Waskito Aji Suryo Putro
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Social Identity of Football Supporter’s Given (Phenomenology Study to Supporter of Pasoepati in Indonesia) Suryo Putro, Waskito Aji
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Pasoepati  is  a  group  of  supporter  that  supporting  to  the Persis Football Club  of  Solo.  Pasoepati  is  a  phenomenon  group  which  is  really  complex. Marginally,  the  social  identity  of Pasoepati,  as  a  group  or  a  community, makes them different with other groups of supporters in Indonesia. Pasoepati appeared in 2000s  century  in  the  hard  social  context  because of  the  existence  of  gangs  in  that time.  And  finally,  Pasoepati  capable  to  get  a  kind  of  sympathy  of  people  in Solo  and  Indonesia,  as  the  supporter which  is has politeness  and  sportive,  in conveying  a  support.  Pasoepati appears  in  political  and  cultural  context  of  supporter institution,  but  once  Pasoepati  answers  it  by  a  group  that  has  a  cultural  basic without institution.Furthermore, this study is aim to know the construction of  Pasoepati social identity in appearance of history context. Besides that, this study aim to know how Pasoepati represents the sportive support in football. This  study  applies  qualitative  method.  The  approach  that  used  is phenomenology.  The  researcher  knows  that  getting  the  comprehensive understanding about Pasoepati, phenomenology is the more appropriate approche. Besides, by applying that approach the researcher tries to describe the data  in  perspective  subject  of  the  study.  Therefore,  the  researcher  gets  directly participation in the field and tries to as near as possible to the subject of the study.In  this  study,  the  researcher  uses  perspective  theory  identity. In practicing in the field and presenting the data, the researcher  uses  phenomenology  theories which  are  established  by Mostakas.  In which, the fact in the field is presented in the various and qualified way.   The  result  of  the  study  gets  some  political,  economical, social and  cultural phenomena,  which  built  the  social  identity  of  Pasoepati.And the conclusion is,  the researcher understands  the representation  is done by Pasoepati is good expecially  in giving the sportive support. Pasoepati  is a group  that ready  to acculturate  the habitual or culture from  the  outside  which  is  thought  well  and  appropriate  to  keep  the  existence. However, Pasoepati  still  aware  that  the  acculturation  is  done  should  still  in  the line for keeping the identity social that was built.          The key words: social identity, supporter, football, sportive, Pasoepati
Pengaruh Latihan Squat Jump dan Naik Turun Tangga terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Siswa Pencak Silat PSHT Ranting Aimas Waskito Aji Suryo Putro
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55584

Abstract

Dalam pendidikan jasmani terdapat berbagai cabang olahraga yakni basket, voli, atletik bela diri Dalam hal ini saya ingin membahas tentang bela diri asli Indonesia yaitu pencak silat. Secara umum kondisi teknik dan dasar siswa pencak silat PSHT Ranting Aimas kabupaten sorong sudah dibilang cukup baik, hal ini dengan pernyataan dari pelatih ditempat latihan melaui penelitian dengan judul “pengaruh Latihan Squat Jump dan Naik Turun Tangga Terhadap Tendangan Sabit siswa Pencak Silat PSHT Ranting Aimas Kabupaten Sorong”. Tujuan penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui pengaruh latihan squat jump terhadap kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat PSHT ranting aimas kebupaten sorong. (2).Untuk mengetahui pengaruh naik turun tangga terhadap kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat PSHT ranting aimas kabupaten sorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan dua group design, dan membagi sampel ke dalam 2 kelompok. Proses pengambilan data dilakukan tes kecepatan tendangan sabit dengan latihan squat jump dan naik turun tangga, dengan t-test, Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS 16.00. Dari tabel data tersebut diperoleh latihan squat jump nilai t hitung  (20.125)>t tabel  (2,262) dan p (0,05). Dan dari tabel data naik turun tangga tersebut diperoleh nilai t hitung  (7.653)>t tabel  (2,262) dan p (0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan (1)Ada pengaruh latihan squat jump terhadap kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat PSHT ranting Aimas Kebupaten Sorong. (2) Ada pengaruh latihan naik turun tangga terhadap kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat PSHT ranting Aimas Kabupaten Sorong. Kata-kata Kunci : Pengaruh, Kecepatan Tendangan Sabit, Pencak Silat PSHT
Pengaruh Latihan Passing Berpasangan Terhadap Akurasi Passing Siswa SSB U-16 Askatala Hendrig Joko Prasetyo; Waskito Aji Suryo Putro
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55579

