cover
Contact Name
Maftuchah, S.Si.T, M.Kes
Contact Email
maftuchah89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maftuchah89@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal SMART Kebidanan
ISSN : 23016213     EISSN : 25030388     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all midwifery area including maternal and child health, midwifery, ante natal, labor, post-partum, family planning, adolescent health, pre-conception period, pre-menopause, complementary in midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Analisa Determinan Perilaku Seks Bebas di SMA Negeri 1 Kota Fajar di Kabupaten Aceh Selatan Mayang Wulan
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.333

Abstract

ABSTRAKNyeri punggung merupakan kejadian yang sering terjadi pada ibu hamil dan akan meningkat keluhannya saat ibu memasuki Trimester III. Penyebab nyeri punggung antara lain peningkatan berat badan selama hamil. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil dengan prenatal yoga. Prenatal yoga dapat membantu ibu hamil dalam melenturkan persendian karena bertambahnya berat badan selama kehamilan dan dapat digunakan untuk relaksasi pikiran ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui efektivitas prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan satu kelompok intervensi dengan sampel ibu hamil trimester III sebanyak 18 responden yang diambil secara purposive sampling. Instrument yang digunakan untuk mengukur nyeri punggung adalah Numeric Rating Scale (NRS) dengan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan p value 0,000 yang artinya ada pengaruh prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.  Kesimpulan dalam penelitian ini prenatal yoga dapat mengurangi nyeri punggung  ibu hamil trimester III.Kata kunci : prenatal yoga; nyeri punggung; ibu hamil trimester III  PRENATAL YOGA TO REDUCE BACK PAIN IN TRIMESTER III PREGNANT MOTHER ABSTRACTBack pain is a common occurrence in pregnant women and will increase when mothers in third trimester. The causes of back pain include weight gain during pregnancy. One of the efforts to reduce back pain in pregnant women is prenatal yoga. Prenatal yoga can help pregnant women in flexing the joints due to weight gain during pregnancy and can be used to relax the mind of the mother during pregnancy. This study was aimed to determine the effectiveness of prenatal yoga to reduce back pain in third trimester pregnant women. The research quantitative method used one intervention group with a sample of 18 third trimester pregnant women who will be taken by purposive sampling. The instrument used to measure back pain was the Numeric Rating Scale (NRS). Data analysis used Wicoxon test obtained p value 0,000 which means prenatal yoga can reduce back pain in third trimester pregnant women. The conclusion in this study prenatal yoga can be used as an alternative treatment for third trimester pregnant women who experience back pain. Keywords: prenatal yoga; back pain; third trimester pregnant women 
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise terhadap Penurunan Dysmenorrhea Yulita Elvira Silviani; Tita Rosnita; Buyung Keraman
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.264

Abstract

ABSTRAK           Angka kejadian nyeri menstruasi (dysmenorrhea) di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap Negara mengalami dysmenorrhea. Menurut data dari WHO, 2010 didapatkan angka kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita mengalami dysmenorrhea dengan 10-15% mengalami dysmenorrhea berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dysmenorrhea pada mahasiswa D III kebidanan STIKes Tri Mandiri Sakti . Metode penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif metode praeksperimen dengan rancangan desain (one group pre test-post test) dalam satu kelompok dengan analisa uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sampel pada penelitian ini sebanyak 19 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dari 19 responden yang mengalami dysmenorrhea, diperoleh rata-rata skala dysmenorrhea sebelum dilakukan senam 8,00 dan sesudah dilakukan senam diperoleh rata-rata 5,00  Berdasarkan hasil uji analisis terdapat signifikan nilai p-value =0,000 <α=0,05. Ada pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dysmenorrhea pada mahasiswa D III kebidanan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu.Kata Kunci: dysmenorrhea; abdominal stretching exercise; remaja putri THE EFFECT OF ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE ON DYSMENORRHEA REDUCTIONABSTRACTThe incidence of menstrual pain (dysmenorrheal) in the world is very large, on average more than 50% of women in each country experience dysmenorrheal. According to data from WHO, 2010 there was an incidence of 1,769,425 people (90%) of women having dysmenorrheal with 10-15% having severe dysmenorrheal. The purpose of this study was to determine the effect of abdominal stretching exercise gymnastics on the reduction of dysmenorrheal in students of Diploma of midwifery at STIKES Tri Mandiri Sakti students. The research method used in this quantitative analytical study was pre-experimental method with design design (one group pre-test post test) in one group. With paired simple T-test test analysis and Wilcoxon signed rank test to test the data with normal distribution. The samples in this study were 19 respondents and taken by purposive sampling technique. The analysis of this study used univariate and bivariate analysis with Wilcoxon Signed Rank Test. Based on the results of the study obtained from 19 respondents who experienced dysmenorrheal, obtained on average dysmenorrheal scale before doing 8.00 gymnastics and after doing gymnastics obtained an average of 5.00. Based on the results of the analysis there were significant P-value = 0,000 <α = 0 05 that there is an effect of abdominal stretching exercise on decreasing dysmenorrheal in Diploma midwifery students at level I and II at STIKES Tri MandiriSakti Bengkulu. The conclusion is that there is significant influence of abdominal Stretching to reduce dysmenorrheal pain in Diploma midwifery students of STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu.Keywords: abdominal stretching exercise; decreasing; female students
Dukungan Keluarga dalam Pemberian ASI Eksklusif Indah Sulistyowati; Oktaviani Cahyaningsih; Novita Alfiani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.326

