cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik Olahraga
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
PENTINGNYA PENDIDIKAN JASMANI BAGI SETIAP PESERTA DIDIK ., Suharjo
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v1i1.3637

Abstract

Abstract Physical education was learning process to move and learning by moving. In addition to study and theacing with the  move for get the purpose learning, in physical education, the student must be move and developing. Developing was through couse purpuse wasn’t aspects of the physical who known is psychomotor, but also developing knowlage and understanding was the ability of cognitive and afective as well as the developing with moving skills, healty and perceptual motors and social emocional. Keywords : Physical Education, Cognitive, Afective and Physicomotor
KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI PADA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PAMANE TALINO DI KABUPATEN LANDAK Waskito Aji Suryo Putro
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v3i1.8199

Abstract

Penelitian ini mengkaji budaya organisasi pada STKIP Pamane Talino berkaitan dengan tugas dan fungsi yang diembannya dalam pelayanan terhadap pendidikan formal (Perguruan Tinggi), pendidikan non formal dan juga kegiatan pemuda dan olahraga. Dalam memberikan pelayanan kepada publik setiap organisasi dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik. Sejauh ini citra atau image terhadap organisasi-organisasi publik di tanah air cenderung negatif, hal tersebut juga berlaku di Kabupaten Landak.  Berbagai tulisan yang mengangkat tentang keberadaan organisasi publik baik yang menyoroti dari sisi budaya, layanan maupun kinerja secara umum menunjukkan, budaya organisasi publik belum mendukung terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan yang diberikan. Kajian-kajian yang dilakukan hampir tidak pernah mengangkat tentang budaya yang mendukung terhadap pelaksanaan tugas yang diemban.Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan ditemukakan beberapa indikasi bahwa budaya organisasi pada STKIP Pamane Talino masih lemah. Seperti belum adanya standar pelayanan yang baku untuk setiap bidang yang ada, budaya yang cenderung “kaku” khususnya terhadap para tamu STKIP Pamane Talino, masih sangat kuat/dominanya budaya sungkan baik dari pimpinan maupun sesama pegawai dalam menegur pegawai yang tidak disiplin dan kepatuhan semu. Selain itu masalah pengawasan (controlling) belum berjalan baik khususnya dari pihak Yayasan Landak Bersatu selaku yang menaungi STKIP Pamane Talino, hal tersebut tampak dari terhambatnya program dan pelaporan kegiatan yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR SERVIS ATAS BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2016/2017 Dedi Asmajaya
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v2i2.4511

Abstract

Abstrak   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan metode Drill dalam meningkatkan hasil belajar servis atas bola voli pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan  Tahun Ajaran 2016/2017. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan di lokasi SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan yang beralamat di jalan Mesjid Percut. sampel dalam penelitian ini adalah kelas yang mendapatkan nilai terendah dari seluruh populasi (purposive sampling), yaitu siswa Kelas VII-2 SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan adanya tahapan-tahapan berupa siklus dalam pembelajarannya. Data yang diperoleh dari hasil belajar siswa dipaparkan dalam bentuk tabel dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan. Sesuai dengan buku Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran penjas tingkat SMP kurikulum KTSP. hasil belajar telah cukup baik. Dari 41 siswa sudah 38 siswa (92.7%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, hanya 3 orang siswa (7.3%) siswa yang belum memiliki ketuntasan dalam belajar. Dengan nilai rata-rata kelas yang diperoleh 85 ( Tuntas).   Kata Kunci : Hasil Belajar, Servis atas, Metode Drill
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MATERI LEMPAR LEMBING Surono Nasution
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v4i1.11965

