cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
Konsep Poligami Dalam Perspektif Pendidikan Islam Rico Setyo Nugroho
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3181

Abstract

Menjalani poligami syar’i  sebagai salah satu amal sholeh dalam Islam dengan niat mencari ridlo Allah swt kemudian mengaplikasikan sesuai dengan tuntunan Rasulullah sehingga memunculkan rasa mahabbah dan ketenangan serta keberkahan dalam rumah tangga. Masyarakat Islam yang awal adalah masyarakat yang mengamalkan poligami dengan kebahagiaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan poligami adalah bagian bab dari pendidikan Islam yang harus dipahami dan diamalkan oleh umat tentu dengan syarat yang berlaku. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode normatif melalui literatur kajian pustaka (library research) terhadap buku-buku yang berhubungan dengan tema penelitian yang dibuat, dan juga bersumber dari beberapa penelitian serta dilengkapi dengan penelitian lapangan mengambil sample dengan melakukan wawancara kepada pasangan keluarga poligami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika poligami dijalankan dengan sehat dan sesuai syariat, maka akan memunculkan sebuah keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah dan warrahmah.
ANALISIS POTENSI ZAKAT DAN WAQAF UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA PADANG Ratna Dewi
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2756

Abstract

Dana zakat dan wakaf tunai merupakan instrumen ekonomi Islam yang dapat berperan dalam membantu mengurangi tingkat kemiskinan.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat besar potensi zakat dan wakaf tunai yang dapat dikumpulkan di Kota Padang jika dikelola secara optimal. Dari hasil perhitungan potensi yang diperoleh tersebut kemudian dihitung seberapa besar kemampuan dari potensi zakat dan wakaf tunai Kota Padang dalam mengurangi tingkat kemiskinan dengan cara membantu masyarakat miskin agar mencapai standar kebutuhan hidup layak mereka masing-masing. Dari penelitian didapatkan kemampuan potensi zakat paling tinggi mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Padang mencapai 22,5 % dari total penduduk miskin yang ada, sedangkan potensi wakaf tunai paling tinggi mengurangi kemiskinan mencapai 27,63 %  dari total penduduk miskin yang ada. Maka kebijakan yang seharusnya diambil pemerintah sebaiknya mengarah pada perbaikan pengelolaan dan pengumpulan dana zakat dan wakaf tunai baik dari  lembaga terkait  maupun masyarakatnya yang beragama Islam agar hasil yang diperoleh menjadi optimal.Kata Kunci : Kemiskinan, potensi, zakat, wakaf tunai
PENGGUNAAN OBAT KUMUR POVIDONE IODINE SEBAGAI TINDAKAN PRA-PROSEDURAL UNTUK MENGURANGI RISIKO PENULARAN COVID 19
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3291

Abstract

 Coronavirus Disease 2019 (COVID 19) merupakan penyakit infeksi menular yang muncul pertama kali di Wuhan pada Desember 2019 yang    disebabkan    oleh    Severe    Acute    Respiratory    Syndrome Coronavirus  2  (SARS-CoV-2)  dan  dapat  bertransmisi   melalui droplet saat batuk, bersin dan membran mukosa pada hidung dan mulut. Dokter gigi merupakan profesi yang rentan terinfeksi karena sering terpapar dengan saliva dan darah. Povidone iodine menunjukkan aktivitas in vitro terhadap virus, termasuk SARS-CoV. Tujuan dari scoping review ini untuk mengetahui penggunaan obat kumur povidone iodine sebagai tindakan pra-prosedural untuk mengurangi risiko penularan COVID  19. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yaitu data diperoleh dengan cara membaca, mempelajari dan memahami melalui media lain yang bersumber dari literature. Pencarian data dilakukan melalui database PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Hasil scoping review dari 15 artikel menyatakan bahwa adanya penurunan jumlah materi genetik virus yang ada setelah berkumur dengan povidone iodine. Kesimpulan dari scoping review ini bahwa penggunaan obat kumur povidone  iodine  sebelum  tindakan  pra-prosedural  efektif  untuk mengurangi risiko penularan COVID 19.Kata Kunci: Povidone iodine, COVID 19, perawatan gigi
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea var achepala)TERHADAP KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN MEDIA TANAM PADA PERTAMAN HIDROPONIK Rosmadelina Purba; Jonner Purba; Andre Joy Hezwkiel Tampubolon
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2549

