cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 333 Documents
Analisis Perbedaan Kemampuan Motorik Kasar Anak Laki-Laki Dan Perempuan Pada Kelas 2 SD Negeri 05 Surau Gadang Wisnu, Herdiyan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71089

Abstract

This study aims tStudi ini difokuskan pada analisis komparatif kemampuan motorik kasar antara peserta didik laki-laki dan perempuan kelas 2B di SD Negeri 05 Surau Gadang dengan menggunakan indikator Gross Motor Quotient (GMQ) dari instrumen TGMD-2. Penelitian dilaksanakan melalui pendekatan kuantitatif dengan desain perbandingan antarkelompok. Subjek penelitian melibatkan 26 siswa yang diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin. Pengolahan data mencakup uji Shapiro–Wilk untuk normalitas, Levene’s Test untuk homogenitas, serta uji t dua sampel independen dengan asumsi varians tidak sama. Hasil pengujian menunjukkan distribusi data normal namun varians tidak homogen. Analisis t-test mengungkap adanya perbedaan signifikan kemampuan motorik kasar (t = -5,06; p < 0,01), di mana siswa laki-laki memperoleh skor GMQ yang lebih tinggi. Besarnya selisih rerata dan effect size mengindikasikan perbedaan yang substansial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa faktor jenis kelamin berperan dalam perkembangan motorik kasar siswa, sehingga pembelajaran pendidikan jasmani perlu memberikan ruang aktivitas yang adil dan adaptif, terutama bagi siswa perempuano analyse the differences in gross motor skills between boys and girls in class 2B of SD Negeri 05 Surau Gadang based on Gross Motor Quotient (GMQ) scores using the Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2) instrument. This study used a quantitative approach with a comparative design. The sample consisted of 26 students divided into two groups based on gender. The data were analysed using the Shapiro–Wilk normality test, Levene's test of homogeneity, and independent samples t-test with the assumption of unequal variances. The results showed that the data were normally distributed but not homogeneous. The t-test revealed a significant difference between the gross motor skills of boys and girls (t = -5.06; p < 0.01), with boys having higher GMQ scores than girls. The difference in means and the large effect size indicate a statistically and practically significant difference. These findings confirm that gender influences the gross motor development of students. This study recommends that physical education programmes provide balanced and appropriate physical activities, especially to improve the motor development of girls.  
PENGARUH KIDS SWIMMING TERHADAP MOTOR EDUCABILITY PADA ANAK USIA 8–18 TAHUN DI CLUB KIDDYLIFE SPORT CENTER SUMARECON BEKASI Ananda Mulia Putri; Deden Akbar Izzuddin; Habibi Hadi Wijaya
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh program kids swimming terhadap motor educability pada siswa Club Kiddylife usia 8–18 tahun di Sport Center Sumarecon Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest, melibatkan 30 siswa sebagai sampel. Motor educability diukur menggunakan IOWA Brace Test yang disesuaikan dengan indikator kemampuan gerak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest adalah 19,27 dengan skor 13–29, sedangkan rata-rata posttest meningkat menjadi 22,83 dengan skor 15–37. Uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon melalui tabel Ranks menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan nilai, yaitu 21 siswa, sementara 5 siswa mengalami penurunan dan 4 lainnya tetap. Dominasi positive ranks menegaskan adanya peningkatan skor motor educability setelah intervensi. Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menghasilkan nilai Z = -3.040 dengan p = 0.002, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga membuktikan bahwa program kids swimming memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan motor educability. Dengan demikian, latihan renang yang terstruktur terbukti mampu memberikan stimulasi sensorimotor yang efektif dan mendukung peningkatan koordinasi, keseimbangan, serta kontrol gerak anak.
PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND TERHADAP POWER OTOT LENGAN PADA GERAKAN KIZAMI TSUKI DI CLUB KARATE UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG Khrisna Permana; Muhammad Arief Setiawan; Deden Akbar Izzuddin
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan resistance band terhadap power otot lengan pada gerakan kizami tsuki di Club Karate Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest–Posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 15 atlet yang mengikuti rangkaian pengukuran awal, program latihan, dan pengukuran akhir. Instrumen yang digunakan adalah medicine ball push test sebagai indikator power otot lengan. Hasil pretest menunjukkan bahwa kemampuan power atlet masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Setelah diberikan 16 sesi latihan resistance band, terjadi peningkatan pada seluruh sampel yang ditunjukkan melalui kenaikan jarak lemparan medicine ball secara konsisten. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data memenuhi syarat untuk dilakukan uji parametrik. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan resistance band terhadap peningkatan power otot lengan. Dengan demikian, latihan resistance band terbukti efektif digunakan sebagai metode latihan untuk meningkatkan kemampuan pukulan kizami tsuki pada atlet karate.
Hubungan Gaya Hidup Sehat dengan Status Gizi Pada Siswa SMP di Kota Surabaya Azizah, Arnanda Ega Nur
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup sehat dengan status gizi pada siswa SMP Negeri 28 Surabaya. Metode yang digunakan adalah korelasional dengan desain ex-post facto melalui pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII, dan melalui teknik cluster random sampling diperoleh 252 responden. Data gaya hidup sehat dikumpulkan melalui kuesioner Healthy Lifestyle Questionnaire Among Adolescent, sedangkan status gizi diukur berdasarkan hasil pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB), guna menghitung Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data dilakukan dengan uji statsitik non-parametrik menggunakan korelasi Gamma. Hasil analisis data menggambarkan bahwa sebagian besar gaya hidup sehat siswa berada dalam kategori baik (82,14%), dan status gizi berada pada kategori normal (49,21%). Berdasarkan hasil uji korelasi gamma, diperoleh nilai signifikansi 0,211 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara gaya hidup sehat dengan status gizi. Sedangkan dari hasil analisis per indikator, terlihat bahwa indikator pola makan sehat merupakan  komponen yang memiliki hubungan signifikan terhadap status gizi, dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa gaya hidup sehat tidak berhubungan dengan status gizi, tetapi jika dilihat dari setiap indikator, pola makan sehat memiliki hubungan terhadap status gizi
Research Article Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Ketangguhan Mental Dengan Aktivitas Fisik Sebagai Moderasi Pada Atlet Remaja Wahyu Ananda Putra, Renaldi; Miftakhul Jannah
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh regulasi emosi terhadap ketangguhan mental dengan aktivitas fisik sebagai variabel moderasi pada atlet remaja di SMA Negeri Olahraga Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 113 atlet remaja berusia 15–17 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Emotion Regulation Questionnaire–Short Form untuk mengukur regulasi emosi, Mental Toughness Questionnaire–18 untuk mengukur ketangguhan mental, serta International Physical Activity Questionnaire– Short Form untuk mengukur aktivitas fisik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linier sederhana, dan regresi moderasi dengan bantuan perangkat lunak JASP versi 0.95. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketangguhan mental atlet remaja. Regulasi emosi mampu menjelaskan sebagian variasi ketangguhan mental, namun aktivitas fisik tidak terbukti memoderasi hubungan antara regulasi emosi dan ketangguhan mental. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada atlet remaja dengan tingkat aktivitas fisik yang relatif homogen, kemampuan regulasi emosi merupakan faktor psikologis yang lebih menentukan ketangguhan mental dibandingkan perbedaan aktivitas fisik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembinaan atlet remaja dengan menekankan pentingnya penguatan aspek psikologis, khususnya regulasi emosi, sebagai bagian integral dari program pelatihan di sekolah olahraga
Analisis tingkat efiikasi diri mahasiswa program mata kuliah renang di tinjau dari pengalaman dan gender Defriga Yanuarta; Bayu Budi Prakoso; Setiyo Hartoto; Fifukha Dwi Khory
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71426

