cover
Contact Name
Tri Lestariningsih
Contact Email
trilestariningsih@pnm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dikemas@pnm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 25811932     DOI : -
Core Subject : Social,
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), with registered number ISSN 2581-1932 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Politeknik Negeri Madiun. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Strategi Bisnis Mikro Kecil Menengah Dalam Mempertahankan Usaha Pada Masa Pandemi Covid-19 Nunuk Latifah; Shanti; Rani A. Normawati; Ika Rachmawati; Anna Widayani
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 yang saat ini sedang melanda dunia, termasuk Indonesia, megakibatkan dampak yang teramat besar terutama sector ekonomi. Kebijakan Pemerintah untuk menghimbau masyarakat beraktivitas di rumah saja mempengaruhi pola konsumi masyarakat. Sebagai salah satu sector yang terdampak, UMKM harus dapat melihat hal ini sebagai tantangan sekaligus peluang dalam memasarkan produknya. Permasalahan dialami UMKM adalah bagaimana mempertahankan eksistensinya dengan melakukan berbagai upaya, antara lain dengan melakukan berbagai inovasi usaha dan inovasi strategi. Untuk itu dibutuhkan adanya berbagai upaya baik dari pemerintah melalui kementerian-kementerian yang terkait dengan perekonomian maupun perguruan tinggi untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM mengenai strategi bisnis yang dapat dilakukan dalam upaya mempertahankan bisnisnya mengingat sektor UMKM memiliki peranan yang sangat penting terhadap perekonomian Indonesia. Hal inilah yang menjadi dasar bagi tim pelaksanaan pengabdian masyarakat untuk mengadakan seminar dengan judul kegiatan Webinar “Strategi Bisnis UMKM pada Masa Pandemi COVID-19”. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang strategi bisnis bagi para pelaku bisnis khususnya bagi sektor UMKM. sehingga mampu bertahan dan dapat menganalisa kondisi eksternal serta memanfaatkan peluang-peluang yang ada untuk mempertahankan eksistensi bisnisnya. Peserta kegiatan Pengabdian kepada mayarakat ini adalah 117 orang dari total 251 orang yang mendaftar. Peserta terdiri dari 49% dosen, 40% pelaku UMKM dan 11% mahasiswa. Hasil kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan PKM dan publikasi ilmiah.
Implementasi Komputer Akuntansi Menggunakan Software Accurate di Lingkungan Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Subulul Huda Kembangsawit Kebonsari Madiun RB. Iwan; Nova; Vaisal Amir; Hedi Pandowo; Yana; Ainun Fikria
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Subulul Huda Kembangsawit Kebonsari Madiun terletak pada metode yang digunakan dalam untuk menangani penyusunan laporan keuangan masih dilakukan secara manual dengan melakukan pencatatatan pada buku ataupun hanya sekadar menggunakan alat bantu berupa Microsoft Excel. Hal seperti itu dapat mengakibatkan sering terjadinya kesulitan dalam proses pencatatan dan pencarian informasi pada aktifitas keuangan yang terjadi. Untuk memberikan solusi atas permasalah tersebut perlu adanya pelatihan terhadap implementasi sistem informasi komputerisasi akuntansi menggunakan software Accurate dan sekaligus mempersiapakan sumber daya manusia yang akan berperan dalam sistem ini khususnya para karyawan di Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Subulul Huda Kembangsawit Kebonsari Madiun.
Pengembangan Desain Batik Dermo Untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Kota Kediri Teguh; Rudianto Raharjo; Debri; Harnan; Redi Bintarto
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik products provide the second largest contribution of 20-30 percent of gross domestic product (GDP) in the creative economy sub-sector. In the sub-district of Dermo, some of its residents live from agriculture, handicrafts and the batik industry. From the team's observations, it was found that Dermo Village was the leading village for batik producing. The Batik industry is a home industry that can support a portion of the population of the Dermo Village. The development of batik is very much influenced by the design abilities of the batik makers. The batik groups in Kelurahan Dermo are mostly housewives, so the problem of design is a problem. But no less creative and innovative, handicrafts have become one of the largest creative industries in Indonesia, although they are not as sophisticated as today's electronic devices or gadgets, handicrafts are still one of the alternatives or choices of society to satisfy and please their hearts. Moreover, Indonesian handicrafts are truly unique and different, supported by many natural resources such as rattan, wood, bamboo and human resources in Indonesia, Indonesian people are freer in producing and creating handicraft products in any form, so that businesses like this can has progressed very rapidly and made Indonesian handicrafts can be shipped abroad. However, the time needed to make batik is very long, especially if people order a special motif that does not have many guidelines or examples of batik designs. So this makes batik craftsmen reluctant to accept large quantities of typical batik orders. These can reduce the confidence of consumers who want to make typical batik in large quantities. For this reason, the team tried to develop batik designs with distinctive motifs which were manifested in the form of prints. From the design development that has been done by making batik stamps with typical motifs of the City of Kediri, this is able to reduce the time for batik production and make batik craftsmen more confident in receiving orders in larger quantities than before. So that with this motif stamp, the batik production of Dermo Kediri Village can increase.