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan di Kota Semarang telah mencapai target Renstra Kota Semarang (65,20%). Namun demikian pencapaian dalam program ASI Eksklusif ini harus mendapatkan perhatian khusus agar mencapai 100%. Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang besar pengaruhnya terhadap keberhasilan ASI Eksklusif. Adanya dukungan keluarga terutama suami akan memberikan dampak peningkatan rasa percaya diri atau motivasi ibu dalam menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif di RW I Tambakharjo Kota Semarang. Jenis penelitian observasional dengan metode penelitian survei analitik. Populasi adalah semua keluarga yang memiliki bayi usia 5-24 bulan di RW I Kelurahan Tambakharjo Kota Semarang dengan sampel sejumlah 35 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis bivariate menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang ASI Eksklusif yang kurang (94.3%), sebagian besar responden tidak mendukung pemberian ASI Eksklusif (56.6%) dan sebagian besar responden tidak memberikan ASI Eksklusif (62.9%) dan hasil uji Chi Square nilai ρ value = 0,031  dan ρ value = 0,007  < 0,05. Ada Hubungan pengetahuan dan dukungna keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif. Kata kunci : ASI Eksklusif ; dukungan; pengetahuan FAMILY SUPPORT IN EXCLUSIVE BREASTFEEDING ABSTRACTExclusive breastfeeding for infants 0-6 months in the city of Semarang has reached the target of the Renstra of the City of Semarang (65.20%). However, the achievements in this Exclusive Breastfeeding program must receive special attention in order to reach 100%. Family support is an external factor that has a big influence on the success of exclusive breastfeeding. The existence of family support, especially the husband will have an impact on increasing the confidence or motivation of mothers in breastfeeding. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge and family support for exclusive breastfeeding in Semarang City. This type of observational research was analytic survey research method. The population were all families who have babies aged 5-24 months in citizen Associations I Tambakharjo, Semarang City with a sample of 35 people. Data collection used a questionnaire. Bivariate analysis used  Chi-Square test. The results of the study most of the respondents have less knowledge about exclusive breastfeeding (94.3%), most respondents do not support exclusive breastfeeding (56.6%) and most respondents do not provide exclusive breastfeeding (62.9%) and Chi Square test results ρ value = 0.031 and ρ value = 0.007 <0.05. There is a relationship of knowledge and family support for exclusive breastfeeding..  Keywords: exclusive breastfeeding; support; knowledge 
Analisa Determinan yang Berhubungan dengan Preeklampsia Berat pada Ibu Hamil Tonasih Tonasih; Diyanah Kumalasary
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.298

