cover
Contact Name
Maftuchah, S.Si.T, M.Kes
Contact Email
maftuchah89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maftuchah89@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal SMART Kebidanan
ISSN : 23016213     EISSN : 25030388     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all midwifery area including maternal and child health, midwifery, ante natal, labor, post-partum, family planning, adolescent health, pre-conception period, pre-menopause, complementary in midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
MOBILISASI DINI DALAM PROSES PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA PADA IBU POST PARTUM DI RS DEWI SARTIKA Irmayanti Irmayanti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.193 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v6i1.237

Abstract

Sectio Caesarea (SC) adalah Salah satu cara penanganan komplikasi persalinan. Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada petugas kesehatan di Rumah Sakit Dewi Sartika, mobilisasi dini dilaksanakan pada semua pasien post operasi SC selama 1-7 hari. Petugas kesehatan menyatakan, hari 1-3 pasien masih takut untuk melakukan mobilisasi. Banyak pasien yang mau melakukan mobilisasi di hari kelima. Kurangnya kesadaran ibu melakukan mobilisasi dini memungkinkan penyembuhan luka terhambat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai hubungan antara mobilisasi dini dengan proses penyembuhan luka sectio caesarea pada ibu post partum”. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Dari  33 sampel, proses penyembuhan luka section caesarea cepat sebanyak 19 (57.6%), lambat sebanyak 14 (42.4%) responden. Sedangkan mobilisasi dini baik sebanyak 21 (63.6%), mobilisasi dini kurang sebanyak12 (36.4) responden. Hasil analisis chi-square diperoleh ρvalue lebih kecil dari nilai ɑ (0,03<0,05).Terdapat hubungan antara Mobilisasi Dini dengan Proses Penyembuhan Luka Section Caesarea pada Ibu Post Partum di Rumah Sakit Dewi Sartika. kata kunci : mobilisasi dini; proses penyembuhan luka; sectio caesarea
MANFAAT BACK ROLLING MASSAGE TERHADAP PENGELUARAN ASI DI KLINIK ESTHI HUSADA HUSADA SEMARANG Dewi Mayangsari; Dedeh Rahma
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.805 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v6i1.245

Abstract

Back Rolling Massage merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI.Back Rolling Massage dilakukan pada sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae kelima-keenam ibu akan merasa tenang, rileks, meningkatkan ambang rasa nyeri dan mencintai bayinya, sehingga dengan begitu hormon oksitosin keluar dan ASI pun cepat keluar.Tujuan penelitian : untuk mengetahui apakah ada manfaat Back Rolling Massage terhadap  pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) pada ibu nifas di klinik Esti Husada Kota Semarang.Metode : jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode Quasi Eksperiment. Desain penelitian menggunakan pretest-postteswith control group design.. pengambilan sampel dengan total sampel  sejumlah 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji paired t-test Hasil : Berdasarkan analisa bivariat dengan menggunakan uji statistik paired t-test maka didapatkan nilai p value sebesar 0,002 (nilai probabilitas (p) >α(0,05)). Kesimpulan : bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah Back Rolling Massageterhadap pengeluaran ASI ibu nifas.  Kata kunci: back rolling massage; pengeluaran ASI
Penyebab Kerentanan Hamil Diluar Nikah pada Remaja Marta, Eka Seba
Jurnal SMART Kebidanan Vol 5, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.893 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v5i2.191

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sekitar 16 juta perempuan berusia 15-19 tahun melakukan hubungan seksual pranikah sekitar 14% dari kejadian aborsi tidak aman. Di Indonesia frekuensi terbesar remaja yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan sebanyak 58,5% berada pada umur 15-19 tahun dan rata-rata 19 tahun remaja telah melakukan aborsi. Kelompok 15-19 wanita telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah sebesar 0,7% dan pada pria sebesar 4,5%. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kerentanan hamil diluar nikah SMA Padang Tahun 2015.Jenis penelitian adalah analitik pendekatan cross sectional. Populasi 47 orang dengan tekhnik total sampling. Analisa dilakukan dengan univariat dan bivariat menggunakan statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa, kerentaan hamil diluar nikah (59,6%), pengetahuan kurang (53,2%), sikap kurang baik (66%).  Hasil uji statistic menggunakan uji chi-square didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p=0,002) dan sikap (p=0,000) dengan kerentanan hamil diluar nikah. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna terhadap pengetahuan dan sikap remaja terhadap kerentanan hamil diluar nikah . Untuk itu diharapkan kepada remaja agar dapat meningkat pengetahuan mereka, sehingga dapat mempengaruhi sikap remaja dalam melakukan tindakan.Kata Kunci : Hamil Luar Nikah ; Pengetahuan ; Sikap
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANDAI KOTA KENDARI Puspita Adriani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.615 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v6i1.234

