cover
Contact Name
Tri Lestariningsih
Contact Email
trilestariningsih@pnm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dikemas@pnm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 25811932     DOI : -
Core Subject : Social,
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), with registered number ISSN 2581-1932 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Politeknik Negeri Madiun. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Teknologi Mesin Pangkas Rumput Beroda Untuk Mengurangi Resiko Kelelahan Dan Kecelakaan Tukang Kebun Romadhoni; Rizali; Suzdayan
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan rumput di lingkungan Politeknik Negeri Bengkalis dilakukan untuk memperindah tanaman lanskap maupun sarana luar ruangan. Penerapan pengelolaan rumput yang baik di daerah kampus dapat meningkatkan kualitas estetika bangunan dan lingkungan secara keseluruhan. Alat yang digunakan untuk memotong rumput ditaman di kampus semuanya mengunakan mesin rumput tipe gendong. Penggunaan pemotong rumput manual (tipe gendong) tidak efisien dan juga mengandung resiko kecelakaan. hal ini memungkinkan resiko yang tinggi jika terjadi kelalaian ketika mengoperasikan alat tersebut yang akan berakibat fatal bagi operator, selain itu banyak waktu dan tenaga yang tersita hanya utuk mengoperasikannya. Untuk itu perlu dirancang suatu alat pemotong rumput yang efisien dan dapat mengurangi resiko kecelakaan dalam menggunakan peralatan tersebut dengan memodofikasi mesin rumput tipe gendong menjadi tipe dorong dengan roda untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja seperti terkena paku, batu dan pisau serta mengurangi kelelehaan operator terutama tukang kebun
Penerapan IPTEK dan Konsep Bisnis Start-Up dalam Pengolahan Sampah Organik menjadi Pupuk di Lingkungan Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Akbar Arliawan; Alfi Tranggono Agus Salim; Fredy Susanto; Ahmad Dhani Muharram; Muhamad Rizki Fachrudin; Muhammad Nur Falah; Naldi Ansyah; Ni Jade Salsabiil; fredy Aziz Prayogo; Pitaloka Nurhalizah; Salsabila Pramudya Eka Putri; Tania Setya Ningsih; Hashfian Ardhana; Elang Raihan Permana; Moch. Isro' Oktaviyanto; Thomas Tanto Ardianata; Sholihatun Nisa; Danny Pralaya Sukma
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat masyarakat yang individual dan kurangnya perhatian dan kesadaran terhadap lingkungan berdampak pada beberapa masalah lingkungan di Desa Banjarejo. Kurangnya penanganan dan pengelolaan sampah serta ketidakmampuan masyarakat dalam mengelola dan menerapkan prinsip pemilahan sampah antara sampah organik dan anorganik, mengakibatkan sampah belum mampu dimanfaatkan dengan optimal dikarenakan masih tercampur antara sampah organik dan anorganik. Sampah dimanfaatkan dengan optimal jika dikelompokkan dengan baik, misalnya sampah anorganik didaur ulang menjadi produk kerajinan, diolah kembali menjadi produk baru, dan dijual kepada tukang loak. Sampah organik memang tidak terlalu masalah jika dibiarkan begitu saja karena sifatnya yang mudah terurai, tetapi akan menimbulkan bau busuk dan mengundang banyak penyakit seperti diare dan demam berdarah, bahkan kemungkinan terburuknya menyebabkan pencemaran lingkungan yang akan berakibat pada bencana alam seperti banjir. Sampah organik dapat dimanfaatkan dan mempunyai nilai jual, salah satunya dengan cara dibuat pupuk organik yang berbentuk padat maupun cair, untuk dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk organik diperlukan peralatan seperti alat pencacah serta pengetahuan mengenai pengolahan dan pengoperasian alat untuk menjadi pupuk organik, serta dapat menjadi suatu ide usaha dengan cara memaksimalkan peran serta masyarakat dan pemanfaatan sampah menjadi bahan yang punya nilai ekonomis.
Penguatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SD di Era New Normal: Pembelajaran Daring Phonics dan Vocabulary Nadia Sari; Indah Nurmahanani; Syifaul Fuada
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak dimasukan ke kurikulum pendidikan di sekolah dasar, pembelajaran bahasa Inggris menghadapi banyak tantangan. Diantaranya adalah tantangan sumber daya pengajar yang kompeten dan ketersediaan media pembelajaran. Di masa New Normal ini, tantangan pembelajaran daring pun muncul. Oleh karena itu, program pelatihan pembelajaran daring Phonics dan Vocabulary bagi guru sekolah dasar berusaha dihadirkan untuk menjawab tantangan tersebut. Pelatihan ini berbentuk webinar dalam Zoom Meeting yang disiarkan live di YouTube karena masih memperhatikan situasi pandemic setempat. Mitra sasaran adalah guru-guru di Kecamatan Purwakarta. Angket sebelum (pre-) dan sesudah (post-) acara diberikan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelatihan ini. Dari angket diperoleh data bahwa guru-guru SD tersebut belum familiar dengan sumber pembelajaran daring Jollyphonics dan pembelajaran vocabulary melalui learningapps.org. Lebih lanjut lagi, kebutuhan dan antusiasme guru-guru sangat tinggi. Kegiatan ini telah mampu menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan pembelajaran Bahasa Inggris guru-guru SD sebagai mitra sasaran tersebut.
Analisis Profitabilitas Berdasarkan Ukuran Perusahaan Irvan Yoga Pardistya; Wirman; Heikal M. Zakaria
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Kinerja perusahaan merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam dunia bisnis. Pada kegiatan bisnis dan perusahaan diperlukan peninjauan berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan suatu operasi bisnis. Hal tersebut menjadi alasan penting untuk seorang pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing dan menyusun strategi terbaik untuk bisnisnya, jadi dapat disimpulkan bahwa kinerja suatu perusahaan dapat diprediksi. Metode yang dapat digunakan adalah dengan menganalisis laporan keuangan suatu perusahaan. Dalam penelitian ini objek yang mendapat perhatian lebih adalah suatu usaha yaitu Rendah Ciuniang yang bertempat di Kabupaten Karawang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengertian kepada pemilik usaha tersebut tentang informasi bisnis internal suatu perusahaan. Pada pelaksanaannya dilakukan analisis laporan keuangan untuk memberikan informasi dari pencapaian kinerja usaha tersebut dalam suatu periode. Maka dari itu, hasil yang akan didapatkan oleh mitra dalam program penelitian dan pengabdian ini adalah penyusunan dan analisis laporan keuangan, serta analisis profitabilitas berdasarkan ukuran perusahaan.
Implementasi Pembelajaran Literasi Melalui Guru Pintar Online pada Guru TK Manyaran Semarang Enny Lestariningsih; Testiana Wijayatiningsih; Eko Purnomo; Bambang Dalyono; Eny Winaryati; Priatin
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi literasi telah banyak digaungkan di dunia pendidikan bahkan akhir-akhir ini dengan tema Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dimana bertujuan untuk mencetak insan-insan yang memiliki pola berpikir kritis, logis, terampil, dan cerdas baik di bidang akademik maupun non akademik. Adapun permasalahan mitra adalah pembelajaran literasi yang selama ini hanya dilakukan dengan membacakan buku saja tanpa ada media stimulus lainnya Terbatasnya pengetahuan guru tentang penerapan dan kegunaan Guru Pintar Online (GPO)Universitas Terbuka guna menunjang literasi di dalam kehidupan sehari-hari dan belum adanya praktek literasi dengan menggunakan GPO. Terakhir, terbatasnya pengetahuan guru tentang penerapan dan kegunaan GPO guna menunjang literasi di dalam implementasi pembelajaran sehari-hari baik dimasa pandemi maupun sebelum masa pandemi terjadi. Selain itu, media literasi di era gawai ini bermacam-macam tetapi orang tua masih belum mengetahui dan mengenal dengan jelas apa itu jenis-jenisnya. Sedangkan metode pengabdian menggunakan metode ceramah, diskusi, webinar online, dan deskriptif kuantitatif melalui angket yang disebar kepada guru-guru TK/AUD. Adapun hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah literasi dapat terstimulasi sejak dini melalui video yang didownload dari platform Guru Pintar Online (GPO). Kegiatan ini sangat menarik dan merangsang Anak Usia Dini lebih aktif belajar di setiap proses pembelajaran.
Sosialisasi Kondisi Kesehatan BUMN Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Masa Pandemi Covid-19 Rendy Aspirandi; Seno Sumowo
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) merupakan tempat edukasi bagi para calon investor dan investor yang berinvestasi di Bursa Efek Indonesia. Pada masa Pandemi Covid-19 banyak perusahaan yang menghadapi kesulitan perekonomian. Berdasarkan berita yang beredar bahwa pertumbuhan perekonomian Indonesia sampai kuartal III tahun 2020 terkontraksi -2,03%. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan ceramah, praktik dan diskusi melalui media online dengan aplikasi Zoom Meeting. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih membutuhkan edukasi yang intens dalam dunia pasar modal. Sebagian besar peserta menanyakan tentang teknik mengetahui investasi yang aman dan terhindar dari investasi bodong. Selain itu, beberapa peserta juga mendiskusikan tentang kesehatan perusahaan BUMN dan perusahaan secara umum.