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran gerak dasar lempar lembing dengan permainan bagi siswa SMP kelas  VIII. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang: pengembangan dan penerapan model pembelajaran materi lempar lembing dengan permainan bagi siswa sekolah SMP kelas VIII dan mengetahui efektivitas, efisiensi dan daya tarik hasil pengembangan pembelajaran gerak dasar lempar lembing dengan permainan bagi siswa sekolah SMP kelas VIII. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode Penelitian  pengembangan Research & Development (R & D). Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa kelas VIII di 3 sekolah yaitu SMP N 14, SMP N 35, dan SMP N 27 Medan yang berjumlah 30 orang dari tiap – tiap sekolah. Serta hasil dari penelitian ini berupa buku pegangan guru untuk pembelajaran lempar lembing yang berisikan sembilan bentuk, adapun bentuk – bentuknya adalah (1) Lesang; (2) Lending; (3) Lakar ; (4) Lembet; (5) Lemsar; (6) Lemsar Hulahof; (7) Lempar Lembing dengan 3 Langkah;  (8) Lempar Lembing dengan 5 Langkah (Laleb Lila); (9) Lempar Lembing dengan Keseluruhan Gerak Kata kunci : pengembangan, lempar lembing, model pembelajaran lempar lembing
EFEK LATIHAN BERBEBAN TERHADAP FUNGSI KERJA OTOT Imran Akhmad
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v1i2.3726