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang paling esensial untuk pemulihan kesehatan dan kelangsungan hidup. Kekurangan Vitamin A akan meningkatkan kesakitan dan kematian, mudah terserang penyakit infeksi seperti diare, radang paru-paru, pneumonia, dan akhirnya kematian. Survey pengambilan data awal di Puskesmas Kandai Kota Kendari Tahun 2016 dari 1.504 balita, yang diberikan Vitamin A sebanyak 1.250  (83,11%) dan tidak diberikan sebanyak 254 (16,89%). Tahun 2017 dari 1.624 balita, yang diberikan Vitamin A sebanyak 1.520 (93,60%) dan tidak diberikan sebanyak 104 (6,40%). Hal ini menunjukkan bahwa cakupan Vitamin A di Puskesmas Kandai belum mencapai target 100 %. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari pada tahun 2018 yaitu sebanyak 1.714 orang. Sampel 30 orang, dengan teknik penarikan sampel secara accidental sampling. Hasil analisis bivariat, nilai p (0,001) < α (0,05) (pengetahuan), nilai p (0,015) < α (0,05) (pendidikan), nilai p (0,000) < α (0,05) (pekerjaan). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pendidikan dan pekerjaan dengan pemberian Vitamin A pada balita (6-59) bulan. Kata Kunci : vitamin A; pengetahuan; pendidikan; pekerjaanFACTORS ARE RELATED GIVING VITAMIN A FOR INFANTS (6-59) MONTHS  AT KANDAI HEALTH CENTER KENDARI CITY  Vitamin A is the most essential nutrient for health recovery and survival. Vitamin A deficiency will increase pain and death, susceptible to infectious diseases such as diarrhea, pneumonia, pneumonia, and death. The initial data survey was collected at Kandai Health Center Kendari City on 2016, there were 1,504, Vitamin A was already given to 1,250 (83,11%) and there were 254 (16,89%) were not given. In 2017 there were 1,624 toddlers, who were given Vitamin A as many as 1,520 (93.60%) and not given 104 (6.40%). This shows that the coverage of Vitamin A at Kandai Health Center has not reached 100% of the target. Quantitative analytical with cross sectional approach is applied for this research. The population was all mothers of children under five who are in the working area of Kendari City Kandai Health Center in 2018, who are 1,714 people. Samples were 30 people, with sampling techniques used accidental sampling. The results of the bivariate Analysis study, p value (0.001) <α (0.05) (knowledge), p value (0.015) <α (0.05) (education), p value (0,000) <α (0.05) (occupation).cThe conclusion is that there is a significant relationship between knowledge, education and employment with the provision of Vitamin A in infants (6-59) months. Keywords: vitamin A; knowledge; education; occupation
Persepsi Ibu Bersalin tentang Manfaat Hypnobirthing terhadap Proses Persalinan di RB Ngesti Widodo Ungaran Dita Wasthu Prasida; Yunani Yunani; Deni Yustina
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.128 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i1.47