Memetakan Potensi Sumber Air Dalam di Lahan Kering Desa Pelem Ponorogo Menggunakan Metode Uji Geolistrik Sugiarto; Runi Asmaranto; Subhan Ramdlani; Mangku Purnomo; Ibnu Widodo
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pelem Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo merupakan kawasan yang berada di kaki perbukitan dengan potensi pertanian lahan kering. Memiliki Luas wilayah Desa Pelem adalah 692 ha yang terdiri dari lahan pertanian berupa sawah tadah hujan 118 ha, tanah tegalan 75 ha, tanah perhutani 412 ha. Masyarakat Desa Pelem memiliki permasalahan klasik terkait kebutuhan air bersih dan air irigasi. Kehidupan masyarakat sebagian besar bertumpu pada hasil pertanian lahan kering yang selama ini mengandalkan air tadah hujan, dan ironisnya di musim kemarau selalu kesulitan mengolah lahan karena ketiadaan air irigasi. Ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan ternak juga terbatas. Pengeboran air dalam yang dilakukan masyarakat sering gagal karena dalam menentukan sumber air hanya berdasarkan perkiraan, sementara biaya pengeboran sumur dalam sangat mahal. LPPM Universitas Brawijaya melalui Program Doktor Mengabdi tahun 2021 telah mengirimkan tim dosen UB untuk membantu masyarakat dan Pemerintah Desa Pelem dalam mengatasi permasalahan air bersih dan air irigasi tersebut. Salah satu program kegiatan yang dilakukan adalah memetakan potensi sumber air dalam di wilayah Desa Pelem. Proses pemetaan menggunakan alat uji geolistrik ADTM dengan metode VES (vertical electrical sounding) konfigurasi Schlumberger yang dilengkapi program visualisasi yang terkoneksi ke android, sehingga kondisi lapisan tanah bisa ditampilkan secara visual melalui layar HP Android. Hasilnya adalah Desa Pelem secara umum memiliki potensi air tanah yang baik dari hasil identifikasi beberapa lapisan akuifer sampai kedalaman 150 - 200 meter. Dukuh Batur RT 4 RW 2 dengan line 1 dan TGL 01 sebagai titik pengukuran geolistrik memiliki potensi air tanah teridentifikasi di kedalaman 70,42 – 81,52 meter dan 97,82 – 114,52 meter. Untuk line 2 memiliki potensi air tanah di kedalaman 40 – 85 meter. Line 3 dan TGL 02 memiliki potensi air tanah teridentifikasi di kedalaman 66,55 – 102,60 meter. Line 4 memiliki potensi air tanah teridentifikasi di kedalaman 56,09 – 76,81 meter; dan di kedalaman 95,08 – 127,25 meter. Line 5 teridentifikasi di kedalaman 60 – 62 meter; 80 – 97 meter dan di kedalaman 105 – 125 meter. Line 6 memiliki potensi air tanah di kedalaman 80 – 115 meter. Line 7 teridentifikasi di kedalaman 65 – 76 meter dan 123 – 135 meter. Line 8 teridentifikasi di kedalaman 64 – 70 meter, 75 – 86 meter dan 124 – 135 meter. Line 9 memiliki potensi air tanah di kedalaman 55 – 60 meter, 75 – 85 meter, 98 – 105 meter, dan 116 – 125 meter. Line 10 memiliki potensi air tanah di kedalaman 65 – 78 meter, 98 – 105 meter, 110 – 124 meter, dan 130 – 142 meter. Line 11 memiliki potensi air tanah di kedalaman 65 – 70 meter, 76 – 80 meter, dan 110 – 116 meter. Line 12 memiliki potensi air tanah di kedalaman 65 – 70 meter, 95 – 108 meter, dan 120 – 125 meter.