Abstract

ABSTRAKPreeklamsia Berat (PEB) dan eklamsia di Indonesia merupakan penyebab dari 30%-40% kematian maternal di Indonesia. Berdasarkan jumlah persalinan di RSD Gunung Jati Kota Cirebon  pada bulan Januari sampai dengan Juni 2018 dari 700 persalinan sebanyak 85 ibu melahirkan dengan PEB (12%) dan merupakan peringkat ketiga setelah KPD dan BBLR. Oleh karena itu diperlukan perhatian, serta penanganan yang serius terhadap ibu bersalin dengan penyakit komplikasi ini. Timbulnya eklampsia pada umumnya dapat dicegah atau frekuensinya dikurangi dengan menekan faktor-faktor yang mempengaruhi nya . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisa determinan yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia berat di Ruang Bersalin RSD Gunung Jati Cirebon tahun 2018. Jenis penelitian adalah  analitik dengan pendekatan  cross  sectional. Populasi penelitian  adalah semua ibu yang dirawat di Ruang Bersalin RSD Gunung Jati Cirebon tahun 2018 sebanyak 1271 orang. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik chi square diperoleh umur responden nilai ρ sebesar 0,000, paritas dengan nilai ρ sebesar 0,000, kehamilan kembar nilai ρ sebesar 0,231, dan riwayat PEB dengan nilai  ρ  sebesar 0,000 yang berarti bahwa umur, paritas, dan riwayat PEB mempunyai hubungan dengan kejadian PEB sedangkan kehamilan kembar tidak mempunyai hubungan dengan kejadian PEB. Kesimpulan faktor yang berhubungan dengan PEB yaitu umur, paritas dan riwayat PEB.Kata Kunci: preeklamsia berat; kehamilan kembar; paritas; riwayat; umur DETERMINANT ANALYSIS RELATED TO SEVERE PREECLAMPSIA IN PREGNANT MOTHER ABSTRACT Severe preeclampsia in Indonesia are the cause of 30% -40% of maternal deaths in Indonesia. Based on the number of deliveries in Gunung Jati District Hospital of Cirebon in January to June 2018 out of 700 deliveries 85 mothers received severe preeclampsia (12%) and it was ranked after Premature Rupture Of Membran and Low baby Weight. The emergence of eclampsia in general can be prevented or its frequency is supported by factors that influence it. The purpose of this study was to figure out the determinant analysis relating to the incidence of severe preeclampsia in the maternity room of Gunung Jati Hospital of Cirebon in 2018. This type of analytic study was cross sectional. The study population was all mothers in the maternity ward of RSD Gunung Jati Cirebon in 2018 as many as 1271 people. The results of the study based on the chi square statistical test obtained respondents aged ρ value of 0,000, parity with p value of 0,000, twin pregnancy of ρ value of 0,231, and severe preeclampsia history with p value of 0,000 which means age, parity, and experience of severe preeclampsia relates to severe preeclampsia while twin pregnancy has no relationship with the incidence of severe preeclampsia.  Keyword: severe preeclampsia; twin pregnancy; parity; age 
Efektivitas Pemberian Seduhan Jahe terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Trimester I Dewi Aprilia Ningsih; Metha Fahriani; Melly Azhari; Mika Oktarina
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.320

Abstract

ABSTRAKEmesis atau mual dan  muntah pada kehamilan merupakan hal yang fisiologis, namun apabila terjadi berkelanjutan menjadi hiperemesis gravidarum dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan pada kehamilan. Mual dan muntah selama masa kehamilan dapat diatasi dengan terapi non farmakologi salah satunya menggunakan seduhan jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian seduhan jahe terhadap frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil timester I. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang mengalami mual dan muntah. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 22 responden.  Analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank. Hasil penelitian didapatkan rata-rata frekuensi mual dan muntah sebelum dilakukan pemberian seduhan jahe sebesar 9,36 kali/hari, sedangkan rata-rata setelah dilakukan pemberian seduhan jahe sebesar 4,86 kali/hari. Terdapat perbedaan rata-rata frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah intervensi seduhan jahe dengan nilai Z=-4,123 dan p value = 0,000 . Pemberian seduhan jahe efektif dalam mengurangi frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Kata kunci : emesis gravidarum;  ibu hamil; seduhan jahe; mual dan muntah   THE EFFECTIVENESS OF STEEPING GINGER DRINK TO THE FREQUENCY OF GRAVIDARUM EMESISTS IN THE FIRST TRIMESTER PREGNANT WOMEN ABSTRACTNausea and vomiting in pregnancy is physiological symptom, but if it continues to be hyperemesis gravidarum it can increase the risk of pregnancy disorders. Nausea and vomiting during pregnancy can be overcome with non-pharmacological therapy, one of which uses ginger steeping. This study was aimed to determine the effectiveness of ginger steeping to the frequency of nausea and vomiting in the first trimester pregnant women. This study used a Quasi experimental design with a One Group Pretest-Post test design. Samples were taken by purposive sampling technique amounted to 22 respondents. Data analysis used the Wilcoxon Sign Rank test. The results showed an average frequency of nausea and vomiting before giving ginger was 9.36, while the average after giving ginger was 4.86. There is a difference in the average frequency of nausea and vomiting before and after the intervention of ginger steeping with Z value = -4,123 and p value = 0,000, which means that ginger steeping is effective in reducing the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women. . Keywords: emesis gravidarum;  pregnant women; steeping ginger; nausea and vomiting 
Prenatal Yoga untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III Dyah Ayu Wulandari; Euis Ahadiyah; Fitria Hikmatul Ulya
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.349