Abstract

Penelitian ini berjudul” Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea var achapala) Terhadap Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dan Media Tanam Pada Pertanaman Hidroponik” .Penelitianini  dilaksanakanBulan Oktober hingga November ,di rumah kasa Fakultas Pertanian USI dengan ketiggian  ± 400 mdpl.                Tujuan penelitian adalah untukmengetahuirespon pertumbuhan dan produksi tanaman kailan (Brassica oleracea var achapala) terhadap konsentrasi pupuk organik cair dan media tanam pada pertanaman hidroponik.Penelitiaanmenggunakan rancangan acaklengkap(RAL)faktorial, dengan2faktorperlakuan,dimanafaktorpertamaadalahkonsentrasi pupuk organik cair yangterdiridari 3 tarafyaitu N1= 5 ml/l , N2= 15 ml/l , N3 = 25 ml/l ,sedangkanuntukfaktorkeduaadalahmedia tanamterdiri dari 3tarafyaitu M1 = Rockwool ,M2 = Arang Sekam ,M3 = Cocopeat. Parameter yang diamati dalam penelitian ini diantaranya: tinggi tanaman, jumlah daun, berat akar,berat segar tanaman                Hasil penelitianmenunjukkanbahwaperlakuanKombinasi perlakuan konsentrasi pupuk organik cair dan media tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 28 HST tetapi ,tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 dan 21 HST, jumlah daun umur 14,21,28 HST , Berat akar, Berat segar per tanaman Perlakuan (N3M2 ) menunjukan tinggi tanaman tertinggi  pada umur 28 HST(29,04 cm). Jumlah daun umur 28 HST tertinggi terdapat pada perlakuan N3M3 , N3M2 yang menunjukkan rata-rata yang sama (9,58). Berat akar N3M3 (3,55 g)Berat  segar tanaman tertinggi pada perlakuan N3M3 dan  N3M2 Masing-masing 11,75 g. Kata kunci: Kaylan,Pupuk organic cair, Media Tanam
IMPLEMENTASI PKPU NO 23, 28, 33 TAHUN 2018 TENTANG ALAT PERAGA KAMPANYE Lara Indah Yandri; Akmal Arianto; Roby Hadi Putra
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3293

Abstract

Melihat banyaknya pelanggaran terkait alat peraga kampanye pada Pemilu serentak 2019 tentu perlu dilakukan penelitian ilmiah yang komprehensif. Ini dilatarbelakangi dari beberapa kasus yang terjadi di tengah masyarakat dan telah menimbulkan kerusuhan diantara sesama pendukung pasangan calon, selain itu peneliti juga memprediksi masalah ini juga akan berpotensi menjadi akar masalah pada penyelenggaraan Pilkada 2020 karena masih banyak regulasi sebagai dasar hukum yang tidak sesuai dengan dasar penyelenggaraan. Penelitian ini mencoba menganalisis aturan yang diatur di dalam PKPU No 33 tahun 2018 pasal 1 huruf A ayat 28-30, Di dalam ayat 28 tentang alat peraga kampanye, lebih lanjut pada pasal 29 dijelaskan bahan kampanye adalah semua benda atau bentuk lain yang memuat visi, misi, program, dan/atau informasi lainnya dari peserta Pemilu, simbol atau tanda gambar yang disebar untuk keperluan Kampanye yang bertujuan untuk mengajak orang memilih peserta Pemilu tertentu. Penertiban alat peraga kampanye dalam pelaksaannya masih menemui banyak kendala seperti pada saat eksekusi yang dilakukan oleh TNI, POLRI dan Satpol PP KPU masih memiliki anggaran kampanye yang terbatas sehingga banyak calon ataupun partai nakal yang tetap melanggar aturan terkait alat peraga kampanye. Di Tanah Datar pada Pileg tahun 2019 terjadi 3 kali pencopotan yang dilakukan oleh TNI, POLRI,dan SATPOL PP. Ini terjadi karna terbatasnya anggaran yang disediakan pemerintah daerah melalui KESBANGPOL. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian hukum yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan statute approach dan conseptual approach. Yang dimaksud dengan statute approach adalah pendekatan yang didasarkan pada penelaahan peraturan hukum yang terkait dengan masalah yang dibahas. Peraturan hukum tersebut yang menjadi bahan hukum primer di dalam penelitian ini. Pendekatan konseptual akan memberikan pemahaman dengan menggunakan doktrin-doktrin yang berupa pendapat para ahli hukum. Dalam PKPU No 33 tahun 2018 terutama pada point sanksi yang diatur pada pasal 79 masih bersifat umum seperti peringatan tertulis, penurunan dan pembersihan serta penghentian iklan kampanye di media cetak, media elektronik, media dalam jaringan, media sosial, dan lembaga penyiaran. Sanksi ini tentu belum bias membuat efek jera terhadap bakal calon atau partai nakal sebagai peserta Pemilu. Hendaknya aturan tentang kampenye berkaitan dengan sanksi pelanggaran alat peraga kampanye diperkuat sehingga prinsip keadilan dalam pemilu lebih dirasakan, sehingga pada pelaksaaan Pemilukada tahun 2020 kasus-kasus terkait pelanggaran alat-alat peraga kampanye tidak lagi kita temukan. Kata Kunci: Alat Peraga, Kampanye, Pemilu
MEMBANGUN PARADIGMA ILMU HUKUM PROFETIK PERSPEKTIF USHULUL ‘ISYRIN Romi Saputra
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2789