PKM Pendampingan Usaha Kecil Pedagang Kaki Lima (Kasus Pedagang di Kota Bengkayang) Blasius Manggu
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran pedagang kaki lima (PKL) kadang dapat meresahkan warga dan pemerintah, teapi kehadiran mereka juga dapat berkontribusi dalam menggerakan ekonomi suatu daerah. Minimnya sumber daya yang dimiliki oleh para pedagang kaki lima dapat membuat usahanya kurang begitu berkembang. Kegiatan Pendampingan para PKL diharapakn dapat berguna demi kelangsungan usaha dan mendapatkan pengetahua dalam berwirausaha. Pedaganag kaki lima di kawawan kota Bengkayang berjumlah 300 yang terdiri dari pedagang kuliner khas kearifan lokal, warung tenda makan, barang klontongan, kue tradisional, martabak, aneka gorengan, kedai roti,burger, mie ayam bakso, pedagang sayuran, buah-buahan, minuman ringan, perabot rumah tangga, helm, peralatan tukang bangunan,sol. Pedaganag kaki lima di kawawan kota Bengkayang berjumlah 300 yang terdiri dari pedagang kuliner khas kearifan lokal, warung tenda makan, barang klontongan, kue tradisional, martabak, aneka gorengan, kedai roti,burger, mie ayam bakso, pedagang sayuran, buah-buahan, minuman ringan, perabot rumah tangga, helm, peralatan tukang bangunan, sol. Pendampingan dalam mengelola manajemen keuagan usaha, agar laporan keuangan hasil usaha tercatat dengan baik, pendampingan dalam memasarkan hasil usaha agar para pembeli semakin banyak, pendampingan dalam penggunaan teknologi informasi, agar para pedagang kaki lima dapat bersaing dengan pedagang lainya.
Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan DAS Brantas Melaui Kegiatan Program Doktor Mengabdi Sugiarto; Ibnu; Dian Sisinggih; Bayu Rahayudi; Anggraeni Dwi K.
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lahan secara berlebihan menyebabkan penurunan daya dukung daerah aliran sungai (DAS). Kerusakan tersebut ditandai dengan banyaknya alih fungsi lahan, yang memicu erosi, kerusakan lahan, sedimentasi dan pendangkalan sepanjang sungai dan badan bendungan, penurunan muka air tanah, berkurangnya cadangan dan sumber air bersih dan berkurangnya resapan air akibat lahan pertanian berubah menjadi pemukiman. DAS merupakan wilayah daratan yang menjadi satu kesatuan dengan sungai. Kerusakan DAS juga dipicu oleh pembuangan sampah ke sungai dan berbagai bentuk pencemaran air sungai oleh limbah rumah tangga maupun industri. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi dan pembukaan lahan baru di kawasan hulu sungai serta pembukaan lahan untuk kawasan perumahan di kawasan hilir menyebabkan kondisi DAS Brantas saat ini semakin mengkawatirkan, sementara upaya pemulihan belum mampu mengimbangi laju kerusakan yang terjadi. Upaya konservasi di bagian hilir DAS Brantas harus direncanakan secara cermat dan terstruktur dengan didukung komitmen yang kuat dari masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat Doktor Mengabdi di Desa Sengguruh telah dilakukan edukasi terhadap masyarakat dan lembaga pengelola sampah tentang teknik, strategi dan potensi penanganan sampah rumah tangga yang baik, teknik pengelolaan sampah basah dan kering, menciptakan pojok kampung sehat tanpa sampah, menyiapkan draft perdes tentang pengelolaan sampah dan lingkungan serta melakukan penghijauan di lahan-lahan terbuka dengan gerakan menanam pohon buah yang tahan erosi. Diharapkan dalam tiga atau empat tahun ke depan tanaman buah tersebut dapat menahan erosi dan banjir sekaligus potensial menjadi destinasi wisata baru. Melalui edukasi pengelolaan sampah, lingkungan sehat dan budaya menanam pohon di lahan terbuka diharapkan mampu meminimalkan sampah yang dibuang ke sungai, meminimalkan erosi dan sedimentasi.