Abstract

ABSTRAKNyeri punggung merupakan kejadian yang sering terjadi pada ibu hamil dan akan meningkat keluhannya saat ibu memasuki Trimester III. Penyebab nyeri punggung antara lain peningkatan berat badan selama hamil. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil dengan prenatal yoga. Prenatal yoga dapat membantu ibu hamil dalam melenturkan persendian karena bertambahnya berat badan selama kehamilan dan dapat digunakan untuk relaksasi pikiran ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui efektivitas prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan satu kelompok intervensi dengan sampel ibu hamil trimester III sebanyak 18 responden yang diambil secara purposive sampling. Instrument yang digunakan untuk mengukur nyeri punggung adalah Numeric Rating Scale (NRS) dengan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan p value 0,000 yang artinya ada pengaruh prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.  Kesimpulan dalam penelitian ini prenatal yoga dapat mengurangi nyeri punggung  ibu hamil trimester III.Kata kunci : prenatal yoga; nyeri punggung; ibu hamil trimester III PRENATAL YOGA TO REDUCE BACK PAIN IN TRIMESTER III PREGNANT MOTHER ABSTRACTBack pain is a common occurrence in pregnant women and will increase when mothers in third trimester. The causes of back pain include weight gain during pregnancy. One of the efforts to reduce back pain in pregnant women is prenatal yoga. Prenatal yoga can help pregnant women in flexing the joints due to weight gain during pregnancy and can be used to relax the mind of the mother during pregnancy. This study was aimed to determine the effectiveness of prenatal yoga to reduce back pain in third trimester pregnant women. The research quantitative method used one intervention group with a sample of 18 third trimester pregnant women who will be taken by purposive sampling. The instrument used to measure back pain was the Numeric Rating Scale (NRS). Data analysis used Wicoxon test obtained p value 0,000 which means prenatal yoga can reduce back pain in third trimester pregnant women. The conclusion in this study prenatal yoga can be used as an alternative treatment for third trimester pregnant women who experience back pain.Keywords: prenatal yoga; back pain; third trimester pregnant women 
Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Berdasarkan Faktor Maternal Natiqotul Fatkhiyah; Sri Tanjung Rejeki; Dwi Atmoko
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.339

Abstract

ABSTRAK Salah satu penyebab Angka Kematian Ibu (AKI) adalah komplikasi dalam kehamilan maupun persalinan. Komplikasi kehamilan dan persalinan dapat dicegah dengan pemeriksaan antenatal care (ANC) secara teratur. ANC merupakan kunjungan ibu hamil dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kehamilan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Data yang diperoleh dari puskesmas Slawi bulan Januari-Juni tahun 2019 untuk cakupan kunjungan K1 sebanyak 82,1% dan cakupan K4 sebanyak 79%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan kunjungan ANC berdasarkan faktor determinan maternal. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian sejumlah 30 ibu hamil menggunakan teknik accidental sampling dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan  mayoritas usia ibu reproduktif sebesar 66,67%, status multigravida (kehamilan kedua dan ketiga) sebesar 66.67%, kehamilan normal (60%) dan telah memenuhi standar K1 sebesar 83.33% dan memenuhi standar K4 sebesar  86.67%. Ada hubungan antara usia ibu hamil dengan dengan kepatuhan kunjungan ANC (p value 0,02)  dan ada hubungan status paritas dengan kepatuhan kunjungan ANC (p value 0,04) dan tidak ada hubungan komplikasi kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC.Kata kunci : ibu hamil; kepatuhan; antenatal care  ANTENATAL CARE VISIT COMPLIANCE BASED ON MATERNAL FACTORS ABSTRACTOne of the causes of maternal mortality is complications in pregnancy and childbirth. Pregnancy and childbirth complications can be prevented by regular antenatal care visit. ANC is a visit of pregnant women with health workers to get health service in accordance with established standards. Data obtained from Slawi Health Centre in January-June 2019 for coverage of Phase 1 visits was 82.1% and phase 4 coverage was 79%. The objevtive of this study was to determine the regularity of ANC based on maternal determinants. This  study was quantitative research with a cross sectional approach. The number of respondents was 30 pregnant women by using accidental sampling technique. The study was conducted in January-March 2020. Bivariate analysis used chi square test. The results showed that pregnant women who did ANC regularly amounted to 86.67%. The results showed that there was a relationship between age with antenatal care visit because the p value was 0.02, there was a relationship between parity with antenatal care visit with p value 0.04, and there was no relationship between pregnancy diagnosis with antenatal care visit because the p value was 0.08. Pregnant women are expected to perform ANC regularly for early detection of complications in pregnancy. Keywords: pregnant women; compliance; antenatal care 
Perbedaan Efektifitas Pijat Perineum dan Supercrowning terhadap Derajat Ruptur Perineum pada Ibu Bersalin Primipara Lestari Puji Astuti; Sri Harmiati; Tri Ismu Pujianto
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.343