Abstract

Passing yang dilakukan siswa sekolah sepakbola askatala usia 16 tahun yang kurang terarah serta passing yang sering tidak sampai kepada teman sehingga lebih mudah direbut lawan. Dari rumusan masalah adalah adakah Pengaruh Latihan Passing Berpasangan Terhadap Akurasi Passing Siswa SSB U-16 Askatala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan passing berpasangan terhadap akurasi passing siswa SSB U-16 Askatala. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa SSB U-16 askatala yang berjumlah 38 orang, semua anggota populasi pada penelitian ini dijadikan sempel. Sampel yang digunakan ialah Proporsional Random Sampling. Namun, dikarenakan situasi pandemic covid-19 sampel yang bisa hadir dan mengikuti dari awal sampai akhir penelitian hanya berjumlah 15 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes short passing. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS V16 diperoleh 0,416 dengan data distribusi N 15. Dari data tersebut diketahui bahwa nilai signifikan 0,416 lebih besar dari pada nilai signifikan 0.05. Maka data tersebut berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan latihan passing berpasangan terhadap akurasi passing siswa SSB U-16 Askatala, dengan nilai t hitung 16.681  > Ttabel 1,761. Maka dari penjelasan tersebut dapat dilihat bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kata kunci: passing berpasangan, akurasi passing
EKSISTENSI MUHAMMADIYAH DALAM PEMBINAAN SEPAKBOLA USIA DINI DI PAPUA BARAT MELALUI UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH (UNIMUDA) SORONG BERKOLABORASI DENGAN PSSI PROVINSI PAPUA BARAT Waskito Aji Rustamaji
Smart Sport Vol 17, No 1 (2020): SMARTSPORT
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/rumi.v17i1.45348

Abstract

Kehadiran sekolah agama modern “Muhammadiyah” (1911) menjadi prototype berdirinya organisasi modern : Muhammadiyah (1922). Dan semakin berkembangnya peradaban, Muhammadiyah menjelma menjadi Organisasi yang Tangguh. AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) merupakan salah satu hasil Ketangguhan dari Organisasi ini. 1.111 Sekolah menengah Pertama, 1.291 Sekolah Menengah Atas, 67 Pondok Pesantren dan 171 Perguruan Tinggi per 21 Maret 2019 (Yunus:2016). Data menunjukkan progresitifitas dari Muhammadiyah memang begitu sangat maju. Tujuan pendidikan di Muhammadiyah selalu mengalami perubahan, perubahan itu merupakan respon imajinatif dari Muhammadiyah untuk terus maju atas arus perubahan di masyarakat, pergeseran orientasi kehidupan maupun kemajuan ilmu tekhnologi.Dalam menanggapi resonansi kemunduran dibeberapa lini, Muhamadiyah juga ikut andil dalam melakukan perubahan salah satunya adalah dalam dunia olahraga yaitu sepakbola. Sepakbola di Indonesia pada umumnya merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat diminati dan dinikmati, khususnya bagi adik-adik di wilayah timur Indonesia, Papua Barat. Dalam beberapa tahun ini sepakbola di Papua barat mengalami kemunduran yang cepat khususnya di Sepakbola Usia Dini karena kurangnya pembinaan, kompetisi, kaderisasi, manajerial dan masih banyak aspek yang menyebabkan itu. Total lebih dari 100 SSB yang ada di Papua Barat (2% SSB di Indonesia) dan terbengkalai sampai saat ini (Asprov Papua Barat:2017). Dari sana Muhammadiyah melalui salah satu AUM yang dimiliki (UNIMUDA Sorong)  mencoba merekonstruksi pembinaan SSB yang ada di Papua Barat dengan mengakomodir dengan pembinaan anak usia dini (kompetisi resmi yang berkesinambungan), pembinaan pelatih (lisensi D Nasional pelatihan pelatih), pembinaan wasit (penataran wasit isensi C-II dan CIII) serta pelatihan manajerial untuk manajemen klub yang berada di pusat agar bisa ditarik kebawah guna kemajuan sepakbola di wilayah timur Indonesia khususnya Papua Barat.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Selanjutnya, data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, kuesioner dan wawancara. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan menggunakan analisis Triangulasi Data. Sasaran luaran yang akan dituju dalam penelitian ini adalah 1). Buku 2). Junal Nasional Ber ISBN 3) Konferensi Internasional ICOCIT-MUDA 2019 Terindeks Scopus. Kata Kunci : Eksistensi, Muhammadiyah, Pendidikan Usia Dini, Sepakbola 
Kontribusi Kecepatan Reaksi Kaki Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa SMA Negeri 1 Tompobulu Kab. Bantaeng Risnawati Risnawati; Sri Rizki Handayani; Waskito Aji Suryo Putro
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui:  Kontribusi Kecepatan Reaksi Kaki Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa SMA Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan dua variable. Satu variabel bebas dan satu variable terikat. Populasi dan sampel adalah siswa SMA Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Secara random sampling diperoleh sampel sebanyak 40 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji-Regresi (R), dalam perhitungannya menggunakan program SPSS 16 for Windows. Taraf Signifikan α = 0.05 Berdasarkan hasil analisis data diperoleh  bahwa  terdapat kontribusi yang signifikan Kecepatan Reaksi Kaki Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter. Ada Kontribusi kecepatan reaksi kaki terhadap kecepatan lari 100 meter dimana diperoleh nilai r = 0.456 (P > 0.05), Dengan memberikan sumbagan sebesar 28.62%. Kata kunci: Kecepatan Reaksi Kaki, Kecepatan Lari 100 Meter.
Survei Kebugaran Jasmani Mahasiswa UKM Bola Voli Putra Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Singgih Hendarto; Waskito Aji Suryo Putro
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55582