Abstract

Paradigma rasional telah lama menguasai alam berfikir umat manusia dalam memahami hukum, tidak terkeculi pakar dan ahli hukum indonesia. Dengan mendasarkan  suatu kebenaran kepada rasio, paradigma rasional menganggap akal adalah sarana untuk sampai kepada maksud dan tujuan dalam berhukum. Sehingga tidak heran paradigma rasional melahirkan corak pemikiran sekularisme, pluralisme, liberalisme, dan bahkan sampai kepada atheisme jauh dari nilai-nilai moral dan etika,karena dengan semangat rasio mencoba untuk menembus dinding kesakralan (suatu yang sudah bersifat tetap, suci, dan permanen) dalam agama dengan dalih bersikap kritis. Selain itu sesutu itu dianggap diakui sebagai hukum ketika aturan itu dibentuk oleh lembaga yang berwenang (dalam bentuk peraturan perundang-undangan). Oleh karenanya diperlukan paradigma baru untuk mengimbangi paradigma rasional ini dengan megembangkan paradigma profetik atau transendental. Paradigma profetik sebagai paradigma yang baru masih sangat memungkinkan untuk dikaji dan didalami, maka dalam tulisan ini akan mencoba membangun paradigma profetik perspektif Arkanul Bai’ah. Adapun permasalahan dalam tulisan ini adalah bagaimanakah bentuk paradigma ilmu hukum profetik perspektif Arkanul Bai’ah?. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat Deskriptif analitis, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konseptual, sedangkan teknik pengumpulan datanya berasal dari literatur atau disebut juga penelitian ini dengan library research. Hasil penelitian ini: secara ontologi ilmu hukum profetik perspektif Arkanul Baiahadalah makna hukum itu menunjuk kepada zat Allah SWT (Allah itu sendiri), allah adalah sebagai hakim yang memutuskan hukum, sementara hukum allah telah dijelaskan melalui wahyu (al quran dan sunnah) maka dalam memahami persoalan hukum wajib berpedoman kepada al quran dan sunnah dan menjadikanya sebagai tolak ukur dalam menimbang kebenaran.  Secara epistemologi ilmu hukum profetik memandang antara ilmu dan wahyu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan (terintegrasi), ketika terjadi pertentangan antara wahyu dengan akal maka wahyu wajib diutamakan. Kemudian dalam pengembangan keilmuan haruslah memperhatikan kerangka yang bersifat tsawabit dan mutaghayirat sehingga syariat dan akal bekerja sesuai peruntukan wilayah kerjanya masing-masing. Dan secara aksiologi ilmu hukum profetik bermanfaat dalam menghadirkan kemashlahatan, keadilan, rahmat dan kebijaksanaan (hikmah).Kata Kunci: Paradigma, Ilmu hukum profetik, Ushulul ‘Isyrin
SIKAP KEBERAGAMAAN MASYARAKAT DI NAGARI ABAI SIAT KECAMATAN KOTO BESAR KABUPATEN DHARMASRAYA Susi Puspitas Sari; Nidya Fitri
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2516

