cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
KAJIAN PEMANFAATAN DEBIT SUNGAI KREUNG KEUREUTO BAGI PENGEMBANGAN KOTA LHOKSUKON SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN Kurniati Kurniati
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.431

Abstract

Studi ini untuk mengetahui pemanfaatan debit Sungai Kreung Keureuto, agar dapat memberikan konstribusi bagi pengembangan Kota Lhoksukon. Metoda yang digunakan adalah membandingkan debit air sungai dengan kebutuhan air bagi masyarakat, kebutuhan air untuk irigasi dan perawatan sungai. Hasilnya menunjukkan debit terbesar adalah 457,81 m3/detik atau 39.554.352 m/hari. Debit nyata adalah 2,79 m3/detik atau 241.056 m 33/hari. Kelebihan air bagi masyarakat dengan pertumbuhan yang cepat sebesar 0,67% adalah 2.263,92 m3/hari, untuk 2,4% adalah 2.594,446 m/hari. Kebutuhan air irigasi adalah 1.545.696 m3/hari. Debit untuk perawatan adalah 852.510,08 m3 3/hari. Debit sisa untuk budidaya ikan adalah 51.840m3/hari.
EVALUASI KEKUATAN DAN METODE PERBAIKAN STRUKTUR BETON PADA GEDUNG PASCA KEBAKARAN Faisal Rizal
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.493

Abstract

Jika pada sebuah gedung yang terbuat dari struktur beton terbakar, maka daya layan dari struktur bangunan tersebut akan berkurang. Sebenarnya beton adalah sejenis bahan konstruksi tahan api. Namun jika sebuah beton dipanaskan di lebih dari 5000 C, degradasi kekuatan yang signifikan akan terjadi ( hingga 50% ) . Kekuatan degradasi terjadi karena proses dekomposisi CSH yang terurai menjadi CaO dan SiO2,. Hal ini juga dapat terjadi karena perbedaan nilai sublimasi antara agregat dan pasta semen yang dapat merusak zona antar muka, maka kekuatan yang koheren antara agregat akan menurun. Namun tidak berarti bahwa ketika sebuah gedung terbakar maka gedung ini tidak dapat digunakan lagi. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan teknologi perbaikan yang tepat. Ada beberapa metode repair dan retrofit yang dapat digunakan untuk merehabilitasi gedung yang terbuat dari beton pasca terbakar. Metode-metode tersebut adalah metode coating, metode injeksi dan metode prepacked concrete. Namun, dalam memilih metode mana yang tepat maka tingkat kerusakan struktur beton yang harus dianalisa terlebih dahulu untuk dipertimbangkan.Kata-kata kunci: beton pasca terbakar, metode perbaikan, rehabilitasi
ANALISIS KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM ANTAR PROVINSI MENGGUNAKAN BUS ( Studi Kasus: Trayek Lhokseumawe - Medan) Gustina Fitri
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.484

Abstract

Angkutan umum mempunyai peranan yang sangat penting bagi pergerakan arus lalu lintas dan merupakan salah satu unsur yang turut menentukan perkembangan sosial dan ekonomi suatu wilayah perkotaan. Fenomena munculnya berbagai moda transportasi menyebabkan masyarakat dapat memilih alternatif pemilihan pelayanan yang paling efektif dan efisien untuk melakukan perjalanan antar provinsi dengan angkutan bus, juga dibarengi oleh pertumbuhan jumlah penduduk dan aktifitas yang mereka lakukan. Penelitian ini dilakukan di terminal Cunda Lhokseumawe selama 3 hari, pagi jam 08:30-10:00 WIB dan malam jam 22:00-24:00 WIB dengan jumlah sampel 80 sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan angkutan bus antar pronvinsi ditinjau dari jumlah tempat duduk, waktu antara ( headway ) , permindahan moda, faktor muat ( load factor ) , waktu perjalanan, biaya perjalanan, keamanan dan kenyamanan berdasarkan Standarisasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan persepsi penumpang. Untuk mengetahui persepsi para pengguna jasa angkutan bus antar provinsi dianalisis dengan metode Importance-Performance Analysis ( IPA ) agar diketahui kinerja pelayanan angkutan bus dari sudut pandang penumpang. Berdasarkan hasil penelitian dengan standar operasi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dari variabel jumlah tempat duduk dengan hasil sedang, waktu antara ( headway ) dengan hasil baik, perpindahan moda dengan hasil baik, faktor muat ( load factor ) dengan hasil sedang, waktu perjalanan dengan hasil baik, biaya perj alan dengan hasil baik. Sedangkan berdasarkan penilaian masyarakat dari variabel jumlah tempat duduk dengan hasil baik, waktu antara ( headway ) dengan hasil buruk, faktor muat ( load factor ) dengan hasil baik, waktu perjalanan dengan hasil sedang, biaya perjalan dengan hasil baik, kinerja operasional dengan hasil baik.Kata-kata kunci: bus, headway, kinerja pelayanan, load factor, Importance Performance Analysis ( IPA )
INVESTIGASI KEKUATAN BETON SILINDER GEOPOLIMER ABU AMPAS TEBU Cut Yusnar; Syukur Hidayat
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v9i2.617