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa menyebabkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih dapat mengatasi beban tambahan. Kebugaran jasmani merupakan komponen penting yang harus dimiliki oleh Mahasiswa UKM bola voli putra Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Belum pernah dilakukan tes kebugaran jasmani pada Mahasiswa UKM bola voli UNIMUDA Sorong merupakan masalah yang melatarbelakangi penelitian ini. Perlunya bagi pelatih untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa karena kondisi kebugaran jasmani Mahasiswa UKM yang berbeda-beda membutuhkan program latihan yang berbeda pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani Mahasiswa UKM bola voli putra UNIMUDA Sorong. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dan penelitian Analisa yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif persentase. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran dengan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia(TKJI) untuk usia 16-19 tahun. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa UKM bola voli putra UNIMUDA Sorong. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan Mahasiswa UKM bola voli putra yang berusia 16-19 tahun. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dibahas di bab terdahulu sesuai dengan rangkaian tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI) usia 16-19 tahun dari 8 Mahasiswa UKM yang mengikuti tes kebugaran jasmani dapat kita ketahui bahwa Mahasiswa UKM bola voli putra Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong terdapat 6 orang yang masuk dalam kategori baik (75%) dan 2 orang masuk dalam kategori sedang (25%),  tidak ada Mahasiswa UKM yang masuk kategori baik sekali,kurang dan kurang sekali. Berdasarkan presentase dari kebugaran jasmani diatas dapat di simpulkan bahwa Mahasiswa UKM bola voli putra Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong secara umum memiliki kebugaran jasmani yang baik. Kata Kunci : Kebugaran Jasmani
KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI PADA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PAMANE TALINO DI KABUPATEN LANDAK Waskito Aji Suryo Putro
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v3i1.8199