Abstract

ABSTRAK Latar belakang :Melahirkan adalah hal yang sangat dinanti – nantikan oleh seorang wanita yang telah berkeluarga. Bagi seorang wanita proses persalinan seringkali merupakan sesuatu yang menakutkan, karena mereka membayangkan rasa sakit yang akan dialami saat melahirkan nanti. Akibatnya rasa takut yang dimiliki semakin tinggi dan menyebabkan rasa nyeri seolah lebih kuat dari pada seharusnya karena dalam pikiran mereka telah tertanam bahwa proses persalinan itu menyakitkan. Timbulnya nyeri persalinan dan akibat dari nyeri persalinan, dapat di usahakan mengurangi sampai menghilangkan kecemasan dan nyeri persalinan yaitu salah satunya dengan metode hypnosis. Kehamilan dan persalinan dengan hypnosis disebut juga dengan metode hypnobirthing. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi ibu bersalin dengan manfaat hypnobirthing terhadap proses persalinan di RB. Ngesti widodo Ungaran. Metode : penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, dengan partisipan sebanyak 3 ibu bersalin dengan hypnobirthing. Hasil : Hasil wawancara mendalam pada partisipan didapatkan persepsi ibu bersalin tentang manfaat bersalin dengan hypnobirthing. Saran : saran dalam penelitian ini diharapkan hypnobirthing dapat dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan kebidanan dengan matakuliah AsuhanPersalinan. Kata kunci : Persepsi; Hypnobirthing; Ibu bersalin; proses persalinan  THE PERCEPTION OF CHILDBIRTHING MOTHERS ABOUT HYPNOBIRTHING BENEFITS TOWARD THE PROCESS OF CHILDBIRTH IN NGESTI WIDODO MATERNITY HOUSE UNGARAN ABSTRACT Background: Childbirth is a very anticipated - forward by a woman who has a family. For a woman childbirth is often something that is scary, because they imagine the pain that will be experienced during childbirth later. Consequently fear possessed higher and cause pain as stronger than it should be because in their minds have embedded that childbirth is painful. The onset of labor pain and pain as a result of childbirth, can try to relieve anxiety and reduce labor pain is one of the methods of hypnosis. Pregnancy and childbirth with hypnosis is also called hypnobirthing method. Purpose: This study was to explore the perception of childbirthing mothers about hypnobirthing benefits toward the process of childbirth in Ngesti Widodo Maternity House Ungaran. Method: This study used a qualitative method with phenomenological approach. Data collection techniques were with in-depth interviews, the participants were 3 maternity with hypnobirthing. Result: The results of in-depth interviews in participants showed maternal perception of maternity benefits with hypnobirthing.Suggestion: It is expected that hypnobirthing can be incorporated into midwifery education curriculum with courses Delivery Care. Keyword                : Perception; hypnobirthing; childbirthing mother; childbirth.
Seks Bebas Menurut Remaja Putri di SMA N 1 Sragi Is Susiloningtyas; Iga Retia Mufti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 4, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.11 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v4i2.100

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan generasi penerus pembentuk keluarga. Data demografi menunjukkan bahwa remaja merupakan populasi yang besar dari penduduk dunia. Seperlima dari penduduk dunia adalah remaja berumur 10-19 tahun. Di Indonesia jumlah remaja berumur 10-19 tahun adalah sebesar 22,2% dari total penduduk Indonesia, terdiri 49,1% perempuan dan 51,9% laki-laki. Walaupun remaja telah mencapai kematangan kognitif, namun dalam kenyataannya mereka belum mampu mengolah informasi yang diterima tersebut secara benar. Tingkah laku seksual remaja cenderung meningkat atau progresif. Diawali dengan necking (berciuman sampai ke daerah dada), kemudian di ikuti oleh petting (saling menempelkan alat kelamin). Hubungan intim, atau pada beberapa kasus, seks oral, yang secara besar meningkat pada usia remaja selama beberapa tahun belakangan ini. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMA N 1 Sragi belum mendapatkan pendidikan seks di sekolah dan angka kehamilan tidak diinginkan cukup tinggi yaitu 2 kali dalam satu tahun. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan kelas XI di SMA N 1 Sragi menggunakan teknik sampling proportionate stratified random sampling yaitu 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang seks bebas di SMA N 1 Sragi mayoritas responden berpengetahuan kurang berjumlah 40 orang (40%), pengetahuan baik berjumlah 33 orang (33%) responden, dan yang mempunyai pengetahuan  cukup berjumlah 27 orang (27%) responden. Saran untuk pihak sekolah perlu adanya kurikulum tentang Kesehatan reproduksi di sekolah menengah atas Kata Kunci : Remaja putri; Seks bebas FREE SEX PERCEPTION ACCORDING TO FEMALE STUDENTS IN SMA N 1 SRAGIABSTRACT Teenagers are the next generation of family builders. Demographic data shows that adolescents are a large population of the world's population. One fifth of the world's population is a teenager aged 10-19 years. In Indonesia the number of adolescents aged 10-19 years is 22.2% of the total population of Indonesia, consisting of 49.1% female and 51.9% male. The characteristics of adolescents have reached cognitive maturity. But in this case, they have not been able to process the received information correctly. Teens' sexual behavior is increasing or progressive. Beginning with necking (kissing up to the chest area), then followed by petting (mutual gluing to the genitals). Intimate relationships, or in some cases, oral sex, are greatly increased in adolescence over the past few years. Based on the results of preliminary studies in SMA N 1 Sragi got pregnancy rate and no information about sex education was 2 times higher in a year. The research type was descriptive with cross sectional approach. The sample in this research were students of class X and class XI in SMA N 1 Sragi and used stratified random sampling technique that were 100 respondents. The result of the research shows that the level of knowledge of girls about free sex in SMA N 1 Sragi is less as many as 40 people (40%), good knowledge 33 people (33%), and who are knowledgeable are 27 people (27%). School needs a curriculum on health especially sex educationKeywords: Teenagers; Free sex
Gambaran Kelengkapan Antenatal Care Terpadu Di Puskesmas Tepus II Gunungkidul Bundarini Bundarini; Enny Fitriahadi
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.173 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v6i2.272