Abstract

Efikasi diri memiliki peran penting dalam pembelajaran renang karena berhubungan dengan keyakinan mahasiswa terhadap kemampuan mereka saat menghadapi tantangan di air. Variasi pengalaman renang, frekuensi latihan, dan kondisi emosional memengaruhi kesiapan mahasiswa mengikuti mata kuliah ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efikasi diri mahasiswa serta melihat perbedaannya berdasarkan pengalaman renang dan gender. Pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif digunakan untuk menggambarkan perbedaan antar kelompok. Hasil menunjukkan bahwa efikasi diri mahasiswa berada pada kategori tinggi. Tidak ditemukan perbedaan berdasarkan gender (p > 0,05). Faktor pengalaman berpengaruh signifikan (p < 0,05), dengan mahasiswa tanpa pengalaman memiliki efikasi diri lebih rendah (M = 3,79) dibanding yang berpengalaman di kolam renang (M = 4,07). Instruktur juga berpengaruh signifikan (p < 0,05), di mana kelompok kursus mencatat nilai tertinggi (M = 4,44). Rutinitas latihan lebih dari empat kali per minggu meningkatkan efikasi diri secara signifikan (p < 0,05). Durasi latihan 30–60 menit dan lebih dari 1 jam turut memberikan pengaruh signifikan (p < 0,05). Selain itu, kondisi perasaan menunjukkan perbedaan nyata antara kelompok khawatir dan biasa saja (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman terstruktur, latihan rutin, dan kesiapan emosional berperan besar dalam membentuk efikasi diri mahasiswa.
MEDIA AUDIO-VISUAL SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN PASSING BOLA VOLI DI SEKOLAH Firdausi, Arshely Zahro; Mochamad Ridwan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh penggunaan bahan pembelajaran Audiovisual terhadap hasil belajar keterampilan passing bola voli pada siswa kelas VII MTs Sunan Giri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 25 siswa mengikuti penelitian ini dan diberikan pretest sebelum perlakuan, kemudian posttest setelah empat kali pemberian treatment berupa media Audio-visual yang menggabungkan animasi dan gerakan realistis slow-motion. Karena data tidak terdistribusi secara normal, uji peringkat menggunakan Wilcoxon Signed Rank-Test dan uji normalitas Shapiro-Wilk digunakan untuk analisis. Hasil temuan menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05).. Artinya, media pembelajaran Audio-visual berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Media ini membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah, meningkatkan motivasi, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, media pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan dasar bola voli di sekolah
OPTIMALISASI LITERASI FISIK: BAGAIMANA KARAKTERISTIK BUKU CERITA BERGAMBAR YANG MENARIK UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR? Angga, Prayogi Dwina; Makki, Muhammad; Nurwahidah; Andika, I Putu Herry Widhi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71686