Abstract

Penelitian ini mengkaji budaya organisasi pada STKIP Pamane Talino berkaitan dengan tugas dan fungsi yang diembannya dalam pelayanan terhadap pendidikan formal (Perguruan Tinggi), pendidikan non formal dan juga kegiatan pemuda dan olahraga. Dalam memberikan pelayanan kepada publik setiap organisasi dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik. Sejauh ini citra atau image terhadap organisasi-organisasi publik di tanah air cenderung negatif, hal tersebut juga berlaku di Kabupaten Landak.  Berbagai tulisan yang mengangkat tentang keberadaan organisasi publik baik yang menyoroti dari sisi budaya, layanan maupun kinerja secara umum menunjukkan, budaya organisasi publik belum mendukung terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan yang diberikan. Kajian-kajian yang dilakukan hampir tidak pernah mengangkat tentang budaya yang mendukung terhadap pelaksanaan tugas yang diemban.Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan ditemukakan beberapa indikasi bahwa budaya organisasi pada STKIP Pamane Talino masih lemah. Seperti belum adanya standar pelayanan yang baku untuk setiap bidang yang ada, budaya yang cenderung “kaku” khususnya terhadap para tamu STKIP Pamane Talino, masih sangat kuat/dominanya budaya sungkan baik dari pimpinan maupun sesama pegawai dalam menegur pegawai yang tidak disiplin dan kepatuhan semu. Selain itu masalah pengawasan (controlling) belum berjalan baik khususnya dari pihak Yayasan Landak Bersatu selaku yang menaungi STKIP Pamane Talino, hal tersebut tampak dari terhambatnya program dan pelaporan kegiatan yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
ARBORETUM: Pemanfaatan dan Nilai Ekonomi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Kampung Persiapan Malagufuk Berbasis Perlindungan di Era Pandemi Covid-19 Waskito Aji Suryo Putro; Muh Inshar Difinubun; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2022): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Persiapan Malagufuk terletak di Distrik (Kecamatan) Makbon, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Kampung Persiapan Malagufuk adalah salah satu kampung wisata berbasis ekowisata yang mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaansosial budaya ekonomi lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Saat ini, ekowisata birdwatching di Kampung Persiapan Malagufuk sudah dikenal bahkan sampai kemancanegara. Namun kunjungan wisatawan menurun sejak pandemi Covid-19.Selain satwa, di Kampung Persiapan Malagufuk juga memiliki potensi tumbuhan yang juga tidak kalah menarik, salah satunya adalah Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berupa tumbuhan yang memiliki potensi sebagai tumbuhan hias dan tumbuhan obat. Jika dikembangkan dan diarahkan dengan baik, tumbuhan-tumbuhan tersebut juga akan memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi mata pencaharian alternatif masyarakat. Namun, agar kegiatan pemanfaatan HHBK ini tidak berubah menjadi penjarahan hutan, maka diperlukan mekanisme budidaya yang baik. Salah satu mekanisme yang dapat digunakan adalah dengan membuat arboretum di Kampung Persiapan Malagufuk. Arboretum adalah tempat berbagai tumbuhan ditanam dan dikembangbiakkan untuk tujuan penelitian dan pendidikan. Di dalam arboretum inilah calon indukan tumbuhan yang akan dibudidayakan ditanam.
Analisis Biomekanik Tentang Depan Seni Bela Diri di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Papua Barat Waskito Aji Suryo Putro; Syaiful Anwar; Istiyono Istiyono
Jurnal Pendidikan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/pendidikan.v11i1.3551

Abstract

Seni bela diri Pencak Silat Indonesia mematikan bagi orang Melayu (Wilson, 2009). Pencak silat secara etimologis berasal dari kata Pencak dan silat. Istilah "silat" mengacu pada gerakan bela diri yang sempurna yang berasal dari spiritualitas, berbeda dengan istilah "Pencak" yang mengacu pada gerakan dasar pencak silat yang dibatasi oleh aturan. Pencak silat dengan demikian secara umum dipahami sebagai seni pertarungan di mana setiap gerakan mematuhi atau dibatasi oleh aturan yang unik. Pencak silat merupakan permainan yang menuntut pemainnya menggunakan taktik tertentu untuk menyerang, melakukan serangan balik dan mempertahankan diri. Akibatnya, dapat diklaim bahwa teknik menyerang dan bertahan digunakan dalam pencak silat. Menyerang dalam seni bela diri pencak silat membutuhkan kemampuan.
Peningkatan Kualitas Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pendidikan Dan Pelatihan Di Kampung Rawasugih waskito aji suryo putro; Sugiono Sugiono; Wahyu Retno Widiyaningsih
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.3553

Abstract

Kampung Rawasugih terletak di Distrik (Kecamatan) Salawati, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Kampung Persiapan Malagufuk adalah salah satu kampung yang banyak memilik potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kampuung Rawasugih adalah kampung dengan definitive baru pemisahan dari beberapa kampugn lain nya di wilayah Distrik Salawati. Beberapa elemen masyarakat yang berada di kampung rawasugih memerlukan beberapa pengarahan khususnya di bidang IT, Teknologi dan beberapa pemberdayaan lain nya seperti pelatihan komputer, penerapan perilaku kecakapan hidup sehat dan beberapa kegiatan lainya. Dengan adanya beberapa program melalui pendidikan dan pelatihan tersebut, masyarakat akan lebih terliterasi dengan baik dan kedepan kampung rawasugih akan lebih terfokus khususnya untuk pengebangan potensi yang berada di dalam kampung tersebut, sehingga kehidupan masyarakat akan lebih maju dan berkembang kedepanya.