PKM Penerapan IPTEK dalam Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Alfi Tranggono Agus Salim; Nanang Romandoni; Rakhmad Gusta Putra; Achmad Arif Alfin; Jovial Auliya Furqan; Khairul Anam Basyar; Muhammad Rusthon Habibi; Hilman Naufal Rafi; Guntur Ardanibudiman Putra
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang selalu ada hampir di setiap daerah termasuk pada lingkup Desa Banjarejo, Kec. Ngadiluwih, Kab. Kediri. Salah satu permasalahan pada lingkungan ini yaitu penanganan dan pengolahan sampah yang belum berjalan baik, sehingga menyebabkan penumpukan sampah. Dalam satu hari Desa Banjarejo menghasilkan sampah yang berkisar antara 150 m3 sampai 160 m3, dengan estimasi sampah organik berkisar 75 m3 hingga 80 m3. Nantinya sampah diolah agar masalah sampah ini tidak semakin membesar, terutama sampah organik. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, baik itu pupuk cair maupun pupuk padat. Alat bantu berupa mesin pencacah dan mesin pengayak diperlukan untuk mengolah sampah dalam jumlah besar supaya proses memperhalus sampah lebih efisien. Setelah sampah halus dilanjutkan menuju tahap pembuatan pupuk organik, untuk pupuk cair akan menggunakan alat bantu berupa drum decomposer. Untuk proses pengaplikasian digunakan metode pelatihan yang diadopsi dari penerapan IPTEK pada perkuliahan praktek di Politeknik Negeri Madiun, sehingga dihasilkan luaran masyarakat yang mampu mengolah sampah organik menjadi pupuk organik padat dan cair serta dapat menggunakan alat pencacah dan pengayak guna meningkatkan kualitas produksi pupuk.
Mengetik 10 Jari Menggunakan Aplikasi Typing Master Pro Pada Siswa SMP di Kota Madiun Triana Prihatinta; Muhammad Taali; Rino Wiwoho; Srimiatun; Tri Lestariningsih; Brissa Ramadhana
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi oleh mitra dengan cara memberikan pelatihan kepada mitra tentang bagaimana mengetik dengan 10 jari dengan baik dan benar. Sasaran dari PkM ini adalah siswa SMP Kota Madiun. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan tentang bagaimana cara mengetik dengan 10 jari dengan baik dan benar. Sehingga diharapakan siswa-siswi SMP Kota Madiun bisa melakukan mengetik 10 jari dengan baik, dan untuk bekal siswa-siswi agar lebih percaya diri dalam melanjutkan ke jenjang sekolah selanjutnya sampai memasuki dunia kerja nanti, karena telah dibekali keterampilan yaitu mengetik dengan cepat dan tepat sejak dini. Hasil dari PKM menunjukkan bahwa tumbuhnya pengetahuan dari mitra tentang cara mengetik dengan 10 jari dengan baik dan benar. Mitra juga dapat mengetahui dan menerapkan keterampilan yaitu mengetik dengan cepat dan tepat sejak dini.
Revitalisasi Pembangkit Listrik Mikrohidro (PLTMH) Desa Selur Untuk Mendukung Kawasan Wisata Denny Widhiyanuriyawan; Pitojo Juwono; Runi Asmaranto; Sugiarto
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Terjun Sunggah di Desa Selur merupakan salah satu destinasi wisata alam yang ada di wilayah Ponorogo selatan. Pemandangan alamnya yang indah, dikelilingi hutan dan persawahan terasering yang eksotik menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Namun keelokan alam masih belum didukung oleh sarana dan prasaran penunjang yang memadai. Akses jalan menuju lokasi adalah jalan cor beton dengan lebar 3,5 m, sehingga tidak bisa digunakan untuk berpapasan mobil. Meskipun infrastruktur jalan sepanjang 2 km menuju lokasi sudah diperkuat cor beton, namun di area wisata air terjun belum dilengkapi prasarana wisata yang representatif bagi pengunjung sehingga belum mampu memanjakan wisatawan. Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat desa Selur terkait upaya mengembangkan wisata air terjun sunggah adalah ketersediaan sumber energy sebagai pendukung pengembangan kawasan wisata dan kebutuhan pendanaan yang berkelanjutan untuk mendukung aktifitas berkelanjutan kawasan wisata tersebut. Melihat kondisi ini Tim Doktor Mengabdi LPPM Universitas Brawijaya mengajak masyarakat dan Pemerintah Desa Selur berkolaborasi dan mensinergikan kegiatan bersama membangun kawasan wisata alam di desa Selur. Tim DM UB menawarkan solusi untuk menyediakan energy mandiri di kawasan wisata air terjun Sunggah sekaligus menggali dana dari sumber energy yang dibangun. Kegiatan yang dilakukan oleh Tim DM UB bersama pemerintah desa dan masyarakat Selur di tahun 2020 ini adalah memperbaiki dan merekondisi pipa air diameter 16 inchi sepanjang 25 meter menuju pipa pesat agar tidak mengganggu peruntukan air irigasi masyarakat mengingat topografi medan saluran pengambilan cukup sulit jika digunakan saluran terbuka. Diharapkan rekondisi saluran pembawa ini dapat meningkatkan PLTMH dengan kapasitas 20 kW.