Abstract

Picture storybooks have great potential in supporting the physical literacy of elementary school-aged children with a combination of narrative, visual, and movement experience elements. This study aims to analyze the characteristics of interesting picture storybooks and can be maximized as part of actualizing physical literacy in elementary school children. This research approach uses a systematic literature review method with PRISMA guidelines with the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion of articles. The inclusion criteria are determined as follows: articles published in the last five years (2019-2024), using a qualitative, quantitative, or R&D approach, and discussing the development or application of picture storybooks in the context of children's education. A total of 140 identified articles were then processed into six articles that met the criteria and further analyzed thematically. The findings of the study with three main themes, namely: (1) narrative elements that encourage active involvement of children, (2) visualization with characters that can strengthen focus and understanding of movement, and (3) an embodied cognition approach in integrating physical activity into stories. A synthesis of the study results suggests that effective picture books not only present narratives and visualizations, but also foster children's interest in reading, understanding, and motivation to be more active. Therefore, picture books are a strategic medium for developing physical literacy in elementary schools.
PENGARUH LATIHAN IMAGERY TERHADAP AKURASI SHOOTING SEPAK BOLA PADA PEMAIN ACADEMY ASAD 313 U-15 PURWAKARTA Muhamad Luthfi; Qorry Armen Gemael; Habibi Hadi Wijaya
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan imagery terhadap peningkatan akurasi shooting pada atlet sepak bola Academy ASAD 313 Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest one group. Sampel penelitian berjumlah 32 atlet usia 15 tahun yang mengikuti program latihan selama 16 pertemuan. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah tes akurasi shooting yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata akurasi shooting setelah diberikan latihan imagery. Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, yang berarti latihan imagery memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan akurasi shooting atlet. Temuan ini menegaskan bahwa latihan mental, khususnya imagery, dapat menjadi metode pendukung yang efektif dalam meningkatkan akurasi shooting sepak bola. Kesimpulannya, latihan imagery terbukti berpengaruh terhadap peningkatan akurasi shooting pada atlet sepak bola usia 15 tahun. Penelitian ini merekomendasikan agar pelatih mengintegrasikan latihan imagery ke dalam program latihan rutin untuk mengoptimalkan akurasi shooting serta mental atlet.
Hubungan Identitas Latihan Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa: JUDUL, ABSTRAK, PENDAHULUAN, METODE, HASIL DAN PEMBAHASAN, PEMBAHASAN, KESIMPULAN, DAFTAR PUSTAKA Rahmadhani Aritiya Wardhana; Anung Priambodo
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71771

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kebugaran jasmani siswa SD sebagai fondasi kesehatan dan kemampuan belajar mereka. Selain itu, penelitian ini juga dilatar belakangi oleh kurangnya penelitian sebelumnya yang menganalisis pengaruh faktor psikologis, khususnya identitas latihan, terhadap kebugaran jasmani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara identitas latihan dan tingkat kebugaran jasmani siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 55 siswa sebagai subjek. Untuk mengukur identitas latihan, digunakan skala Exercise Identity Scale (EIS) yang sudah disesuaikan untuk siswa SD, sedangkan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Dalam analisis datanya, digunakan uji Spearman’s rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara identitas latihan dan kebugaran jasmani (r = 0,301; p < 0,05), meskipun hubungan ini tidak terlalu kuat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identitas latihan berpengaruh terhadap kebugaran jasmani siswa, sehingga pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) tidak hanya sebatas pada aktivitas fisik, tetapi juga perlu memperhatikan pembentukan identitas latihan siswa secara terus menerus