Abstract

The addition of elements such as pozzolan ingredients to concrete mixtures has been proven can increase the value of concrete compressive strength. This study aims to determine the microstructural effect on the replacement of 10% of Portland cement weight with bagasse ash (sugarcane bagasse). Scanning Electromicroscopphy Microscopphy (SEM / EDX) shows the dominant percentage of bagasse ash is Silica element 53% in addition to other elements such as Carbon (C) and Hydrogen (H). The C-S-H unsure bond pattern on concrete mortar shows a Type III bonding pattern at early ages and bonding patterns I and III on mortars that have reached the age of 28 days. Porosity level decreases with increasing age of concrete mortar. With the reduced porosity will increase the density and increase the compressive strength of concrete mortar. This porosity level is lower than that of concrete mortar without the addition of bagasse ash.Key words: Microstructure, silica, concrete mortar, compressive strength, porosity.
EFEKTIVITAS SUPERPLASTICIZER TERHADAP WORKABILITAS DAN KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER Herwani Herwani; Iswandi Imran; Bambang Budiono; Ivindra Pane; Ediansjah Zulkifli; Elvira Elvira
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.975

Abstract

Beton Geopolimer merupakan beton yang tersusun dari campuran agregat kasar dan halus tanpa pengikat semen Portland (OPC). Sebagai penggantinya, digunakan pengikat dari bahan yang banyak mengandung silica dan alumina seperti fly ash. Analog dengan beton yang berbasis semen Portland, beton geopolimer juga menjadi kurang sempurna jika campuran beton segar mempunyai konsistensi yang tinggi dan bersifat kental (kaku) sehingga sulit untuk dikerjakan (workabilitas rendah). Penambahan Superplastisizer manjadi salah satu cara untuk meningkatkan workabilitasnya. Dalam makalah ini digunakan superplastisizer yang berbasis naphthalene dengan dosis 0%, 1.5%, dan 2 %. Molaritas larutan NaOH yang digunakan sebagai aktivator alkalin adalah 8 M, 10 M, 12 M, dan 14 M dengan rasio Na2SiO3/NaOH = 1.5. Dari hasil pengujian diketahui bahwa pengaruh superplastisizer yang berbasis naphthalene cukup efektif untuk memperbaiki workabilitas beton geopolymer. Beton segar menjadi lebih encer dan mudah dilakukan pemadatan saat di tuang ke dalam cetakan. Superplastisizer juga mampu meningkatkan kekuatan beton geopolymer namun besaran hanya mencapai 5.42%. Dosis Superplastisizer akan optimum pada persentase 1.5% terhadap berat fly ash dengan kuat tekan mencapai 31.63 MPa dan nilai slump antara 8-10 cm. Molaritas larutan NaOH yang baik untuk rasio Na2SiO3/NaOH = 1.5 adalah 8 M.
STUDI DURABILITAS ASPAL BETON TERHADAP INFILTIRASI AIR LAUT Syaifuddin Syaifuddin
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.451