Pengembangan Multiple Intelligence Sebagai Sarana Dalam Pembentukan Karakter Anak Pada Paguyuban Kader Kesehatan Desa Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun Triana Prihatinta; Muhammad Taali; Dahris Shahab; Srimiatun; Tri Lestarinigsih; Dara
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi oleh mitra dengan cara memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu paguyuban kader kesehatan tentang bagaimana pengembangan multiple intelligence dalam membentuk karakter anak. Sasaran dari PkM ini adalah ibu-ibu Paguyuban Kader Kesehatan yang beralamatkan di Desa Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan tentang bagaimana pengembangan kecerdasan ganda dalam membentuk karakter anak. Sehingga ibu-ibu kader kesehatan bisa mengetahui informasi tentang manfaat kecerdasan ganda dalam membentuk karakter anak dan dapat menerapkan di lingkungan masyarakat. Hasil dari PKM menunjukkan bahwa tumbuhnya pengetahuan dari mitra tentang cara menumbuhkan kecerdasan ganda pada anak-anak. Mitra juga dapat mengetahui dan menerapkan pentingnya pendidikan karakter usia dini untuk anak di lingkungan masyarakat Desa Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Program Parenting Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0 (Bagi Orang Tua Santri TPQ Nurul Ahsani dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keluarga) Eda Maaliah; Triana Prihatinta; Basuki Winarno; Fredy Susanto
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan bekal pengetahuan tentang parenting menghadapi tantangan RI 4.0. Program parenting ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi orang tua santri TPQ Nurul Ahsani Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, yaitu pengetahuan parenting terkait dengan komunikasi, teknologi, kedisiplinan dan manajemen waktu, serta pola asuh anak dalam berbagai faktor dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. Hal ini semua demi terwujudnya kualitas pendidikan keluarga yang diharapkan meningkat. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan atau pendampingan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini bisa dilihat dari hasil sebelum dan sesudah pre test dan post test materi juga dari hasil simulasi materi parenting yang diberikan serta antusias para orangtua santri dalam mengikuti kegiatan. Ke depannya, perlu diadakan penyuluhan dan pendampingan serta monitoring lebih lanjut dari tim PkM agar bisa lebih konkrit hasilnya pada pola asuh para orangtua santri TPQ dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
Efektivitas Strategi Pemasaran Dan Manajemen Keuangan Pada UMKM Roti Martinus; Candraningrat; Januar Wibowo
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM menjadi salah satu penggerak roda ekonomi di daerah maupun di Indonesia, salah satunya adalah UMKM Roti Gres yang dibangun sejak tahun 1998. UMKM sebagai alternatif warga negara Indonesia untuk memperoleh pekerjaan. Dengan menciptakan usaha sendiri dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menghasilkan keuntungan pribadi dan dapat memanfaatkan sumber daya yang ada sehingga keberlangsungan hidup usaha kecil dapat terus berkembang. Strategi pemasaran dibutuhkan untuk mendapatkan konsumen yang royal dan dapat memasarkan produknya secara maksimal bila strategi pemasaran yang dipahami secara baik oleh pelaku usaha. Bila pelaku usaha tidak memahami strategi pemasaran dan penyebaran produk, maka produk yang tidak terdistribusi dengan baik, dapat mempengaruhi keuntungan yang diperoleh dan juga mempengaruhi besarnya biaya yang telah dikeluarkan oleh pemilik usaha. Masalah lainnya muncul adalah kekurang pemahamannya pemilik usaha dalam menentukan harga pokok produksi sehingga harga jual yang disebarkan kepada konsumen tidak berdasarkan komponen biaya yang timbul dalam produksi. UMKM tidak melakukan pencatatan keuangan yang baik dalam operasional UMKM. Pencatatan pembelian dan penjualan sangat diperlukan, untuk dapat mengetahui pengelolaan keuangan dalam melakukan aktivitas operasonal usaha. Oleh karena itu tujuan jangka pendek yang diperlukan dapat mendampingi UMKM dan memonitoring serta mengevaluasi strategi pemasaran yang ada dan manajemen keuangan roti gres, sehingga dalam waktu yang singkat dapat membantu mengurai kendala yang dihadapi oleh pemilik usaha.
