cover
Contact Name
Maftuchah, S.Si.T, M.Kes
Contact Email
maftuchah89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maftuchah89@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal SMART Kebidanan
ISSN : 23016213     EISSN : 25030388     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all midwifery area including maternal and child health, midwifery, ante natal, labor, post-partum, family planning, adolescent health, pre-conception period, pre-menopause, complementary in midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
The Effect Of Knowledge About Breast Cancer On Clinical Breast Examination Behavior Indah Sulistyowati; Lucky Restyanti Wahyu Utami
Jurnal SMART Kebidanan Vol 10, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v10i1.752

Abstract

ABSTRACTThe government has made various efforts, including early detection of breast cancer in women aged 30-50 years using the Clinical Breast Examination method. The incidence of breast cancer in Indonesia is 8,625 cases and 82% of them are found to be at an advanced stage. This is due to the reluctance of women to carry out early examinations. The purpose of this study was to determine the effect of knowledge about breast cancer on clinical breast examination behavior in women of childbearing age. The type of research used is quantitative research with an analytic survey research method, namely a survey or research that tries to explore how and why health phenomena occur. The population in this study were Women of Reproductive Age with a total sample of 33 respondents. Data collection using a questionnaire. Analysis of the relationship between the two variables using the Chi-Square test. From the results of the study it was found that most of the respondents had good knowledge about breast cancer, namely as many as 21 people (63.6%) and most of the respondents did not carry out Clinical Breast Examination as many as 18 people (54.5%) with a pvalue = 0.155 > 0.05 . so that there is no influence between Knowledge of Breast Cancer and the Implementation of Clinical Breast Examination in the Ngijo Village, Gunung Pati District, Semarang City. There needs to be an effort to increase knowledge and willingness to carry out Clinical Breast Examination as one of the efforts for Early Detection of Breast Cancer. Keywords: breast cancer; clinical breast examination; early detection                                                                                            ABSTRAK                                             Pemerintah telah melakukan berbagai upaya antara lain deteksi dini kanker payudara pada perempuan usia 30-50 tahun dengan menggunakan metode Pemeriksaan Payudara Klinis. Angka kejadian kanker payudara di Indonesia sebanyak 8.625 kasus dan ditemukan 82% diantaranya sudah berada pada stadium lanjut. Hal ini disebabkan keengganan perempuan untuk melakukan pemeriksaan dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan tentang kanker payudara terhadap perilaku pemeriksaan payudara klinis pada wanita usia subur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei analitik yaitu survei atau penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan terjadi. Populasi dalam penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 33 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis hubungan antara dua variabel menggunakan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang kanker payudara yaitu sebanyak 21 orang (63,6%) dan sebagian besar responden tidak melakukan Pemeriksaan Payudara Klinis sebanyak 18 orang (54,5%) dengan pvalue = 0,155 > 0,05. sehingga tidak ada pengaruh antara Pengetahuan tentang Kanker Payudara dengan Pelaksanaan Pemeriksaan Payudara Klinis di Kelurahan Ngijo Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan kemauan untuk melakukan Pemeriksaan Payudara Klinis sebagai salah satu upaya Deteksi Dini Kanker Payudara. Kata kunci: kanker payudara;pemeriksaan payudara klinis; deteksi dini
PENGALAMAN MENYUSUI PADA MASA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) AKIBAT PANDEMI COVID-19 DI DKI JAKARTA Febi Sukma; Dita Rahmaika Arumsari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v10i1.352

Abstract

ABSTRAK Hasil studi menyatakan bahwa 24,5 % ibu menyusui mengadapi kendala dalam menyusui. Pandemi Covid-19 mengakibatkan akses pelayanan kesehatan esensial untuk ibu seperti konseling menyusui di rumah sakit, klinik maupun kunjungan rumah telah terganggu. DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada bulan Maret 2020 untuk menekan penularan Covid-19 dan pada bulan Mei 2020 melonggarkan PSBB menjadi PSBB transisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman menyusui pada masa PSBB di DKI Jakarta. Desain penelitian menggunakan analitik komparatif observasional. Populasi penelitian ini adalah ibu melahirkan di bulan Maret - September 2020 yang berdomisili di DKI Jakarta. Jumlah sampel  sebanyak 70 orang dengan teknik quota sampling. Kuesioner  disebarkan pada bulan Mei – Juli 2021 melalui media sosial. Data dianalisis dengan uji Chi-Square dan Mann-Whitney menggunakan aplikasi SPSS 26. Tidak terdapat perbedaan antara masalah menyusui (p=0,471) ataupun dukungan pelayanan kesehatan (dukungan awal menyusui p=0,154; lingkungan pendukung menyusui p=0,788) pada masa PSBB ataupun PSBB transisi. Namun penggunaan dot (p=0,016), penyambung puting (p=0,025), dan pengetahuan tentang perah ASI (p=0,032) berpengaruh terhadap masalah menyusui. Pemahaman yang lebih baik tentang dampak pandemi Covid-19 akan menjadi panduan untuk mendukung ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan dalam mempersiapkan dan menjalani masa menyusui.  Kata Kunci: menyusui;masalah menyusui;dukungan pelayanan kesehatan;pandemi Covid-19 ABSTRACT Research proves that 24.5% of breastfeeding mothers experience breastfeeding problems. Due to the Covid-19 pandemic, access to essential services such as breastfeeding counseling through hospitals, clinics, and home visits has been disrupted. DKI Jakarta implemented Large-Scale Social Restrictions (LSSR) in March 2020 to suppress the transmission of Covid-19 and in May 2020 relaxed LSSR into a transitional LSSR. Research objective is to find out the experience of breastfeeding during the PSBB period in DKI Jakarta. The research design was an observational comparative analytic. The population is mothers who gave birth in March - September 2020 and are domiciled in DKI Jakarta. The number of samples are 70 people with quota sampling technique. Questionnaires were distributed in May – July 2021 through social media. Data analysis with Chi-Square and Mann-Whitney tests through the SPSS 26. There was no difference between breastfeeding problems (p=0,471)  or healthcare support (early breastfeeding support p=0,154; enabling environment p=0,788) during the LSSR or transitional LSSR. However, the use of pacifiers (p=0,016), nipple shield (p=0,025) and knowledge about expressing breastmilk (p=0,032) affect breastfeeding problems. A better understanding of the impact of the Covid-19 pandemic will be a guide to support pregnant women and mothers who have just given birth in preparing and undergoing breastfeeding.  Keywords: breastfeeding;breastfeeding problem;healthcare support;Covid-19 pandemic