Abstract

Lapisan permukaan jalan dari aspal beton diharapkan mempunyai keawetan terhadap pengaruh perubahan cuaca, air, suhu serta mempunyai ketahanan terhadap gesekan ban kendaraan selama masa layannya. Penelitian ini dilakukan mengingat beberapa ruas jalan di Aceh yang berada dekat dengan tepi pantai mengalami kerusakan lebih awal dibandingkan dengan aspal beton yang jauh dari pantai. Material yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari agregat batu pecah dan filler abu batu dari stone crusher PT Abad Jaya, aspal penetrasi 60/70 yang sifat-sifat fisisnya memenuhi persyaratan. Air laut yang digunakan untuk perendaman adalah air laut yang berasal dari Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, dengan nilai salinitas 22,8‰. Durabilitas campuran aspal beton yang dipilih adalah untuk untuk lalu lintas berat atau 2 x 75 tumbukan. Nilai durabilitas dengan variasi perendaman dengan menggunakan air laut selama 1 hari; 3 hari; 5 hari dan 7 hari akan dibandingkan dengan nilai marshall standar dengan rendaman 1 x 24 jam. Dari pengujian marshall yang menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan variasi kadar aspal 5%; 5,5%; 6%; 6,5% dan 7% diperoleh kadar aspal optimum 5,2%. Selanjutnya nilai durabilitas dengan rendaman standar 1 x 24 jam sebesar 1369,69 kg, sedangkan pada variasi perendaman air laut untuk 1 hari sebesar 1217,69 kg; 3 hari sebesar 1211,11 kg; 5 hari sebesar 990,17 kg dan 7 hari sebesar 929,46 kg. Lebih lanjut disimpulkan bahwa campuran aspal beton yang direndam dengan air laut semakin rendah nilai durabilitasnya dibandingkan dengan campuran aspal beton dengan rendaman standar 1 x 24 jam.Kata-kata kunci: durabilitas, marshall, salinitas.
WADUK DI HULU KRUENG PIRAK DAN CEUKU DAPAT MEREDUKSI BANJIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI KEUREUTO Fauzi Abdul Gani; Ibrahim Ibrahim
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v5i1.956

Abstract

Daerah Pengaliran Sungai Keureuto sebagian besar terletak di daerah Kabupaten Aceh Utara dan sebagian lagi masuk dalam Wilayah Kabupaten Aceh Tengah. bagian hilirnya melintas di tengah Kota Lhoksukon ibu kota Kabupaten Aceh Utara. Krueng Keureuto tergolong tipe cabang kipas dengan beberapa anak sungai, seperti Krueng  Pirak, Krueng Ceku, Krueng Aluleuhop, Krueng Kreh, Krueng Peuto dan Krueng Aluganto. Keberadaan Krueng Keureuto di Kabupaten Aceh utara saat ini adalah sebagai penyebab utama terjadinya banjir di kota Lhoksukon dan sekitarnya. Daerah ini mempunyai luas daerah tangkapan air ± 900 km2 dengan banjir desain 1.129,79 m3/dt. Untuk itu diperlukan suatu kajian untuk mendapatkan alternatif penanggulangan banjir yang dapat menyelamatkan musibah yang rutin setiap tahun terjadi ini. Berdasarkan data survey dan informasi dari beberapa narasumber serta analisis yang dilakukan terhadap kondisi eksisting yang ada, maka diperoleh sistem penanggulangan yang berskala perioritas dengan membuat waduk pada DAS Kr. Keureuto yaitu pada hulu aliran Krueng Keureuto, hulu aliran Krueng Pirak dan hulu aliran Krueng Ceuku. Simulasi Operasi Waduk di hulu aliran Krueng Keureuto, dianalisa dengan melakukan simulasi operasi dengan debit inflow. Dari hasil perhitungan simulasi masing-masing waduk maka sangat memungkinkan untuk mereduksi volume banjir dengan kapasitas tampungan total  waduk  Krueng keureuto  55.99 juta m3.
ANALISIS HIDROLOGI DAN BAKU MUTU AIR SUNGAI PADA RENCANA PEMBANGUNAN WATER TREATMENT PLANT DI DESA UJONG PACU KOTA LHOKSEUMAWE Tety Sriana
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.436