Abstract

ABSTRAKRuptur perineum merupakan robekan pada perineum yang terjadi pada saat bayi lahir secara spontan maupun menggunakan alat atau tindakan. Ruptur perineum pada primipara terjadi karena kondisi perineum kaku, jalan lahir belum pernah dilewati oleh bayi. Upaya pencegahan ruptur perineum bisa dilakukan dengan cara pijat perineum dan supercrowning. Tujuan Penelitian untuk mengetahui perbedaan efektifitas pijat perineum dan supercrowning terhadap derajat ruptur perineum . Jenis penelitian adalah quasi experiment, desain penelitian menggunakan post-test only control group. Populasi Penelitian ini adalah ibu bersalin primipara di UPT Puskesmas Kragan II sebanyak 59 ibu bersalin. Sampel Penelitian ini adalah ibu bersalin primipara sebanyak 36 ibu bersalin dengan accidental sampling. Analisa data menggunakan Mann Whitney untuk melihat adanya perbedaan efektifitas pijat perineum dan supercrowning terhadap derajat ruptur perineum  pada ibu bersalin primipara. Hasil penelitian nilai mean rank pada kelompok yang diberikan perlakuan pijat perineum 12,33 dan pada kelompok yang diberikan perlakuan supercrowning 24,67 dan nilai p-value=0,000 (<0,05). Ada perbedaan efektifitas pijat perineum dan supercrowning terhadap derajat ruptur perineum  pada ibu bersalin primipara. Pijat perineum lebih efektif mencegah derajat ruptur perineum  pada ibu bersalin primipara.Kata kunci: pijat perineum; supercrowning; ruptur perineum. EFFECTIVENESS  DISTICNTION OF PERINEUM MASSAGE AND SUPERCROWNING TOWARDS DEGREE OF PERINEUM RUPTURES IN PRIMIPARA MOTHERS ABSTRACTPerineal rupture is a tear in the perineum that occurs when a baby is born spontaneously or uses tools or actions. Perineal ruptur in primipara occurs because of a rigid perineum, the birth canal has never been passed by the baby causing ruptur of the perineum. The efforts to prevent perineal rupture can be done by massaging the perineum and supercrowning. The purpose of this study was to determine the differences in the effectiveness of perineal massage and supercrowning on the level of perineal rupture. The type of research used is quasi experiment. The design of this study used a post-test only control group. The population of this research was 59 primiparous mothers in Kragan II Health Center. The sample of this research was 36 primiparous mothers. Sampling technique in this study used accidental sampling. Data analysis used Mann Whitney to see differences in the effectivness of perineum massage and supercrowning on the level of perineal ruptur in primiparaous mothers. Mean rank in the interventionof perineal massage is 12,33, while in supercrowning group  is 24.67 and p-value = 0,000 (<0.05). There is a difference in the effectiveness of perineum massage and supercrowning on the level of perineal rupture in primiparous mothers. From the results of this study the perineum massage is more effective in preventing the level of perineal rupture in primiparous maternal  Keywords: perineum massage; supercrowning; perineum rupture
Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Seri Wahyuni; Lola Meyasa
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i1.311