Abstract

Pelayanan antenatal diberikan  oleh tenaga kesehatan  terlatih untuk ibu selama masa kehamilannya, dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan  dalam standar  pelayanan kebidanan. Pelayanan antenatal care terpadu meliputi  10 standar yang dikenal dengan 10 T. Tujuan penelitian ini  mengetahui gambaran kelengkapan  pelayanan Antenatal Care terpadu di Puskesmas Tepus II tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design deskriptif survey melalui pendekatan  cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 200 ibu . Analisis data menggunakan analisis univariat. Pengambilan data dengan study dokumentasi menggunakan instrument lembar observasi dengan merekap data yang ada didalam kohort ibu, register kunjungan, rekam medis pasien dan buku KIA. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal standar 10 T lengkap sebesar 144 orang (72%) dan yang memperoleh pelayanan ANC standart 10 T kurang lengkap 57 (28%). Standar  pemeriksaan laboratorium deteksi IMS/ shipilis paling rendah yaitu 144 (72%). Ibu hamil disarankan segera melakukan pemeriksaan kehamilan setelah diketahui hamil agar selama kehamilan memperoleh pelayanan sesuai standar.  Tingkat pendidikan ibu, keterbatasan sarana prasarana serta sumber daya kesehatan  menyebabkan ibu hamil kurang lengkap mendapatkan pelayanan ANC terpadu.Kata kunci :  antenatal care terpadu; kelengkapan 
Efektifitas Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Terhadap Peningkatan Hemoglobin (Hb) Di STIKes Muhammadiyah Cirebon Tonasih Tonasih; Siti Difta Rahmatika; Ade Irawan
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v6i2.292

Abstract

Salah satu upaya untuk memutus mata rantai terjadinya stunting, Wali Kota Cirebon menetapkan pencanangan “Hari Minum Tablet Tambah darah (TTD)” terhadap para siswa SMP/MTs dan SMA/SMK/MA setiap hari rabu di Sekolah. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan generasi yang sehat, produktif dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian TTD pada remaja putri terhadap peningkatan Haemoglobin (Hb) di STIKes Muhammadiyah Cirebon Tahun 2019. Metode Penelitian ini adalah quasi eksperimen, populasi mahasiswi di STIKes Muhammadiyah Cirebon dengan Total Sampling sebanyak 22 orang. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan paired T test. Kadar hemoglobin pada responden sebelum diberikan tablet Fe didapatkan rata-rata kadar Hb sebesar 12.7 g/dl, sedangkan sesudah mengkonsumsi tablet Fe rata-rata kadar Hb sebesar 12.9 g/dl dengan P value 0,022 . Ada pengaruh pemberian tablet tambah darah pada remaja terhadap peningkatan Hb di STIKes Muhammadiyah Cirebon tahun 2019. Kata kunci:  anemia; tablet tambah darah; remaja putri
Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Untuk Meningkatkan Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir Sawitry Sawitry; Puput Kurnia Sari; Putri Kusumawardhani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.69 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v6i2.274