Abstract

Sumber air baku yang direncanakan sebagai sumber air Water Treatment Plant ( WTP ) di Kota Lhokseumawe salah satunya adalah di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Pemerintah Kota Lhokseumawe, yang direncanakan berasal dari air permukaan ( surface water supply) diambil dari Sungai Ujung Pacu. Studi ini bertujuan secara umum untuk melakukan analisis hidrologi dan kualitas air baku sebagai pengembangan potensi Desa Ujong Pacu sebagai kawasan sumber air baku penyediaan air minum bagi Kota Lhokseumawe. Data yang dikumpulkan meliputi data hidrologi ( debit sungai, pengukuran pasang surut, evaporasi ) dan data laboratorium air baku. Dari hasil pengolahan dan analisa data diketahui bahwa debit rerata Sungai Ujong Pacu selama survey pengambilan data adalah 12,279 m3/detik, dengan debit terkecil yang terjadi adalah sebesar 6,627 m3/detik atau 6627 liter/detik. Debit minimum ini telah cukup untuk WTP yang direncanakan dengan kapasitas 50 liter/detik atau 1,524 cfs. Naik dan turun air permukaan sungai karena pasang naik dan surut air laut terjadi mak simal nya rata-rata lebih kurang selama 9 jam tiap harinya. Evaporasi terbesar terjadi pada bulan Agustus, yaitu sebesar 13,868 mm/hari. Nilai evaporasi ini adalah sebesar 10,413% dari total evaporasi harian tiap bulannya selama setahun. Nilai ini masih di bawah nilai persentase evaporasi maksimum yang biasa terjadi pada bulan evaporasi maksimum yaitu sebesar 20%. Sungai Ujong Pacu adalah sungai dengan kandungan bahan organik yang tinggi, air baku tidak ada indikasi tercemar logam berat, meskipun demikian air tidak memenuhi syarat sebagai air minum, tapi memenuhi syarat sebagai sumber bahan baku air minum dengan treatment tertentu.Kata-kata kunci: Water Treatment Plant ( WTP ) , analisis hidrologi, kualitas air baku
PENINJAUAN EFEK PENGEKANGAN DINDING PADA HUBUNGAN KOLOM , BALOK DAN DINDING AKIBAT BEBAN BERULANG LATERAL SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA DI KABUPATEN ACEH BESAR Cut Yusnar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v3i1.498

Abstract

The function of wall which arranged from brick even from concrete in function as partition could increase strength and durability of frame structure, but actually the contribution of wall in increasing strength and ductility is often ignored. It is happened because of lack of acknowledge of behavior of frame and wall caused of axial loading that consist of cyclic lateral loading as the effect of wind load and earthquake.. In this case study it was aimed to observe the effect of wall confinement at column, beam and wall joint caused of lateral cyclic loading and it implementation on earthquake resistant housing building in Aceh Besar sub district. The strength and ductility increasing on the frame with wall and without wall (Husna, 2008) proofed that there were contribution of the increasing of strength and ductility of frame. Drift ratio of frame with wall without bed joint was 0.74. % and drift ratio of frame with wall and bed joint was 0.84 %.. In the other hand drift ratio of portal without wall was 44.85 %.Key words : strength, ductility, frame, full wall, partial wall, axial cyclic loading
EVALUASI KINERJA GEDUNG TIDAK BERATURAN TERHADAP VARIASI ARAH BEBAN GEMPA DENGAN PUSHOVER ANALYSIS (Studi Kasus: Gedung FKIP Universitas Almuslim) Suhaimi Suhaimi; Amrizal Amrizal; R.Dedi Iman Kurnia
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v6i1.947

Abstract

Gempa merupakan getaran acak yang tidak bisa diprediksi dengan baik, waktu dan arah getarannya. Gempa tidak bisa diprediksi baik besarannya, waktunya dan juga arah getarannya. Dalam kasus ini akan di pelajari pengaruh acak getaran gempa dengan menggunakan variasi arah beban lateral statik dengan arah beban gempa 0º, 25, 45° dan 60º. Adapun metode penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gedung baru FKIP terhadap berbagai variasi arah beban gempa dan diasumsikan terletak pada daerah gempa kuat dengan tanah lunak. Analisis gempa dilakukan dengan analisis respons spektrum Selanjutnya perilaku seismiknya dilakukan dengan memanfaatkan analisis pushover software ETABS v9.6.0. Berdasarkan hasil dari analisis diperoleh periode getar alami untuk portal arah beban gempa bangunan sumbu x adalah 0,4857 detik dan periode getar alami sumbu y adalah 0,4082 detik. Evaluasi kinerja dilakukan menurut SNI 03-1726-2003. Dari hasil kurva kapasitas pushover dapat diketahui diperoleh bahwa persentase peningkatan base shear maksimum dengan variasi arah pembebanan gempa 25º, 45º dan 60° terhadap 0º tidak mengalami perubahan base shear untuk sumbu x. Sedangkan untuk sumbu y juga tidak mengalami perubahan base shear. Sebaliknya displacement mengalami penurunan masing - masing adalah 8.36%, 38.21% dan 87.74% untuk sumbu x, sedangkan untuk sumbu y diperoleh persentase penurunan displacement masing-masing 7.35%, 25.78% dan 80.12%. Hasil analisis pushover menunjukkan pola kerusakan struktur Portal Arah Beban Gempa 0°, 25º, 45º dan 60° rata-rata terjadi pada balok kantilever.

Page 3 of 33 | Total Record : 324