Abstract

Tujuannya dari latihan beban adalah untuk meningkatkan fungsi fisiologi dan kapasitas kerja otot dalam mempersiapkan kegiatan atau kerja fisik yang sangat bervariasi baik yang bersifat ringan atau berat. Dengan latihan beban maka terdapat beberapa ciri yaitu sel-sel otot ukurannya akan mengalami pembesaran (hypertrophy) di samping bertambah kuat, begitu juga sebaliknya, apabila tuntutan daya terhadap sel-sel otot menurun, seperti dalam kehidupan tidak aktif (sedentary living), atau keadaan yang menuntut istirahat setelah keadaan sakit atau cedera, maka sel-sel otot ukurannya akan menurun (atrophy) dan kekuatannyapun juga menurun. Dalam melakukan latihan beban juga memiliki prinsip yang harus dilalui yaitu, prinsip penambahan beban, prinsip penambahan secara bertahap, prinsip kekhususan, prinsip pengaturan latihan. Kata Kunci: Latihan, Beban, Otot
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DOUBLE LEG BOUND DAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN TENDANGAN MAEGERI CHUDAN PADA KARATEKA PUTRA LEMKARI DOJO BIMA SAKTI BINJAI Anggun Lestari Tanjung
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v1i1.3644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh latihan Double Leg Bound dan Alternate Leg Bound terhadap power otot tungkai dan kecepatan tendangan Maegeri Chudan pada karateka putra Lemkari Dojo Bima Sakti Binjai. Metode penelitian adalah eksperimen, dengan sampel yang berjumlah 8 orang ditentukan dengan cara Purpusive Random Sampling. Selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik Matching Pairing yaitu kelompok latihan Double Leg Bound dan Alternate Leg Bound. Penelitian dilaksanakan selama 6 minggu dengan latihan 3 kali minggu. Penelitian menggunakan teknik uji-t berpasangan dan tidak berpasangan. Hasil penelitian  menyimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh latihan Double Leg Bound terhadap power otot tungkai pada karateka putra lemkari Dojo Bima Sakti Binjai (t hitung = 2.94 > t tabel 2.35). 2 ) Terdapat pengaruh latihan Alternate Leg Bound terhadap power otot tungkai pada karateka putra lemkari Dojo Bima Sakti Binjai (t hitung   = 9.80 > t tabel 2.35 ) pada taraf signifikan α = 0.05. 3) Latihan Alternate Leg Bound lebih besar pengaruhnya terhadap power otot tungkai pada karateka putra lemkari Dojo Bima Sakti Binjai (t hitung 1.95 > t tabel 1.94). 4) Terdapat pengaruh latihan Double Leg Bound terhadap kecepatan tendangan Maegeri Chudan pada karateka putra Lemkari Dojo Bima Sakti Binjai (t hitung 3.23 > t tabel 2.35). 5) Terdapat pengaruh latihan Alternate Leg Bound terhadap kecepatan tendangan Maegeri Chudan pada karateka putra Lemkari Dojo Bima Sakti Binjai (t hitung 5.08 > t tabel 2.35) pada taraf signifikan α = 0.05. 6) Latihan Alternate Leg Bound lebih besar pengaruhnya terhadap kecepatan tendangan Maegeri Chudan pada karateka putra Lemkari Dojo Bima Sakti Binjai (t hitung 1.99 > t tabel 1.94). Kata kunci : Latihan Double Leg Bound, Latihan Alternate Leg Bound, Power Otot Tungkai, Kecepatan Tendangan Maegeri Chudan
Social Identity of Football Supporter’s Given (Phenomenology Study to Supporter of Pasoepati in Indonesia) Suryo Putro, Waskito Aji
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Pasoepati  is  a  group  of  supporter  that  supporting  to  the Persis Football Club  of  Solo.  Pasoepati  is  a  phenomenon  group  which  is  really  complex. Marginally,  the  social  identity  of Pasoepati,  as  a  group  or  a  community, makes them different with other groups of supporters in Indonesia. Pasoepati appeared in 2000s  century  in  the  hard  social  context  because of  the  existence  of  gangs  in  that time.  And  finally,  Pasoepati  capable  to  get  a  kind  of  sympathy  of  people  in Solo  and  Indonesia,  as  the  supporter which  is has politeness  and  sportive,  in conveying  a  support.  Pasoepati appears  in  political  and  cultural  context  of  supporter institution,  but  once  Pasoepati  answers  it  by  a  group  that  has  a  cultural  basic without institution.Furthermore, this study is aim to know the construction of  Pasoepati social identity in appearance of history context. Besides that, this study aim to know how Pasoepati represents the sportive support in football. This  study  applies  qualitative  method.  The  approach  that  used  is phenomenology.  The  researcher  knows  that  getting  the  comprehensive understanding about Pasoepati, phenomenology is the more appropriate approche. Besides, by applying that approach the researcher tries to describe the data  in  perspective  subject  of  the  study.  Therefore,  the  researcher  gets  directly participation in the field and tries to as near as possible to the subject of the study.In  this  study,  the  researcher  uses  perspective  theory  identity. In practicing in the field and presenting the data, the researcher  uses  phenomenology  theories which  are  established  by Mostakas.  In which, the fact in the field is presented in the various and qualified way.   The  result  of  the  study  gets  some  political,  economical, social and  cultural phenomena,  which  built  the  social  identity  of  Pasoepati.And the conclusion is,  the researcher understands  the representation  is done by Pasoepati is good expecially  in giving the sportive support. Pasoepati  is a group  that ready  to acculturate  the habitual or culture from  the  outside  which  is  thought  well  and  appropriate  to  keep  the  existence. However, Pasoepati  still  aware  that  the  acculturation  is  done  should  still  in  the line for keeping the identity social that was built.          The key words: social identity, supporter, football, sportive, Pasoepati
PENINGKATAN TEKNIK SHOOTING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TAI Muchamad Ishak, . Didit Supriadi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v3i1.8194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan hasil belajar teknik shooting bagian punggung kaki dalam permainan sepak bola pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ekspertimen. Populasi yang diambil adalah seluruh siswa kelas X dari SMK PASUNDAN 2 Cimahi yang berjumlah 51 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan dengan cara cluster sampling. Didapat sampel berjumlah 26 responden yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperiman yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran  Team Assisted Individualization (TAI) dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan dengan model pembelajaran  Team Assisted Individualization (TAI). Instrumen yang dipakai adalah tes shooting sepak bola. Berdasarkan hasil analisis data telah terbukti bahwa hasil belajar shooting sepak bola antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan sebesar 6.32 > T(tabel)1.80 yang ternyata signifikan. Selanjutnya berdasarkan perhitungan statistik didapat bahwa hasil belajar shooting sepak bola siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) memiliki skor rata-rata sebesar 43.31 lebih tinggi dari pada hasil belajar shooting sepak bola siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang memiliki skor rata-rata sebesar 4.07. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) memberikan pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan hasil belajar teknik shooting bagian punggung kaki dalam permainan sepak bola pada siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI), Shooting bagian Punggung kaki, Sepak bola
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVSI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SMASH BOLAVOLI DI KELAS XI SMA HANG TUAH BELAWAN Muhammad Nur Habibi; Imran Akhmad; Budi Valianto
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v4i2.12140