Optimalisasi Program GLS (Gerakan Literasi Sekolah) dalam membiasakan Budaya Membaca dan Menulis Sekolah Dasar Dwi; Farida
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kegiatan litersi dan budaya membaca dimitra SDN Karangsuko 02 tergolong sangat rendah hal ini terlihat pada jumlah kujung perpusatkaaan masih sangat minim setiap semesternya, buku penunjang kurang variatif, pojok baca di tiap kelas belum terlihat kaya akan teks sehingga kurang menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Adapun yang terjadi disekoah mitra yaitu SDN Karangsuko 02 yang memiliki permasalahan kurang minatnya siswa dalam membaca dan menulis, Sehingga minat dan motivasi dalam pembiasaan membaca dan menulis rendah. Solusi yang ditawarkan yaitu, Sosialisasi giat literasi, Membuat kelompok baca dan menulis sehingga dalam setiap minggu ada kegiatan portofolio secara mandiri dan kelompok, adanya, program membaca 15 menit dari berbagai macam referensi buku yang menarik bagi sisiwa, Perpustakaan GO CLAS, mendesain sarana inovasi membaca dan menulis dengan kaya akan teks, pojok baca sebagai tempat bacaan bagi sisiwa dalam belajar secara aktif dan kreatif. Metode dalam pengabdian ini action research yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, Tindakan ,evaluasi dan monitoring dan umpan balik/ refleksi. Hasil dalam kegiatan pengabdian ini yaitu menjadikan lingkungan sekolah sebagai pusat yang berbudaya literat bagi warganya melalui hasil karya peserta didik yang sistematis. Motivasi dan minat sisiwa menjadi meningkat, siswa gemar membaca dan menghasilkan prodak tulisan portofolio yang bisa di panjang di kelas.
Smart Plant House Pada Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet Of Things (Untuk Meningkatkan Produktivitas Petani Jamur Di Desa Bantengan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun) Hanum Arrosida; Albert Sudaryanto; Sulfan Setyawan
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil survey dan diskusi yang telah dilakukan dengan mitra diketahui bahwa budidaya jamur dalam perubahan kondisi cuaca ekstrim seperti kondisi saat ini sangat sulit dilakukan yaitu saat terjadi hujan dipagi hari dengan tingkat kelembapan tinggi kondisi jamur yang dihasilkan belum terbentuk sempurna namun sudah rontok, saat suhu udara terlalu panas jamur yang dihasilkan berwarna kekuningan, dan jika memberikan kondisi pengairan yang berlebih akan menyebabkan baglog mati dan benih jamur membusuk dan menjadi ulat. Pada kondisi seperti ini petani jamur memutuskan untuk menghentikan sementara budidaya agar tidak merugi semakin besar. Hal ini tentunya memberikan dampak penurunan pendapatan dan tingkat perekonomian petani jamur menurun. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh mitra, produk teknologi yang di Diseminasikan adalah Smart Plant House pada Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet of Things dengan pengendalian dan monitoring suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara secara otomatis, sehingga hasil panen jamur akan lebih optimal tanpa terpengaruh faktor cuaca serta memberikan efisiensi waktu, dan tenaga dari petani jamur. Dari Diseminasi produk teknologi Smart Plant House pada Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet of Things jamur yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dengan kondisi panen optimal, permintaan jamur dipasaran dapat terpenuhi, efisiensi waktu yaitu waktu panen yang diperlukan lebih cepat dari budidaya konvensional, serta efisiensi tenaga dengan adanya teknologi IoT memudahkan para petani dalam melakukan pengecekan keadaan ruang pembudidayaan jamur tiram sehingga tidak diperlukan pengecekan berulang dan dapat dilakukan monitoring secara jarak jauh. Berdasarkan hasil survey dan diskusi yang telah dilakukan dengan mitra diketahui bahwa budidaya jamur dalam perubahan kondisi cuaca ekstrim seperti kondisi saat ini sangat sulit dilakukan yaitu saat terjadi hujan dipagi hari dengan tingkat kelembapan tinggi kondisi jamur yang dihasilkan belum terbentuk sempurna namun sudah rontok, saat suhu udara terlalu panas jamur yang dihasilkan berwarna kekuningan, dan jika memberikan kondisi pengairan yang berlebih akan menyebabkan baglog mati dan benih jamur membusuk dan menjadi ulat. Pada kondisi seperti ini petani jamur memutuskan untuk menghentikan sementara budidaya agar tidak merugi semakin besar. Hal ini tentunya memberikan dampak penurunan pendapatan dan tingkat perekonomian petani jamur menurun. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh mitra, produk teknologi yang di Diseminasikan adalah Smart Plant House pada Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet of Things dengan pengendalian dan monitoring suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara secara otomatis, sehingga hasil panen jamur akan lebih optimal tanpa terpengaruh faktor cuaca serta memberikan efisiensi waktu, dan tenaga dari petani jamur. Dari Diseminasi produk teknologi Smart Plant House pada Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet of Things jamur yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dengan kondisi panen optimal, permintaan jamur dipasaran dapat terpenuhi, efisiensi waktu yaitu waktu panen yang diperlukan lebih cepat dari budidaya konvensional, serta efisiensi tenaga dengan adanya teknologi IoT memudahkan para petani dalam melakukan pengecekan keadaan ruang pembudidayaan jamur tiram sehingga tidak diperlukan pengecekan berulang dan dapat dilakukan monitoring secara jarak jauh.