cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 333 Documents
ANALISIS NILAI-NILAI OLAHRAGA PADA JUDOKA EKSTRAKURIKULER DI SMA Iyas Ilyasa; Carsiwan; Reshandi Nugraha
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.68398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai olahraga pada ekstrakurikuler judoka di SMA Nusantara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket atau kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbasis persentase. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Nusantara dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, sehingga didapatkan sampel sebanyak 40 siswa SMA Nusantara tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian Analsis Nilai-Nilai Olahraga Pada Judoka ekstrakurikuler di SMA Nusantara, yaitu sebagian besar judoka ekstrakurikuler atau siswa yang mengikuti ekstrakurikuler judo telah mampu menerapkan nilai Fair Play, Problem Solving, Communication, Team Work, Dicipline, dan Leadership dengan kategori baik. Dari hasil penelitian ini tercatat bahwa nilai-nilai olahraga pada judoka ekstrakurikuler dapat diterapkan dengan baik
Pengaruh Latihan Bola Tenis Terhadap Kecepatan Reaksi Penjaga Gawang Futsal Rohman, Adi Fadila; Sidik, Dikdik Zafar; Nurjaya, Dede Rohmat
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.68515

Abstract

Penjaga gawang merupakan salah satu posisi yang berperan sangat penting dalam cabang olahraga futsal. Penjaga gawang harus memiliki kecepatan reaksi yang baik, karena seorang pivot melakukan shooting dengan waktu dan gerakan yang tidak terduga, sehingga penjaga gawang dituntut untuk bereaksi secepat mungkin ketika bola mengarah ke gawang agar terhindar dari sebuah gol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan bola tenis terhadap kecepatan reaksi penjaga gawang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen menggunakan desain penelitian one grup pretest-postest. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota ekstrakuliler SMPN 4 Cimahi. Dalam mengukur kecepatan reaksi menggunakan instrumen Discriminative Reaction Test Of Multiplate Performance Type. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji Normalitas dan Uji Paired Sample T-test. Berdasarkan hasil perhitungan dari data tes awal dan tes akhir diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, maka H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan menggunakan bola tenis terhadap kecepatan reaksi penjaga gawang.
HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-KAKI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLE SEPAK BOLA PADA MAHASISWA FIK UNIMED : HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-KAKI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLE SEPAK BOLA PADA MAHASISWA FIK UNIMED Destya, Muhammad Reza
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.69260

Abstract

This study aims to determine the relationship between eye-foot coordination and agility on the dribbling ability of students of the Faculty of Sport Science, State University of Medan. The population in this study were 148 students of class A, B, and C. Sampling was carried out using Purposive Random Sampling, namely 22 people as samples. Data analysis techniques used to test the hypothesis are normality test, linearity test, and correlation test. From the results of the first hypothesis correlation test, a significance value of 0.046 <0.05 was obtained, so there is a significant relationship between eye-foot coordination and the results of dribbling the ball. The results of the second hypothesis test, a significance value of 0.037 <0.05, so there is a significant relationship between agility and the results of dribbling the ball. Based on the multiple regression test, it is known that the significance of 0.037 <0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. This means that both independent variables (eye-foot coordination and agility) together have a significant relationship with the ability to dribble the ball.
TEKNIK DASAR TENIS LAPANGAN: LIMA KETERAMPILAN AWAL BAGI PEMULA Najwa Anjani Panjaitan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas lima teknik dasar penting yang perlu dikuasai oleh setiap pemula dalam permainan tenis lapangan. Fokus utamanya adalah pada penguasaan fundamental, yaitu forehand, backhand, servis, volley, dan footwork. Setiap teknik dijelaskan dengan rinci, dilengkapi langkah-selangkah praktis serta tips untuk meningkatkan keterampilan. Dengan memahami kelima teknik dasar tersebut, pemain pemula dapat membangun landasan permainan yang kuat, meningkatkan performa di lapangan, serta menikmati proses bermain tenis. Tujuan artikel ini adalah memberikan panduan yang jelas dan mudah dipahami sehingga dapat membantu pembaca dalam mengembangkan kemampuan menuju pemain tenis yang lebih baik.
Aktivitas Fisik dan Screen Time Mahasiswa PJKR IKTL: Studi Deskriptif tentang Pola Gaya Hidup Mahasiswa di Era Digital: Studi Deskriptif tentang Pola Gaya Hidup Mahasiswa di Era Digital Bonefasius Bugalama Gerin
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the patterns of physical activity and screen time among students of the Physical Education, Health, and Recreation (PJKR) Program at Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) in the digital era. A quantitative descriptive study with a cross-sectional design was conducted involving 120 students selected through proportional random sampling. Data were collected using the International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF) to assess physical activity levels and an adapted Screen Time Questionnaire to measure daily screen exposure. The results showed that 85% of students were classified in the low category of physical activity, 15% in the moderate category, and none in the high category. Meanwhile, 68.3% of students reported screen time of four hours or more per day, with 35.8% spending 4–6 hours and 32.5% more than 6 hours. Crosstab analysis indicated that most students with low physical activity also had high screen time, reflecting sedentary lifestyle patterns. Furthermore, 52.5% of students reported that screen time often reduced their physical activity, and 72.5% admitted it disrupted their sleep. These findings highlight an imbalance between physical activity and digital device use, emphasizing the need for structured campus-based physical activity programs and digital health literacy initiatives. Keywords: physical activity, screen time, sedentary lifestyle, university students, digital era.
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN JAUH PEMAIN SEPAK BOLA La Ode Ahmad Akbar; Ramlan; Andi Umar; Firman Kasbia; Arfan; Ardion; La Ode Sasonasis; Nurqadaria Batjo; Arjuna; Irfan Hadi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.70249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kotribusi kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh pemain sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMA Negeri 1 Lasalimu yang berjumlah 563 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan teknik total sampling, atau keseluruhan sampel yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah tes kekuatan otot tungkai (vertical Jump) dan tes tendangan jauh. Agar suatu data dapat dianalisis, maka perlu dilakukan uji prasyarat, Adapun uji prasyarat tersebut adalah uji normalitas dan uji linearitas. Setelah dilakukan uji prasyarat, maka selanjutnya dilakukan uji hipotesis, untuk menguji hipotesis antara variabel X dan Y menggunakan bantuan apilikasi SPSS dengan tingkat signifikansi > 0,05. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan dimana rxy = 0,600 > 0,05, dengan koefisien determinasi (r2)= 0,36 atau 36%. Selebihnya itu dipengaruhi oleh unsur lain. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh permainan sepak bola.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) PADA SISWA KELAS XI 2 DI SMAN TARUNA NALA JAWA TIMUR Farhan, Muhammad; Yudasmara, Dona Sandy; Trinopiansyah, Nade
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.65948