Abstract

Tempat paling nyaman bagi bayi baru lahir adalah di dada ibu, sehingga Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang dilakukan segera setelah bayi lahir dapat mencegah terjadinya hipotermi dan merupakan langkah awal untuk mencapai keberhasilan ASI Eksklusif.Data persalinan dari bulan Januari sampai dengan Mei 2015 sebanyak 137 persalinan dan semua dilakukan IMD.Tujuan Penelitian adalah menganalisishubungan pelaksanaan IMD dengan suhu tubuh bayi baru lahir. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, sampel sebanyak 30 ibu bersalin dengan teknik sampling menggunakan accidental sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat Chi Square. Berdasarkan analisa bivariat dengan menggunakan Chi Square maka didapatkan nilai p value sebesar 0,000. Ada hubungan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan suhu tubuh bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Halmahera Kota Semarang. Kata kunci: bayi baru lahir;  inisiasi menyusu dini; suhu tubuh   
Persepsi Mahasiswa D Iii Kebidanan Tentang Pencegahan Anemia Di Stikes Karya Husada Semarang Nichlatur Rohmah; Putri Kusuma Wardhani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.066 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i1.51

Abstract

Latar Belakang: Remaja adalah periode perkembangan selama di mana individu mengalami perubahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, terjadi antara usia 13-20 tahun. Istilah adolesens menunjukkan titik di mana reproduksi mungkin dapat terjadi. Perubahan hormonal pubertas mengakibatkan perubahan penampilan pada orang muda, dan perkembangan mental mengakibatkan kemampuan untuk menghipnotis dan berhadapan dengan abstraksi . Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang gambaran Persepsi Mahasiswa D III  Kebidanan Tentang Pencegahan Anemia di STIKES Karya Husada Semarang Tahun 2016. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, Penelitian ini menggunakan metode purpose sampling,jumlah partisipan dalam penelitian ini tidak ada batasnya tetapi memiliki karakteristik sesuai dengan tujuan penelitian dan kriteria yang sesuai. Hasil Penelitian: Semua mahasiswa di D III Kebidanan STIKES Karya Husada Semarang sudah tahu tentang cara pencegahan anemia dan sudah diterapkan. Semua mahasiswa di D III Kebidanan STIKES Karya Husada Semarang sudah tahu tentang cara meningkatkan pencegahan anemia dan sudah diterapkan dengan cara melakukan diet menu gizi seimbang dan mengkonsumsi buah-buahan yang berguna untuk mencegah terjadinya anemia. Kata Kunci : Persepsi; Mahasiswa; Pencegahan Anemia               PERCEPTION OF THE D III MIDWIFE STUDENTS ABOUT THE PREVENTION OF ANEMIA IN STIKES KARYA  HUSADA SEMARANG  Background: dolescent is a periode of development during which individuals experience the change from childhood to adulthood, occurs between the ages of 13-20 years. Adolesens term indicates the point at which, the reproduction may occur. Hormonal changes lead to changes in the appearance of puberty in young people, and mental development resulted in the ability to hypnotize and dealing with abstractions. Purpose: This study aims to explore in depth about the picture faculty perceptions about D III midwifery Students perception About The prevention of anemia at STIKES Karya Husada Semarang 2015. Method: The method used in this study is a qualitative study using a phenomenological approach, this study used purposive sampling method, number of partisipantsin this study there is no limit but have characteristics consistent with the research objectives and criteria. Result: All students in D III midwifery at STIKES Karya Husada Semarang already know about prevention of anemia, and have applied to students. All students in D III midwifery at STIKES Karya Husada Semarang already know how to prevent anemia and have already applied to students. Keywords : Student; Perception; Prevention of Anemia

Page 7 of 16 | Total Record : 152