Abstract

Adapun tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar smash bolavoli. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI jurusan IPA SMA Hang Tuah Belawan, berjumlah 124 siswa yang berasal dari 4 kelas. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Jumlah sampel penelitian untuk gaya mengajar komando terdiri dari 20 siswa dan 20 siswa untuk gaya mengajar resiprokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan quasi eksperimen desain factorial 2 X 2. Motivasi belajar siswa diukur dengan tes angket dan hasil belajar smash bola voli diukur dengan lembar portofolio. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar smash bolavoli yang diajar dengan menggunakan gaya mengajar komando lebih tinggi dari pada hasil belajar smash bolavoli yang diajarkan dengan menggunakan gaya mengajar resiprokal. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata hasil belajar smah bola volisiswa yang diajar dengan menggunakan gaya mengajar komando= 78,3dan rata-rata hasil belajar smash bola voli yang diajar dengan gaya mengajar resiprokal= 77,0 dengan Fhitung =   4,59>  Ftabel  = 4,09 pada taraf signifikan α = 0,05. Siswa yang memiliki motivasitinngi yang diajar dengan gaya mengajar resiprokal lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan gaya mengajar komando.Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata hasil belajar smash bola voli siswa yang memiliki motivasi tinggi yang diajar dengan gaya mengajar resiprokal= 80,2dan rata-rata hasil belajar smash bola volisiswa yang memiliki motivasi tinggi yang diajar dengan gaya mengajar komando  = 77,7 dengan Qhitung = 2,91>Qtabel = 2,29 pada taraf signifikan α = 0,05, dengan dk (2). Siswa yang memiliki motivasi rendah yang diajar dengan gaya mengajar komando lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan gaya mengajar resiprokal. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata hasil belajar smash bola voli siswa yang memiliki motivasi rendah yang diajar dengan gaya mengajar komando = 77,0dan rata-rata hasil belajar smash bolavolisiswa yang memiliki motivasi rendah  yang diajar dengan gaya mengajar resiprokal  = 73,8 dengan Qhitung = 5,93>Qtabel = 2,29 pada taraf signifikan α = 0,05, dengan dk (2). Terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar smash bolavoli. Hal iniditunjukkandenganFhitung = 6,52> Ftabel = 4,09. Uji lanjut menggunakan Uji Tukey menunjukkan gaya mengajar komando lebih dominan dibandingkan gaya mengajar resiprokal. Demikian halnya motivasi tinggi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar smash bolavoli. Kata kunci : Gaya mengajar, Motivasi, dan Smash BolaVoli
PENGETAHUAN CEDERA OLAHRAGA PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIMED Nurhayati Simatupang
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v2i1.4507

Abstract

ABSTRAK Setiap pelaku olahraga memiliki resiko mengalami cedera saat melakukan aktivitas fisik seperti pada pendidikan jasmani, olahraga prestasi maupun olahraga kebugaran. Setiap lulusan dan mahasiswa FIK diharapkan memiliki kemampuan untuk dapat mencegah dan menangani cedera yang terjadi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan cedera olahraga mahasiswa FIK Unimed yang terkait dengan macam-macam cedera olahraga, lokasi cedera, faktor-faktor penyebab terjadinya cedera olahraga, penanganan  pada cedera olahraga dan upaya pencegahan terjadinya cedera olahraga. Metode penelitian menggunakan teknik survey dengan menyebarkan angket dan wawancara yang diberikan kepada mahasiswa FIK Unimed. Populasi dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa FIK Unimed semester V tahun ajaran 2015/2016, pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan cedera olahraga mahasiswa jurusan IKOR 26% katagori tinggi sekali, 72% katagori tinggi dan 2% katagori sedang. Tingkat pengetahuan cedera mahasiswa jurusan PKO 4% katagori tinggi sekali,86% katagori tinggi, dan 10% katagori sedang; Tingkat pengetahuan jurusan PJKR 92% katagori tinggi dan 8% katagori sedang. Mahasiswa FIK Unimed belum dapat mengimplementasikan penanganan cedera olahraga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan cedera olahraga mahasiswa FIK Unimed dalam katagori tinggi.   Kata Kunci: Pengetahuan Cedera Olahraga, Mahasiswa FIK

Page 5 of 30 | Total Record : 300