Abstract

ABSTRAKKanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian dan jenis kanker yang lebih banyak terjadi pada wanita di Indonesia. Jumlah penderita kanker payudara semakin meningkat dan mulai banyak menyerang remaja. Adanya kecenderungan peningkatan jumlah penderita kanker, maka perlu dilakukan upaya untuk pencegahannya dengan melaksanakan program deteksi dini kanker payudara yang dikenal dengan metode SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).  Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan, akses informasi dan dukungan keluarga terhadap praktik SADARI pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 108 orang remaja putri usia 15-21 tahun dengan  random sampling tekhnik . Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan baik  47,2%, akses informasi baik 53,7%, dukungan keluarga 68,5%. Ada hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap praktik pemeriksaan payudara sendiri (p=0,000 dan p= 0,003)Kata kunci : SADARI; pengetahuan; akses informasi; dukungan keluarga THE RELATED FACTORS  TO THE SELF-BREAST EXAMINATION PRACTICE IN ADOLESCENTSABSTRACTCancer is one of the leading causes of death and the type of cancer that is more common in women is breast cancer. The number of breast cancer sufferers is increasing and many are starting to attack teenagers. An increase in the number of cancer patients, it is necessary to make efforts for prevention, namely breast self-examination (BSE). The purpose of the study was to analyze the relationship between knowledge, access to information and family support for breast self-examination in young women. This research is an explanatory research with cross sectional approach. The research sample consisted of 108 young women aged 15-21 years. Random sampling technique was used in this study. The results showed that most young women had good knowledge 47.2%, good access to information 53.7%, and family support 68.5%. The related variables were knowledge (p = 0,000) and family support (p = 0.003).Keywords : BSE; knowledge; information access;  support family 
Manfaat Rendaman Air Hangat dan Garam dalam Menurunkan Derajat Edema Kaki Ibu Hamil Trimester III Sawitry Sawitry; Fitria Hikmatul Ulya; Elisabet Jemsi Adepatiloy
Jurnal SMART Kebidanan Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v7i2.381

Abstract

ABSTRAK Edema kaki terjadi hampir 80% dari semua kehamilan dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan seperti nyeri, merasa berat, kram pada malam hari, penebalan kulit, dan pigmentasi. Salah satu intervensi non farmakologis untuk mengurangi edema adalah rendaman air hangat dan garam yang merupakan intervensi untuk menghilangkan edema pada ekstremitas bawah  selama kehamilan. Menganalisis  pengaruh rendaman air hangat dan garam  terhadap edema kaki ibu hamil trimester III. Penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental one group pre test post test desaign. Sampel penelitian sebanyak 16 ibu hamil Trimester III dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Terjadi penurunan tingkat edema kaki pada ibu hamil dengan selisih nilai tengah edema kaki sebelum 4,00 dan setelah perlakuan sebesar 0,00  .Uji Wilcoxon menunjukkan ρ value 0,000. Ada pengaruh rendaman air hangat dan garam  terhadap edema kaki ibu hamil trimester III. Kata Kunci : rendaman air hangat dan garam; edema; tungkai bawah ; ibu hamil.  THE EFFECT OF WARM WATER AND SALT IMMERSION IN DECLINING LEG EDEMA OF THIRD TRIMESTER PREGNANT WOMEN  ABSTRACT Edema of the legs occurs in almost 80% of all pregnancies and can cause discomfort during pregnancy such as pain, feeling heavy, cramps at night, skin thickening, and pigmentation. One of the non-pharmacological interventions to reduce edema is soaking in warm water and salt which is an intervention to relieve edema in the lower extremities during pregnancy. This study was to determine the effect of warm water and salt immersion in declining leg edema of third trimester pregnant women. This quantitative research used quasy experimental method one group pre test post test desaign. The total samples were 16 respondents with purposive sampling and random sampling techniques. Data analysis used the Wilcoxon test. The difference in the mean value of leg edema before 4.00 and after treatment was 0.00. The Wilcoxon test showed ρ value of 0.000. There is an effect of warm water and salt immersion on leg edema of third trimester pregnant women.   Keywords: warm water and salt soaking; edema; lower limbs; pregnant mother

Page 9 of 16 | Total Record : 152