi terhadap kemampuan menyusun kalimat pada siswa tunarungu,di SMALB BCD YPAC Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan, menggunakan metode eksperimen Single Subject Research (SSR). ,Penelitian ini dilaksanakan selama 3 minggu dengan tahapan minggu pertama baseline, minggu kedua serta ketiga intervensi. Subjek penelitian adalah siswa tunarungu ringan kelas x dengan inisial ZD. Pada saat penelitian berlangsung metode pengumpulan data yang digunakan adalh observasi, tes praktik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline ZD memperoleh skor presentase yaitu 35%, 50%, 30%, 30%, dan 50%. Setelah memasuki intervensi siswa mengalami peningkatan dengan perolehan skor tertinggi yaitu 95% pada sesi ke 15. Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa media papan flanel,modifikasi berpengaruh terhadap kemampuan menyusun kalimat pada siswa tunarungu di SMALB BCD YPAC Jember.
Upaya Meningkatkan Disiplin Guru Melalui Sistem Reward dan Punishment Guna Menunjang Efektivitas Proses Pembelajaran di SLB-A TPA Jember Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Arida Choirun Nisa
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.402

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya meningkatkan disiplin guru melalui sistem reward dan punishment guna menunjang efektivitas proses pembelajaran di SLB-A TPA Jember semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertempat di SLB-A TPA Jember, waktu penelitian adalah rentang waktu berlangsungnya penelitian atau saat penelitian ini dilangsungkan. penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 05 agustus 2019 sampai dengan 30 agustus 2019. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru-guru SLB-A TPA Jember. Penelitian ini adalah penelitian tindakan model StephenKemmis dan Mc.Taggart (1998). Hasil penelitian ini adalah penerapan reward dan punishment efektif untuk meningkatkan disiplin kehadiran guru dikelas pada kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa reward dan punishment pada siklus I ini guru yang tidak terlambat lebih dari 10 menit baru 25%, sedangkan pada siklus II guru yang terlambat kurang dari 10 menit sebanyak 7 guru atau 87,5%. Jadi, penerapan reward dan punishment dapat meningkat disiplin guru pada kegiatan pembelajaran di SLB-A TPA Jember
Miskonsepsi Pada Peserta Didik Nurul Mukhlisa
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) cara mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik dan (2) penyebab miskonsepsi pada peserta didik. Penelitian ini termasuk studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan hasil penelitian yang diterbitkan pada jurnal nasional dan internasional. Setiap hasil penelitian tersebut direview dan dianalisis secara seksama. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa (1) cara yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik, yaitu melalui gambar, Two-Tier Diagnostic Test, wawancara klinis, peta konsep, dan Certainty of Response Index (CRI) dan (2) faktor penyebab miskonsepsi, yaitu peserta didik, guru, buku teks, dan konteks.
Pelatihan Asesmen Mebaca Permulaan Bagi Guru Kelas 1 SD Negeri Sarijadi Bandung Zulfitrah Zulfitrah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 4 No 2 (2021): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v4i2.404

Abstract

Terdapat banyak model pelatihan yang telah diterapkan dalam meningkatkan kemampuan guru, namun pelatihan hendaknya dilakukan berdasarkan kemampuan dan kebutuhan secara alamiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelatihan asesmen terkait kemampuan guru dalam mengasesmen peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelatihan yang alamiah dan sesuai dengan kebutuhan guru di SD Negeri 03 Sarijadi yang meliputi, bagaimanakah pelaksanaan asesmen membaca permulaan yang diterapkan di sekolah, kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam pelaksanaan asesmen membaca permulaan di sekolah, bagaimanakah model pelatihan asesmen membaca permulaan bagi guru di sekolah. Pelatihan asesmen membaca permulaan terkait 3 langkah, yaitu: a) Tahap persiapan yang meliputi pemahaman tentang asesmen dan permasalahan dalam membaca permulaan, b) Tahap Pelaksanaan yang meliputi mekanisme pelatihan, strategi/tehnik pelatihan, c) Tahap Evaluasi. Dari hasil penelitian dan pembahasan kemudian disimpulkan bahwa ketidakadaannya model pelatihan asesmen bagi guru yang sesuai dan mampu mengakomodasi kebutuhan guru secara komprehensif sehingga berdampak kepada proses pembelajaran secara langsung seperti sulitnya menentukan kemampuan, hambatan dan kebutuhan peserta didik dalam membaca, memberikan evaluasi serta memberikan rekomendasi dan belum adanya alat asesmen yang bisa dijadikan pedoman oleh guru dan sekolah dalam mengasesmen peserta didik