Abstract

This study aims to improve students' skills through the cooperative learning model Team Games Tournament (TGT) in the subject of Physical Education, Sports, and Health (PJOK), specifically on the topic of underhand volleyball passing at SMAN Taruna Nala, East Java. The research procedure uses Action Research in Sports, which includes four stages: planning, implementation, observation, and reflection. This research was conducted over two cycles, with two meetings in each cycle. The Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model creates a different learning atmosphere by allowing students to learn through competitive games. The results showed an improvement in learning outcomes as measured by students' mastery scores. In the initial stage (pre-test), only 15% of students achieved the Minimum Mastery Criteria (MMC ≥ 75). After cycle 1, the number of students who met the criteria increased to 41%, and in cycle 2, it reached 78%. This improvement indicates that the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model helps students better understand the material before practice, enhances motor skills, and encourages active participation in learning. Therefore, the implementation of the Team Games Tournament (TGT) model has proven effective in improving underhand volleyball passing skills and is considered a viable alternative for PJOK learning, particularly within the context of the Merdeka Curriculum.
PERSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SMAN TARUNA NALA BERBASIS SEMI MILITER: ANTARA TANTANGAN, KELELAHAN, DAN MANFAAT Taufiqi, Mochammad Alfan; Yudasmara, Dona Sandy; Trinopiansyah, Nade
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.65950

Abstract

This study aims to explore students’ perceptions of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at SMAN Taruna Nala, a boarding school with a semi-military education system in East Java, Indonesia. Employing a quantitative approach through survey methods, the study involved 151 students from grades X and XI as respondents. A Likert-scale questionnaire was used to measure three main dimensions: enjoyment, challenges and fatigue, and benefits of PJOK learning. The results showed that students had a very positive perception regarding the enjoyment and benefits of PJOK, with average scores falling under the “Very Good” category. Meanwhile, the dimension of challenges and fatigue was categorized as “Fair,” indicating the presence of physical demands without significantly reducing students’ enthusiasm for PJOK. These findings suggest that despite the physically demanding and highly disciplined environment, students perceive PJOK as an enjoyable and meaningful subject that supports both physical and psychological development. The study highlights the importance of adaptive teaching approaches in PJOK, particularly in educational settings with unique characteristics such as semi-military schools.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MENGGUNAKAN FLIPPED CLASSROOM PADA SISWA KELAS X SMAN TARUNA NALA Naufaldi, Muhammad Revin Amrizal; Yudasmara, Dona Sandy; Trinopiansyah, Nade
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.65952

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui penerapan Flipped Classroom pada siswa kelas X SMAN Taruna Nala. Penelitian ini menggunakan dua siklus dengan tiga pertemuan pada setiap siklusnya. Model Flipped Classroom menggabungkan pembelajaran daring melalui Google Classroom dengan pertemuan tatap muka, membantu siswa dalam mempelajari materi di rumah sebelum pelaksanaan pembelajaran di kelas. Hasilnya, terdapat peningkatan pada hasil belajar yang diukur melalui nilai ketuntasan belajar siswa. Pada tahap awal (pre-test), hanya 19% siswa yang mendapatkan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 75). Setelah siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 46%, dan pada siklus II mencapai 85%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Flipped Classroom dapat membantu siswa memahami materi lebih baik sebelum praktik, meningkatkan keterampilan motorik, dan mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa model Flipped Classroom layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran PJOK dalam Kurikulum Merdeka karena dapat meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan, dan kemandirian belajar siswa
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL MOVING TARGET DAN FIXED TARGET TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PUKULAN VOLLEY ATLET KOMUNITAS TENIS LAPANGAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN TAHUN 2023 Adventus Christian Silalahi; Ibrahim Wiyaka
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.57641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan drill moving target dan fixed targetterhadap peningkatan kemampuan pukulan volley pada atlet komunitas tenis lapangan UNIMED tahun 2023.Penguasaan teknik volley merupakan aspek penting dalam permainan tenis lapangan karena berperan dalammenciptakan serangan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain two grouppre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 10 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakanteknik ordinal pairing. Kelompok pertama diberikan perlakuan latihan drill moving target dan kelompok keduadiberikan latihan fixed target selama 18 kali pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan tes pukulan volleydengan sasaran tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa latihan drill moving target tidak memberikan pengaruh signifikan terhadappeningkatan kemampuan pukulan volley, sedangkan latihan fixed target menunjukkan peningkatan yang lebihbaik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan fixed target lebih efektif dibandingkan drill movingtarget dalam meningkatkan kemampuan pukulan volley atlet komunitas tenis lapangan UNIMED.