Abstract

Penelitian ini berjudul sikap keberagamaan masyarakat di nagari Abai Siat kecamatan Koto Besar kabupaten Dharmasraya. Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya kenakalan yang terjadi di nagari Abai Siat, sementara banyak ulama dan tempat ibadah yang layak. Maka dari kasus ini maka tujuan penelitian ini adalah mengetahui keberagamaan masyarakat di nagari Abai Siat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sikap keberagamaan masyarakat di nagari Abai Siat sudah memiliki sikap keberagamaan yang baik. Hal ini ditandai dengan aktifnya 5 mesjid dan 20 musholah dengan berbagai kegiatan keagamaan. Seperti TPQ (Taman Pendidikan Qur’an), pengajian dan wirid rutin, zikir akbar, ikatan remaja mesjid (IKRAMA), dan musyawarah berkala. Pendekatan yang di lakukan adalah secara langsung dan melalui media gruop wa dan fb serta keikutsertaan pihak perangkat nagari. Semua kegiatan keagamaan ini memberikan efek atau pengaruh positif terhadap sebagian besar masyarakat nagari Abai Siat.
KUNJUNGAN WISATAWAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT TEMPATAN PADA DESTINASI WISATA DI KABUPATEN PESISIR SELATAN Yoggi Harmaidi; Asdi Agustar; Afrizal Afrizal
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik wisatawan yang berkunjung, persepsi wisatawan tentang sapta pesona destinasi pariwisata dan dampak kunjungan wisatawan terhadap perekonomian masyarakat tempatan pada destinasi wisata Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Survey terhadap wisatawan yang berkunjung dan beberapa pelaku usaha yang ada pada lokasi wisata yang telah ditetapkan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Unit analisis penelitian adalah wisatawan yang diambil sebagai sampel secara Accidental dengan menggunakan rumus Slovin, sedangkan masyarakat atau pelaku usaha ditetapkan dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis dengan skala likert (Likert Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik wisatawan yang berkunjung sangat beraneka ragam mulai dari daerah asal, pola kunjungan, frekuensi kunjungan, waktu berkunjung, hal yang ingin dilihat atau dialami, dan lama tinggal wisatawan. Persepsi wisatawan tentang sapta pesona secara keseluruhan berada pada kategori baik dan kunjungan wisatawan sangat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat tempatan pada destinasi wisata di Kabupaten Pesisir Selatan.Kata Kunci  : Persepsi, Destinasi Pariwisata, Sapta Pesona, masyarakat tempatan
MENYUKSESKAN ASI EKSKLUSIF KELUARGA ‘AISYIYAH KOTA PADANG Mandria Yundelfa; Nova Rita; Weni Kurnia Sari
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3287

Abstract

Ibu  menyusui merupakan populasi wanita usia subur yang paling rentan mengalami masalah gizi kurang atau Kekurangan Energi Kronis (KEK). Namun, pandemi covid-19 yang masih meningkat dan kebijakan pembatasan sosial, menjadi alasan pendidikan kesehatan tidak memungkinkan dilakukan secara langsung, sehingga perlu sekali memanfaatkan media sosial (model virtual). Tujuannya membuktikan pengaruh pendidikan kesehatan gizi ibu menyusui secara virtual pada masa pandemi covid-19 untuk keberhasilan ASI Eksklusif dalam keluarga ‘Aisyiyah di Kota Padang. Jenis penelitian adalah true experiment non equivalent control group design. Sampel dalm penelitian ini berjumlah 58 orang (29 kelompok kontrol, 29 kelompok kasus) Ibu menyusui yang mempunyai bayi ≤ 1 bulan dalam keluarga ‘Aisyiyah kota Padang. Hasil penelitian didapatkan p-value 0,000 (p<0,05) pada kelompok kasus dan 0,064 (p>0,05) pada kelompok kontrol. Kesimpulan bahwa pendidikan kesehatan secara virtual memiliki pengaruh terhadap Pengetahuan Ibu tentang Gizi Menyusui dan Pemberian ASI Eksklusif di Keluarga Aisyiyah.Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Virtual, Pengetahuan, ASI Ekslusif 
PENERAPAN PERILAKU ISLAMI MAHASISWA KEPERAWATAN POLITEKNIK ‘AISYIYAH SUMATERA BARAT DALAM KEHIDUPAN PRIBADI DAN KELUARGA SESUAI PHIWM Desi Asmaret; Nurhaida Nurhaida; Trisna Jayati
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pengetahuan, sikap dan tindakan mahasiswa Keperawatan Diploma Tiga Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat dalam menerapkan Perilaku Islami dalam kehidupan Pribadi dan Keluarga sesuai Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM). Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi yaitu jenis penelitian kualitatif. Data-data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi dan partisipasi, pertanyaan tertulis dilakukan melalui google form, wawancara dan dokumentasi. Data itu kemudian diolah secara analitis deskriptif. Responden penelitian terdiri atas mahasiswa keperawatan berjumlah tujuh puluh enam orang. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa keperawatan bernilai sangat Sangat baik 36,8 %, Baik  57,9 %, Cukup 5,3 %, kurang 0 % sesuai dengan PHIWM. Artinya secara umum dalam implementasi PWIM rata-rata adalah baik, meskipun setelah dikonfirmasi masih ada yang tidak konsisten menjalankan sholat dan mengaji dalam keluarga dan di antaranya keluarga masih ada yang bersikap kasar. Hasil ini berimplikasi kepada pentingnya pihak kampus melakukan peningkatan dan pengembangan pembinaan Al-Islam Kemuhammadiyahan/ Ke’Aisyiyahan (AIKA) dibidang PHIWM dengan memperhatikan lima indikator PHIWM dalam kehidupan pribadi dan enam indikator PHIWM dalam kehidupan keluarga mahasiswa. Kata Kunci: Pribadi, Keluarga, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM). Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat. 

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue